Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!
Blog
-
Ramai #KaburAjaDulu, Ini 7 Beasiswa S1-S3 yang Tak Wajibkan Awardee Kembali ke RI
Jakarta –Tagar #KabuAjaDulu ramai dibahas oleh anak muda di media sosial. Tagar ini menunjukan sebuah tren kuliah atau bekerja di luar negeri karena situasi di Indonesia tak sesuai dengan harapan mereka.
#KaburAjaDulu ini juga dapat bermakna kesempatan bagi pelajar di Indonesia untuk pergi ke luar negeri beberapa lama misalnya untuk kuliah. Bagi detikers yang berniat belajar di luar negeri, sejumlah beasiswa ini tak mensyaratkan mahasiswa harus kembali ke Indonesia setelah selesai studi.
Ada beasiswa apa saja? Melansir masing-masing laman resmi beasiswa, berikut daftarnya:
Daftar Beasiswa S1-S3 yang Tak Wajibkan Awardee Kembali ke RI
1. Global Korean Scholarship (GKS)
Apakah detikers ingin menetap di Korea? Beasiswa Global Korea Scholarship (GKS) bisa jadi solusi agar bisa tinggal di sana sementara sekaligus melanjutkan kuliah.
GKS menawarkan beasiswa untuk jenjang mulai dari D2, S1, S2 hingga S3. Komponen pembiayaan yang ditanggung beasiswa ini antara lain biaya daftar, biaya kuliah, uang saku tahunan sampai Rp 224 juta dan biaya kursus bahasa Korea selama satu tahun.
Syarat daftar beasiswa ini yakni sebagai berikut:
- Tidak berkewarganegaraan Korea, kecuali jika melamar program R&D, International Organization program.
- Sehat mental dan fisik.
- Pelamar yang belum lulus saat mendaftar wajib menyertakan transkrip akademik hingga semester yang terakhir ditempuh
- Pelamar yang belum memperoleh sertifikat TOPIK saat mendaftar masih dapat melamar.
- Syarat lengkapnya bisa dilihat di sini https://www.studyinkorea.go.kr/ko/scholarship ya.
2. Ministry of Education (MoE) Taiwan
Kementerian Taiwan menawarkan beasiswa MoE Taiwan untuk jenjang S1, S2 dan S3. Awardee beasiswa ini dapat menerima bantuan pendidikan hingga NT$ 40.000/semester atau sekitar Rp 19,9 juta.
Tak ada syarat usia dalam beasiswa ini. Lebih jelasnya berikut syarat yang harus dipenuhi pelamar:
- Tidak berstatus Overseas Chinese Student atau warga negara Taiwan.
- Belum/tidak terdaftar belajar di salah satu kampus di Taiwan pada tahun sebelumnya.
- Tidak mengikuti pertukaran pelajar antar universitas ketika nanti lolos.
- Tidak pernah belajar di Taiwan pada tingkatan/jenjang yang sama.
- Tidak pernah menerima beasiswa dari pemerintah taiwan lebih dari lima tahun.
- Tidak menerima beasiswa lain dari pemerintah Taiwan jika lolos.
- Tidak pernah membatalkan program beasiswa MoE Taiwan pada waktu sebelumnya.
3. MEXT Research Jepang
Beasiswa MEXT Research Jepang ini bisa dicoba bagi yang ingin melanjutkan D4, S1 atau S2. Pendanaan berlaku hingga 2 tahun masa studi.
Beasiswa MEXT ini bersifat fully funded. Awardee akan ditanggung biaya kuliahnya, tunjangan hidup. tiket pesawat hingga pengurusan visa pelajar.
Namun, pelamar sebelumnya harus memenuhi syarat ini agar dapat lolos:
- Mempunyai IPK minimal 3,2
- Memilih jurusan yang sesuai dengan jenjang pendidikan sebelumnya
- Sehat secara jasmani dan rohani
- Siap belajar bahasa Jepang
- Mempunyai skor TOEFL-PBT/ITP: minimal 543, TOEFL-iBT: minimal 72, IELTS: minimal 5.5, TOEIC L&R: minimal 785, TOEIC S&W: minimal 310, dan JLPT: minimal N2
4. Singapore International Graduate Award (Singa)
Beasiswa Singa disediakan oleh Agency for Science, Technology, and Research Singapore. Jenis beasiswa yang tersedia dapat memungkinan awardee melanjutkan studi S2 langsung ke S3.
