Tag: biaya kuliah

  • 5 Beasiswa Luar Negeri S1 yang Tak Wajib Pulang, Pendaftarannya Masih Dibuka!


    Jakarta

    Kuliah ke luar negeri adalah impian sebagian orang. Keterbatasan biaya janganlah dijadikan alasan karena ada sejumlah beasiswa yang menawarkan pendidikan S1 di luar negeri secara gratis.

    Dalam persyaratannya, beberapa beasiswa terkadang mengharuskan alumni kembali ke negara asal untuk berkontribusi atau mengabdi. Namun, ada kok beasiswa S1 luar negeri yang tidak mewajibkan lulusannya untuk pulang setelah selesai studi. Apa saja?

    Daftar Beasiswa Luar Negeri S1

    Sejumlah beasiswa S1 luar negeri tidak mengharuskan alumninya pulang ke negara asal usai studi berakhir. Beberapa program beasiswa bahkan masih dibuka pendaftarannya.


    1. Romanian Government Scholarship

    Pemerintah Rumania melalui Kementerian Luar Negeri (MFA)-nya menawarkan program S1 Romanian Government Scholarship kepada lulusan SMA sederajat dari negara-negara non-Uni Eropa yang memiliki prestasi akademik.

    Beasiswa terbuka untuk semua program studi di perguruan tinggi terbaik Rumania, kecuali Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Farmasi. Akan diberikan program persiapan belajar bahasa Rumania selama 1 tahun bagi penerima beasiswa yang belum mahir.

    Mengutip laman resmi MFA Rumania, pendaftaran Romanian Government Scholarship 2025 masih sampai 12 Maret 2025. Hasil seleksi akan diumumkan sekitar 30 Juni 2025. Pendaftaran hanya dapat diajukan melalui situs Study in Romania.

    2. MoE Taiwan Scholarship

    Kementerian Pendidikan Republik China (ROC) Taiwan memberikan program beasiswa kepada warga negara internasional yang lulusan SMA sederajat dan memiliki prestasi akademik.

    Beasiswa S1 hanya diberikan selama 4 tahun. Penerima beasiswa akan mendapatkan biaya kuliah sebesar TWD 40.000 per semesternya dengan tunjangan bulanan sebesar TWD 15.000. Kelebihan biaya ditanggung sendiri oleh penerima beasiswa.

    Dilansir situs Kemdikbud RI, pendaftaran MoE Taiwan Scholarship masih dibuka hingga 31 Maret 2025. Pendaftar beasiswa harus melakukan pendaftaran mandiri terlebih dahulu ke perguruan tinggi di Taiwan untuk penerimaan. Informasi lebih lanjut dapat dicek melalui situs resmi Divisi Pendidikan TETO Indonesia dan media sosial TETO & TEC Indonesia.

    3. MEXT Scholarship (Program Gakubu/Undergraduate)

    MEXT Scholarship Program Gakubu/Undergraduate merupakan beasiswa yang diberikan pemerintah Jepang kepada lulusan sekolah formal SMA/SMK sederajat untuk melanjutkan studi S1 di universitas-universitas Jepang.

    Pendaftaran MEXT Scholarship Program Gakubu/Undergraduate dilakukan melalui Kedutaan Besar Jepang di Tanah Air dan tanpa dipungut biaya. Penerima beasiswa akan mengikuti persiapan selama 1 tahun untuk belajar bahasa Jepang dan pengetahuan umum lainnya.

    Hingga kini belum ada informasi kapan pendaftaran beasiswa MEXT 2025 dibuka. Melihat tahun sebelumnya, MEXT Scholarship Program Gakubu/Undergraduate dibuka pendaftarannya pada awal Mei.

    4. Global Korean Scholarship (GKS)

    Global Korean Scholarship (GKS) dikenal sebagai beasiswa fully funded untuk program S1 dari NIIED (National Institute for International Education) dan pemerintah Korea. Pelamar hanya dapat melanjutkan pendidikan di universitas dan program studi yang bekerja sama dengan GKS.

