Tag: detikers

  • Pendaftaran KJMU 2025 Dibuka, Bantuan Rp 9 Juta Per Semester buat Camaba dan Mahasiswa


    Jakarta

    Pendaftaran Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahun 2024 dibuka mulai Senin, 17 Maret 2025 sampai Kamis, 27 Maret 2025. Pendaftaran dibuka secara online di portal KJMU Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta https://p4op.jakarta.go.id/kjmu.

    KJMU adalah bantuan biaya pningkatan mutu pendidikan bagi calon mahasiswa dan mahasiswa aktif, baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS), yang tidak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik. Dana KJMU sebesar Rp 9 juta per semester yang bersumber dari APBD Provinsi DKI Jakarta.

    Syarat Pendaftaran KJMU 2025

    • Berdomisili di DKI Jakarta
    • Memiliki KTP dan Kartu Keluarga DKI Jakarta
    • Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau merupakan warga binaan sosial pada panti sosial dinas sosial
    • Tidak menerima beasiswa atau bantuan pendidikan lain yang bersumber dari APBN dan atau APBD.

    Syarat Khusus KJMU 2025 Calon Mahasiswa

    Berikut syarat khusus KJMU 2025 bagi calon mahasiswa:


    • Dinyatakan lulus dari pendidikan menengah pada satuan pendidikan negeri/swasta di DKI Jakarta, paling lama 3 tahun ajaran sebelumnya
    • Dinyatakan lolos seleksi perguruan tinggi:
      • – PTN: Lolos jalur reguler PTN di bawah naungan Kemendiktisaintek dan Kemenag
      • – PTS: Lolos jalur reguler PTS yang terakreditasi unggul dan prodi terakreditasi A/unggul di DKI Jakarta

    Syarat Khusus KJMU 2025 Mahasiswa

    Berikut syarat khusus KJMU 2025 bagi mahasiswa:

    • Dinyatakan lulus dari pendidikan menengah pada satuan pendidikan negeri/swasta di DKI Jakarta, paling lama 3 tahun ajaran sebelumnya
    • Dinyatakan lolos seleksi perguruan tinggi:
      • – PTN: Lolos jalur reguler PTN di bawah naungan Kemendiktisaintek dan Kemenag
      • – PTS: Lolos jalur reguler PTS yang terakreditasi unggul dan prodi terakreditasi A/unggul di DKI Jakarta
    • Pengajuan paling lama pada semester 4

    Jadwal KJMU 2025

    • Pendaftaran KJMU 2025: 17-27 Maret 2025
    • Verifikasi sekolah: 17 Maret-9 April 2025
    • Verifikasi perguruan tinggi: 17 Maret-15 April 2025
    • Verifikasi dinas pendidikan: 16-17 April 2025
    • Penetapan penerima KJMU 2025 melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta: 21 April-Mei 2025

    Informasi lebih lanjut dapat dipantau di akun Instagram @upt.p4op, @disdikdki, dan https://p4op.jakarta.go.id/kjmu. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Asyik! KJP Plus Tahap I Tahun 2025 Bulan Januari Cair 20 Maret, Cek Segera


    Jakarta

    Dinas Pendidikan (Disdik) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta umumkan pencairan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap I Tahun 2025 bulan Januari. Pencairan dilakukan secara bertahap mulai hari ini Kamis, 20 Maret 2025.

    Melalui postingan Instagram resminya, disebutkan bila jumlah penerima KJP Plus Tahap I Tahun 2025 sebanyak 707.622 peserta didik. Mereka tersebar dari jenjang SD/SDLB/MI, SMP/SMPLB/MTs, SMA/SMALB/MA, SMK, dan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat).

    Pencairan dana bagi penerima baru KJP Plus Tahap I Tahun 2025 bisa dilakukan setelah siswa menyelesaikan proses pembukaan rekening. Proses ini memuat tahapan mencetak buku tabungan dan ATM, penyerahan buku tabungan dan ATM, serta pemindahbukuan dana ke rekening penerima oleh Bank DKI.


    Bila sudah melalui seluruh tahapan tersebut, siswa akan langsung menerima dana KJP Plus. Tidak melalui pemindahan dana ke sekolah, KJP Plus disalurkan langsung ke rekening masing-masing siswa.

    Lalu berapa besaran dana yang diterima siswa? Cek informasi lengkapnya dikutip dari laman Disdik Pemprov Jakarta dan arsip detikEdu.

    Besaran Dana KJP Plus Tahap I Tahun 2025 bulan Januari

    Berbeda dengan sistematis dana KJP Plus tahap sebelumnya, kini dana ditetapkan dalam satu pos. Sehingga tidak ada lagi biaya rutin ataupun biaya berkala.

    Kendati demikian, siswa tetap hanya diperbolehkan menggunakan dana personal secara tunai sebesar Rp 100 ribu setiap bulan. Sisa dana personal dapat digunakan secara non tunai untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik.

    Adapun besarannya yakni:

    1. SD/SDLB/MI

    • Jumlah penerima: 341.879 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 250 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 130 ribu

    2. SMP/SMPLB/MTs

    • Jumlah penerima: 189.437 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 170 ribu

    3. SMA/SMALB/MA

    • Jumlah penerima: 62.295 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 420 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 290 ribu

    4. SMK

    • Jumlah penerima: 111.315 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 450 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 240 ribu

    5. PKBM

    • Jumlah penerima: 2.696 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu

    Cara Cek Pencairan Dana KJP Plus Tahap I Tahun 2025 bulan Januari

    Pencairan dana KJP Plus Tahap I Tahun 2025 bulan Januari dilakukan secara langsung ke rekening Bank DKI masing-masing siswa. Cara pertama yang bisa dilakukan adalah datang ke Bank DKI lalu menuju teller bank.

    Ungkap keperluan ingin mencairkan dana KJP Plus Tahap II. Jika sudah cair, siswa bisa mengambil uang tunai maksimal Rp 100 ribu.

    Pengecekan juga bisa dilakukan melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM). Masukkan kartu ATM ke mesin dan ikuti tahapan untuk cek saldo rekening. Jika sudah cair, siswa bisa mengambil uang tunai maksimal Rp 100 ribu dan sisa bantuan digunakan secara non-tunai.

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, penerima baru KJP harus menyelesaikan pembukaan rekening dan cetak buku tabungan beserta ATM untuk bisa menerima bantuan.

    Adapun tahapannya yakni:

    • Datang ke Bank DKI terdekat
    • Bank DKI akan membuka rekening, cetak buku tabungan, dan ATM
    • Bank DKI akan mengundang penerima baru untuk mengambil buku tabungan dan ATM jika prosesnya telah selesai
    • Setelah buku tabungan dan ATM diterima, akan dilakukan upload dana KJP Plus ke rekening penerima baru.