Adapun tujuan kampus yang bisa dipilih di beasiswa Singa antara lain
Nanyang Technological University, The National University of Singapore, The Singapore University of Technology and Design dan The Singapore Management University.Apa saja syarat bisa ikut beasiswa Singa? Berikut di antaranya:
- Mempunyai semangat dalam penelitian dan berprestasi secara akademik
- Ijazah atau surat keterangan lulus S1 atau S2
- Transkrip akademik S1 atau S2
- Mempunyai paspor
- Foto ukuran paspor terbaru berformat JPEG atau PNG
- Dua surat rekomendasi (dikirim secara daring oleh pemberi rekomendasi)
- Hasil GRE/IELTS/TOEFL/SAT I&II/GATE yang bisa diminta dari pihak kampus
5. Turkiye Burslari
Turki merupakan salah satu tujuan studi favorit mahasiswa Indonesia. Jika detikers ingin ke sana, maka beasiswa Turkiye Burslari bisa jadi pilihan.
Cakupan pembiayaan beasiswa ini terdiri dari uang kuliah, uang saku per bulan, tiket pesawat hingga tempat tinggal. Ada empat jenis beasiswa yang tersedia yakni beasiswa S1, S2, S3 dan beasiswa riset.
Beberapa syarat khusus berdasarkan jenjang dapat dilihat selengkapnya di sini ya https://www.turkiyeburslari.gov.tr/.
6. Stipendium Hungaricum Scholarship Program
Beasiswa ini sediakan oleh Director for Internationalisation of Higher Education Stipendium Hungaricum Programme. Beasiswa menawarkan bantuan pendidikan S1, S2, dan kursus pelatihan.
Beasiswa ini menanggung biaya kuliah secara penuh dan tunjangan hidup bulanan. Jika ingin mendaftar beasiswa ini, pelamar harus memenuhi syarat umum ini:
- Melakukan pendaftaran di laman registrasi.
- Mengunggah foto terbaru pelamar.
- Pelamar beasiswa parsial studi parsial harus menyatakan dengan jelas durasi (ditunjukkan dalam bulan) dan tanggal mulai (September atau Februari) studi yang mereka lamar.
- Membuat motivation letter.
- Mengunggah salinan pindaian bukti asli kemampuan berbahasa.
- Sementara syarat khusus setiap jenjang bisa dilihat di sini https://apply.stipendiumhungaricum.hu/ ya.
7. Ministry of Entrepreneurship and Tourism Romania
Pemerintah Romania menawarkan kesempatan warga Indonesia belajar di negaranya lewat beasiswa ini. Salah satu hal yang berbeda dari beasiswa ini adalah pelamar tak disyaratkan minimal IPK dan tak perlu melampirkan skor TOEFL atau IELTS.
Beasiswa ini menanggung biaya kuliah, biaya latihan bahasa selama satu tahun, biaya hidup bulanan, asrama, bantuan layanan kesehatan hingga biaya transportasi lokal.
Jika detikers tertarik daftar beasiswa dari pemerintah Romania ini dapat mendaftar di sini ya https://jakarta.mae.ro/en/local-news/1310.
Itulah beberapa beasiswa yang tak mewajibkan awardee kembali ke Indonesia. Ada yang menarik minatmu?
(cyu/pal)
Cicin Yulianti
Jurnalis detikcom. Lulusan Jurnalistik Unpad, di detikcom sejak 2022. Spesialis menulis topik pendidikan, kampus, sekolah, beasiswa, riset, dan kehidupan pelajar/mahasiswa.`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ mode: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
“https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis) -
Mau Kuliah di Jerman? Nih, Ada Beasiswa Khusus Muslim Plus Review Tinggal di Sana
Jakarta –Detikers tertarik kuliah di Jerman? Sekarang ini tengah dibuka Beasiswa Avicenna Studienwerk khusus untuk muslim.
Beasiswa ini dibuka untuk jenjang magister dan doktoral. Selain itu, penerima beasiswa diperbolehkan membawa keluarga.
Salah satu diaspora Indonesia di Jerman, Boy Tri Rizky mengatakan saat ini memang sangat banyak beasiswa untuk S2 dan S3. Ia mengatakan Avicenna Studienwerk sendiri merupakan lembaga beasiswa termuda yang diakui Kementerian Pendidikan dan Penelitian Federal Jerman (BMBF).