    Penerima beasiswa akan menerima biaya kuliah, biaya tiket pesawat, tunjangan bulanan senilai KRW 1.000.000, serta insentif lain seperti asuransi kesehatan dan tunjangan penelitian.

    Mengutip laman resminya, Global Korean Scholarship (GKS) 2025 sudah ditutup pada September 2024 silam. Beasiswa GKS periode 2026 diperkirakan dibuka kembali pada September 2025.

    5. Stipendium Hungariucum Scholarship

    Pemerintah Hungaria menyediakan Stipendium Hungaricum Scholarship untuk mahasiswa internasional berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan S1 di Hungaria. Pelamar dapat memilih sejumlah program studi yang ditawarkan perguruan tinggi paling terkenal di negara tersebut.

    Penerima beasiswa dibebaskan dari biaya kuliah dan akan menerima fasilitas asrama atau akomodasi sebesar HUF 40.000 per bulan untuk biaya sewa tempat tinggal hingga asuransi kesehatan.

    Mengutip situs resminya, pendaftaran Stipendium Hungariucum Scholarship untuk tahun akademik 2025/2026 sudah ditutup pada 15 Januari 2025 lalu. Belum diketahui pasti kapan pendaftaran beasiswa untuk periode berikutnya dibuka.

    (azn/row)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Jadwal Pencairan KIP Kuliah 2025



    Jakarta

    Bantuan KIP Kuliah 2025 akan segera dicairkan bulan depan. Lebih lengkapnya, kapan jadwal pencairan KIP Kuliah 2025?

    Seperti diketahui, KIP Kuliah adalah bantuan pendidikan untuk mahasiswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Bantuan ini diberikan setiap semester baru yang mencakup biaya pendidikan dan tunjangan hidup.

    Adapun Kemendiktisaintek tepatnya Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) mengatakan jika KIP Kuliah Semester Genap 2024/2025 sudah siap dicairkan.


    “Sehubungan dengan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, kami informasikan bahwa pencairan dana KIP Kuliah untuk Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 bagi mahasiswa yang masih aktif (ongoing) telah siap untuk dicairkan” demikian seperti dikutip dari laman LLDIKTI, Selasa (18/2/2025).

    Adapun cut-off pengiriman data penerima KIP Kuliah adalah sampai 28 Februari 2025. Lantas, kapan pencairan KIP Kuliah 2025?

    Jadwal Pencairan KIP Kuliah 2025

    Apabila mengacu pada tahun sebelumnya, jadwal pencairan dana KIP Kuliah akan terbagi dalam dua gelombang dengan rincian sebagai berikut:

    Gelombang 1 (Semester Genap 2025/2026): Maret-April 2025
    Gelombang 2 (Semester Ganjil 2025/2026): Agustus-September 2025

    Besaran Dana KIP Kuliah

    Seperti yang disebutkan sebelumnya penerima KIP Kuliah berhak menerima dua jenis bantuan dana. Bantuan itu termasuk uang kuliah yang langsung dibayarkan ke perguruan tinggi dan batuan biaya hidup yang disalurkan ke rekening masing-masing penerima KIP Kuliah.

    Adapun besaran bantuan biaya hidup berbeda-beda berdasarkan indeks harga lokal wilayah perguruan tinggi bersangkutan. Besarannya adalah:

    Klaster 1: Rp 800.000 per bulan
    Klaster 2: Rp 950.000 per bulan
    Klaster 3: Rp 1.100.000 per bulan
    Klaster 4: Rp 1.250.000 per bulan
    Klaster 5: Rp 1.400.000 per bulan

    Cara Melihat Progres Pencairan Dana KIP Kuliah

    Melansir laman resmi KIP Kuliah, mahasiswa penerima bantuan bisa melihat progres pencairan dana bantuan secara mandiri. Hal ini bisa dipantai pada sistem KIP Kuliah. Caranya yakni:

    1. Buka https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

    2. Klik Login Siswa

    3. Masukkan data akun KIP Kuliah masing-masing lalu klik Masuk

    4. Pada dashboard, mahasiswa akan memperoleh informasi pencairan dari ditetapkan SK Puslapdik nomor berapa, nomor Surat Perintah Pembayaran (SPP), nomor Surat Perintah Membayar (SPM), nomor Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dan nomor Surat Perintah Penyaluran (SPPn).