    Penggunaan Dana KJP Plus Tahap I Tahun 2025 bulan Januari

    KJP Plus digunakan untuk memenuhi kebutuhan siswa, seperti:

    • Buku tulis
    • Buku gambar
    • Buku pelajaran
    • Alat tulis seperti pensil, pulpen, penghapus dan rautan
    • Alat gambar seperti macam-macam penggaris, pensil warna, spidol, cat/kertas warna, buku dan atau kertas gambar dan jangka
    • Alat dan atau bahan praktik
    • Seragam sekolah dan kelengkapannya
    • Sepatu dan kaos kaki sekolah
    • Tas sekolah
    • Pakaian olahraga sekolah
    • Buku pelajaran penunjang
    • Kudapan bergizi
    • Kacamata sebagai alat bantu penglihatan
    • Alat bantu pendengaran
    • Kalkulator scientific
    • USB flashdisk sebagai alat simpan data
    • Seragam pramuka dan kelengkapannya
    • Pembayaran kegiatan ekstrakurikuler yang tidak dibiayai oleh Biaya Operasional Pendidikan dan Bantuan Operasional Sekolah
    • Komputer/Laptop

    Salah satu manfaat baru penerima KJP Plus adalah siswa dapat masuk Taman Mini Indonesia Indah (TMII) secara gratis. Hal ini merupakan hasil kerja sama antara Pemprov Jakarta dengan TMII.

    Posko Pelayanan KJP Plus dan KJMU

    Selain penambahan manfaat gratis ke TMII, Pemprov Jakarta juga mempermudah pelayanan bagi para penerima KJP Plus ataupun KJMU. Mulai Kamis, 20 Maret 2025 Posko Pelayanan KJP PLus dan KJMU hadir di seluruh kecamatan.

    Berbagai pelayanan yang diterima di posko pelayanan KJP Plus dan KJMU, seperti:

    1. Koreksi Data

    • Ganti nama wali
    • Koreksi nama siswa
    • Koreksi alamat

    2. Koreksi Rekening

    • Rekening ganda
    • Perubahan nomor rekening
    • Belum terima buku tabungan/ATM
    • Penutupan rekening
    • Salah transfer dana
    • Kurang/salah salur dana

    Untuk melakukan koreksi data ataupun koreksi rekening, siswa perlu membawa Surat Pengantar Sekolah, fotocopy KTP, Kartu Keluarga, dan akte kelahiran, serta fotocopy buku tabungan Bank DKI.

    Itulah informasi tentang pencairan dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2025 bulan Januari. Jangan lupa segera cek rekening kamu ya detikers!

    (det/nwy)


    Devita Savitri


    Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom sejak 2023. Tertarik dan aktif meliput isu terkait pendidikan dasar dan menengah. Wartawan Terproduktif Kemendikdasmen 2025.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Hore! Dana KJP Plus Tahap II Tahun 2024 dan Tahap I Tahun 2025 Sudah Cair


    Jakarta

    Pencairan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap II Tahun 2024 bulan April dan Tahap I Tahun 2025 bulan Februari dilakukan secara serentak. Dana akan diterima peserta didik secara bertahap mulai 8 April 2025.

    Hal ini disampaikan secara langsung oleh Unit Pelayanan Teknis Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (UPT P4OP Dinas Pendidikan (Disdik) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Instagram resminya.

    Dijelaskan bila penerima KJP Plus Tahap II Tahun 2024 sebanyak 523.622 peserta didik. Sedangkan KJP Plus Tahap I Tahun 2025 diterima oleh 707.622 peserta didik.


    Adapun besaran yang diterima bagi masing-masing siswa di setiap tahapnya yakni sebagai berikut. Cek di sini ya!

    Besaran Dana KJP Plus Tahap II Tahun 2024 bulan April

    1. SD/MI

    • Jumlah penerima: 242.919 siswa
    • Biaya rutin per bulan: Rp 135 ribu
    • Biaya berkala per bulan: Rp 115 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 130 ribu

    2. SMP/MTs

    • Jumlah penerima: 147.341 siswa
    • Biaya rutin per bulan: Rp 185 ribu
    • Biaya berkala per bulan: Rp 115 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 170 ribu

    3. SMA/MA

    • Jumlah penerima: 48.876 siswa
    • Biaya rutin per bulan: Rp 235 ribu
    • Biaya berkala per bulan: Rp 185 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 290 ribu

    4. SMK

    • Jumlah penerima: 83.403 siswa
    • Biaya rutin per bulan: Rp 235 ribu
    • Biaya berkala per bulan: Rp 215 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 240 ribu

    5. PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat)

    • Jumlah penerima: 1.083 siswa
    • Biaya rutin per bulan: Rp 185 ribu
    • Biaya berkala per bulan: Rp 115 ribu

    Besaran Dana KJP Plus Tahap I Tahun 2025 bulan Februari

    1. SD/SDLB/MI

    • Jumlah penerima: 341.879 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 250 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 130 ribu

    2. SMP/SMPLB/MTs

    • Jumlah penerima: 189.437 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 170 ribu

    3. SMA/SMALB/MA

    • Jumlah penerima: 62.295 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 420 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 290 ribu

    4. SMK

    • Jumlah penerima: 111.315 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 450 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 240 ribu

    5. PKBM

    • Jumlah penerima: 2.696 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu

    Ketentuan Penggunaan Dana KJP Plus

    Adapun perbedaan antara KJP Plus Tahap II Tahun 2024 dan KJP Plus Tahap I Tahun 2025 berada di penetapan pos pendanaan. Pada KJP Plus Tahap II Tahun 2025 dana terbagi antara biaya rutin dan biaya berkala.

    Siswa hanya bisa menggunakan biaya rutin secara tunai maksimal Rp 100 ribu setiap bulannya. Sedangkan sisa biaya rutin dan biaya berkala bisa digunakan secara non-tunai.

    Sedangkan pada KJP PLus Tahap I Tahun 2025 pos biaya rutin dan biaya berkala dilebur menjadi dana personal per bulan. Pada dasarnya sama, di mana siswa hanya bisa menggunakan tunai biaya sebesar Rp 100 ribu setiap bulan.

