Tag: college

  • Beasiswa LPDP di Kampus Irlandia Dibuka, Kuliah Magister 1 Tahun


    Jakarta

    Beasiswa LPDP-University College Dublin (UCD) 2025 dibuka Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama UCD. Penerima beasiswa dapat kuliah di jenjang magister (S2) selama maksimal 12 bulan atau 1 tahun di kampus Irlandia ini.

    Beasiswa kemitraan ini dibuka pada program magister bidang-bidang strategis sesuai prioritas pembangunan Indonesia. Beberapa di antaranya yakni teknik dan arsitektur, ilmu kesehatan dan pertanian, dan sains.

    Seleksi beasiswa targeted ini terdiri dari seleksi administrasi dan seleksi substansi. Berminat mendaftar? Simak infonya di bawah ini.


    Beasiswa LPDP University College Dublin 2025

    Dikutip dari laman LPDP Kemenkeu, komponen beasiswa LPDP ini meliputi:

    • Biaya kuliah (tuition fee)
    • Dana pendaftaran
    • Dana tunjangan buku
    • Dana penelitian tesis
    • Dana seminar internasional
    • Dana publikasi jurnal internasional
    • Dana transportasi
    • Dana aplikasi visa
    • Dana asuransi kesehatan
    • Dana kedatangan
    • Dana hidup bulanan
    • Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)

    Daftar Prodi Beasiswa LPDP di UCD

    Berikut daftar program studi yang dapat dipilih pada Beasiswa LPDP-University College Dublin Program Master 2025 seperti dikutip dari panduan pendaftarannya:

    • MSc Architecture Urbanism and Climate Action
    • MSc Environmental Policy
    • MSc Smart and Carbon Neutral Cities
    • MEngSc Robotics & Intelligent Manufacturing
    • MEngSc Electronic and Computer Engineering
    • MEngSc Electrical Power Networks
    • MEngSc in Water, Waste & Environmental Engineering
    • MSc in Wildlife Conservation & Management
    • MSc (Agr) in Environmental Resource Management
    • MSc (Agr) in Sustainable Agriculture and Rural Development
    • MAgrSc in Agricultural Extension and Innovation
    • MSc in Humanitarian Action
    • MSc in Horticulture
    • MSc in Food Business Strategy
    • MSc Food Science with Nutrition
    • MSc Precision Medicine
    • MSc in Clinical and Translational Research
    • MSc Healthcare Informatics
    • MSc in Experimental Physiology
    • MSc in Artificial Intelligence for Medicine and Medical Research
    • MSc in Clinical and Diagnostic Biochemistry
    • MSc Sports Management
    • MSc Applied Environmental Science
    • MSc Plant Biology & Biotechnology
    • MSc Subsurface Characterisation & Geomodelling
    • MSc Advanced Synthetic Chemistry
    • MSc Biological & Biomolecular Science (Negotiated Learning)
    • MSc Nanotechnology
    • MSc NanoBioScience

    Syarat Beasiswa LPDP-UCD 2025

    • WNI, baik umum maupun CPNS/PNS, TNI, dan Polri
    • Sudah selesai studi D4 atau S1
    • Tidak pernah menyelesaikan studi magister (S2) sebelumnya
    • Khusus pendaftar lulusan kampus luar negeri wajib menyertakan hasil penyetaraan ijazah dan hasil konversi IPK dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) atau Kementerian Agama (Kemenag), bisa digantikan tangkapan layar ajuan penyetaraan dan konversi jika hasilnya belum terbit
    • Jika sedang menempuh studi magister (S2), maka tetap bisa mendaftar dengan syarat memilih prodi dan kampus yang berbeda dengan tempat studi saat ini, lalu mengundurkan diri dari kampus sebelumnya jika lulus seleksi substansi maksimal 14 hari setelah pengumuman kelulusan
    • Jika pernah menempuh studi magister (S2) tapi tidak dirampungkan, maka bisa melampirkan surat pemberhentian/sejenis dari kampus asal
    • Usia maksimal:
      • – 35 tahun bagi warga umum
      • – 37 tahun bagi PNS dan CPNS
      • – 42 tahun bagi PNS jabatan fungsional (JF) peneliti, perekayasa, medis, paramedis, dan pendidik
      • – 42 tahun bagi dosen tetap yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN)
      • – 40 tahun bagi anggota Polri/prajurit TNI
    • IPK D4/S1 minimal 3,00 dari 4,00
    • Skor bahasa Inggris yang masih berlaku sampai 25 Juni 2025, minimal TOEFL IBT 80 atau IELTS 6.5

