Tag: beasiswa pascasarjana

  • 3 Jenis Beasiswa Pascasarjana ITS Ini Bisa Dipilih, Tunjangan Hidup Capai Rp 5 Juta



    Jakarta

    Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tengah membuka tiga jenis beasiswa khusus mahasiswa pascasarjana. Nantinya, mahasiswa bisa mendapatkan bantuan biaya hidup hingga Rp 5 juta.

    Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS, ProfNurulWidiastuti, mengatakan jika program beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa pascasarjana dengan potensi unggul. Ia berharap agar program ini dapat membantu meningkatkan ranking ITS di kancah internasional.

    “Tak hanya itu, tujuan dari program ini juga sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yakni tentang pendidikan bermutu,” tutur Guru Besar Departemen Kimia ITS itu dalam laman ITS dikutip Senin (28/4/2025).


    Total, tiga beasiswa yang dibuka adalah Beasiswa FAST-D, Beasiswa Unggulan, dan Global Excellence Scholarship. Berikut penjelasannya.

    3 Jenis Beasiswa Pascasarjana ITS

    1. Beasiswa Fast-D

    Beasiswa Fast-D adalah beasiswa program magister dan doktor dalam empat tahun yang diperuntukkan lulusan sarjana berprestasi. Syarat pendaftaran Beasiswa Fast-D adalah sebagai berikut:

    1. Warga Negara Indonesia
    2. Lulusan Sarjana yang berprestasi (Fresh Graduate)
    3. Berasal dari program studi dengan akreditasi Unggul dan IPK di atas 3,5
    4. Memiliki sertifikat TOEFL dan TPA minimal 500
    5. Usia pelamar tidak melebihi 24 tahun per tanggal 31 Agustus 2025
    6. Wajib memiliki surat rekomendasi dari dosen pembimbing Sarjana (sesuai pedoman)
    7. Tidak sedang menerima beasiswa lainnya
    8. Memiliki kondisi fisik dan mental yang sehat serta bebas dari narkoba, psikotropika, dan obat terlarang.
    9. Bersedia mengikuti pendidikan pascasarjana selama empat tahun serta ketentuan lain yang dituangkan dalam kontrak beasiswa.

    2. Beasiswa Unggulan ITS

    Beasiswa Unggulan ITS adalah program doktor tiga tahun yang ditujukan bagi lulusan magister. Para pelamar wajib memiliki:

    1. Satu publikasi nama pertama pada jurnal nasional terakreditasi minimal SINTA 4 atau
    2. Seminar internasionalterindeksScopus atau web of science.beasiswa hanya e.

    3. Global Excellence Scholarship

    Terakhir adalah Beasiswa Global Excellence Scholarship yang merupakan program doktor tiga tahun untuk mahasiswa internasional. Syarat beasiswa ini juga berbeda dengan beasiswa lainnya, yaitu:

    1. Menyertakan dokumen tambahan yakni paspor
    2. Surat pernyataan yang memuat alasan memilih studi di Indonesia dan rencana akademik.

    Mahasiswa akan menerima bebas biaya uang kuliah serta biaya hidup sebesar Rp 5 juta per bulan selama masa studi yang telah ditentukan. Selain itu, mahasiswa juga akan mendapatkan dana penelitian sebesar Rp 50 juta per tahun.

    Tahapan registrasi bagi calon mahasiswa akan dimulai pada 1 – 29 Juli 2025 setelah proses pemilihan calon promotor dengan tahapan sosialisasi, penjaringan, proses seleksi, hingga pengumuman dalam rentang tanggal 24 April hingga 9 Mei 2025. Adapun registrasi bagi mahasiswa internasional akan dilaksanakan pada 9 – 31 Mei 2025.

    (nir/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 Dibuka? Ini Kemungkinan Tanggalnya


    Jakarta

    Beasiswa LPDP kerap membuka pendaftaran dua kali dalam setahun. Lantas, kapan pendaftaran Beasiswa LPDP tahap 2 dibuka?

