Tag: beasiswa

  • Beasiswa S2 ke Swedia Segera Dibuka! Total Bantuan Capai Ratusan Juta Rupiah



    Jakarta

    Rangkaian pendaftaran beasiswa S2 ke Swedia akan segera dibuka pada Oktober 2025. Apa saja komponen beasiswa yang didapat?

    Melansir dari laman resminya, beasiswa ini dikenal sebagai Swedish Institute Scholarship for Global Professionals (SISGP) yang berupa beasiswa magister akademik di beberapa universitas di Swedia. Beasiswa ini mencakup berbagai bidang studi dalam program magister berbahasa Inggris di Swedia.

    Melalui beasiswa ini, Swedish Institute (SI) ingin mengembangkan jaringan pemimpin global yang berkomitmen untuk memajukan Sustainable Development Goals dan mendorong pembangunan di negara asal mereka.

    Beasiswa ini membuka pendaftaran sekali dalam setahun untuk studi magister yang dimulai pada semester musim gugur. Apa saja syarat beasiswa ini?

    Syarat SISGP 2026

    Menjadi warga negara dari salah satu dari 33 negara yang memenuhi syarat untuk Beasiswa SISGP, Indonesia termasuk.

    Bertanggung jawab untuk membayar biaya pendaftaran universitas
    Program magister yang dilamar harus memenuhi syarat untuk beasiswa SI. Daftar program akan dipublikasikan pada November 2025.

    Memiliki pengalaman kerja
    Pelamar harus memiliki pengalaman kerja yang teruji (syarat dan ketentuan berlaku di wilayah tertentu).

    Memiliki pengalaman kepemimpinan yang teruji
    Pelamar harus memiliki pengalaman kepemimpinan yang teruji dari perusahaan tempat bekerja saat ini atau sebelumnya, atau dari keterlibatan dalam kegiatan masyarakat sipil.

    Jadwal Seleksi SISGP 2026

    Periode pendaftaran program magister melalui universitas: Oktober 2025-Januari 2026
    Mengumpulkan dokumen aplikasi pendaftaran beasiswa: November 2025
    Portal aplikasi beasiswa dibuka: Februari 2026
    Pengumuman penerimaan universitas: Maret 2026
    Pengumuman beasiswa: April 2026

    Komponen SISGP 2026

    Biaya kuliah penuh

    Tunjangan bulanan sebesar SEK 12.000 atau Rp20 juta

    Hibah perjalanan sebesar SEK 15.000 atau Rp25 juta

    Keanggotaan dalam Jaringan SI untuk Profesional Global (NFGP), sebuah platform untuk membantu pengembangan diri secara profesional dan membangun jaringan selama di Swedia.

    Setelah masa beasiswa berakhir, penerima akan menjadi anggota Jaringan Alumni Swedia

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa SISGP 2026 dapat diakses melalui https://si.se/en/apply/scholarships/swedish-institute-scholarships-for-global-professionals/. Bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

    (nir/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Beasiswa S1-S3 yang Masih Buka di Agustus 2025, Tujuan Dalam dan Luar Negeri



    Jakarta

    Bagi mahasiswa yang tengah kesulitan dana, beasiswa adalah salah satu penolong untuk tetap bisa melanjutkan kuliah. Pada Agustus 2025 ini, masih ada beberapa beasiswa yang bisa dicoba mahasiswa.

    Mulai beasiswa dari pemerintah, lembaga, dan perusahaan swasta. Ada yang memberikan biaya fully funded untuk uang kuliah hingga biaya hidup yang nilainya lumayan untuk kantong mahasiswa.

    Mengutip laman resmi masing-masing penyedia, berikut daftar beasiswa D3, D3, S1, S2 dan S3 yang masih buka pada Agustus 2025:


    Daftar Beasiswa S1-S3 yang Masih Buka pada Agustus 2025

    1. Beasiswa Cendekia Baznas

    Badan Zakat Nasional (Baznas) kembali menawarkan Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) tahun 2025. Periode pendaftaran BCB dibuka hingga 12 Agustus 2025.

    Namun, untuk beasiswa kali ini hanya berlaku untuk Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. BCB memberikan pendanaan uang kuliah tunggal (UKT) hingga Rp 4 juta per semester.

    Beasiswa ini berlaku bisa dicoba mahasiswa D4/S1 yang berkuliah di prodi science, technology, engineering and mathematics (STEM). Ada tiga kategori beasiswa yang tersedia yakni kategori prestasi, aktivis, dan disabilitas.

    Untuk informasi lengkap seputar beasiswa, detikers bisa mengaksesnya lewat laman https://sister.uinkhas.ac.id/ ya. Pendaftaran juga dapat dilakukan di link tersebut.

    2. Beasiswa LPDP-Kemenpora

    Detikers adalah atlet olahraga? Jika ingin melanjutkan S2 atau S3 dengan prestasi olahragawan bisa memanfaatkan beasiswa Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini.

    Tak hanya olahragawan, seorang ahli gizi, pelatih, sport scientist juga boleh mencobanya. Beasiswa dari pemerintah ini akan menanggung dana pendaftaran, dana SPP, tunjangan buku, biaya transportasi, biaya hidup bulanan, asuransi kesehatan, dan masih banyak lagi.

    Apa saja syaratnya? Syarat utama pelamar beasiswa Kemenpora-LPDP ini antara lain berusia maksimal 40 tahun (S2), 45 tahun (S3), mempunyai sertifikat kemampuan bahasa Inggris, punya prestasi juara olimpiade olahraga minimal tingkat ASEAN (bagi pemilih jalur prestasi).

    Syarat lebih lengkap bisa detikers lihat pada laman ini https://lpdp.kemenkeu.go.id/en/beasiswa/targeted/beasiswa-keolahragaan. Pendaftaran beasiswa akan ditutup pada 12 Agustus 2025.

    3. Bright Scholarship

    Jika ingin mendapat beasiswa dalam negeri dengan pembiayaan fully funded untuk UKT dan dapat asrama gratis, Bright Scholar dapat jadi pilihan yang cocok. Selain itu, awardee beasiswa akan diberikan pembinaan dari Lembaga Filantropi Islam YGM BriLian.

    Syarat yang harus dipenuhi pelamar Bright Scholarship antara lain mahasiswa D4/S1 di kampus mitra, punya pengalaman organisasi, mampu membaca Al-Qur’an, dan siap menjalani pembinaan selama di asrama.

