Tag: indonesia

  • 5 Beasiswa ke Australia, Siap-siap Kuota Mahasiswa Ditambah!


    Jakarta

    Detikers berminat kuliah dengan beasiswa ke Australia? Kabar baik, Pemerintah Australia akan menambah jumlah penerimaan mahasiswa internasional di Australia tahun depan.

    Kuota mahasiswa internasional akan naik 9 persen menjadi 295.000 orang pada 2026. Sekitar dua pertiga mahasiswa akan dialokasikan untuk perguruan tinggi, sedangkan sepertiga lainnya untuk pelatihan dan sektor vokasi.

    Lebih lanjut, universitas di Australia mulai tahun depan juga wajib menyediakan akomodasi mahasiswa tambahan. Kebijakan ini bertujuan agar mahasiswa Australia maupun internasional dapat menghuni tempat tinggal yang aman dan terjamin.


    Berdasarkan catatan Kedubes Australia, rekor sebanyak 24.000 mahasiswa asal Indonesia belajar di negara kanguru pada 2025.

    “Kami menantikan untuk menyambut lebih banyak warga Indonesia belajar di Australia. Mahasiswa Indonesia menambah nilai bagi kampus-kampus kami dan membantu memperkuat hubungan antara kedua negara kita,” kata Duta Besar Australia Rod Brazier dalam laman Kedutaan Besar Australia di Indonesia, Jumat (8/8/2025).

    Sebagai bagian dari kebijakan ini, universitas negeri di Australia akan dibolehkan mengajukan permohonan untuk menambah alokasi mahasiswa internasional masing-masing pada 2026, khususnya untuk meningkatkan hubungan dengan Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lain. Caranya baik melalui penawaran pendidikan, kemitraan, kampus cabang, keterlibatan alumni, dan pemberian beasiswa.

    Sementara itu berdasarkan laman resmi Study Australia, saat ini, beasiswa pendidikan tinggi, hibah, dan bantuan keuangan untuk studi dan riset di negara kanguru ini antara lain disediakan oleh Pemerintah Australia, penyedia layanan pendidikan, organisasi publik, maupun institusi swasta.

    Sejumlah program bahkan merupakan beasiswa penuh, yang meliputi tiket pesawat PP, uang kuliah, biaya hidup, dan lain sebagainya. Jelang peningkatan kuota mahasiswa asal Indonesia dan Asia Tenggara di Australia, yuk, cek beberapa program beasiswa yang bisa dilamar di bawah ini!

    Beasiswa ke Australia

    1. Australia Awards Scholarships – Beasiswa AAS

    Berdasarkan penerimaan 2025, berikut syarat dan jadwal beasiswa tanpa syarat usia jenjang S2 dan S3 dari Pemerintah Australia ini:

    Syarat Beasiswa AAS

    • IPK pelamar S2: 3,0 untuk pegawai Pemerintah Indonesia/umum, 2,75 untuk kelompok sasaran ekuitas; harus sesuai dengan program prioritas
    • IPK pelamar S3: 2,9 untuk pegawai Pemerintah Indonesia/umum, 2,75 untuk kelompok sasaran ekuitas; harus sesuai dengan program prioritas

    Dokumen Beasiswa AAS

    • Ijazah sekolah menengah atau perguruan tinggi
    • Transkrip nilai sekolah menengah atau perguruan tinggi
    • Akta kelahiran
    • KTP
    • Riwayat hidup
    • Tes bahasa Inggris
    • Academic referee
    • Deklarasi badan nominasi
    • Surat keputusan pengangkatan PNS
    • Hasil IELTS, TOEFL, atau PTE
    • Laporan peninjauan akademis

    Jadwal Beasiswa AAS

    • Pendaftaran: Februari-April
    • Pengumuman hasil seleksi dan kandidat wawancara: Juni
    • Wawancara & tes IELTS: Juli
    • Pengumuman hasil akhir: Agustus

    Komponen Beasiswa AAS

    • Biaya kuliah penuh
    • Tiket pesawat PP
    • Tunjangan kedatangan
    • Biaya hidup
    • Program akademik pengantar, meliputi info kehidupan dan studi di Australia
    • Asuransi kesehatan mahasiswa luar negeri
    • Biaya les bahasa Inggris
    • Dukungan akademis tambahan jika perlu
    • Tiket pesawat kerja lapangan untuk program riset atau program kuliah yang memiliki komponen penelitian

    2. Australia for ASEAN Scholarship – Beasiswa Aus4ASEAN

    Berdasarkan penerimaan 2025, bidang studi prioritas beasiswa ini meliputi maritim, konektivitas, ekonomi, kerja sama pembangunan berkelanjutan. Pendaftar beasiswa AAS juga akan dipertimbangkan untuk menerima beasiswa Aus4ASEAN.