    Sisa dana personal dapat digunakan secara non tunai untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik. Adapun daftar kebutuhan peserta didik seperti:

    • Buku tulis
    • Buku gambar
    • Buku pelajaran
    • Alat tulis seperti pensil, pulpen, penghapus dan rautan
    • Alat gambar seperti macam-macam penggaris, pensil warna, spidol, cat/kertas warna, buku dan atau kertas gambar dan jangka
    • Alat dan atau bahan praktik
    • Seragam sekolah dan kelengkapannya
    • Sepatu dan kaos kaki sekolah
    • Tas sekolah
    • Pakaian olahraga sekolah
    • Buku pelajaran penunjang
    • Kudapan bergizi
    • Kacamata sebagai alat bantu penglihatan
    • Alat bantu pendengaran
    • Kalkulator scientific
    • USB flashdisk sebagai alat simpan data
    • Seragam pramuka dan kelengkapannya
    • Pembayaran kegiatan ekstrakurikuler yang tidak dibiayai oleh Biaya Operasional Pendidikan dan Bantuan Operasional Sekolah
    • Komputer/Laptop

    Cara Cek Pencairan Dana KJP Plus

    Selain komponen biaya, seluruh proses pencairan dana berlaku sama. Dana KJP Plus bagi penerima baru bisa diambil jika ia sudah menyelesaikan proses pembukaan rekening, cetak buku tabungan dan ATM, penyerahan buku tabungan dan ATM, serta pemindahbukuan dana ke rekening penerima oleh Bank DKI.

    Adapun tahapannya yakni:

    1. Datang ke Bank DKI terdekat
    2. Bank DKI akan membuka rekening, cetak buku tabungan, dan ATM
    3. Bank DKI akan mengundang penerima baru untuk mengambil buku tabungan dan ATM jika prosesnya telah selesai
    4. Setelah buku tabungan dan ATM diterima, akan dilakukan upload dana KJP Plus ke rekening penerima baru.

    Setelah dana diterima, siswa bisa mengambil uang tunai maksimal Rp 100 ribu di mesin anjungan tunai mandiri (ATM) ataupun teller bank DKI dan sisa bantuan digunakan secara non-tunai.

    Demikianlah informasi tentang pencairan dana KJP Plus baik untuk Tahap II Tahun 2024 dan Tahap I Tahun 2025. Yuk segera cek rekeningmu detikers!

    (det/nwy)


    Devita Savitri


    Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom sejak 2023. Tertarik dan aktif meliput isu terkait pendidikan dasar dan menengah. Wartawan Terproduktif Kemendikdasmen 2025.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Dana PIP Cair Mulai 10 April 2025, Cek Besarannya di Sini!


    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) umumkan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk kelas akhir tahun 2025. Pencairan mulai dilaksanakan pada 10 April 2025 mendatang.

    Sebagai catatan, pencairan PIP kali ini dikhususkan untuk siswa kelas akhir, yakni kelas 6 SD, kelas 9 SMP, dan kelas 12 SMA/SMK. Pencairan dapat dilakukan melalui teller atau anjungan tunai mandiri (ATM) bank penyalur yakni Bank BRI, dan Bank BSI (khusus Provinsi Aceh).

    Siswa juga membawa buku tabungan atau kartu debit ATM untuk mendapat dana PIP. Lalu berapa besaran dana yang diterima siswa? Berikut informasi selengkapnya.


    Besaran Dana PIP 2025 Kelas Akhir

    Besaran dana PIP berbeda di setiap jenjang pendidikannya. Untuk kelas akhir, besaran dana yang diterima yakni:

    Jenjang SD, SDLB, dan Paket A

    • Kelas 6 pada semester genap: Rp 225 ribu

    Jenjang SMP, SMPLB, dan Paket B

    • Kelas 9 pada semester genap: Rp 375 ribu

    Jenjang SMA, SMK, SMALB, dan Paket C

    • Kelas 12 pada semester genap: Rp 900 ribu

    Dana ini bisa digunakan untuk:

    • Membeli seragam sekolah.
    • Membeli buku dan alat tulis.
    • Membeli sepatu sekolah, tas sekolah, dan perlengkapan sekolah lainnya.
    • Uang ongkos ke sekolah.
    • Uang saku siswa.
    • Kursus atau les siswa.
    • Biaya praktik dan keperluan magang/penempatan kerja.

    Sebaran Penerima PIP Kelas Akhir Tahun 2025

    PIP akan dicairkan secara merata untuk lebih dari 2 juta siswa penerima di jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK. Penerima PIP terbagi menurut mereka yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Penerima bantuan Kementerian Sosial (Kemensos) dan siswa yang masuk dalam daftar Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

    Adapun sebaran penerimanya yakni:

    1. SD/SDLB/Paket A

    • Jumlah seluruh penerima: 938.160 siswa
    • Jumlah dana yang tersalurkan: Rp 211.086.000.000
    • Penerima berdasarkanDTKS
      • SD: 632.434 siswa dengan dana Rp 140.272.650.000
      • SDLB: 434 siswa dengan dana Rp 97.650.000
      • Paket A: 2.264 siswa dengan dana Rp 509.400.000
    • Penerima berdasarkan P3KE
      • SD: 310.700 siswa dengan dana Rp 69.907.500
      • SDLB: 329 siswa dengan dana Rp 74.025.000
      • Paket A: 999 siswa dengan dana Rp 224.775.000

    2. SMP/SMPLB/Paket B

    • Jumlah seluruh penerima: 911.625 siswa
    • Jumlah dana yang tersalurkan: Rp 341.859.375.000
    • Penerima berdasarkanDTKS
      • SMP: 654.327 siswa dengan dana Rp 245.372.625.000
      • SMPLB: 2.233 siswa dengan dana Rp 837.375.000
      • Paket B: 6.842 siswa dengan dana Rp 2.565.750.000
    • Penerima berdasarkan P3KE
      • SMP: 244.735 siswa dengan dana Rp 91.782.375.000
      • SMPLB: 783 siswa dengan dana Rp 293.625.000
      • Paket B: 2.687 siswa dengan dana Rp 1.007.625.000

    3. SMA/SMALB/Paket C

    • Jumlah seluruh penerima: 399.260 siswa
    • Jumlah dana yang tersalurkan: Rp 359.334.000.000
    • Penerima berdasarkanDTKS
      • SMA: 343.014 siswa dengan dana Rp 308.712.600.000
      • SMALB: 1.300 siswa dengan dana Rp 1.170.000.000
      • Paket C: 2.264 siswa dengan dana Rp 7.939.800.000
    • Penerima berdasarkan P3KE
      • SMA: 44.554 siswa dengan dana Rp 40.098.600.000
      • SMALB: 137 siswa dengan dana Rp 123.300.000
      • Paket C: 1.433 siswa dengan dana Rp 1.289.700.000

    4. SMK

    • Jumlah seluruh penerima: 442.698 siswa
    • Jumlah dana yang tersalurkan: Rp 398.428.200.000
    • Penerima berdasarkanDTKS
      • SMK: 387.843 dengan dana Rp 349.058.700.000
    • Penerima berdasarkan P3KE
      • SMK: 54.855 siswa dengan dana Rp 49.369.500.000

    Cara Aktivasi Rekening dan Pengambilan Dana PIP

    Dana PIP bisa diambil jika peserta sudah mengaktifkan rekening PIP. Adapun cara mengaktifkannya yakni:

    • Siapkan kartu identitas diri seperti Kartu Keluarga (KK) dan KTP
    • Kunjungi bank penyalur dana PIP yakni BRI dan BSI
    • Ikuti proses aktivasi rekening sesuai tata cara yang ditunjukkan petugas bank
    • Cek saldo rekening untuk memastikan apakah dana PIP sudah masuk setelah rekening diaktifkan.