    Seperti diketahui, Beasiswa LPDP adalah beasiswa di bawah naungan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan (LPDP Kemenkeu). Beasiswa ini menyediakan bantuan pendidikan pascasarjana serta tunjangan hidup.

    Biasanya, Beasiswa LPDP membuka pendaftaran dua kali dalam setahun, yakni pada awal dan pertengahan tahun. Lalu, kapan Beasiswa LPDP tahap 2 dibuka?


    Kapan Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Tahap 2 Dibuka?

    Jika mengacu pada tahun sebelumnya, pendaftaran Beasiswa LPDP tahap 2 akan dibuka pada 19 Juni. Pengumuman pendaftaran biasanya diunggah oleh LPDP dalam laman Instagram resminya @lpdp_ri.

    Adapun pendaftaran dilakukan secara online melalui https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Sebelum mendaftar, peserta perlu membaca persyaratan yang diminta.

    Dokumen Persyaratan Beasiswa LPDP

    Meski jadwal resminya belum keluar, tak ada salahnya untuk mempersiapkan dokumen persyaratan dari jauh hari. Adapun dokumen yang akan diminta untuk mendaftar beasiswa satu ini adalah:

    • Biodata diri (online form)
    • Kartu tanda penduduk (KTP) (unggah)
    • Scan ijazah S1/S2 (asli atau legalisir) atau SKL (surat keterangan lulus)
    • Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi bagi yang tidak menyelesaikan studi (unggah)
    • Scan transkrip nilai S1/S2 (bukan transkrip profesi), (unggah)
    • Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah dan konversi IPK (unggah)
    • Dokumen konversi IPK dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan konversi IPK (unggah)
    • Sertifikat bahasa asing yang dipersyaratkan dan masih berlaku (asli), (unggah)
    • Letter of acceptance (LoA) unconditional yang masih berlaku dan sesuai dengan perguruan tinggi serta program studi yang dipilih (unggah)
    • Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi (dapat memilih online form atau unggah)
    • Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit (poin-poin terlampir) (online form)
    • Surat usulan dari pejabat yang membidangi SDM untuk pendaftar PNS/TNI/POLRI sesuai ketentuan (unggah)
    • Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia (online form)
    • Proposal penelitian 1500-2000 kata (khusus doktor), (online form)
    • Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi (online form).

    Cara Daftar Beasiswa LPDP

    1. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui website pendaftaran Beasiswa LPDP pada tautan https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.

    2. Lengkapi dan unggah semua dokumen persyaratan pada aplikasi pendaftaran. Dokumen yang dibutuhkan yakni:

    3. Pastikan dokumen pendukung juga dilengkapi seperti Surat Rekomendasi, Sertifikat, atau dokumen lain yang sesuai dengan peraturan LPDP.

    4. Bila sudah, klik kirim aplikasi pendaftaran untuk mendapat kode registrasi pendaftaran.

    Jenis Beasiswa LPDP Tahap 2

    1. Beasiswa Umum

    Beasiswa Reguler
    Beasiswa Universitas Top Dunia
    Beasiswa Parsial

    2. Beasiswa Afirmasi

    Beasiswa Disabilitas
    Beasiswa Pemuda Papua
    Beasiswa Afirmasi
    Beasiswa Pra-Sejahtera

    3. Beasiswa yang Ditargetkan

    PNS, TNI, dan POLRI Scholarships
    Beasiswa Kewirausahaan
    Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
    Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis
    Beasiswa Doktor Bakat Riset dan Inovasi Nasional
    Beasiswa Prioritas LPDP – Program MBA NTU
    Beasiswa Prioritas LPDP – Program Doktor NTU
    Beasiswa Prioritas LPDP – Program Magister Kampus Perancis
    Beasiswa Prioritas LPDP – Program Doktor UC Davis
    Beasiswa Prioritas LPDP – Program Doktor UNSW
    Diktiristek-LPDP-OKP Priority Scholarship for Masters Program
    Beasiswa Prioritas LPDP – Program Magister Kewirausahaan NUS

    Itulah kemungkinan tanggal pendaftaran Beasiswa LPDP tahap 2. Ditunggu kabar baiknya, ya!

    (nir/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com