    Beasiswa ini dibuka untuk jenjang S2, baik program Master by coursework maupun Master by research. Penerima beasiswa juga akan berpartisipasi pada program ASEAN Emerging Leaders Program yang meliputi kesempatan belajar, berjejaring, dan mengembangkan diri.

    Beasiswa ini diutamakan bagi calon mahasiswa yang sudah mendaftar ke kampus yang turut mendanai program ini bersama Pemerintah Australia. Berikut daftar kampusnya:

    • Australian National University
    • Bond University
    • Deakin University
    • Griffith University
    • Monash University
    • Queensland University of Technology
    • RMIT University
    • Swinburne University of Technology
    • University of Adelaide
    • University of Melbourne
    • University of New South Wales
    • University of Queensland
    • University of Southern Queensland
    • University of Sydney
    • University of Tasmania

    Berdasarkan informasi beasiswa dari University of Southern Queensland (UniSQ), periode pendaftaran beasiswa Aus4ASEAN pada 2024 lalu berlangsung pada 13 Maret-30 April. Komponen beasiswanya meliputi:

    • Tiket pesawat PP
    • Tunjangan kedatangan
    • Uang kuliah penuh
    • Bantuan biaya hidup
    • Program pengenalan akademis
    • Asuransi mahasiswa
    • Dukungan akademis tambahan
    • Tunjangan lapangan untuk mahasiswa riset dan mahasiswa program Master by research
    • Mengikuti the Indo-Pacific Emerging Leaders Program.

    Sementara itu, syarat mendaftar di UniSQ dengan beasiswa Aus4ASEAN yaitu:

    • Skor bahasa Inggris minimal IELTS 6.5
    • Merampungkan kuliah 3 tahun di kampus Australia atau yang setara, dengan opsi:
      – IPK 5 dari 7 atau yang setara, pada bidang yang relevan
      – Merampungkan kuliah jenjang Master program coursework dengan IPK 5 dari 7 atau yang setara, pada bidang yang relevan
    • Penerimaan bergantung pada ketersediaan dan rekomendasi dari supervisor UniSQ.

    3. Beasiswa Short Courses

    Beasiswa pelatihan ini disediakan sebagai bagian Australia Awards in Indonesia. Kursus 2 pekan ini digelar di Australia dan 1-2 lokakarya di Indonesia. Berikut sejumlah contoh kursus yang dibuka:

    • At The Forefront of Film: Screenwriting and Directing, Griffith University, 2024
    • Momen-led MSMEs – Ready to Export, RMIT, 2024
    • Sustainable Finance in Indonesia: Transforming Challenges into Opportunities, University of Technology Sydney, 2024
    • Strengthening the Higher Education Systems in Indonesia, Australian National University, 2025
    • Advancing Indonesia’s Sports Industry: Opportunities and Strategies for Growth, Melbourne Business School, 2025

    Penerima beasiswa Short Course AAI akan mendapat:

    • Lokakarya di Indonesia, sebelum dan sesudah kursus, beserta tiket PP ke lokasi lokakarya di Indonesia
    • Biaya akomodasi
    • Uang saku di Australia dan Indonesia
    • Biaya pendidikan
    • Tiket PP ke lokasi kursus di Australia
    • Visa dan asuransi kesehatan Australia selama durasi short course.

    Jadwal pendaftaran short course Australia Awards in Indonesia berbeda-beda. Pantau berkala infonya di https://www.australiaawardsindonesia.org/.

    4. Beasiswa Research Training Program (RTP)

    Pemerintah Australia juga mendanai beasiswa RTP, yang terdiri dari program gelar research doctorate dan research masters. Sedangkan pendaftarannya dibuka di universitas tujuan masing-masing.