    Pendaftaran Bright Scholarship bisa dilakukan lewat https://brilianscholarship.id/bright/pendaftaran. Jangan lupa, pendaftaran ditutup pada 10 Agustus 2025.

    4. Beasiswa Sehat

    Beasiswa Sehat diadakan oleh Kementrian Kesehatan dan Yayasan Khouw Kalbe untuk mahasiswa baru D3 Poltekkes yang ada di seluruh Indonesia. Beasiswa akan membantu mahasiswa lewat dana pendidikan maksimal Rp 10 juta per semester.

    Untuk mendaftar, mahasiswa harus menyiapkan syarat dokumen identitas diri, hingga rapor selama SMA/sederajat. Untuk bisa daftar, pelamar harus mempunyai nilai rapor kelas 10-12 minimal 80.

    Batas pendaftaran pada 8 Agustus 2025. Ayo segera lakukan pendaftaran di bit/ly/DaftarBeasiswaSEHATD3 ya.

    5. Paragon Scholarship

    Perusahaan Paragon Corp meluncurkan Paragon Scholarship Program 2025. Beasiswa ini senilai Rp 20 juta untuk bantuan dana UKT dan pengembangan diri.

    Penerima adalah mahasiswa D3/D3/S1 yang masih dalam semester 1. Syarat lainnya harus mempunyai skor UTBK SNBT minimal 640 dan rerata nilai rapor SMA/sederajat minimal 88 (untuk jalur PSP Excellence).

    Sementara untuk jalur PSP Elevate mempunyai skor UTBK SNBT minimal 550 dan rerata nilai rapor SMA/sederajat minimal 80. Pendaftaran masih terbuka sepanjang Agustus (deadline tanggal 31). Link daftar beasiswa ini yakni http://bit.ly/ApplyPSP2025.

    Sudah tahu mau daftar beasiswa yang mana? Yuk segera siapkan berkas pendaftaran sebelum ketinggalan!

    (cyu/pal)


    Cicin Yulianti


    Jurnalis detikcom. Lulusan Jurnalistik Unpad, di detikcom sejak 2022. Spesialis menulis topik pendidikan, kampus, sekolah, beasiswa, riset, dan kehidupan pelajar/mahasiswa.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Cendekia Baznas Dalam Negeri 2025 Dibuka, Cek Pilihan Kampusnya!



    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah membuka pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Dalam Negeri tahun 2025. Beasiswa ini berlaku bagi mahasiswa D4/S1.

    Tahun ini ada sebanyak 133 kampus mitra beasiswa. Mulai dari perguruan tinggi negeri (PTN) akademik, vokasi hingga perguruan tinggi keagamaan islam negeri (PTKIN)

    Beasiswa Cendekia Baznas ini memberikan pembiayaan berupa bantuan uang kuliah tunggal (UKT) per semester, bantuan biaya riset, bantuan biaya prestasi, dan bimbingan diri bersama mentor atau tokoh nasional.


    Bagaimana cara daftar beasiswa ini? Mengutip buku panduannya, berikut ketentuan dan pilihan kampus mitranya.

    Syarat Daftar Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    • Warga negara Indonesia
    • Mahasiswa D4/S1 semester 5 yang terdaftar di 125 kampus mitra.
    • Mahasiswa dari jurusan science, technology, engineering and mathematic (STEM) diutamakan.
    • IPK minimal 3,00
    • Pendaftar kategori prestasi harus memiliki prestasi yang terdaftar dalam database MTN Bappenas RI dan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
    • Pendaftar kategori aktivis harus pernah menjadi pengurus aktif organisasi di organisasi minimal tingkat jurusan selama dua tahun terakhir.
    • Pendaftar kategori disabilitas harus memiliki bukti dari dokter (surat keterangan).

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    • Formulir pendaftaran
    • Pasfoto
    • KTP dan kartu keluarga
    • Transkrip nilai IPK terakhir (KHS/KRS)
    • Surat/piagam/sertifikat kategori khusus prestasi, aktivis dan disabilitas
    • Surat rekomendasi tokoh masyarakat atau surat rekomendasi dari Baznas kabupaten/kota
    • Surat pernyataan
    • Akad peserta Beasiswa Cendekia Baznas
    • Esai dengan tema “Kontribusiku menjadi generasi zakat”.

    Cara Daftar Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    1. Mengunduh formulir pendaftaran pada laman https://bazn.as/panduanbcbd
    2. Melakukan pendaftaran diri langsung di kampus masing-masing
    3. Pendaftar menyerahkan berkas persyaratan dengan lengkap.
    4. Jadwal Seleksi Beasiswa Cendekia Baznas 2025
    5. Pendaftaran: 4-17 Agustus 2025
    6. Seleksi administrasi: 18-22 Agustus 2025
    7. Pengumuman lulus administrasi: 25 Agustus 2025
    8. Wawancara oleh tim kampus: 25-29 Agustus 2025
    9. Masa sanggah: 1-14 September 2025
    10. Pengumuman akhir: 22 September 2025

    Daftar Kampus Mitra Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    1. Institut Pertanian Bogor
    2. Institut Teknologi Bandung
    3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    4. Universitas Airlangga
    5. Universitas Andalas
    6. Universitas Gadjah Mada
    7. Universitas Hasanuddin
    8. Universitas Indonesia
    9. IAI Al-Qodiri Jember
    10. IAIN Metro Lampung
    11. IAIN Palopo
    12. IAIN Ponorogo
    13. IAIN Pontianak
    14. IAIN Sultan Amai Gorontalo
    15. Institut Agama islam Tazkia
    16. Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Bali
    17. Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an Al
    18. Hikam Depok
    19. STAI Al Hikmah Jakarta
    20. STEI SEBI
    21. UIN Alauddin Makassar
    22. UIN Antasari Banjarmasin
    23. UIN Ar-Raniry
    24. UIN Datokarama Palu
    25. UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
    26. UIN Imam Bonjol Padang
    27. UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
    28. UIN Mataram
    29. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
    30. UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto
    31. UIN Raden Fatah Palembang

    Daftar pilihan kampus lainnya bisa dilihat di SINI ya. https://drive.google.com/drive/folders/1JxgF_2-t_jUt3EtGbaeD5AwSGTsZ8Wsc

    (cyu/nah)


    Cicin Yulianti


    Jurnalis detikcom. Lulusan Jurnalistik Unpad, di detikcom sejak 2022. Spesialis menulis topik pendidikan, kampus, sekolah, beasiswa, riset, dan kehidupan pelajar/mahasiswa.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • LPDP Pastikan Dana Riset & Beasiswa Tak Berhenti Meski Ganti Tahun Anggaran



    Jakarta

    Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Mohammad Lukmanul Hakim menegaskan dana riset dan beasiswa yang bersumber dari LPDP akan terus digelontorkan setiap tahunnya. Termasuk saat pergantian tahun anggaran.