    5. Jika sudah sampai tahapan SPPn, dana akan disampaikan kepada bank penyalur dan bisa diterima mahasiswa.

    Demikian jadwal pencairan KIP Kuliah 2025. Pantau terus ya!

    (nir/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Siap-siap, Penyaluran KIP Kuliah Akan Dimulai Lagi Setelah Libur Lebaran



    Jakarta

    Pencairan dana KIP Kuliah semester genap telah disalurkan kepada 83,5 persen penerima. Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menyatakan pencairan selanjutnya akan dilakukan setelah libur nasional Lebaran usai.

    “Beasiswa KIP Kuliah telah disalurkan kepada 83,5% mahasiswa on going semester genap tahun 2025 dengan total anggaran Rp 6,36 triliun,” kata Kemdiktisaintek dalam keterangan di akun Instagramnya, dikutip Sabtu (5/4/2025).

    “Selanjutnya pencairan yang diusulkan oleh perguruan tinggi setelah 21 Maret 2025 akan diproses setelah libur nasional hari raya Idul Fitri,” imbuhnya.


    Seperti diketahui, Beasiswa KIP Kuliah merupakan bantuan pendidikan tinggi yang diberikan kepada mahasiswa berprestasi dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Beasiswa ini mencakup bantuan biaya kuliah dan biaya tunjangan hidup.

    Adapun pencairan dana KIP Kuliah dimulai pada awal semester berjalan. Dana akan langsung disalurkan kepada rekening penerima.

    Besaran KIP Kuliah 2025

    Nantinya, besaran dana yang didapat akan dibagi dalam beberapa komponen biaya. Rinciannya adalah sebagai berikut:

    1. Biaya Pendidikan

    Biaya pendidikan akan ditransfer langsung ke perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Besaran dananya berdasarkan rataan biaya pendidikan mahasiswa non-KIP Kuliah di masing-masing program studi (prodi) pada tahun akademik berjalan. Adapun perkiraannya yakni:

    Prodi akreditas Unggul/A dan prodi internasional maksimal Rp 8 juta
    Prodi kedokteran maksimal Rp 12 juta
    Prodi dengan akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4 juta
    Prodi dengan akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2,4 juta.

    2. Bantuan Biaya Hidup (BBH)

    BBH dihitung berdasarkan besaran indeks harga lokal masing-masing wilayah perguruan tinggi dan diberikan dalam 5 klaster. Jumlahnya adalah:

    Klaster 1: Rp 800 ribu per bulan
    Klaster 2: Rp 950 ribu per bulan
    Klaster 3: Rp 1,1 juta per bulan
    Klaster 4: Rp 1,250 juta per bulan
    Klaster 5: Rp 1,4 juta per bulan

    BBH akan diberikan satu kali setiap semester atau per enam bulan.

    Cara Melihat Pencairan Dana KIP Kuliah

    Sembari menanti libur Lebaran usai, mahasiswa bisa melihat tahapan pencairan dana KIP Kuliah mereka. Caranya adalah dengan login ke laman KIP Kuliah dengan akun masing-masing peserta. Adapun tahapannya yakni:

    1. Buka https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

    2. Klik Login Siswa

    3. Masukkan data akun KIP Kuliah masing-masing lalu klik Masuk

    4. Pada dashboard, mahasiswa akan memperoleh informasi pencairan dari ditetapkan SK Puslapdik, nomor Surat Perintah Pembayaran (SPP), nomor Surat Perintah Membayar (SPM), nomor Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dan nomor Surat Perintah Penyaluran (SPPn).

    5. Jika sudah sampai tahapan SPPn, dana akan disampaikan kepada bank penyalur dan bisa diterima mahasiswa.

    Dana KIP Kuliah akan langsung diterima mahasiswa melalui bank penyalur. Semoga bermanfaat!