    Pendanaan RTP bersifat fleksibel. Pelajar dapat ditawarkan beasiswa dengan salah satu atau beberapa dari komponen berikut:

    • Pengurangan biaya kuliah
    • Tunjangan hidup
    • Tunjangan terkait biaya tambahan studi

    Sebagai contoh, beasiswa RTP di The University of Sydney terdiri dari RTP Stipend Scholarship dan RTP Fee Offset. Jenis yang pertama dibuka untuk mahasiswa domestik dan internasional, meliputi biaya hidup AUD 41.735 per tahun atau Rp per tahun, tunjangan relokasi, dan tunjangan tesis.

    Sedangkan RTP Fee Offset dibuka untuk mahasiswa internasional. Penerima RTP jenis pertama otomatis juga mendapat beasiswa jenis kedua ini. Komponen beasiswanya meliputi uang kuliah 100 persen hingga 14 periode riset dan asuransi kesehatan mahasiswa luar negeri.

    Jadwal pendaftaran beasiswa RTP di kampus ini terdiri dari beberapa periode riset. Cek infonya dengan klik di SINI.

    5. Beasiswa Kampus Australia Lainnya

    Beasiswa yang disediakan kampus-kampus Australia dapat dicari tahu melalui laman https://search.studyaustralia.gov.au/. Cek jenjang studi, komponen beasiswa, jadwal, dan kriteria penerima beasiswa yang dicari kampus Australia tujuan melalui laman ini.

    Nah, itu dia beberapa jenis beasiswa ke Australia yang bisa dicoba. Yuk, persiapkan diri!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Santri BAZNAS 2025 Dibuka, Plus Pembinaan Masuk Kuliah


    Jakarta

    Beasiswa Santri BAZNAS 2025 dibuka Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mulai 27 Agustus 2025. Periode pendaftaran berlangsung hingga 9 September mendatang.

    Beasiswa Santri BAZNAS adalah beasiswa persiapan masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi favorit. Beasiswa pendidikan ini menyasar santri aktif berprestasi dan/atau dari kalangan dhuafa dan tercatat sedang menjalani pendidikan formal kelas 12 MA/sederajat, seperti dikutip dari laman resmi Baznas.

    Penerima Beasiswa Santri BAZNAS 2025 ini akan memperoleh dana beasiswa Rp 4 juta dan kegiatan pembinaan. Dana beasiswa disalurkan kepada pesantren masing-masing untuk dikelola pesantren. Sebanyak 10.000 penerima beasiswa ditargetkan pada program tahun ini.


    Syarat Beasiswa Santri BAZNAS 2025

    • Santri Warga Negara Indonesia
    • Berasal dari pesantren yang sudah terdaftar di Kementerian Agama (Kemenag), dibuktikan dengan Nomor Statistik Pesantren (NSP)
    • Merupakan siswa aktif kelas 12 MA/sederajat di sekolah formal, dibuktika dengan surat keterangan aktif
    • Memiliki akhlak terpuji, layak mengikuti seleksi program Beasiswa Santri BAZNAS, dan direkomendasikan oleh pimpinan pesantren
    • Memiliki wawasan dan komitmen implementasi nilai-nilai keislaman
    • Memiliki prestasi akademik dan nonakademik, dengan melampirkan rata-rata nilai rapor, sertifikat, atau piagam penghargaan
    • Merupakan santri berprestasi dari keluarga dhuafa, tetapi santri umum yang berkeinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan ke PTN/perguruan tinggi favorit boleh diajukan dalam pendaftaran
    • Santri sudah mendapatkan izin dan persetujuan dari orang tua/wali untuk melanjutkan pendidikan ke PTN/perguruan tinggi favorit
    • Santri tidak terikat kewajiban pengabdian di pesantren setelah lulus dari tingkat MA/sederajat
    • Santri bersedia mengikuti seluruh rangkaian program Beasiswa Santri BAZNAS 2025
    • Jika lulus sebagai peserta beasiswa, santri tidak boleh menerima beasiswa lain yang serupa

    Pesantren Prioritas

    Setiap pondok pesantren dapat mengajukan maksimal 30 santri untuk mengikuti program beasiswa ini. Berikut prioritasnya:

    1. Pondok pesantren yang sudah pernah melaksanakan beasiswa ini pada 2022, 2023, atau 2024, dengan tingkat kelulusan di PTN/PTKIN lebih dari 50 persen: kuota maksimal 30 santri untuk beasiswa 2025