    “Salah satu yang sebenarnya sudah disimpul oleh Bu Menteri (Menteri Keuangan Sri Mulyani) bahwa LPDP dengan format badan layanan umum itu bisa mendanai multi years dengan fleksibel sekali. Sehingga saat ini ketika para riset itu mendapatkan dana LPDP, dia tidak harus akhirnya terhenti di akhir tahun anggaran,” katanya dalam konferensi pers Konvensi Sains dan Teknologi Industri Indonesia (KSTI) 2025 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB pada Sabtu (9/8/2025).


    Lukmanul mengatakan riset yang didanai LPDP punya cakupan berbagai sektor. Terutama pada bidang saintek, penelitian dapat bergantung pada musim hingga cuaca.

    “Padahal karakter penelitian, apalagi misalnya penelitiannya penelitian pangan yang bergantung pada musim tanam gitu, tentu tidak bisa akhirnya terpotong pada tahun anggaran. Dia harus melintasi tahun anggaran dan juga waktunya bisa difleksibelkan,” tuturnya.

    Sumber Beasiswa dan Riset dari Dana Abadi

    Kemudian Lukmanul mengatakan alasan tidak ada cut off dana riset dan beasiswa karena bersumber dari dana abadi. Adapun dana abadi yang dikelola LPDP saat ini mencapai Rp 154,11 triliun.

    “Ya, demikian juga beasiswa. Dan salah satu juga yang kita harapkan dengan memilih dana abadi adalah adanya kesinambungan pendanaan. Jadi kemarin sudah dipaparkan Bu Menteri bahwa total sekarang LPDP mengelola Rp 154 triliun,” katanya.

    LPDP Punya 4 Jenis Dana Abadi

    Dana abadi tersebut digunakan untuk membiayai dana abadi pendidikan (DAP) Rp 126,12 triliun, dana abadi penelitian (DAPL) Rp 12,99 triliun, dana abadi perguruan tinggi (DAPT) Rp 10 triliun, dan dana abadi kebudayaan (DAKb) Rp 5 triliun.

    “Nah, sekarang LPDP itu sudah punya pengelolaan 4 dana abadi. Dana abadi pendidikan, dana abadi penelitian, dana abadi kebudayaan, dan dana abadi perguruan tinggi. Dana abadi pendidikan ini dikhususkan untuk mendanai utamanya beasiswa,” jelas Lukmanul.

    “Rp 154 triliun yang itu dikelola dengan skema dana abadi. Diharapkan dengan skema dana abadi, kebijakan berkaitan dengan riset maupun biasiswa itu tidak terganggu dengan hal-hal lain di luar itu,” sambungnya.

    Kemudian dana abadi penelitian sesuai dengan namanya ini juga dikhususkan untuk mendanai penelitian program riset. Kemudian dana abadi kebudayaan merupakan aspirasi dari pelaku budaya yang menginginkan dana abadi secara khusus.

    “Ini yang akhirnya hasil pengembangan investasinya digunakan untuk mendanai program-program kebudayaan. Kemudian dana abadi perguruan tinggi, dana abadi perguruan tinggi ini dikelola untuk menaikkan level atau ranking perguruan tinggi yang ada di Indonesia,” ucapnya.

    (cyu/cyu)


    Cicin Yulianti


    Jurnalis detikcom. Lulusan Jurnalistik Unpad, di detikcom sejak 2022. Spesialis menulis topik pendidikan, kampus, sekolah, beasiswa, riset, dan kehidupan pelajar/mahasiswa.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Beasiswa S1-S3 yang Masih Buka pada September 2025, Mahasiswa Cek!


    Jakarta

    Apakah detikers sedang cari beasiswa kuliah? Pada bulan Agustus ini, beberapa beasiswa memang sudah tutup. Namun, tak perlu khawatir karena pada September masih ada beasiswa yang bisa dicoba.

    Beasiswa-beasiswa ini berlaku untuk jenjang S1, S2, S3 hingga untuk riset. Ada beasiswa apa saja? Merangkum laman masing-masing website beasiswa, berikut daftarnya:


    Daftar Beasiswa yang Masih Buka pada September 2025

    1. Beasiswa Riset Baznas

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka pendaftaran Beasiswa Riset Baznas Kategori Umum hingga 1 September 2025. Program ini ditujukan bagi mahasiswa S1, S2, S3 serta tim riset dari lembaga resmi yang terdaftar di Kemenkumham atau instansi terkait.

    Komponen pembiayaan beasiswa berupa dana riset:

    – S1/D4: Rp4.000.000
    – S2: Rp7.000.000
    – S3: Rp10.000.000
    – Tim/Lembaga: Rp30.000.000

    Selain dana, tersedia fasilitas pelatihan kepenulisan, publikasi riset, dan jejaring alumni. Kuota penerima beasiswa tahun ini sebanyak 204 mahasiswa (S1: 64, S2: 70, S3: 70) dan 15 kelompok riset.

    Adapun syarat bagi pelamar mahasiswa harus WNI, minimal semester akhir, IPK ≥ 3.35, kampus/jurusan terakreditasi A, serta mengunggah dokumen seperti proposal riset, surat rekomendasi, hasil tes plagiarisme, dan lainnya.

    Sementara untuk tim riset harus terdaftar di BRIN/Kemenkumham, maksimal 5 orang, menyertakan dokumen seperti proposal, RAB, dan surat pengesahan.

    2. Beasiswa Daesang

    Yayasan Daesang Peduli Indonesia membuka pendaftaran Daesang Scholarship Program 2025 sebagai bentuk tanggung jawab sosial dari PT Daesang Group Indonesia (dulunya PT Miwon dan anak perusahaannya). Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa baru S1.

    Syarat melamar bisa ini meliputi WNI, nilai rapor kelas XII minimal 8,5 pada matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Kemudian, mahasiswa juga harus memiliki prestasi non-akademik.

    Pendaftar juga diminta tidak mengajukan atau sedang menerima beasiswa lain, aktif di kegiatan kampus, dan bersedia mengikuti program dari yayasan, termasuk kemungkinan ikatan dinas.