    (nir/twu)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Rekomendasi Beasiswa dalam Negeri yang Jarang Diketahui



    Jakarta

    Beasiswa adalah bantuan dana pendidikan yang tentunya jadi incaran banyak mahasiswa. Dengan beasiswa, beban biaya kuliah bisa lebih ringan sehingga mahasiswa dapat lebih fokus belajar.

    Jenis beasiswa yang punya peminat tinggi biasanya berasal dari dalam negeri. Contohnya beasiswa LPDP, Beasiswa Indonesia Bangkit, Beasiswa Pendidikan Indonesia, Beasiswa Unggulan, KIP Kuliah, Beasiswa Bank Indonesia hingga beasiswa sekolah kedinasan.

    Beasiswa-beasiswa tersebut disediakan langsung oleh pemerintah dan dikelola oleh kementerian ataupun lembaga. Tak heran, peminatnya akan tinggi karena seleksi ketat.


    Namun, detikers tak perlu khawatir tidak lolos seleksi beasiswa-beasiswa tersebut. Sebenarnya masih banyak beasiswa kuliah dari dalam negeri yang jarang diketahui, sehingga peminatnya tak sebanyak beasiswa dari pemerintah.

    Ada apa saja? Ini daftar beasiswa dalam negeri yang jarang diketahui.

    1. Beasiswa Cendekia Muda Baznas

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) ternyata punya ragam jenis beasiswa pendidikan untuk siswa hingga mahasiswa, contohnya Beasiswa Cendekia Muda Baznas.

    Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa D4 atau S1 yang menempuh kuliah di perguruan tinggi dalam negeri. Besaran beasiswa ini bisa mencakup total UKT atau subsidi.

    Ada beberapa kategori yang bisa dipilih dalam Beasiswa Cendekia Muda Baznas, mulai dari beasiswa dengan kategori jurusan prioritas; prestasi; aktivis; wirausaha; dan lainnya.

    2. Beasiswa Djitu

    Beasiswa Djitu atau singkatan dari Disiplin, Jujur, Inovatif, Tanggung Jawab, Unggul adalah bantuan pendidikan untuk mahasiswa D3-S1 yang disediakan oleh Yayasan Knouw Kalbe.

    Beasiswa ini khusus menarget perempuan yang sedang menghadapi tantangan sosial-ekonomi. Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa dengan jurusan di bidang agrikultur, bisnis, ekonomi, kesehatan, dan STEM.

    Penerima Beasiswa Djitu bisa mendapatkan bantuan hingga Rp 10 juta hingga lulus. Selain itu, ada dana penunjang sebesar Rp 1,2 juta per semester.

    3. Beasiswa Teladan

    Beasiswa Teladan diinisiasi oleh Tanoto Foundation untuk siswa hingga mahasiswa. Bentuk beasiswa Teladan berupa pendanaan kuliah secara fully funded dan biaya hidup bulanan.

    Tak cuma itu, program pengembangan diri dan eksperimen dapat dirasakan penerima Beasiswa Teladan. Sebagaimana tujuannya, beasiswa ini diberikan kepada calon-calon pemimpin muda.

    Ada banyak jaringan universitas penerima Beasiswa Teladan yakni IPB University, Universitas Brawijaya (UB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Diponegoro (Undip), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan lainnya.

    4. Beasiswa Bright Scholarship

    Bright Scholarship bisa dicoba bagi mahasiswa on going yang sedang mengalami kesulitan membiayai kuliah. Didanai oleh YBM BRI, beasiswa ini akan menopang UKT dan biaya hidup bulanan awardee.

    Selain itu, Beasiswa Bright Scholarship menyediakan fasilitas asrama bagi mahasiswa. Jika mahasiswa menginginkan jaringan atau pertemanan yang kuat antarawardee, maka beasiswa ini bisa menjadi solusi.

    Hingga saat ini, ada banyak kampus besar yang menjadi mitra YBM antara lain Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan 32 kampus lainnya.