    2. Pondok pesantren yang sudah pernah melaksanakan beasiswa ini pada 2022, 2023, atau 2024, dengan tingkat kelulusan di PTN/PTKIN kurang dari 50 persen: kuota maksimal 20 santri untuk beasiswa 2025

    3. Pondok pesantren calon penerima manfaat baru: dapat mengajukan kuota 20 santri pada periode tahun pertama.

    Jadwal Beasiswa Santri BAZNAS 2025

    • Pendaftaran beasiswa: 27 Agustus-9 September 2025
    • Seleksi tahap 1-administrasi: 10-19 September 2025
    • Seleksi tahap 2-substansi: 22-30 September 2025
    • Pengajuan SK kelulusan : 1-9 Oktober 2025
    • Pengumuman SK kelulusan : 10 Oktober 2025
    • Daftar ulang dan penandatanganan akad SPTJM : 11-15 Oktober 2025
    • Pencairan beasiswa : 20-21 Oktober 2025
    • Temu perdana : 22 Oktober 2025

    Pendaftaran dilakukan melalui proposal masing-masing pesantren. Cek informasi Beasiswa Santri BAZNAS 2025 selengkapnya di http://bazn.as/panduanBSB2025 dan laman resminya, klik DI SINI.

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Penuh di KAUST Arab Saudi, Ada Tunjangan Bulanan Capai Rp 35 Juta



    Jakarta

    King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) kembali membuka peluang bagi mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia, untuk mengejar gelar Master (S2) dan Doktoral (S3) melalui program beasiswa penuh KAUST Fellowship untuk tahun ajaran 2026.

    KAUST adalah universitas pascasarjana berbasis riset yang berlokasi di kawasan Thuwal, Provinsi Makkah, Arab Saudi, sekitar 90 km utara kota Jeddah. Didirikan pada tahun 2009 atas prakarsa Raja Abdullah bin Abdulaziz dengan fasilitas riset mutakhir dan pendekatan pendidikan berstandar internasional. Pendiriannya ditujukan sebagai pusat keunggulan global dalam sains dan teknologi.

    Kampus ini juga dikenal sebagai institusi pendidikan yang memiliki dana abadi terbesar di dunia dengan nilai sekitar USD 23,5 miliar. Kampus seluas lebih dari 36 kilometer persegi ini terletak di pesisir Laut Merah, mencakup suaka laut, museum, dan fasilitas penelitian kelas dunia.


    KAUST juga menjadi universitas pertama di Arab Saudi yang menerapkan sistem kampus campuran. Lingkungan akademik yang inklusif, dengan lebih dari 50% mahasiswanya berasal dari luar Arab Saudi, termasuk Eropa, Amerika, India, Filipina, dan China. Universitas ini tidak mensyaratkan kemampuan bahasa Arab, sehingga mahasiswa dapat fokus pada pengembangan bahasa Inggris.

    Mahasiswa KAUST umumnya tinggal di kawasan The Harbor, dengan unit hunian yang menyediakan kamar tidur pribadi serta ruang bersama dan dapur yang dapat digunakan bersama penghuni lain. Selain itu, KAUST juga menyediakan akomodasi keluarga bagi mahasiswa yang menikah atau membawa anak untuk tinggal bersama di lingkungan kampus.

    Beasiswa KAUST (KAUST Fellowship)

    Program KAUST Fellowship merupakan skema beasiswa penuh. Skema ini dirancang untuk memastikan mahasiswa dapat berkonsentrasi pada studi dan penelitian tanpa terbebani biaya kuliah maupun kebutuhan hidup sehari-hari. Semua mahasiswa yang diterima di KAUST otomatis memperoleh beasiswa ini, sehingga mereka tidak perlu khawatir mengenai pembiayaan pendidikan.

    Cakupan KAUST Fellowship mencakup:

    1. Biaya kuliah dan bench fee hingga USD 35.000 (Rp 560 juta) per tahun.

    2. Tunjangan hidup bulanan, sekitar USD 20.000 (Rp 320 juta) per tahun untuk mahasiswa S2, serta USD 25.000-30.000 (sekitar Rp 400 juta) per tahun bagi mahasiswa S3, menyesuaikan kualifikasi dan kemajuan akademik.