    Fasilitas beasiswa meliputi pembiayaan UKT at coast maksimal Rp 16,5 juta per semester, peluang karier di Daesang Group (Indonesia atau Korea Selatan), serta kesempatan membangun jejaring dengan ekosistem Daesang.

    Pendaftaran dilakukan melalui SIAM mahasiswa. Batas akhirnya adalah 4 September 2025. Jangan ketinggalan ya!

    3. Beasiswa Utama LPS-ITB

    Beasiswa Utama LPS (BULPS) kembali dibuka bagi mahasiswa S1 dari berbagai jurusan di ITB. Program ini memberikan dukungan finansial sebesar Rp 1.500.000 per bulan selama 12 bulan.

    Selain itu, penerima beasiswa bisa mendapatkan berbagai pelatihan pengembangan diri seperti soft skills training, capacity building, champion camp, hingga sesi berbagi pengalaman dan kegiatan sosial.

    Beasiswa terbagi menjadi dua kategori yakni Prestasi dan Tidak Mampu. Keduanya ditujukan untuk mahasiswa semester 3-5.

    Syarat mengajukan beasiswa antara lain telah menempuh minimal 40 SKS, usia maksimal 24 tahun, tidak sedang menerima beasiswa lain, IPK minimal untuk kategori prestasi adalah 3.50 dengan TOEFL minimal 500 sedangkan untuk kategori tidak mampu minimal 3.25 disertai SKTM dan slip gaji orang tua.

    Syarat tambahan termasuk formulir pendaftaran, surat rekomendasi, dan motivation letter. Pendaftaran dan unggah dokumen dilakukan secara online melalui https://finaid.itb.ac.id/ paling lambat 7 September 2025.

    4. Beasiswa Lanjutan Pemprov Riau

    Pemerintah Provinsi Riau kembali membuka Beasiswa Tahap Lanjutan bagi mahasiswa penerima Beasiswa Riau Prestasi dan Bidikmisi Bhakti Negeri (Riau Harapan) tahun 2024 di Universitas Gadjah Mada (UGM). Program ini berlaku bagi mahasiswa aktif S1, D4, Profesi/Spesialis, S2, dan S3.

    Syarat utama pelamar beasiswa antara lain WNI, penerima beasiswa tahun sebelumnya, memenuhi batas IPK sesuai program studi, dan tidak sedang menerima beasiswa lain.

    Berkas yang wajib diunggah antara lain formulir online, surat permohonan, surat pernyataan tidak menerima beasiswa lain, surat aktif kuliah, transkrip nilai terakhir, KTP, KK, dan surat rekomendasi fakultas.

    Seluruh berkas wajib dikumpulkan ke pihak kampus masing-masing paling lambat 22 September 2025. Pendaftaran dan pengunggahan dokumen dilakukan melalui link resmi kampus contohnya UGM di http://ugm.id/formulirbeasiswa.

    5. Tanoto Foundation

    Tanoto Foundation membuka Beasiswa Teladan Tanoto 2025 untuk mahasiswa baru semester pertama di 10 perguruan tinggi mitra. Pendaftaran dibuka 17 Agustus-1 Oktober 2024.

    Program berlangsung selama 3,5 tahun (semester 2-8). Beasiswa ini mencakup dukungan biaya kuliah, tunjangan hidup, serta berbagai program pengembangan kepemimpinan, magang, pelatihan riset (TSRAkegiatan sosial (Pay It Forward), exchange program, dan summer course.

    Apa saja syarat mendaftar beasiswa ini?

    • WNI
    • Mahasiswa S1 reguler semester 1 di kampus mitra
    • Rata-rata nilai rapor kelas XII ≥ 8 (skala 10)
    • Aktif berorganisasi, berjiwa kepemimpinan
    • Tidak sedang menerima beasiswa lain
    • Bersedia mengikuti seluruh rangkaian program kepemimpinan

    Pendaftaran dilakukan secara online melalui website resmi Tanoto Foundation ya.

    Itulah daftar beasiswa yang masih buka pada September mendatang. Ayo daftar dari sekarang, detikers!

    (cyu/faz)


    Cicin Yulianti


    Jurnalis detikcom. Lulusan Jurnalistik Unpad, di detikcom sejak 2022. Spesialis menulis topik pendidikan, kampus, sekolah, beasiswa, riset, dan kehidupan pelajar/mahasiswa.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • KIP Kuliah Belum Turun, Unpad Ambil Langkah Ini Agar Mahasiswa Tetap Kuliah



    Jakarta

    Universitas Padjadjaran (Unpad) mengatakan pihaknya belum menerima kepastian dana KIP Kuliah untuk Jalur Seleksi Mandiri angkatan 2025. Agar mahasiswa tetap bisa kuliah, Unpad mengirimkan pesan WhatsApp Blast kepada 309 calon mahasiswa tersisa untuk memastikan komitmen mereka melanjutkan studi di Unpad.

    “Mengapa? Karena kami harus mengundang Calon Pengganti Terdaftar (CPT) selanjutnya. Di zoom meeting itu kami menjelaskan, Unpad belum mengetahui kuota KIP Kuliahnya dapat berapa,” ujar Prof. Zahrotur Rusyda, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad dalam laman resmi Unpad, dikutip Selasa (26/8/2025).


    Zahrotir menyatakan, Unpad berkomitmen agar tidak ada mahasiswa yang tidak bisa melanjutkan kuliah karena keterbatasan ekonomi. Mahasiswa Unpad angkatan 2025 yang lulus melalui jalur seleksi mandiri dengan KIP Kuliah akan dibantu pembiayaan pendidikannya melalui sumber dana lain.

    “Untuk mahasiswa yang lulus melalui jalur mandiri dengan KIP Kuliah, jika memang eligible, maka tidak perlu khawatir.Unpad sedang mencarikan dana dari beberapa sumber, misalnya dari Dana AbadiUnpad, alumni, pemerintahan daerah, dan lainnya. Jadi silahkan fokus belajar saja, nanti akan kami panggil untuk pemberitahuan bantuan dana pendidikannya,” ujar Prof.Zahrotur.

    Hasil dari pertemuan daring tersebut, ada 211 calon mahasiswa yang mengisi Komitmen Bayar yang menyatakan siap melakukan pembayaran jika tidak memperoleh kuota KIP Kuliah. Mereka memperoleh fasilitas penangguhan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga 1 September 2025 dan cicilan pembayaran Iuran Pengembangan Institusi (IPI).