    Bila dana sudah masuk, peserta bisa menarik dana bantuan PIP dengan cara:

    • Kunjungi teller bank penyalur BSI dan BRI untuk penarikan dana
    • Berikan buku tabungan atau kartu bank debit kepada teller
    • Tunggu proses pengambilan dana
    • Dana juga bisa diambil melalui mesin ATM terdekat tempat tinggal peserta didik
    • Cukup masukkan kartu debit ke mesin ATM dan ikuti petunjuk yang ada di layar.

    Peringatan Penggunaan Dana PIP

    Kemendikdasmen memberikan beberapa catatan tentang penggunaan dana PIP yakni:

    • Dana PIP tidak boleh dipotong oleh pihak manapun. Jika ditemukan ada pemotongan atau penyalahgunaan segera laporkan.
    • Gunakan dana PIP sesuai ketentuan, yaitu untuk menunjang keperluan pendidikan.
    • Dana dapat digunakan untuk buku, seragam, alat tulis, transportasi ke sekolah, tas, sepatu, dan biaya personal lainnya yang mendukung kegiatan belajar.

    Jika ada pelanggaran detikers bisa menghubungi Halo PIP pada nomor 081-244-123-425. Jangan lupa pencairan dimulai pada 10 April, semoga bermanfaat ya!

    (det/nwy)


    Devita Savitri


    Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom sejak 2023. Tertarik dan aktif meliput isu terkait pendidikan dasar dan menengah. Wartawan Terproduktif Kemendikdasmen 2025.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S2 Unhan 2025 Dibuka, Begini Syarat, Jadwal, dan Seleksinya


    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa S2 dibuka Universitas Pertahanan mulai 1 April-31 Mei 2025. Beasiswa pendidikan hingga lulus ini dibuka untuk masyarakat umum dan internasional, personel TNI, anggota Polri, dan PNS.

    Pelamar beasiswa S2 Unhan yang berasal dari kategori umum diutamakan sudah bekerja minimal 2 tahun. Sedangkan pelamar yang merupakan PNS disyaratkan sudah dinas selama minimal 1 tahun dan berpangkat minimal III/b.

    Dikutip dari laman resminya, berikut syarat beasiswa S2 Unhan beserta jadwal dan tahap seleksinya.


    Syarat Beasiswa S2 Unhan 2025

    • Warga negara Indonesia maupun warga negara asing
    • Usia maksimal 45 tahun, khusus peserta TNI/Polri/PNS/BUMN maksimal 50 tahun
    • Lulusan S1/sederajat dari kampus terakreditasi minimal Baik Sekali
    • IPK S1/sederajat minimal 3.00 untuk jurusan sosial/humaniora dan 2.75 untuk jurusan eksakta.
    • Pangkat minimal Lettu bagi pelamar asal TNI, Iptu bagi pelamar asal Polri, dan masa dinas minimal 6 tahun
    • Pangkat minimal golongan III/b dan masa dinas minimal 1 tahun bagi PNS
    • Diutamakan sudah bekerja minimal 2 tahun bagi peserta umum
    • Latar belakang S1 bidang STEM jika hendak melamar prodi keilmuan STEM
    • Khusus S2 Strategi Perang Semesta dapat dilamar peserta dengan pangkat minimal Kolonel bagi personel TNI, Kombes bagi anggota Polri, PNS golongan IV/a, dan jabatan setingkat manajer bagi peserta umum
    • Tidak pernah tersangkut perkara pidana maupun perdata, dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian bagi peserta umum
    • Melampirkan surat persetujuan dari komandan atau kepala satuan bagi peserta asal TNI/Polri/ASN atau dari pimpinan instansi bagi peserta asal BUMN
    • Diutamakan yang belum pernah mendapat beasiswa magister dari pemerintah
    • Sehat jasmani dan rohani

    Syarat Dokumen

    • KTP, atau Kartu Tanda Anggota (KTA) bagi peserta asal TNI/Polri/ASN.
    • Kartu Keluarga (KK).
    • Akte Kelahiran.
    • Kartu BPJS/KIS/Asuransi Kesehatan.
    • Kartu NPWP
    • Pasfoto ukuran 4×6, file maksimal 500KB, dengan ketentuan:
      – TNI/Polri/ASN : Mengenakan pakaian PDH
      – Umum : Mengenakan pakaian kemeja putih dan berdasi hitam.
    • Surat izin atasan bagi peserta dari TNI/POLRI/ASN
    • Surat izin orang tua/wali untuk peserta dari umum.
    • SKCK dengan keterangan mendaftar kuliah di Unhan untuk peserta dari umum.
    • Ijazah dan transkrip nilai S1/sederajat dengan ketentuan:
      – Jika menyertakan fotokopi ijazah dan transkrip nilai, dokumen harus dilegalisasi dengan stempel asli.
      – Jika menyertakan hasil scan warna, gunakan scan ijazah dan transkrip nilai asli.
    • Sertifikat akreditasi perguruan tinggi
    • Esai maksimal 2 halaman tentang prodi yang dipilih, menggunakan huruf arial ukuran 12 spasi 1,5.

    Jika dinyatakan lolos seleksi, peserta akan meneken surat berikut:

    • Surat perjanjian tentang hak dan kewajiban sebagai Mahasiswa Universitas Pertahanan RI.
    • Surat pernyataan:
      – Bersedia menjadi Kader Intelektual Bela Negara.
      – Bersedia mematuhi segala peraturan yang berlaku di Unhan.
      – Bersedia tidak menikah dan tidak hamil selama mengikuti pendidikan.
      – Tidak sedang menerima beasiswa dari instansi lain.