    5. Beasiswa Aperti BUMN

    Apakah detikers berkuliah di kampus naungan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)? Jika demikian, maka bisa mencoba beasiswa satu ini.

    Beasiswa Aliansi Perguruan Tinggi BUMN (Aperti) menyediakan pembiayaan kuliah dan fasilitas akademik. Selain itu, penerima bisa berkesempatan magang dan bekerja di perusahaan BUMN seperti PLN, Pertamina, Pos Indonesia dan lainnya.

    Adapun kampus yang menyediakan beasiswa Aperti BUMN yakni:

    • Telkom University (Tel-U)
    • Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI)
    • Institut Teknologi PLN (ITPLN)
    • Universitas Pertamina (Uper)
    • Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI)
    • Politeknik Semen Indonesia (Polteksi)

    Demikian informasi beasiswa dalam negeri yang jarang diketahui tetapi punya pendanaan yang lumayan. Semoga bermanfaat bagi detikers ya.

    (cyu/nah)


    Cicin Yulianti


    Jurnalis detikcom. Lulusan Jurnalistik Unpad, di detikcom sejak 2022. Spesialis menulis topik pendidikan, kampus, sekolah, beasiswa, riset, dan kehidupan pelajar/mahasiswa.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • KIP Kuliah Dapat Berapa? Ini Komponen Bantuan dan Nominal yang Didapat


    Jakarta

    Pendaftaran KIP Kuliah tahun ini masih berlangsung hingga dua bulan lagi. Siswa yang masuk melalui seleksi mandiri perguruan tinggi negeri (PTN) dapat mendaftar hingga 30 September 2025. Sementara, siswa melalui jalur perguruan tinggi swasta (PTS) bisa mendaftar hingga 31 Oktober 2025.

    Berapa nominal KIP Kuliah yang akan didapat?

    Perlu diketahui, ada dua komponen dalam beasiswa KIP Kuliah, yakni biaya pendidikan per semester dan biaya hidup setiap bulan. Cek besarannya!


    KIP Kuliah Dapat Berapa?

    1. Biaya Pendidikan Per Semester

    Dijelaskan dalam panduan KIP Kuliah 2025, biaya pendidikan per semester ditetapkan berdasarkan akreditasi program studi (prodi) dengan ketentuan yaitu:

    • Prodi dengan akreditasi A atau Unggul atau internasional memperoleh maksimal Rp 8 juta. Khusus prodi kedokteran, beasiswa biaya kuliah per semester yang didapat maksimal Rp 12 juta.
    • Prodi terakreditasi B atau Baik Sekali mendapatkan maksimal Rp 4 juta.
    • Prodi terakreditasi C atau Baik memperoleh maksimal Rp 2,4 juta.

    2. Bantuan Biaya Hidup Per Bulan

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menetapkan besaran bantuan biaya hidup berdasarkan perhitungan besaran indeks harga lokal wilayah perguruan tinggi masing-masing. Terdapat lima klaster yang ditetapkan yakni:

    • Rp 800 ribu
    • Rp 950 ribu
    • Rp 1,1 juta
    • Rp 1,25 juta
    • Rp 1,4 juta.

    Bantuan biaya hidup KIP Kuliah diberikan satu kali setiap semester atau per enam bulan. Bantuan akan dikirim langsung ke rekening penerima.

    Mahasiswa juga dapat melihat besaran biaya hidup kota atau kabupaten perguruan tinggi yang bersangkutan melalui laman KIP Kuliah https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/.

    Kemdiktisaintek Akan Analisis Lagi Nominal KIP Kuliah

    Sebelumnya, Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengatakan akan menganalisis kembali apakah nilai bantuan KIP Kuliah dapat dinaikkan. Pernyataan ini merespons usulan Komisi X DPR RI dalam rapat bersama antara kedua pihak.