    3. Hunian di kampus senilai USD 7.000 (Rp 120 juta) per tahun, termasuk fasilitas listrik dan internet.

    4. Asuransi kesehatan dengan nilai pertanggungan USD 1.450 per tahun.

    5. Dukungan relokasi, meliputi pengurusan visa, biaya perjalanan, dan pemindahan tempat tinggal.

    Jika ditotal, nilai beasiswa ini mencapai USD 70.000-80.000 per tahun sehingga menjadi salah satu program pendanaan pendidikan pascasarjana paling komprehensif di dunia. Biaya akomodasi dan asuransi dapat meningkat bagi mahasiswa yang membawa pasangan atau keluarga. Sementara itu, bantuan relokasi hanya berlaku untuk keberangkatan awal ke KAUST dan kepulangan setelah lulus.

    Mahasiswa yang mendapat sponsor penuh dari universitas lain, perusahaan, atau lembaga pendanaan eksternal tidak akan menerima KAUST Fellowship secara bersamaan jika diterima di KAUST.

    Syarat Minimum Penerimaan Mahasiswa di KAUST

    KAUST menetapkan sejumlah persyaratan akademik dan bahasa bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi magister maupun doktoral.

    Persyaratan umum meliputi:

    1. Gelar sarjana pada bidang relevan dari perguruan tinggi terakreditasi untuk pendaftaran program magister.

    2. Gelar magister pada bidang relevan dari perguruan tinggi terakreditasi untuk pendaftaran program doktoral. KAUST tidak menyetarakan gelar Professional Master dengan gelar magister akademik; karenanya, pemohon dengan latar belakang ini wajib mencantumkan detail tersebut pada aplikasi.

    3. Usia minimal 18 tahun pada saat mulai studi. Untuk program magister, pelamar harus berusia tidak lebih dari 30 tahun, sementara untuk program doktoral usia maksimal yang diperbolehkan adalah 35 tahun.

    4. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) kompetitif. Umumnya, 90 persen mahasiswa yang diterima memiliki IPK di atas 3,3 dan 75 persen di atas 3,5 (skala 4,0). Batas minimum IPK yang diterima adalah 3,0.

    5. Bukti kemampuan bahasa Inggris. KAUST hanya menerima hasil tes resmi berikut:

    * IELTS: skor minimal 6,5 dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 5,5.

    * TOEFL iBT: skor keseluruhan minimal 81, dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 17. Kode penerimaan KAUST: 4107.

    * Pearson Test of English (PTE) Academic: skor minimal 62, dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 59.

    * Cambridge English: Advanced (CAE): skor minimal 176, dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 169.

    * Cambridge English: Linguaskill: skor minimal 176, dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 169.

    Seluruh skor tes bahasa Inggris hanya berlaku selama dua tahun sejak tanggal ujian.

    Program Studi di KAUST

    KAUST menawarkan program Magister (MS) dan Doktoral (PhD) di 17 disiplin ilmu STEM.

    1. Applied Mathematics and Computational Science
    2. Applied Physics
    3. Bioengineering
    4. Bioscience
    5. Chemical Engineering
    6. Chemistry
    7. Computer Science
    8. Earth Science and Engineering
    9. Electrical and Computer Engineering
    10. Energy Resources and Petroleum Engineering
    11. Environmental Science and Engineering
    12. Marine Science
    13. Material Science and Engineering
    14. Mechanical Engineering
    15. Plant Science
    16. Statistics
    17. Technology Innovation and Entrepreneurship

    Jadwal Penerimaan KAUST

    * PhD: tersedia untuk periode masuk musim semi (Spring) dan musim gugur (Fall).

    * MS: hanya ditawarkan untuk periode masuk musim gugur (Fall).

    * Sebagian besar prodi juga menyediakan jalur terpadu MS/PhD, dengan syarat masuk yang bervariasi sesuai ketentuan tiap program.