    Prodi Beasiswa S2 Unhan 2025

    Fakultas Strategi Pertahanan

    • Prodi Magister Strategi Perang Semesta (Kelas Internasional)
    • Prodi Magister Peperangan Asimetris
    • Prodi Magister Diplomasi Pertahanan (Kelas Internasional)
    • Prodi Magister Strategi Pertahanan Laut

    Fakultas Manajemen Pertahanan

    • Prodi Magister Manajemen Pertahanan (Kelas Internasional)
    • Prodi Magister Ekonomi Pertahanan
    • Prodi Magister Ketahanan Energi

    Fakultas Keamanan Nasional

    • Prodi Magister Manajemen Bencana
    • Prodi Magister Keamanan Maritim
    • Prodi Magister Damai dan Resolusi Konflik
    • Prodi Magister Hukum Keadaan Darurat
    • Prodi Magister Ketahanan Pangan

    Fakultas Sains dan Teknologi Pertahanan

    • Prodi Magister Industri Pertahanan
    • Prodi Magister Teknologi Penginderaan
    • Prodi Magister Teknologi Persenjataan
    • Prodi Magister Teknologi Daya Gerak
    • Prodi Magister Terapan Rekayasa Pertahanan Siber (Kelas Internasional)

    Seleksi Beasiswa S2 Unhan

    • Seleksi administrasi.
    • Tes Potensi Akademik (TPA).
    • Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI).
    • Pemeriksaan Psikologi (Rikpsi).
    • Pemeriksaan Kesehatan dan Kesehatan Jiwa (Rikkes dan Keswa).
    • Wawancara Akademik dan Mental Ideologi (MI)

    Jadwal Beasiswa S2 Unhan 2025

    • Pendaftaran online: 1 April-31 Mei 2025
    • Verifikasi data administrasi oleh panitia: 18 Mei-3 Juni 2025
    • Sidang akademik dan pengumuman 1-lolos verifikasi: Kamis, 5 Juni 2025
    • Try Out TKBI online: Rabu, 11 Juni 2025
    • Pelaksanaan TKBI online: Kamis, 12 Juni 2025
    • Try Out TPA: Senin, 16 Juni 2025
    • Sidang akademik dan pengumuman 2-lolos TKBI dan TPA: Selasa, 24 Juni 2025
    • Kedatangan peserta tes offline di Unhan Sentul: Rabu, 2 Juli 2025
    • MI Tertulis: Kamis, 3 Juli 2025
    • Rikkes, Wawancara Akademik, dan Wawancara MI: Jumat-Minggu, 4-6 Juli 2025
    • Keswa: Senin, 7 Juli 2025
    • Sidang akademik dan pengumuman 3-lolos MI sampai Rikkes dan Keswa : Rabu, 9 Juli 2025
    • Administrasi (tanda tangan surat pernyataan dan perjanjian, dan perlengkapan lapangan/kaporlap): Kamis-Jumat, 10-11 Juli 2025
    • Pemberangkatan Pendidikan Dasar (Diksar) Bela Negara ke Rindam Gunung Bunder: Sabtu, 12 Juli 2025
    • Pembukaan Diksar Belneg: Senin, 14 Juli 2025
    • Diksar Belneg dan matrikulasi: Senin-Jumat, 14-25 Juli 2025
    • Penutupan Diksar Belneg: Jumat, 25 Juli 2025
    • Kembali ke Kampus Unhan RI Sentul: Jumat, 25 Juli 2025
    • Persiapan Upacara Pembukaan Pendidikan (gladi kotor dan bersih): Rabu-Kamis, 30-31 Juli 2025
    • Pembukaan pendidikan: Jumat, 1 Agustus 2025

    Pendaftaran beasiswa S2 Unhan 2025 dibuka di https://penerimaan.idu.ac.id/. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Beasiswa Kuliah Lumina 2025 buat Siswa Kelas 12, Gap Year, dan Mahasiswa Aktif


    Jakarta

    Yayasan Lumina membuka pendaftaran dua jenis beasiswa kuliah 2025 sampai 8 April 2025. Detikers yang merupakan lulusan gap year, siswa kelas 12, maupun mahasiswa maksimal semester 2 bisa mendaftar.

    Beasiswa yang sedang dibuka yakni Beasiswa Pendidikan Lumina 2025 dan Beasiswa Keguruan Lumina 2025. Khusus beasiswa keguruan diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang hendak mengabdikan diri pada bidang pendidikan. Diharapkan, beasiswa ini mencetak guru berkualitas dan toleran.

    Beasiswa Lumina 2025

    Cakupan beasiswa keguruan meliputi:


    • Uang saku dan pembinaan
    • Tempat tinggal

    Sementara itu, cakupan beasiswa pendidikan meliputi:

    • Tempat tinggal
    • Program pengembangan diri

    Syarat Beasiswa

    • Siswa kelas 12, gap year, atau mahasiswa maksimal semester 2
    • Memiliki semangat belajar tinggi
    • Mau memajukan pendidikan
    • Mahir berbahasa Inggris menjadi nilai plus
    • Terbukti mendaftar SNBP atau SNBT bagi calon mahasiswa
    • Memiliki Nomor Induk Mahasiswa bagi mahasiswa aktif

    Syarat Universitas

    Berikut opsi universitas bagi pendaftar beasiswa pendidikan:

    • Institut Teknologi Bandung
    • IPB University
    • Universitas Padjadjaran
    • Universitas Diponegoro
    • Universitas Indonesia
    • Universitas Gadjah Mada

    Sementara itu, opsi universitas bagi pendaftar beasiswa keguruan yakni:

    • Universitas Syiah Kuala
    • UIN Ar-Raniry
    • Universitas Bina Bangsa Getsempena
    • Universitas Negeri Medan
    • UIN Sumatera Utara
    • Universitas Riau
    • UIN Sultan Syarif Kasim
    • UIN Sultan Gunung Djati
    • Universitas Pendidikan Indonesia Bandung
    • UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
    • Universitas Negeri Jakarta
    • Universitas Negeri Semarang
    • Universitas Negeri Yogyakarta
    • UIN Sunan Kalijaga
    • Universitas Islam Indonesia

    Syarat Berkas

    Pasfoto 3×4

    Hasil scan rapor 3 semester terakhir

    Hasil scan sertifikat atau penghargaan

    Hasil scan sertifikat TOEFL atau IELTS jika ada

    Bukti mendaftar SNBP atau SNBT bagi calon mahasiswa

    Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) bagi mahasiswa aktif

    Jadwal Beasiswa Lumina 2025

    • Pendaftaran: Sampai 8 April 2025
    • Pengumuman lolos seleksi administrasi: 13 April 2025
    • Wawancara: 18-20 April 2025
    • Pengumuman lolos wawancara: 25 April 2025
    • Pembukaan dan pembekalan Camp Online: 27 April 2025
    • Camp Seleksi Online dan SNBT Preparation: 28 April-7 Juni 2025
    • Pengumuman Camp Seleksi: 7 Juni 2025
    • Camp Seleksi Offline: 15-21 Juni 2025

    Pendaftaran beasiswa Lumina 2025 dibuka secara daring di https://bit.ly/DaftarBPL2025 untuk beasiswa pendidikan dan https://bit.ly/DaftarBKL-2025 untuk beasiswa keguruan. Informasi beasiswa ini bisa dipantau di akun Instagram @yayasanlumina.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa KIP Kuliah On Going Tersalurkan 83,5%, Sisanya Diproses Usai Lebaran



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sampaikan pemberitahuan terkait proses penyaluran beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah). Terutama bagi mereka mahasiswa on going semester genap tahun 2025.