    Cara Daftar

    Jadwal Beasiswa LPDP-University College Dublin 2025

    • Pendaftaran: 7 Mei-2 Juni 2025
    • Seleksi administrasi: 3-12 Juni 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 13 Juni 2025
    • Pengajuan sanggah: 14-16 Juni 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 25 Juni 2025
    • Seleksi substansi: 30 Juni-4 Juli 2025
    • UCD menyampaikan LoA ke LPDP: 7 Juli 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 14 Juli 2025
    • Mulai kuliah: 8 September 2025

    Pastikan submit beasiswa LPDP tepat waktu agar mendapat kode registrasi. Simak info selengkapnya dengan buka https://lpdp.kemenkeu.go.id/ atau klik .

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Menghindari Penipuan Beasiswa Palsu di Media Sosial


    Jakarta

    Mimpi untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi melalui beasiswa pada masa kini menjadi suatu hal yang mudah tetapi susah. Mengapa?

    Pada dasarnya begitu banyak peluang untuk melamar beasiswa. Mengingat sekarang sudah informasi beasiswa bisa ditemukan dengan mudah, termasuk lewat media sosial.

    Namun, begitu banyak pula penipuan yang dilakukan oknum-oknum mengatasnamakan sebuah beasiswa. Penipu beasiswa sering kali mengincar mahasiswa yang sangat menginginkan bantuan keuangan.


    Mereka tak ragu memberikan janji-janji yang biasanya terdengar sangat meyakinkan untuk menjadi nyata. Berbagai praktik penipu beasiswa pada dasarnya bisa dihindari lo detikers.

    Dikutip dari laman Tiffin University dan Kansas State University, berikut informasinya.

    Tips Menghindari Penipuan Beasiswa Palsu

    Dengan mengetahui cara menghindari penipuan beasiswa, detikers bisa menghemat waktu, uang dan risiko lainnya. Adapun tipsnya yakni:

    1. Lewat Sumber Terpercaya

    Pastikan sumber informasi dari mana beasiswa itu didapatkan. Bila melalui media sosial, pastikan lembaga yang memberinya sudah terverifikasi dan memiliki rekam jejak yang baik.

    Jangan ragu minta bantuan ke bagian administrasi sekolah/kampus untuk mencari tahu apakah benar ada beasiswa tersebut. Pencarian informasi juga bisa melalui website yang memiliki basis data dengan reputasi baik, seperti Fastweb, Scholarship.com, dan College Board.

    2. Riset

    Jika suatu beasiswa tampak mencurigakan, carilah ulasan atau peringatan penipuan di internet mengenai bantuan tersebut.

    3. Jangan Pernah Keluarkan Uang!

    Jangan pernah membayar untuk mencari informasi atau mendaftar sebuah beasiswa. Informasi beasiswa seharusnya gratis dan dapat diakses oleh semua siswa.

    4. Verifikasi Organisasi

    Carilah situs web profesional terkait organisasi/lembaga yang mengeluarkan beasiswa tersebut. Sebelum mendaftar calon awardee perlu mengetahui segala informasi kontak yang sah hingga riwayat penerima sebelumnya.

    5. Bermain Logika

    Jika suatu informasi terasa aneh atau terlalu bagus menjadi kenyataan, kamu perlu mengeceknya berkali-kali. Gunakan akal sehat dan percayalah pada instingmu!