“Di Jerman saat ini banyak banget beasiswa untuk S-2 dan S-3, dan ini sangat terbuka untuk semua agama, nggak cuma muslim, tetapi untuk semua agama,” kata laki-laki yang disapa Mas Boy itu kepada detikEdu (20/2/2025), dikutip Jumat (21/2/2025).
“Tetapi ada beasiswa juga dari organisasi muslim, namanya Avicenna Studienwerk, ini adalah lembaga beasiswa di Jerman yang bertujuan untuk mendukung mahasiswa dan kandidat doktor Muslim yang berprestasi dan aktif secara sosial di semua bidang studi,” lanjutnya.
Nah, bagi kalian yang mungkin tertarik dengan beasiswa ini, yuk simak apa kata Mas Boy soal menjadi muslim dan studi kajian Islam di sana!
Budaya Kampus di Bulan Puasa
Mas Boy menyebut sayangnya puasa Ramadan dan Lebaran belum diakui di Jerman. Sehingga tidak ada fasilitas khusus untuk mahasiswa muslim selama bulan Ramadan.
“Jadi nggak ada apa-apa, mahasiswa juga harus ikut kuliah dan nggak ada istirahat atau pulang lebih cepat. Ya intinya nggak ada keistimewaan. Bahkan waktu itu pernah pas Lebaran juga masih ada kuliah,” jelasnya.
Meski begitu, ia mengatakan ada banyak komunitas muslim di Jerman. Sehingga kalau ingin buka bersama atau ikut kegiatan keagamaan, bisa bersama komunitas-komunitas tersebut.
Menariknya Jadi Muslim di Jerman
Pengajar bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di KBRI Berlin ini mengatakan, menariknya jadi muslim di Jerman adalah merasakan menjadi minoritas. Berbeda dari di Indonesia yang serba mudah sebagai muslim.
“Di Jerman agak sulit, terutama kalau mau sholat. Jarang banget gedung yang menyediakan musala, jadi kalau mau sholat ya harus di tangga darurat,” ujarnya.
Menurut Mas Boy, di Jerman sebenarnya banyak makanan halal. Namun, jika memang ingin ke restoran yang tidak memiliki sertifikat halal, bisa pesan menu vegetarian saja.
Meski menjadi minoritas di Jerman, alumnus LPDP ini mengaku tidak pernah memperoleh diskriminasi. Ia merasa aman dan dapat menjalankan ibadah dengan tenang.
“Sistemnya di Jerman sih selama kita tidak mengganggu orang, orang tidak akan mengganggu kita,” terangnya.
Kampus yang Membuka Peminatan Budaya/Keilmuan Islam
Mas Boy mengatakan kampus-kampus ternama di Jerman memiliki kajian Islam. Meski tidak tahu pasti jumlahnya, ia memperkirakan ada lebih dari 10 universitas yang membuka studi-studi berkaitan dengan Islam.
“Muslim itu sudah menjadi bagian dari Jerman, banyak pendatang dari Turki, Suriah, dan negara-negara muslim di sini,” katanya.
Sekilas soal Avicenna Studienwerk
Komponen Beasiswa
Dikutip dari situs resmi, beasiswa Avicenna Studienwerk mencakup dukungan finansial yang terdiri dari hibah bulanan dan sejumlah biaya tetap untuk biaya studi atau penelitian. Dukungan finansial tersebut juga dapat mencakup semester di luar negeri, konferensi, magang, dan kursus bahasa di luar negeri.