    “Kami akan coba analisis apakah ini bisa dinaikkan, kalau syukur-syukur bisa dinaikkan. Kami juga akan konsultasikan dengan Bappenas dan Kementerian Keuangan kemungkinan untuk dinaikkan nilai KIP-nya, termasuk penambahannya,” kata Mendiktisaintek dalam raker dengan Komisi X DPR RI di Komplek Gedung DPR/MPR/DPD RI, Jakarta, pada Rabu (2/7/2025).

    Usulan tersebut sebelumnya disampaikan anggota fraksi partai Nasdem, Furtasan Ali Yusuf. Ia menyebut jurusan teknik butuh biaya lebih besar karena mungkin ada tambahan perlengkapan lain dalam perkuliahan.

    “Kalau sekarang dilihat dari kebijakan KIP (Kuliah), mau prodi apa saja kira-kira ya segitu kalau akreditasinya segitu. Padahal kalau biaya unit cost-nya, ya tentu teknik lebih mahal lah kira-kira begitu karena mungkin ada yang lain-lainnya,” jelas Furtasan.

    “Apakah itu hanya UKT saja atau seperti apa, saya nggak paham, tetapi setidaknya di situ ada unit cost yang kita memang harus bisa membedakan antara yang sosial yang modal hanya whiteboard saja kira-kira gitu dengan yang sudah menggunakan alat,” lanjutnya.

    (nah/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Penuh di KAUST Arab Saudi, Ada Tunjangan Bulanan Capai Rp 35 Juta



    Jakarta

    King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) kembali membuka peluang bagi mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia, untuk mengejar gelar Master (S2) dan Doktoral (S3) melalui program beasiswa penuh KAUST Fellowship untuk tahun ajaran 2026.

    KAUST adalah universitas pascasarjana berbasis riset yang berlokasi di kawasan Thuwal, Provinsi Makkah, Arab Saudi, sekitar 90 km utara kota Jeddah. Didirikan pada tahun 2009 atas prakarsa Raja Abdullah bin Abdulaziz dengan fasilitas riset mutakhir dan pendekatan pendidikan berstandar internasional. Pendiriannya ditujukan sebagai pusat keunggulan global dalam sains dan teknologi.

    Kampus ini juga dikenal sebagai institusi pendidikan yang memiliki dana abadi terbesar di dunia dengan nilai sekitar USD 23,5 miliar. Kampus seluas lebih dari 36 kilometer persegi ini terletak di pesisir Laut Merah, mencakup suaka laut, museum, dan fasilitas penelitian kelas dunia.


    KAUST juga menjadi universitas pertama di Arab Saudi yang menerapkan sistem kampus campuran. Lingkungan akademik yang inklusif, dengan lebih dari 50% mahasiswanya berasal dari luar Arab Saudi, termasuk Eropa, Amerika, India, Filipina, dan China. Universitas ini tidak mensyaratkan kemampuan bahasa Arab, sehingga mahasiswa dapat fokus pada pengembangan bahasa Inggris.

    Mahasiswa KAUST umumnya tinggal di kawasan The Harbor, dengan unit hunian yang menyediakan kamar tidur pribadi serta ruang bersama dan dapur yang dapat digunakan bersama penghuni lain. Selain itu, KAUST juga menyediakan akomodasi keluarga bagi mahasiswa yang menikah atau membawa anak untuk tinggal bersama di lingkungan kampus.

    Beasiswa KAUST (KAUST Fellowship)

    Program KAUST Fellowship merupakan skema beasiswa penuh. Skema ini dirancang untuk memastikan mahasiswa dapat berkonsentrasi pada studi dan penelitian tanpa terbebani biaya kuliah maupun kebutuhan hidup sehari-hari. Semua mahasiswa yang diterima di KAUST otomatis memperoleh beasiswa ini, sehingga mereka tidak perlu khawatir mengenai pembiayaan pendidikan.

    Cakupan KAUST Fellowship mencakup:

    1. Biaya kuliah dan bench fee hingga USD 35.000 (Rp 560 juta) per tahun.

    2. Tunjangan hidup bulanan, sekitar USD 20.000 (Rp 320 juta) per tahun untuk mahasiswa S2, serta USD 25.000-30.000 (sekitar Rp 400 juta) per tahun bagi mahasiswa S3, menyesuaikan kualifikasi dan kemajuan akademik.