    Tanda Penipuan Beasiswa Palsu

    Penipuan beasiswa cenderung memiliki karakteristik atau tanda yang sama. Berikut daftarnya menurut Kansas State University, Amerika Serikat:

    1. Punya Biaya Pendaftaran

    Waspadalah bila beasiswa meminta biaya pendaftaran, meski murah. Sebagian besar sponsor beasiswa yang sah tidak mensyaratkan biaya pendaftaran.

    2. Biaya Lainnya

    Satu kata kunci yang perlu diingat adalah beasiswa tidak mengharuskan penerima mengeluarkan biaya sepeserpun. Jika detikers harus membayar sejumlah uang untuk mendapatkan informasi, mengajukan beasiswa, itu bisa dipastikan penipuan.

    3. Dijamin Dapat Beasiswa

    Tidak ada sponsor beasiswa sah yang akan menjamin seseorang mendapatkan bantuan. Waspada juga bila detikers dijamin menerima jumlah bantuan keuangan yang minimum.

    Biasanya jaminan tersebut adalah program bantuan mahasiswa federal atau program pinjaman mahasiswa swasta. Tanpa perlu beasiswa, jaminan itu biasanya bisa diikuti semua orang.

    4. Permintaan Informasi Pribadi Berlebihan

    Jika ketika mendaftar detikers diminta memasukan nomor rekening bank, nomor kartu kredit, nomor jaminan sosial, dan dokumen lain yang tidak biasa, kemungkinan besar itu adalah penipuan. Data itu memungkinkan penipu mengetahui nama bank untuk menarik uang dari rekeningmu.

    5. Beasiswa Tidak Untuk Semua Orang

    Sponsor beasiswa tidak akan memberikan bantuan kepada siswa hanya karena mereka hidup dan bernapas. Tetapi ada berbagai ketentuan yang harus dipenuhi dan sesuai dengan tujuan beasiswa.

    6. Peluang yang Tidak Diminta

    Sebagian besar sponsor beasiswa hanya akan menghubung awardee untuk meminta tanggapan atas pertanyaan sebelumnya. Jika detikers belum pernah mendengar organisasi atau lembaga penyelenggara beasiswa, kemungkinan besar itu adalah penipuan.

    7. Kesalahan Pengetikan dan Ejaan

    Jika materi lamaran atau website remi mengandung kesalahan pengetikan dan ejaan, atau tidak memiliki tampilan yang profesional, bisa jadi itu penipuan.

    8. Tekanan Waktu

    Jika detikers harus merespons dengan cepat dan tidak mendengar hasilnya selama beberapa bulan, itu adalah penipuan. Penipu mungkin mengatakan bahwa hibah akan diberikan kepada mereka yang datang pertama.

    Hal ini membuat penipu mendesak awardee untuk bertindak cepat. Termasuk memberikan sejumlah uang, dan ingat bila beasiswa tidak meminta uang dari awardee.

    9. Pemberitahuan Melalui Telepon

    Pengumuman beasiswa akan dilakukan secara tertulis melalui surat atau website, bukan telepon. Jika sponsor menelpon dan memberi selamat, mereka akan menindaklanjuti dengan surat melalui pos.

    Jika panggilan telepon itu berujung meminta uang, jangan ragu untuk tutup telepon tersebut.

    10. Tingkat Lolos Beasiswa Tinggi

    Seluruh pendaftar beasiswa memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan bantuan. Jika lembaga mengklaim tingkat keberhasilan tinggi, mereka mungkin menghitung jumlah klien yang berhasil mendapatkan beasiswa dalam basis data.

    Bukan sejumlah awardee yang menerima uang. Apabila detikers mendengar rayuan yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, kemungkinan besar sebuah penipuan.

    Demikianlah tips untuk menghindari penipuan beasiswa palsu di media sosial. Semoga bermanfaat detikers!

    (det/faz)


    Devita Savitri


    Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom sejak 2023. Tertarik dan aktif meliput isu terkait pendidikan dasar dan menengah. Wartawan Terproduktif Kemendikdasmen 2025.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com