Bagi mahasiswa magister, ini komponen beasiswa yang didapatkan:
- Dana beasiswa per bulan sebesar 844 Euro (sekitar Rp 14,4 juta)
- Asuransi kesehatan per bulan sebesar 100 Euro (sekitar Rp 1,7 juta)
- Dana perjalanan per bulan sebesar 100 Euro (sekitar Rp 1,7 juta)
Sementara, bagi mahasiswa doktoral, ini komponen beasiswanya:
- Dana beasiswa per bulan sebesar 1.190 Euro (sekitar Rp 20,3 juta)
- Asuransi kesehatan per bulan sebesar 100 Euro (sekitar Rp 1,7 juta)
- Dana perjalanan per bulan sebesar 100 Euro (sekitar Rp 1,7 juta)
Selain itu, beberapa tambahan fasilitas berikut dapat diberikan dalam kondisi tertentu dan dalam batas ketersediaan dana:
- Dana dukungan untuk keluarga per bulan sebesar 276 Euro (sekitar Rp 4,7 juta)
- Bantuan awal satu kali/tunjangan buku sebesar 100 atau 50 Euro (sekitar Rp 1,7 juta atau Rp 853,6 ribu)
- Dana mencetak (print) dokumen untuk doktoral sebesar 2.050 Euro (sekitar Rp 35 juta)
Syarat Beasiswa
Beasiswa ini memperbolehkan pendaftar untuk melamar program studi apa pun. Seperti ini syaratnya:
- Potensi prestasi akademik/penelitian di atas rata-rata
- Keterlibatan sosial, budaya atau politik;
- Pendaftaran (atau setidaknya diterima) untuk gelar master atau doktor di universitas di Jerman di bidang studi apa pun.
- Dokumen syarat yang harus diserahkan (hanya dalam bahasa Jerman atau Inggris):
– Surat motivasi informal maksimal 2 halaman
– CV dalam bentuk tabel maksimal 2 halaman
– Sertifikat kualifikasi masuk pendidikan tinggi (Abitur, A-Level, dll.)
– Sertifikat universitas dan jika ada referensi pekerjaan
– Sertifikat pendaftaran terkini
– Bukti keterlibatan sosial
– Dua surat rekomendasi akademik
– Salinan paspor
– Transkrip nilai terkini.
- Selain itu untuk kandidat doktor ada syarat lain yakni:
– Sinopsis singkat proyek disertasi makimal 3 halaman dengan informasi tentang topik proyek, pembimbing, pertanyaan penelitian, status terkini, hasil yang diharapkan.
(nah/nwk)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ mode: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
“https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis) -
5 Beasiswa Luar Negeri S1 yang Tak Wajib Pulang, Pendaftarannya Masih Dibuka!
Jakarta –Kuliah ke luar negeri adalah impian sebagian orang. Keterbatasan biaya janganlah dijadikan alasan karena ada sejumlah beasiswa yang menawarkan pendidikan S1 di luar negeri secara gratis.
Dalam persyaratannya, beberapa beasiswa terkadang mengharuskan alumni kembali ke negara asal untuk berkontribusi atau mengabdi. Namun, ada kok beasiswa S1 luar negeri yang tidak mewajibkan lulusannya untuk pulang setelah selesai studi. Apa saja?
Daftar Beasiswa Luar Negeri S1
Sejumlah beasiswa S1 luar negeri tidak mengharuskan alumninya pulang ke negara asal usai studi berakhir. Beberapa program beasiswa bahkan masih dibuka pendaftarannya.
1. Romanian Government Scholarship
Pemerintah Rumania melalui Kementerian Luar Negeri (MFA)-nya menawarkan program S1 Romanian Government Scholarship kepada lulusan SMA sederajat dari negara-negara non-Uni Eropa yang memiliki prestasi akademik.
Beasiswa terbuka untuk semua program studi di perguruan tinggi terbaik Rumania, kecuali Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Farmasi. Akan diberikan program persiapan belajar bahasa Rumania selama 1 tahun bagi penerima beasiswa yang belum mahir.
Mengutip laman resmi MFA Rumania, pendaftaran Romanian Government Scholarship 2025 masih sampai 12 Maret 2025. Hasil seleksi akan diumumkan sekitar 30 Juni 2025. Pendaftaran hanya dapat diajukan melalui situs Study in Romania.
2. MoE Taiwan Scholarship
Kementerian Pendidikan Republik China (ROC) Taiwan memberikan program beasiswa kepada warga negara internasional yang lulusan SMA sederajat dan memiliki prestasi akademik.
Beasiswa S1 hanya diberikan selama 4 tahun. Penerima beasiswa akan mendapatkan biaya kuliah sebesar TWD 40.000 per semesternya dengan tunjangan bulanan sebesar TWD 15.000. Kelebihan biaya ditanggung sendiri oleh penerima beasiswa.
Dilansir situs Kemdikbud RI, pendaftaran MoE Taiwan Scholarship masih dibuka hingga 31 Maret 2025. Pendaftar beasiswa harus melakukan pendaftaran mandiri terlebih dahulu ke perguruan tinggi di Taiwan untuk penerimaan. Informasi lebih lanjut dapat dicek melalui situs resmi Divisi Pendidikan TETO Indonesia dan media sosial TETO & TEC Indonesia.