    Meski para mahasiswa telah menandatangani Komitmen Bayar,Zahrotur menyatakanUnpad akan berusaha mencarikan beasiswa agar biaya pendidikannya tidak memberatkan.

    Secara keseluruhan, ada 224 mahasiswa pendaftar KIP Kuliah dari jalur seleksi mandiri Unpad yang telah memiliki NPM. Sebanyak 22 di antaranya memperoleh KIP Kuliah Aspirasi yang disalurkan melalui jalur aspirasi anggota DPR RI sehingga ada 202 mahasiswa yang tidak memperoleh kuota KIP Kuliah.

    “Mereka ini kan sudah diterima di Unpad dan memiliki NPM, jadi kami akan carikan beasiswa. Tapi kami juga harus memastikan, secara administratif mereka benar berhak karena setelah ditelusuri, ternyata ada yang tidak eligible sebagai penerima KIP Kuliah. Ini masih kami periksa dan akan segera diumumkan,” ucapnya.

    (nir/twu)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • 20 Kampus Tujuan Awardee LPDP Terbanyak di Dalam Negeri Tahun 2024, Cek!


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengeluarkan laporan tahunan atau annual report LPDP 2024, Kamis (21/8/2025). Laporan ini memuat seluruh rangkaian perjalanan dan pencapaian LPDP selama 2024, termasuk tentang kampus tujuan yang menerima peserta terbanyak.

    Secara garis besar ada tujuh pekerjaan yang telah dikerjakan LPDP selama 2024. Seperti, mengelola Rp 154,11 triliun dana abadi di bidang pendidikan, merekrut 8.952 orang calon penerima beasiswa LPDP dalam 2 gelombang seleksi, mendukung keberlanjutan riset dengan dana Rp 443,831 miliar, hingga menyalurkan manfaat LPDP kepada 348 orang seniman dan budayawan.

    Selain itu, laporan ini juga memuat daftar 20 kampus tujuan dalam dan luar negeri yang menerima peserta LPDP terbanyak di 2024. Dikutip dari dokumen terkait, Kamis (21/8/2025) berikut ini daftar kampus tersebut khusus tujuan dalam negeri selengkapnya.


    20 Kampus Tujuan Studi Awardee LPDP Dalam Negeri Tahun 2024

    1. Universitas Gadjah Mada (UGM)

    • Jumlah awardee LPDP: 6.187 orang

    2. Universitas Indonesia (UI)

    • Jumlah awardee LPDP: 4.055 orang

    3. Institut Teknologi Bandung (ITB)

    • Jumlah awardee LPDP: 2.433 orang

    4. IPB University

    • Jumlah awardee LPDP: 1.636 orang

    5. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

    • Jumlah awardee LPDP: 1.227 orang

    6. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

    • Jumlah awardee LPDP: 1.151 orang

    7. Universitas Airlangga (Unair)

    • Jumlah awardee LPDP: 1.001 orang

    8. Universitas Padjadjaran (Unpad)

    • Jumlah awardee LPDP: 957 orang

    9. Universitas Brawijaya (UB)

    • Jumlah awardee LPDP: 785 orang

    10. Universitas Hasanuddin (Unhas)

    • Jumlah awardee LPDP: 671 orang

    11. Universitas Negeri Malang (UM)

    • Jumlah awardee LPDP: 637 orang

    12. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

    • Jumlah awardee LPDP: 596 orang

    13. Universitas Diponegoro (Undip)

    • Jumlah awardee LPDP: 521 orang

    14. Institut PTIQ Jakarta

    • Jumlah awardee LPDP: 460 orang

    15. Universitas Sebelas Maret (UNS)

    • Jumlah awardee LPDP: 440 orang

    16. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)

    • Jumlah awardee LPDP: 319 orang

    17. Universitas Udayana

    • Jumlah awardee LPDP: 228 orang

    18. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

    • Jumlah awardee LPDP: 206 orang

    19. Universitas Negeri Makassar (UNM)

    • Jumlah awardee LPDP: 191 orang

    20. Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

    • Jumlah awardee LPDP: 139 orang

    Bila ingin melihat laporan tahunan LPDP 2024 secara lebih lengkap, detikers bisa mengujungi tautan http://s.kemenkeu.go.id/ARLPDP.

    Demikianlah daftar 20 kampus penerima peserta LPDP terbanyak di dalam negeri tahun 2024. Apakah salah satunya ada kampus impianmu detikers?

    (det/pal)


    Devita Savitri


    Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom sejak 2023. Tertarik dan aktif meliput isu terkait pendidikan dasar dan menengah. Wartawan Terproduktif Kemendikdasmen 2025.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • KIP Kuliah Dapat Berapa? Ini Komponen Bantuan dan Nominal yang Didapat


    Jakarta

    Pendaftaran KIP Kuliah tahun ini masih berlangsung hingga dua bulan lagi. Siswa yang masuk melalui seleksi mandiri perguruan tinggi negeri (PTN) dapat mendaftar hingga 30 September 2025. Sementara, siswa melalui jalur perguruan tinggi swasta (PTS) bisa mendaftar hingga 31 Oktober 2025.

    Berapa nominal KIP Kuliah yang akan didapat?

    Perlu diketahui, ada dua komponen dalam beasiswa KIP Kuliah, yakni biaya pendidikan per semester dan biaya hidup setiap bulan. Cek besarannya!


    KIP Kuliah Dapat Berapa?

    1. Biaya Pendidikan Per Semester

    Dijelaskan dalam panduan KIP Kuliah 2025, biaya pendidikan per semester ditetapkan berdasarkan akreditasi program studi (prodi) dengan ketentuan yaitu:

    • Prodi dengan akreditasi A atau Unggul atau internasional memperoleh maksimal Rp 8 juta. Khusus prodi kedokteran, beasiswa biaya kuliah per semester yang didapat maksimal Rp 12 juta.
    • Prodi terakreditasi B atau Baik Sekali mendapatkan maksimal Rp 4 juta.
    • Prodi terakreditasi C atau Baik memperoleh maksimal Rp 2,4 juta.

    2. Bantuan Biaya Hidup Per Bulan

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menetapkan besaran bantuan biaya hidup berdasarkan perhitungan besaran indeks harga lokal wilayah perguruan tinggi masing-masing. Terdapat lima klaster yang ditetapkan yakni:

    • Rp 800 ribu
    • Rp 950 ribu
    • Rp 1,1 juta
    • Rp 1,25 juta
    • Rp 1,4 juta.

    Bantuan biaya hidup KIP Kuliah diberikan satu kali setiap semester atau per enam bulan. Bantuan akan dikirim langsung ke rekening penerima.