    3. Hunian di kampus senilai USD 7.000 (Rp 120 juta) per tahun, termasuk fasilitas listrik dan internet.

    4. Asuransi kesehatan dengan nilai pertanggungan USD 1.450 per tahun.

    5. Dukungan relokasi, meliputi pengurusan visa, biaya perjalanan, dan pemindahan tempat tinggal.

    Jika ditotal, nilai beasiswa ini mencapai USD 70.000-80.000 per tahun sehingga menjadi salah satu program pendanaan pendidikan pascasarjana paling komprehensif di dunia. Biaya akomodasi dan asuransi dapat meningkat bagi mahasiswa yang membawa pasangan atau keluarga. Sementara itu, bantuan relokasi hanya berlaku untuk keberangkatan awal ke KAUST dan kepulangan setelah lulus.

    Mahasiswa yang mendapat sponsor penuh dari universitas lain, perusahaan, atau lembaga pendanaan eksternal tidak akan menerima KAUST Fellowship secara bersamaan jika diterima di KAUST.

    Syarat Minimum Penerimaan Mahasiswa di KAUST

    KAUST menetapkan sejumlah persyaratan akademik dan bahasa bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi magister maupun doktoral.

    Persyaratan umum meliputi:

    1. Gelar sarjana pada bidang relevan dari perguruan tinggi terakreditasi untuk pendaftaran program magister.

    2. Gelar magister pada bidang relevan dari perguruan tinggi terakreditasi untuk pendaftaran program doktoral. KAUST tidak menyetarakan gelar Professional Master dengan gelar magister akademik; karenanya, pemohon dengan latar belakang ini wajib mencantumkan detail tersebut pada aplikasi.

    3. Usia minimal 18 tahun pada saat mulai studi. Untuk program magister, pelamar harus berusia tidak lebih dari 30 tahun, sementara untuk program doktoral usia maksimal yang diperbolehkan adalah 35 tahun.

    4. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) kompetitif. Umumnya, 90 persen mahasiswa yang diterima memiliki IPK di atas 3,3 dan 75 persen di atas 3,5 (skala 4,0). Batas minimum IPK yang diterima adalah 3,0.

    5. Bukti kemampuan bahasa Inggris. KAUST hanya menerima hasil tes resmi berikut:

    * IELTS: skor minimal 6,5 dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 5,5.

    * TOEFL iBT: skor keseluruhan minimal 81, dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 17. Kode penerimaan KAUST: 4107.

    * Pearson Test of English (PTE) Academic: skor minimal 62, dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 59.

    * Cambridge English: Advanced (CAE): skor minimal 176, dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 169.

    * Cambridge English: Linguaskill: skor minimal 176, dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 169.

    Seluruh skor tes bahasa Inggris hanya berlaku selama dua tahun sejak tanggal ujian.

    Program Studi di KAUST

    KAUST menawarkan program Magister (MS) dan Doktoral (PhD) di 17 disiplin ilmu STEM.

    1. Applied Mathematics and Computational Science
    2. Applied Physics
    3. Bioengineering
    4. Bioscience
    5. Chemical Engineering
    6. Chemistry
    7. Computer Science
    8. Earth Science and Engineering
    9. Electrical and Computer Engineering
    10. Energy Resources and Petroleum Engineering
    11. Environmental Science and Engineering
    12. Marine Science
    13. Material Science and Engineering
    14. Mechanical Engineering
    15. Plant Science
    16. Statistics
    17. Technology Innovation and Entrepreneurship

    Jadwal Penerimaan KAUST

    * PhD: tersedia untuk periode masuk musim semi (Spring) dan musim gugur (Fall).

    * MS: hanya ditawarkan untuk periode masuk musim gugur (Fall).

    * Sebagian besar prodi juga menyediakan jalur terpadu MS/PhD, dengan syarat masuk yang bervariasi sesuai ketentuan tiap program.