    “Beasiswa KIP Kuliah telah disalurkan kepada 83,5% mahasiswa on going semester genap tahun 2025 dengan total anggaran Rp 6,36 triliun,” kata Kemdiktisaintek dalam keterangan postingan Instagram dikutip, Minggu (30/3/2025).

    Untuk bisa mencairkan KIP Kuliah, perguruan tinggi harus mengusulkan nama penerima beasiswa tersebut ke Kemdiktisaintek. Sebanyak 83,5% penerima yang sudah menerima pencairan dana telah diusulkan kampus sebelum 21 Maret 2025.


    Kemdiktisaintek menegaskan perguruan tinggi yang melakukan pengusulan data pencairan setelah 21 Maret 2025 akan diproses setelah libur lebaran mendatang.

    “Selanjutnya pencairan yang diusulkan oleh perguruan tinggi setelah 21 Maret 2025 akan diproses setelah libur nasional hari raya Idul Fitri,” imbuhnya.

    Besaran KIP Kuliah 2025

    KIP Kuliah 2025 memiliki beberapa komponen pembiayaan, seperti:

    1. Biaya Pendidikan

    Biaya pendidikan akan ditransfer langsung ke perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Besaran dananya berdasarkan rataan biaya pendidikan mahasiswa nonKIP Kuliah di masing-masing program studi (prodi) pada tahun akademik berjalan. Adapun perkiraannya yakni:

    • Prodi akreditas Unggul/A dan prodi internasional maksimal Rp 8 juta
    • Prodi kedokteran maksimal Rp 12 juta
    • Prodi dengan akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4 juta
    • Prodi dengan akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2,4 juta.

    2. Bantuan Biaya Hidup (BBH)

    BBH dihitung berdasarkan besaran indeks harga lokal masing-masing wilayah perguruan tinggi dan diberikan dalam 5 klaster. Jumlahnya adalah:

    • Klaster 1: Rp 800 ribu per bulan
    • Klaster 2: Rp 950 ribu per bulan
    • Klaster 3: Rp 1,1 juta per bulan
    • Klaster 4: Rp 1,250 juta per bulan
    • Klaster 5: Rp 1,4 juta per bulan

    BBH akan diberikan satu kali setiap semester atau per enam bulan.

    Cara Melihat Pencairan Dana KIP Kuliah

    Mahasiswa pada dasarnya bisa melihat program pencairan dana KIP Kuliah mereka. Caranya dengan login ke laman KIP Kuliah dengan akun masing-masing peserta. Adapun tahapannya yakni:

    1. Buka https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

    2. Klik Login Siswa

    3. Masukkan data akun KIP Kuliah masing-masing lalu klik Masuk

    4. Pada dashboard, mahasiswa akan memperoleh informasi pencairan dari ditetapkan SK Puslapdik nomor berapa, nomor Surat Perintah Pembayaran (SPP), nomor Surat Perintah Membayar (SPM), nomor Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dan nomor Surat Perintah Penyaluran (SPPn).

    5. Jika sudah sampai tahapan SPPn, dana akan disampaikan kepada bank penyalur dan bisa diterima mahasiswa.

    Dana akan langsung diterima mahasiswa melalui bank penyalur. Jadi, bila sudah ada di tahap 5 jangan ragu untuk cek rekeningmu ya detikers, semoga bermanfaat!

    (det/nwk)


    Devita Savitri


    Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom sejak 2023. Tertarik dan aktif meliput isu terkait pendidikan dasar dan menengah. Wartawan Terproduktif Kemendikdasmen 2025.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa Semesta S1-S2 untuk Mahasiswa IT, Kuliah Gratis Sambil Digaji



    Jakarta

    Beasiswa Semesta kembali dibuka pada tahun ini bagi mahasiswa S1 dan S2 di bidang information technology (IT). Pendaftaran beasiswa masih dibuka hingga 20 Mei 2025.

    Beasiswa Semesta bersifat fully funded. Selain itu, awardee beasiswa berkesempatan lulus langsung kerja di perusahaan edutech Sevima yang mengadakan beasiswa ini.

    Dalam enam tahun terakhir, Beasiswa Semesta telah diikuti oleh 27.000 pendaftar. Di balik antusiasme tersebut, hanya akan ada 10 orang saja yang terpilih.


    Bagi detikers yang berminat, harus benar-benar dalam melakukan pendaftaran. Mengutip laman Sevima, berikut ketentuannya:

    Pilihan Jurusan dan Kampus Tujuan

    Saat mendaftar, pelamar bisa memilih salah satu dari jurusan di kampus-kampus berikut:

    • S1 Teknik Informatika, Binus University
    • S1 Sistem Informasi, Binus University
    • S2 Teknik Informatika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
    • S2 Sistem Informasi, ITS

    Keuntungan Memperoleh Beasiswa Semesta

    • Pembiayaan pendidikan (fully funded)
    • Kesempatan bekerja di kantor Sevima
    • Gaji bulanan dan tunjangan kerja
    • Dapat mentoring langsung dari profesional IT
    • Pengalaman kerja nyata sambil kuliah

    Syarat Daftar Beasiswa Semesta 2025

    • Bagi pendaftar beasiswa S1 adalah lulusan atau alumni SMA/SMK/sederajat
    • Bagi pendaftar beasiswa S2 adalah lulusan atau alumni D4/S1 di bidang IT (fresh graduate, masih yudisium maupun sudah berpengalaman kerja)
    • Mempunyai keahlian di bidang IT dibuktikan dengan portofolio project, link Github atau bukti file lain
    • Siap bekerja dan berkuliah di daerah Surabaya, Jawa Timur secara work from office (WFC)

    Cara Daftar Beasiswa Semesta 2025

    1. Buka laman resmi pendaftaran beasiswa di https://maukuliah.id/beasiswa-semesta
    2. Klik “Daftar Beasiswa” dan pilih “Buat Akun”
    3. Isi formulir pendaftaran secara lengkap
    4. Pilih jurusan, jenjang pendidikan, dan kampus yang ingin dituju
    5. Ikuti tes psikotes dan tes akademik (computer based test) secara online
    6. Pelamar yang lolos akan memperoleh undangan mengikuti hackathon dan wawancara secara offline di Surabaya

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa Semesta 2025

    • Pendaftaran: hingga 20 Mei 2025
    • Tes online: hingga 20 Mei 2025
    • Hackayho: 30 Juni 2025
    • Wawancara online: 30 Juni 2025
    • Pengumuman penerima beasiswa: 28 Oktober 2025

    Bagaimana detikers, tertarik daftar beasiswa ini? Yuk coba!