3. MEXT Scholarship (Program Gakubu/Undergraduate)
MEXT Scholarship Program Gakubu/Undergraduate merupakan beasiswa yang diberikan pemerintah Jepang kepada lulusan sekolah formal SMA/SMK sederajat untuk melanjutkan studi S1 di universitas-universitas Jepang.
Pendaftaran MEXT Scholarship Program Gakubu/Undergraduate dilakukan melalui Kedutaan Besar Jepang di Tanah Air dan tanpa dipungut biaya. Penerima beasiswa akan mengikuti persiapan selama 1 tahun untuk belajar bahasa Jepang dan pengetahuan umum lainnya.
Hingga kini belum ada informasi kapan pendaftaran beasiswa MEXT 2025 dibuka. Melihat tahun sebelumnya, MEXT Scholarship Program Gakubu/Undergraduate dibuka pendaftarannya pada awal Mei.
4. Global Korean Scholarship (GKS)
Global Korean Scholarship (GKS) dikenal sebagai beasiswa fully funded untuk program S1 dari NIIED (National Institute for International Education) dan pemerintah Korea. Pelamar hanya dapat melanjutkan pendidikan di universitas dan program studi yang bekerja sama dengan GKS.
Penerima beasiswa akan menerima biaya kuliah, biaya tiket pesawat, tunjangan bulanan senilai KRW 1.000.000, serta insentif lain seperti asuransi kesehatan dan tunjangan penelitian.
Mengutip laman resminya, Global Korean Scholarship (GKS) 2025 sudah ditutup pada September 2024 silam. Beasiswa GKS periode 2026 diperkirakan dibuka kembali pada September 2025.
5. Stipendium Hungariucum Scholarship
Pemerintah Hungaria menyediakan Stipendium Hungaricum Scholarship untuk mahasiswa internasional berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan S1 di Hungaria. Pelamar dapat memilih sejumlah program studi yang ditawarkan perguruan tinggi paling terkenal di negara tersebut.
Penerima beasiswa dibebaskan dari biaya kuliah dan akan menerima fasilitas asrama atau akomodasi sebesar HUF 40.000 per bulan untuk biaya sewa tempat tinggal hingga asuransi kesehatan.
Mengutip situs resminya, pendaftaran Stipendium Hungariucum Scholarship untuk tahun akademik 2025/2026 sudah ditutup pada 15 Januari 2025 lalu. Belum diketahui pasti kapan pendaftaran beasiswa untuk periode berikutnya dibuka.
(azn/row)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ mode: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
“https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis) -
Beasiswa MoE Taiwan 2025 Dibuka, Kuliah S1-S3 Gratis Plus Tunjangan hingga Rp 9,9 Juta
Jakarta –Ministry of Education Taiwan (MoE) menawarkan beasiswa bagi pelajar di Indonesia. Beasiswa ini mencakup bantuan pendidikan untuk studi S1, S2 dan S3.
Lewat beasiswa ini, mahasiswa bisa mendapatkan biaya pendidikan hingga NT$ 40.000/semester atau sekitar Rp 19,9 juta. Selain itu, mahasiswa juga akan memperoleh tunjangan bulanan.
Tunjangan bagi mahasiswa S1 sebesar NT$ 15.000/bulan atau sekitar Rp 7,4 juta. Sementara mahasiswa S2 dan S3, tunjangan bulanan NT$ 20.000/bulan atau sekitar Rp 9,9 juta.
Durasi beasiswa berlaku selama maksimal 4 tahun bagi mahasiswa S1, maksimal 2 tahun bagi mahasiswa S2 dan maksimal 4 tahun bagi mahasiswa S3.
Tertarik daftar beasiswa kuliah di Taiwan ini? Mengutip laman resmi beasiswa MoE Taiwan 2025, berikut persyaratan dan cara daftarnya.
Syarat Daftar Beasiswa MoE Taiwan 2025
- Tidak berstatus Overseas Chinese Student atau warga negara Taiwan.
- Belum/tidak terdaftar belajar di salah satu kampus di Taiwan pada tahun sebelumnya.
- Tidak pernah belajar di Taiwan pada tingkatan/jenjang yang sama.
- Tidak boleh mengikuti pertukaran pelajar antar universitas ketika nanti lolos.