    Periode masuk musim gugur (Fall) 2026 untuk MS, MS/PhD, dan PhD:

    • Pembukaan pendaftaran: 15 Agustus 2025
    • Penutupan pendaftaran gelombang pertama: 1 Oktober 2025
    • Penutupan pendaftaran gelombang kedua: 17 Januari 2026
    • Awal perkuliahan semester Fall: 30 Agustus 2026

    Periode masuk musim semi (Spring) 2026 untuk MS/PhD dan PhD:

    • Pembukaan pendaftaran: 15 Agustus 2025
    • Penutupan pendaftaran (Gelombang 1): 1 Oktober 2025
    • Awal perkuliahan semester Spring: 25 Januari 2026

    (pal/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025 Resmi Dibuka, Mahasiswa Dapat Bantuan Rp 6 Juta



    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas (Bazis) DKI Jakarta membuka beasiswa Masa Depan Jakarta (MDJ) khusus mahasiswa. Pendaftaran dibuka secara online sampai 30 September 2025.

    Dalam laman resminya, Baznas (Bazis) DKI Jakarta menjelaskan pendidikan merupakan sarana utama dalam pengembangan sumber daya manusia. Selain pengembangan diri, pendidikan juga dapat membangun lingkungan dan bangsa.

    Oleh karena itu, mengikuti pendidikan tinggi dinilai sebagai wadah yang tepat untuk mempersiapkan diri menghadapi era globalisasi. Kendati demikian, meneruskan ke perguruan tinggi memerlukan biaya yang tidak sedikit.


    Merespons permasalahan ini, Baznas (Bazis) DKI Jakarta berinisiasi memberikan bantuan berupa program Bantuan Biaya Pendidikan (BBP) Baznas (Bazis) Jakarta untuk masyarakat Jakarta berupa Beasiswa Masa Depan Jakarta.

    Tentang Beasiswa Masa Depan Jakarta dan Manfaatnya

    Beasiswa Masa Depan Jakarta akan berupa program bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa dengan KTP Jakarta. Para mahasiswa akan mendapatkan bantuan sebesar Rp6 juta per tahun.

    Bantuan ini akan diberikan setiap 3 bulan selama satu tahun. Adapun bantuan dikhususkan bagi mereka yang berkuliah di jenjang D3 dan S1.

    Syarat Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025

    1. KTP Jakarta

    2. Mahasiswa aktif D3 atau S1

    3. Berada di semester 1-7

    4. Usia maksimal 27 tahun

    5. Berasal dari keluarga tidak mampu

    6. Beragama Islam

    7. Tidak sedang menerima beasiswa lain

    Syarat Administrasi Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025

    1. Surat permohonan

    2. KTP Jakarta

    3. Pas foto 3×4

    4. Kartu Keluarga

    5. Kartu tanda mahasiswa (KTM)

    6. Surat keterangan tidak mampu (SKTM) atau rekomendasi masjid, MT, lembaga keagamaan atau ormas Islam resmi

    7. Surat keterangan mahasiswa aktif

    8. Transkrip nilai terakhir

    9. Surat persetujuan orang tua.wali

    10. Surat keterangan tidak menerima beasiswa lain

    11. Surat kontribusi

    12. Surat aktif organisasi (opsional)

    13. Screenshot mengikuti Facebook Baznas Bazis, Instagram @baznasbazisdkijakarta, Youtube BAZNAS BAZIS TV

    14. Foto kondisi rumah

    15. Pakta integritas dengan format sesuai Baznas Bazis DKI Jakarta

    Cara Mendaftar Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025

    Untuk mendaftarkan diri ke Beasiswa Masa Depan Jakarta, pendaftar dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

    1. Kunjungi laman https://mdj.baznasbazisdki.id/daftar

    2. Isi identitas diri

    3. Unggah berkas yang dibutuhkan

    4. Klik Submit untuk mengumpulkan berkas pendaftaran

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025 dapat dicek melalui https://mdj.baznasbazisdki.id/. Tertarik mendaftar?

    (nir/twu)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com