    (cyu/faz)


    Cicin Yulianti


    Jurnalis detikcom. Lulusan Jurnalistik Unpad, di detikcom sejak 2022. Spesialis menulis topik pendidikan, kampus, sekolah, beasiswa, riset, dan kehidupan pelajar/mahasiswa.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa LPDP S2-S3 ke University of Dundee Skotlandia, Cek Bidang Studi yang Dibuka!


    Jakarta

    Beasiswa kemitraan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan University of Dundee Skotlandia 2025 buka pendaftaran. Seleksi dilakukan melalui laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/ hingga 5 Mei 2025.

    Bantuan pendidikan secara penuh ini diberikan untuk program master (S2) dan doktor (S3). Awardee beasiswa nantinya akan mendapat dana pendidikan yang mencakup biaya kuliah hingga publikasi jurnal internasional, serta dana pendukung, termasuk biaya hidup bulanan.

    Ketika mendaftar, awardee juga diharuskan membuat komitmen untuk kembali ke Indonesia. Berminat untuk mendaftar?


    Dikutip dari laman resmi LPDP, Rabu (16/4/2025), berikut informasi pendaftaran Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia yang perlu kamu ketahui.

    Syarat Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia 2025

    1. Warga Negara Indonesia (WNI) termasuk CPNS/PNS/TNI/Polri
    2. Beasiswa hanya untuk program S2 dan S3 di University of Dundee Skotlandia
    3. Pendaftar wajib melakukan seleksi di University of Dundee, dibuktikan dengan dokumen bukti pendaftaran
    4. Telah menyelesaikan studi:
      • Program D4 atau S1 untuk beasiswa master
      • Program S2, dokter spesialis, atau dokter subspesialis untuk beasiswa doktor
    5. Pendaftar yang sudah menyelesaikan S2 tidak diizinkan mendaftar pada program magister dan pendaftar yang telah menyelesaikan studi S3 tidak diizinkan mendaftar pada program doktor
    6. Pendaftar S3 diwajibkan melampirkan surat kesediaan menjadi promotor dan/atau co-promotor jika pendaftar telah mendapatkan persetujuan promotor dan/atau co-promotor
    7. Bagi pendaftaran lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan hasil konversi IPK dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
    8. Pendaftar yang sedang menempuh studi diperbolehkan mendaftar dengan ketentuan tambahan
    9. Pendaftar yang pernah menempuh studi tapi tidak selesai dapat mendaftar dengan bukti surat pemberhentian/sejenisnya sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut
    10. Melampirkan surat rekomendasi yang diterbitkan paling lama 1 tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran
    11. Pendaftar CPNS/PNS wajib melampirkan surat rekomendasi sekurang-kurangnya ditandatangani oleh pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM
    12. Lulusan sekolah kedinasan yang belum diangkat CPNS diperbolehkan mendaftar
    13. Pendaftar PNS dengan jabatan fungsional sebagai peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik harus mengunggah Surat Keputusan (SK) Jabatan Terakhir atau SK Kenaikan Pangkat Terakhir atau sejenisnya
    14. Bagi pendaftar berstatus TNI wajib melampirkan surat usulan yang ditujukan kepada LPDP, sekurang-kurangnya ditandatangani oleh pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU
    15. Pendaftar berstatus anggota Polri wajib melampirkan surat usulan yang ditandatangani oleh pejabat yang membidangan pembinaan SDM pada Mabes Polri
    16. Memilih perguruan tinggi tujuan dan prodi sesuai ketentuan LPDP
    17. Diperuntukkan bagi kelas reguler
    18. Memenuhi batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yakni:
      • Pendaftar dari masyarakat umum paling tinggi berusia 35 tahun untuk jenjang S2 dan paling tinggi 40 tahun untuk jenjang S3
      • Pendaftar CPNS/PNS berusia paling tinggi 37 tahun untuk S2 dan 42 tahun untuk S3
      • Pendaftar PNS jabatan fungsional peneliti/perekayasa/medis/paramedis berusia paling tinggi 42 tahun untuk S2 dan 47 tahun untuk S3
      • Pendaftar dosen tetap yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional berusia paling tinggi 42 tahun untuk S2 dan 48 tahun untuk S3
      • Pendaftar prajurit TNI/Polri berusia paling rendah 40 tahun untuk S2 dan 45 tahun untuk S3
    19. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan:
      • Pendaftar jenjang S2 wajib memiliki IPK sekurang-kurangnya 3,00 pada skala 4,00
      • Pendaftar jenjang S3 wajib memiliki IPK sekurang-kurangnya 3,25 pada skala 4,00
      • Khusus pendaftar jenjang S3 dari program S2 tanpa IPK wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal
      • Bagi pendaftar lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai dokter sebagai bukti pemenuhan syarat IPK
    20. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku paling lambat 2 tahun terakhir
    21. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran LPDP
    22. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan pada aplikasi pendaftaran
    23. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pascastudi, dan rencana kontribusi di Indonesia
    24. Menulis proposal penelitian bagi pendaftar S3
    25. Jika pendaftar memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi maka diminta untuk diisi pada aplikasi pendaftaran.

    Prodi Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia 2025

    1. S2 Life Science: Biomedical and Molecular Sciences with Entrepreneurship

    Mahasiswa S2 Biomedical and Molecular Sciences with Entrepreneurship atau Ilmu Biomedis dan Molekuler dengan Kewirausahaan akan mempelajari dasar-dasar pengetahuan dan keterampilan bidang medis serta kewirausahaan.

    Lulusannya diharapkan bisa menjadi sosok yang ahli dalam bidang bioteknologi dan farmasi dengan kemampuan wirausaha.

    2. S2 Energy, Petroleum, Mineral Law and Policy

    Studi S2 pada bidang Kebijakan Energi, Perminyakan dan Mineral akan mempelajari hukum dalam sengketa energi internasional, bisnis dan manajemen sumber daya alam, studi energi internasional, hingga masalah keberlanjutan.

    3. S3 Energy, Petroleum, Mineral Law and Policy

    Sama seperti S2, program S3 juga memuat berbagai hal tentang bidang kebijakan energi, perminyakan, dan mineral. Gelar yang akan didapatkan adalah PhD.