- Tidak pernah menerima beasiswa dari pemerintah taiwan lebih dari lima tahun.
- Tidak pernah membatalkan program beasiswa MoE Taiwan pada waktu sebelumnya.
- Tidak boleh menerima beasiswa lain dari pemerintah Taiwan jika lolos.
Dokumen Persyaratan Daftar Beasiswa MoE Taiwan 2025
- Formulir pendaftaran Beasiswa MoE Taiwan 2025.
- Fotokopi paspor dan kartu keluarga.
- Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan terakhir yang telah terbit (dalam bahasa Inggris atau Mandarin). Jika lulusan luar negeri maka harus dilegalisir.
- Fotokopi atau scan bukti pendaftaran universitas yang menunjukkan bahwa peserta telah mendaftar ke universitas di Taiwan untuk semester Fall tahun 2025
- Dua surat rekomendasi (dari kepala sekolah, dekan, rektor atau profesor) yang telah ditandatangani dan tersegel rapat dalam amplop.
- Fotokopi sertifikat kemampuan bahasa. Jika pilihan prodi tak menggunakan bahasa Inggris maka sertifikat yang diperlukan “Test of Chinese as a Foreign Language” (TOCFL). Sedangkan
- jika pilihan prodi memakai bahasa Inggris maka sertifikat yang dilampirkan adalah TOEFL.
Cara Daftar Beasiswa MoE Taiwan 2025
- Ajukan pendaftaran terlebih dahulu ke salah satu kampus di Taiwan dan dapatkan surat bukti diterima di kampus tersebut.
- Lakukan pendaftaran lewat link https://forms.gle/NV6XJN9nXSgwtCm77.
- Mengirimkan dokumen persyaratan ke kantor Kantor Taipei Economic and Trade Office (TETO) Gedung Artha Graha Lantai 17, Jl. Jend. Sudirman kav 52-53, Jakarta Selatan, 12190. Dokumen pendaftaran dimasukan ke dalam amplop. Tulis keterangan “Pendaftaran MoE Taiwan Scholarship” di bagian depan amplop.
- Pihak TETO tidak menerima konfirmasi penerimaan dokumen. Silakan cek sendiri ke masing-masing jasa kirim, dan tidak menerima pengiriman dokumen via pengiriman online seperti Gojek atau Grab.
Pendaftaran Beasiswa MoE Taiwan ini akan ditutup pada 31 Maret 2025. Adapun hasil seleksi akan diinformasikan pada 13 Juni 2025. Selamat mendaftar.
(cyu/nwy)
Cicin Yulianti
Jurnalis detikcom. Lulusan Jurnalistik Unpad, di detikcom sejak 2022. Spesialis menulis topik pendidikan, kampus, sekolah, beasiswa, riset, dan kehidupan pelajar/mahasiswa.`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ mode: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
“https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis) -
LPDP Tak Pangkas Anggaran Beasiswa dan Riset
Jakarta –Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pastikan tidak melakukan pemangkasan anggaran untuk beasiswa dan riset. Efisiensi hanya dilakukan pada kegiatan dukungan manajemen serta layanan belanja modal.
Hal ini diungkapkan Direktur Utama LPDP, Andin Hadiyanto dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR RI yang digelar pada Rabu (19/2/2025).
Andin mengungkapkan LPDP memastikan tidak dilakukan pengurangan anggaran untuk layanan beasiswa dan riset. Realisasi anggaran tahun 2024 untuk layanan beasiswa mencapai Rp 6,513 triliun dan layanan riset sebesar Rp 60,92 miliar.
Sementara rencana anggaran tahun 2025 untuk layanan beasiswa sekitar Rp 6,577 triliun dan layanan riset Rp 141,98 miliar. Setelah efisiensi, pagu anggaran bagi kedua layanan tersebut tidak mengalami perubahan.
“Jadi kalau kita bandingkan dari (realisasi anggaran) 2024, setelah efisiensi pun (anggaran beasiswa dan riset) masih lebih tinggi,” ujarnya.
Beasiswa dan riset untuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), dan Kementerian Agama juga tak dipotong.
Kementerian tersebut masing-masing akan menerima Rp 2,4 triliun bagi Kemendiktisaintek, Rp 141,98 miliar untuk Kemendikdasmen, dan Rp 411,75 miliar ditujukan ke Kemenag.