    Mahasiswa juga dapat melihat besaran biaya hidup kota atau kabupaten perguruan tinggi yang bersangkutan melalui laman KIP Kuliah https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/.

    Kemdiktisaintek Akan Analisis Lagi Nominal KIP Kuliah

    Sebelumnya, Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengatakan akan menganalisis kembali apakah nilai bantuan KIP Kuliah dapat dinaikkan. Pernyataan ini merespons usulan Komisi X DPR RI dalam rapat bersama antara kedua pihak.

    “Kami akan coba analisis apakah ini bisa dinaikkan, kalau syukur-syukur bisa dinaikkan. Kami juga akan konsultasikan dengan Bappenas dan Kementerian Keuangan kemungkinan untuk dinaikkan nilai KIP-nya, termasuk penambahannya,” kata Mendiktisaintek dalam raker dengan Komisi X DPR RI di Komplek Gedung DPR/MPR/DPD RI, Jakarta, pada Rabu (2/7/2025).

    Usulan tersebut sebelumnya disampaikan anggota fraksi partai Nasdem, Furtasan Ali Yusuf. Ia menyebut jurusan teknik butuh biaya lebih besar karena mungkin ada tambahan perlengkapan lain dalam perkuliahan.

    “Kalau sekarang dilihat dari kebijakan KIP (Kuliah), mau prodi apa saja kira-kira ya segitu kalau akreditasinya segitu. Padahal kalau biaya unit cost-nya, ya tentu teknik lebih mahal lah kira-kira begitu karena mungkin ada yang lain-lainnya,” jelas Furtasan.

    “Apakah itu hanya UKT saja atau seperti apa, saya nggak paham, tetapi setidaknya di situ ada unit cost yang kita memang harus bisa membedakan antara yang sosial yang modal hanya whiteboard saja kira-kira gitu dengan yang sudah menggunakan alat,” lanjutnya.

    (nah/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Beasiswa ke Australia, Siap-siap Kuota Mahasiswa Ditambah!


    Jakarta

    Detikers berminat kuliah dengan beasiswa ke Australia? Kabar baik, Pemerintah Australia akan menambah jumlah penerimaan mahasiswa internasional di Australia tahun depan.

    Kuota mahasiswa internasional akan naik 9 persen menjadi 295.000 orang pada 2026. Sekitar dua pertiga mahasiswa akan dialokasikan untuk perguruan tinggi, sedangkan sepertiga lainnya untuk pelatihan dan sektor vokasi.

    Lebih lanjut, universitas di Australia mulai tahun depan juga wajib menyediakan akomodasi mahasiswa tambahan. Kebijakan ini bertujuan agar mahasiswa Australia maupun internasional dapat menghuni tempat tinggal yang aman dan terjamin.


    Berdasarkan catatan Kedubes Australia, rekor sebanyak 24.000 mahasiswa asal Indonesia belajar di negara kanguru pada 2025.

    “Kami menantikan untuk menyambut lebih banyak warga Indonesia belajar di Australia. Mahasiswa Indonesia menambah nilai bagi kampus-kampus kami dan membantu memperkuat hubungan antara kedua negara kita,” kata Duta Besar Australia Rod Brazier dalam laman Kedutaan Besar Australia di Indonesia, Jumat (8/8/2025).

    Sebagai bagian dari kebijakan ini, universitas negeri di Australia akan dibolehkan mengajukan permohonan untuk menambah alokasi mahasiswa internasional masing-masing pada 2026, khususnya untuk meningkatkan hubungan dengan Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lain. Caranya baik melalui penawaran pendidikan, kemitraan, kampus cabang, keterlibatan alumni, dan pemberian beasiswa.

    Sementara itu berdasarkan laman resmi Study Australia, saat ini, beasiswa pendidikan tinggi, hibah, dan bantuan keuangan untuk studi dan riset di negara kanguru ini antara lain disediakan oleh Pemerintah Australia, penyedia layanan pendidikan, organisasi publik, maupun institusi swasta.

    Sejumlah program bahkan merupakan beasiswa penuh, yang meliputi tiket pesawat PP, uang kuliah, biaya hidup, dan lain sebagainya. Jelang peningkatan kuota mahasiswa asal Indonesia dan Asia Tenggara di Australia, yuk, cek beberapa program beasiswa yang bisa dilamar di bawah ini!

    Beasiswa ke Australia

    1. Australia Awards Scholarships – Beasiswa AAS

    Berdasarkan penerimaan 2025, berikut syarat dan jadwal beasiswa tanpa syarat usia jenjang S2 dan S3 dari Pemerintah Australia ini:

    Syarat Beasiswa AAS

    • IPK pelamar S2: 3,0 untuk pegawai Pemerintah Indonesia/umum, 2,75 untuk kelompok sasaran ekuitas; harus sesuai dengan program prioritas
    • IPK pelamar S3: 2,9 untuk pegawai Pemerintah Indonesia/umum, 2,75 untuk kelompok sasaran ekuitas; harus sesuai dengan program prioritas

    Dokumen Beasiswa AAS

    • Ijazah sekolah menengah atau perguruan tinggi
    • Transkrip nilai sekolah menengah atau perguruan tinggi
    • Akta kelahiran
    • KTP
    • Riwayat hidup
    • Tes bahasa Inggris
    • Academic referee
    • Deklarasi badan nominasi
    • Surat keputusan pengangkatan PNS
    • Hasil IELTS, TOEFL, atau PTE
    • Laporan peninjauan akademis

    Jadwal Beasiswa AAS

    • Pendaftaran: Februari-April
    • Pengumuman hasil seleksi dan kandidat wawancara: Juni
    • Wawancara & tes IELTS: Juli
    • Pengumuman hasil akhir: Agustus

    Komponen Beasiswa AAS

    • Biaya kuliah penuh
    • Tiket pesawat PP
    • Tunjangan kedatangan
    • Biaya hidup
    • Program akademik pengantar, meliputi info kehidupan dan studi di Australia
    • Asuransi kesehatan mahasiswa luar negeri
    • Biaya les bahasa Inggris
    • Dukungan akademis tambahan jika perlu
    • Tiket pesawat kerja lapangan untuk program riset atau program kuliah yang memiliki komponen penelitian

    2. Australia for ASEAN Scholarship – Beasiswa Aus4ASEAN

    Berdasarkan penerimaan 2025, bidang studi prioritas beasiswa ini meliputi maritim, konektivitas, ekonomi, kerja sama pembangunan berkelanjutan. Pendaftar beasiswa AAS juga akan dipertimbangkan untuk menerima beasiswa Aus4ASEAN.