    Cara Daftar Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia 2025

    1. Mendaftar pada University of Dundee

    • Pendaftar diharuskan melakukan seleksi di University of Dundee pada program S2 dan S3 yang akan dituju
    • Program studi yang dipilih harus sesuai dengan daftar sebagaimana terlampir
    • Pihak University of Dundee akan memberikan LoA bagi yang memenuhi syarat

    2. Mendaftar Seleksi Beasiswa LPDP

    • Mendaftar secara daring pada situs Pendaftaran Beasiswa LPDP pada tautan https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
    • Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran
    • Mengunggah bukti sedang atau telah melakukan proses pendaftaran pada University of Dundee yang mencantumkan identitas pendaftar
    • Pastikan melakukan submit tepat waktu pada aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi

    Jadwal Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia 2025

    • Pendaftaran: hingga 5 Mei 2025
    • Seleksi administrasi: 6-15 Mei 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi sementara: 16 Mei 2025
    • Pengajuan sanggah: 17-19 Mei 2025
    • Pengumuman hasil sanggah dan hasil seleksi administrasi final: 27 Mei 2025
    • Seleksi substansi: 3-6 Juni 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 19 Juni 2025
    • Periode perkuliahan: September 2025

    Demikianlah informasi tentag pendaftaran Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia 2025. Cek informasi lebih lengkap tentang beasiswa ini melalui tautan KLIK DI SINI.

    Tunggu apalagi, yuk segera penuhi syarat dan lakukan pendaftaran di laman LPDP. Semoga berhasil detikers!

    (det/twu)


    Devita Savitri


    Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom sejak 2023. Tertarik dan aktif meliput isu terkait pendidikan dasar dan menengah. Wartawan Terproduktif Kemendikdasmen 2025.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S2 LPDP ke Australia Masih Dibuka hingga 5 Mei 2025, Cek Syaratnya


    Jakarta

    Beasiswa LPDP ke kampus-kampus Australia masih dibuka pendaftarannya hingga 5 Mei 2025 mendatang. Bagi kamu yang ingin kuliah di Australia bisa cek syaratnya di bawah ini.

    Beasiswa yang dimaksud yakni program pendanaan bersama antara LPDP dan Australia Awards Scholarships (AAS). Beasiswa LPDP-AAS 2025 ini memberi kesempatan studi program master (S2) pada 22 perguruan tinggi di Australia.

    Program ini terbuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI), termasuk CPNS/PNS. Namun, tidak dibuka untuk TNI/POLRI.


    Skema Beasiswa LPDP-AAS 2025

    1. Ditujukan untuk studi jenjang master satu gelar (single degree) dengan masa studi selama 24 (dua puluh empat) bulan.

    2. Program studi mencakup bidang blue economy, green/renewable economy, dan digital/information technology sesuai daftar perguruan tinggi dan bidang.

    3. Pendaftar beasiswa mengikuti proses pendaftaran dan seleksi beasiswa pada aplikasi pendaftaran LPDP. Selanjutnya, pendaftar Beasiswa LPDP-AAS akan didaftarkan oleh Tim AAI pada perguruan Tinggi tujuan studi pada saat telah dinyatakan lulus seleksi.

    4. Pendaftar tidak disyaratkan mengunggah dokumen LoA unconditional dari perguruan tinggi tujuan, dan dapat memilih 3 (tiga) universitas/prodi tujuan studi.

    Cakupan Bantuan Dana

    1. Dana pendidikan: Tuition fee, dana pendaftaran, dana tunjangan buku, dana penelitian tesis, dana seminar internasional (di supplementary academic support), dan dana publikasi jurnal internasional.

    2. Dana pendukung: Dana transportasi, dana aplikasi visa, dana asuransi, kesehatan, dana kedatangan, dana hidup bulanan, dana lomba internasional, dan dana keadaaan darurat (jika diperlukan.

    3. Dana tambahan (sepanjang memenuhi kriteria): Pre-course departure training, dana dukung disabilitas, introductory academic program, medical check-up saat pembuatan visa, dan supplementary academic support, dan reunion airfare.

    Persyaratan Beasiswa LPDP-AAS 2025

    1. Warga Negara Indonesia.

    2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1).

    3. Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister.

    4. Memilih perguruan tinggi tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.

    5. Beasiswa hanya untuk program master pada program studi bidang blue economy, green/renewable energy, dan digital/ information technology sesuai daftar perguruan tinggi dan bidang studi yang ditentukan LPDP.

    6. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar yaitu paling tinggi berusia 42 tahun pada 31 Desember di tahun pendaftaran.

    7. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan (tidak lulus) pada aplikasi pendaftaran. Profil diri ditulis dalam bahasa Inggris.

    8. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia. Essay ditulis dalam bahasa Inggris.

    9. Mengunggah dokumen indeks prestasi kumulatif (IPK) dengan ketentuan indeks prestasi kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya (diploma empat/D4 atau sarjana/S1) sekurang-kurangnya 3,00 pada skala 4,00 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.

    10. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang berlaku paling lambat pada 2 (dua) tahun terakhir, terhitung sampai dengan tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran berjalan (3 Juni 2025). Sertifikat diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan memiliki skor minimal kemampuan bahasa Inggris:

    – PTE Academic 58 (tanpa skor keterampilan komunikasi kurang dari 50),

    – TOEFL iBT® 84 (dengan minimal 21 di semua sub-tes), atau

    – IELTS™ 6,5 (tanpa band kurang dari 6,0).

    Untuk syaratnya selengkapnya bisa cek DI SINI.

    Cara Mendaftar Beasiswa LPDP-AAS 2025

    – Mendaftar secara online pada situs Pendaftaran Beasiswa LPDP: https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.

    – Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran.

    – Pastikan melakukan submit tepat waktu pada aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.

    – Pengisian profil diri, sssay, dan surat rekomendasi pada aplikasi ditulis dalam bahasa Inggris.

    Proses seleksi beasiswa LPDP-AAS 2025, sebagai berikut:

    – Pendaftaran seleksi: 18 Februari-5 Mei 2025

    – Seleksi administrasi: 6-22 Mei 2025

    – Pengumuman hasil seleksi administrasi: 23 Mei 2025

    – Seleksi substansi I (proses shortlisted peserta wawancara): 4-16 Juni 2025

    – Pengumuman shortlisted peserta seleksi substansi I: 17 Juni 2025

    – Seleksi substansi II (pelaksanaan wawancara): 1- 4 Juli 2025

    – Pengumuman hasil seleksi substansi II: 18 Juli 2025

    – Periode perkuliahan: Januari 2026

    Itulah informasi mengenai beasiswa LPDP-AAS 2025. Bagi detikers yang ingin mendaftar, semoga beruntung, ya!

    (faz/nah)



    Sumber : www.detik.com