Untuk mengikuti instruksi efisiensi dari Presiden Prabowo Subianto, pemangkasan dilakukan pada sejumlah program belanja dukungan manajemen. Anggaran untuk program ini dipangkas Rp 38,3 miliar menjadi Rp 119 miliar.
“Kegiatan yang sifatnya seremonial seperti ngasih pembekalan kepada calon penerima beasiswa kalau tadinya kita kumpulkan di hotel sekarang melalui daring. Jadi itu menghemat biaya,” kata Andin.
Selain itu, LPDP juga mengurangi program belanja modal seperti alokasi untuk Dana Abadi Perguruan Tinggi sebesar Rp 400 miliar, Dana Abadi Kebudayaan Rp 55,9 miliar, dan Dana Abadi Layanan Riset BRIN Rp 750 miliar.
“Pagu setelah efisiensi menjadi Rp 10,676 triliun atau kita ada penghematan sebanyak Rp 1,2 triliun,” ujar Andin.
(pal/nwk)
-
Beasiswa Semen Indonesia 2025 S1 UISI Dibuka, Kuliah Gratis hingga 4 Tahun
Jakarta –Beasiswa Semen Indonesia dibuka di Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI). Calon mahasiswa S1 UISI yang berminat kuliah dengan beasiswa ini dapat mendaftar paling lambat 21 Maret 2025.
Dikutip dari laman resmi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UISI, Beasiswa Semen Indonesia merupakan beasiswa kuliah selama maksimal 8 semester untuk lulusan SMA/sederajat 2021 sampai 2025. Perguruan tinggi yang berafiliasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini sendiri terletak di Kompleks PT Semen Indonesia (Persero) Tbk di Gresik, Jawa Timur.
Simak komponen beasiswa dan syarat selengkapnya di bawah ini.
Beasiswa Semen Indonesia 2025 UISI
Beasiswa Semen Indonesia untuk kuliah S1 di UISI mulai 2025 meliputi:
- Biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama maksimal 8 semester
- Biaya Investasi Pendidikan (BIP), sejenis uang pangkal yang lazimnya dapat dibayarkan 4 kali dalam 2 semester
UKT UISI meliputi biaya perkuliahan, praktikum, kuliah lapangan ke perusahaan, magang, kuliah kerja nyata (KKN), kerja praktik, kuliah umum, dan evaluasi Ujian Tengah Semester (UTS) maupun Ujian Akhir Semester (UAS).
Beasiswa ini tidak meliputi uang wisuda dan Biaya Orientasi dan Pengembangan Kemahasiswaan (BOPK). BOPK UISI senilai Rp 2 juta meliputi biaya kegiatan pengembangan mahasiswa, seperti almamater, asuransi, orientasi, dan lain-lain.
Syarat Beasiswa
- Lulusan SMA, SMK, MA, atau sederajat 2021-2025
- Nilai rata-rata rapor semester 1-5 minimal 80
- Berprestasi juara di bidang:
- – Akademik: Peringkat kelas, olimpiade sains nasional (OSN) karya ilmiah remaja (KIR) atau lomba karya tulis ilmiah (LKTI), dan lain-lain
- – Nonakademik: Seni, olahraga, pramuka, paskibra, tahfiz Al-Qur’an minimal hafal 5 juz, dan lain-lain
- Surat keterangan tidak buta warna, khusus bagi pendaftar Prodi Teknik Kimia dan Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV)
- Portofolio menggambar ukuran A4, tema bebas, khusus bagi pendaftar Prodi DKV
Tahap Seleksi
- Seleksi administrasi
- Tes berbasis komputer atau computer-based test (CBT)
- Wawancara atau interview
Daftar Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis UISI
- S1 Manajemen
- S1 Akuntansi
- S1 Manajemen Bisnis dan Keuangan Islam
Fakultas Teknologi Industri dan Agroindustri
- S1 Manajemen Rekayasa
- S1 Teknologi Agroindustri
- S1 Teknik Logistik
- S1 Teknik Kimia
Fakultas Teknologi Informasi dan Kreatif
- S1 Sistem Informasi
- S1 Informatika
- S1 Desain Komunikasi Visual (DKV)
Berminat mendaftar, detikers? Akses informasi lebih lanjut tentang Beasiswa Semen Indonesia 2025 S1 UISI di https://pmb.uisi.ac.id/jalur/program-sarjana. Semoga bermanfaat!
(twu/pal)