    Beasiswa ini dibuka untuk jenjang S2, baik program Master by coursework maupun Master by research. Penerima beasiswa juga akan berpartisipasi pada program ASEAN Emerging Leaders Program yang meliputi kesempatan belajar, berjejaring, dan mengembangkan diri.

    Beasiswa ini diutamakan bagi calon mahasiswa yang sudah mendaftar ke kampus yang turut mendanai program ini bersama Pemerintah Australia. Berikut daftar kampusnya:

    • Australian National University
    • Bond University
    • Deakin University
    • Griffith University
    • Monash University
    • Queensland University of Technology
    • RMIT University
    • Swinburne University of Technology
    • University of Adelaide
    • University of Melbourne
    • University of New South Wales
    • University of Queensland
    • University of Southern Queensland
    • University of Sydney
    • University of Tasmania

    Berdasarkan informasi beasiswa dari University of Southern Queensland (UniSQ), periode pendaftaran beasiswa Aus4ASEAN pada 2024 lalu berlangsung pada 13 Maret-30 April. Komponen beasiswanya meliputi:

    • Tiket pesawat PP
    • Tunjangan kedatangan
    • Uang kuliah penuh
    • Bantuan biaya hidup
    • Program pengenalan akademis
    • Asuransi mahasiswa
    • Dukungan akademis tambahan
    • Tunjangan lapangan untuk mahasiswa riset dan mahasiswa program Master by research
    • Mengikuti the Indo-Pacific Emerging Leaders Program.

    Sementara itu, syarat mendaftar di UniSQ dengan beasiswa Aus4ASEAN yaitu:

    • Skor bahasa Inggris minimal IELTS 6.5
    • Merampungkan kuliah 3 tahun di kampus Australia atau yang setara, dengan opsi:
      – IPK 5 dari 7 atau yang setara, pada bidang yang relevan
      – Merampungkan kuliah jenjang Master program coursework dengan IPK 5 dari 7 atau yang setara, pada bidang yang relevan
    • Penerimaan bergantung pada ketersediaan dan rekomendasi dari supervisor UniSQ.

    3. Beasiswa Short Courses

    Beasiswa pelatihan ini disediakan sebagai bagian Australia Awards in Indonesia. Kursus 2 pekan ini digelar di Australia dan 1-2 lokakarya di Indonesia. Berikut sejumlah contoh kursus yang dibuka:

    • At The Forefront of Film: Screenwriting and Directing, Griffith University, 2024
    • Momen-led MSMEs – Ready to Export, RMIT, 2024
    • Sustainable Finance in Indonesia: Transforming Challenges into Opportunities, University of Technology Sydney, 2024
    • Strengthening the Higher Education Systems in Indonesia, Australian National University, 2025
    • Advancing Indonesia’s Sports Industry: Opportunities and Strategies for Growth, Melbourne Business School, 2025

    Penerima beasiswa Short Course AAI akan mendapat:

    • Lokakarya di Indonesia, sebelum dan sesudah kursus, beserta tiket PP ke lokasi lokakarya di Indonesia
    • Biaya akomodasi
    • Uang saku di Australia dan Indonesia
    • Biaya pendidikan
    • Tiket PP ke lokasi kursus di Australia
    • Visa dan asuransi kesehatan Australia selama durasi short course.

    Jadwal pendaftaran short course Australia Awards in Indonesia berbeda-beda. Pantau berkala infonya di https://www.australiaawardsindonesia.org/.

    4. Beasiswa Research Training Program (RTP)

    Pemerintah Australia juga mendanai beasiswa RTP, yang terdiri dari program gelar research doctorate dan research masters. Sedangkan pendaftarannya dibuka di universitas tujuan masing-masing.

    Pendanaan RTP bersifat fleksibel. Pelajar dapat ditawarkan beasiswa dengan salah satu atau beberapa dari komponen berikut:

    • Pengurangan biaya kuliah
    • Tunjangan hidup
    • Tunjangan terkait biaya tambahan studi

    Sebagai contoh, beasiswa RTP di The University of Sydney terdiri dari RTP Stipend Scholarship dan RTP Fee Offset. Jenis yang pertama dibuka untuk mahasiswa domestik dan internasional, meliputi biaya hidup AUD 41.735 per tahun atau Rp per tahun, tunjangan relokasi, dan tunjangan tesis.

    Sedangkan RTP Fee Offset dibuka untuk mahasiswa internasional. Penerima RTP jenis pertama otomatis juga mendapat beasiswa jenis kedua ini. Komponen beasiswanya meliputi uang kuliah 100 persen hingga 14 periode riset dan asuransi kesehatan mahasiswa luar negeri.

    Jadwal pendaftaran beasiswa RTP di kampus ini terdiri dari beberapa periode riset. Cek infonya dengan klik di SINI.

    5. Beasiswa Kampus Australia Lainnya

    Beasiswa yang disediakan kampus-kampus Australia dapat dicari tahu melalui laman https://search.studyaustralia.gov.au/. Cek jenjang studi, komponen beasiswa, jadwal, dan kriteria penerima beasiswa yang dicari kampus Australia tujuan melalui laman ini.

    Nah, itu dia beberapa jenis beasiswa ke Australia yang bisa dicoba. Yuk, persiapkan diri!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Penuh di KAUST Arab Saudi, Ada Tunjangan Bulanan Capai Rp 35 Juta



    Jakarta

    King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) kembali membuka peluang bagi mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia, untuk mengejar gelar Master (S2) dan Doktoral (S3) melalui program beasiswa penuh KAUST Fellowship untuk tahun ajaran 2026.

    KAUST adalah universitas pascasarjana berbasis riset yang berlokasi di kawasan Thuwal, Provinsi Makkah, Arab Saudi, sekitar 90 km utara kota Jeddah. Didirikan pada tahun 2009 atas prakarsa Raja Abdullah bin Abdulaziz dengan fasilitas riset mutakhir dan pendekatan pendidikan berstandar internasional. Pendiriannya ditujukan sebagai pusat keunggulan global dalam sains dan teknologi.

    Kampus ini juga dikenal sebagai institusi pendidikan yang memiliki dana abadi terbesar di dunia dengan nilai sekitar USD 23,5 miliar. Kampus seluas lebih dari 36 kilometer persegi ini terletak di pesisir Laut Merah, mencakup suaka laut, museum, dan fasilitas penelitian kelas dunia.


    KAUST juga menjadi universitas pertama di Arab Saudi yang menerapkan sistem kampus campuran. Lingkungan akademik yang inklusif, dengan lebih dari 50% mahasiswanya berasal dari luar Arab Saudi, termasuk Eropa, Amerika, India, Filipina, dan China. Universitas ini tidak mensyaratkan kemampuan bahasa Arab, sehingga mahasiswa dapat fokus pada pengembangan bahasa Inggris.

    Mahasiswa KAUST umumnya tinggal di kawasan The Harbor, dengan unit hunian yang menyediakan kamar tidur pribadi serta ruang bersama dan dapur yang dapat digunakan bersama penghuni lain. Selain itu, KAUST juga menyediakan akomodasi keluarga bagi mahasiswa yang menikah atau membawa anak untuk tinggal bersama di lingkungan kampus.

    Beasiswa KAUST (KAUST Fellowship)

    Program KAUST Fellowship merupakan skema beasiswa penuh. Skema ini dirancang untuk memastikan mahasiswa dapat berkonsentrasi pada studi dan penelitian tanpa terbebani biaya kuliah maupun kebutuhan hidup sehari-hari. Semua mahasiswa yang diterima di KAUST otomatis memperoleh beasiswa ini, sehingga mereka tidak perlu khawatir mengenai pembiayaan pendidikan.

    Cakupan KAUST Fellowship mencakup:

    1. Biaya kuliah dan bench fee hingga USD 35.000 (Rp 560 juta) per tahun.

    2. Tunjangan hidup bulanan, sekitar USD 20.000 (Rp 320 juta) per tahun untuk mahasiswa S2, serta USD 25.000-30.000 (sekitar Rp 400 juta) per tahun bagi mahasiswa S3, menyesuaikan kualifikasi dan kemajuan akademik.

    3. Hunian di kampus senilai USD 7.000 (Rp 120 juta) per tahun, termasuk fasilitas listrik dan internet.

    4. Asuransi kesehatan dengan nilai pertanggungan USD 1.450 per tahun.

    5. Dukungan relokasi, meliputi pengurusan visa, biaya perjalanan, dan pemindahan tempat tinggal.

    Jika ditotal, nilai beasiswa ini mencapai USD 70.000-80.000 per tahun sehingga menjadi salah satu program pendanaan pendidikan pascasarjana paling komprehensif di dunia. Biaya akomodasi dan asuransi dapat meningkat bagi mahasiswa yang membawa pasangan atau keluarga. Sementara itu, bantuan relokasi hanya berlaku untuk keberangkatan awal ke KAUST dan kepulangan setelah lulus.

    Mahasiswa yang mendapat sponsor penuh dari universitas lain, perusahaan, atau lembaga pendanaan eksternal tidak akan menerima KAUST Fellowship secara bersamaan jika diterima di KAUST.

    Syarat Minimum Penerimaan Mahasiswa di KAUST

    KAUST menetapkan sejumlah persyaratan akademik dan bahasa bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi magister maupun doktoral.

    Persyaratan umum meliputi:

    1. Gelar sarjana pada bidang relevan dari perguruan tinggi terakreditasi untuk pendaftaran program magister.

    2. Gelar magister pada bidang relevan dari perguruan tinggi terakreditasi untuk pendaftaran program doktoral. KAUST tidak menyetarakan gelar Professional Master dengan gelar magister akademik; karenanya, pemohon dengan latar belakang ini wajib mencantumkan detail tersebut pada aplikasi.

    3. Usia minimal 18 tahun pada saat mulai studi. Untuk program magister, pelamar harus berusia tidak lebih dari 30 tahun, sementara untuk program doktoral usia maksimal yang diperbolehkan adalah 35 tahun.

    4. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) kompetitif. Umumnya, 90 persen mahasiswa yang diterima memiliki IPK di atas 3,3 dan 75 persen di atas 3,5 (skala 4,0). Batas minimum IPK yang diterima adalah 3,0.

    5. Bukti kemampuan bahasa Inggris. KAUST hanya menerima hasil tes resmi berikut:

    * IELTS: skor minimal 6,5 dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 5,5.

    * TOEFL iBT: skor keseluruhan minimal 81, dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 17. Kode penerimaan KAUST: 4107.

    * Pearson Test of English (PTE) Academic: skor minimal 62, dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 59.

    * Cambridge English: Advanced (CAE): skor minimal 176, dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 169.

    * Cambridge English: Linguaskill: skor minimal 176, dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 169.

    Seluruh skor tes bahasa Inggris hanya berlaku selama dua tahun sejak tanggal ujian.

    Program Studi di KAUST

    KAUST menawarkan program Magister (MS) dan Doktoral (PhD) di 17 disiplin ilmu STEM.

    1. Applied Mathematics and Computational Science
    2. Applied Physics
    3. Bioengineering
    4. Bioscience
    5. Chemical Engineering
    6. Chemistry
    7. Computer Science
    8. Earth Science and Engineering
    9. Electrical and Computer Engineering
    10. Energy Resources and Petroleum Engineering
    11. Environmental Science and Engineering
    12. Marine Science
    13. Material Science and Engineering
    14. Mechanical Engineering
    15. Plant Science
    16. Statistics
    17. Technology Innovation and Entrepreneurship

    Jadwal Penerimaan KAUST

    * PhD: tersedia untuk periode masuk musim semi (Spring) dan musim gugur (Fall).

    * MS: hanya ditawarkan untuk periode masuk musim gugur (Fall).

    * Sebagian besar prodi juga menyediakan jalur terpadu MS/PhD, dengan syarat masuk yang bervariasi sesuai ketentuan tiap program.

    Periode masuk musim gugur (Fall) 2026 untuk MS, MS/PhD, dan PhD:

    • Pembukaan pendaftaran: 15 Agustus 2025
    • Penutupan pendaftaran gelombang pertama: 1 Oktober 2025
    • Penutupan pendaftaran gelombang kedua: 17 Januari 2026
    • Awal perkuliahan semester Fall: 30 Agustus 2026

    Periode masuk musim semi (Spring) 2026 untuk MS/PhD dan PhD:

    • Pembukaan pendaftaran: 15 Agustus 2025
    • Penutupan pendaftaran (Gelombang 1): 1 Oktober 2025
    • Awal perkuliahan semester Spring: 25 Januari 2026

    (pal/faz)



    Sumber : www.detik.com