    Periode masuk musim gugur (Fall) 2026 untuk MS, MS/PhD, dan PhD:

    • Pembukaan pendaftaran: 15 Agustus 2025
    • Penutupan pendaftaran gelombang pertama: 1 Oktober 2025
    • Penutupan pendaftaran gelombang kedua: 17 Januari 2026
    • Awal perkuliahan semester Fall: 30 Agustus 2026

    Periode masuk musim semi (Spring) 2026 untuk MS/PhD dan PhD:

    • Pembukaan pendaftaran: 15 Agustus 2025
    • Penutupan pendaftaran (Gelombang 1): 1 Oktober 2025
    • Awal perkuliahan semester Spring: 25 Januari 2026

    (pal/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Rotary Yoneyama 2026, Kuliah di Jepang Jenjang S1-S3


    Jakarta

    Beasiswa Rotary Yoneyama Luar Negeri 2026 akan membuka pendaftaran mulai 1-31 Oktober 2025 mendatang. Jelang masa pendaftaran, peminat beasiswa bisa menyiapkan dokumen persyaratan yang dibutuhkan.

    Beasiswa S1-S3 di Jepang ini digelar oleh Rotary Yoneyama Memorial Foundation. Calon pendaftar tidak dibatasi dalam memilih bidang studi yang akan ditekuni di kampus mana saja di Jepang, seperti dijelaskan dalam panduan resminya.


    Beasiswa Rotary Yoneyama 2026

    Beasiswa ini meliputi:

    1. Dana:

    – Jenjang S1: 100.000 yen (Rp 11,1 juta) per bulan

    – Jenjang S2 dan S3: 140.000 yen (Rp 15,5 juta) per bulan

    2. Dana 250.000 yen (Rp 27 juta) untuk subsidi:

    – Penerbangan kelas ekonomi ke Jepang – Biaya transportasi di Indonesia dan Jepang

    – Biaya visa

    – Akomodasi hari pertama di Jepang hingga 10.000 yen (Rp 1,1 juta)

    Syarat Beasiswa Rotary Yoneyama 2026

    • Warga negara selain Jepang
    • Memiliki kemampuan dasar bahasa Jepang (JLPT N4)
    • Mencari tahu dan mendaftar sendiri ke universitas atau sekolah pascasarjana Jepang sebelum melamar beasiswa ini
    • Surat rekomendasi dari pembimbing/dosen sekolah pascasarjana tujuan
    • Melamar pada program kelas reguler yang dimulai pada April, September, atau Oktober 2026
    • Tinggal di luar Jepang sampai mulai kuliah
    • Pasfoto 4 cm x 3 cm yang diambil 3 tahun terakhir
    • Esai dan rencana studi sesuai format
    • Surat rekomendasi sesuai format dari perguruan tinggi asal terakhir, tempat kerja terakhir, atau dosen pembimbing dari kampus tujuan
    • Salinan surat keterangan diterima (letter of acceptance) dari kampus tujuan jika ada

    Cara Daftar Beasiswa Rotary Yoneyama 2026

    • Mendaftar pada kampus tujuan
    • Unduh formulir pendaftaran beasiswa di link

    https://www.rotary-yoneyama.or.jp/english/overseas

    • Lengkapi formulir, dokumen, dan unggah:

    – Formulir pendaftaran

    – Rencana riset

    – Esai

    – Surat rekomendasi

    – Salinan LoA jika ada

    – Salinan catatan ujian atau bukti lamaran ke kampus tujuan jika tidak ada LoA

    – Salinan sertifikat JLPT

    Cek informasi beasiswa Rotary Yoneyama 2026 di https://www.rotary-yoneyama.or.jp/english/overseas. Unduh panduannya dengan klik DI SINI.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran Beasiswa S1 ITB Diperpanjang Sampai 14 September, Daftar di Link Ini



    Jakarta

    Beasiswa Utama LPS (BULPS) S1 Institut Teknologi Bandung (ITB) diperpanjang sampai 14 September 2025. Mahasiswa yang tertarik mendaftar bisa langsung menuju https://finaid.itb.ac.id.

    Jika diterima, mahasiswa akan mendapatkan uang beasiswa sebesar Rp1,5 juta per bulan selama 12 bulan. Selain itu, mahasiswa juga akan mendapatkan berbagai pelatihan soft skill serta komunitas.


    Tertarik mendaftar? Berikut informasi lengkapnya seperti dilansir dari laman Kemahasiswaan ITB.

    Manfaat Beasiswa S1 ITB BULPS 2025

    Uang beasiswa sebesar Rp. 1.500.000 perbulan selama 12 bulan
    Berbagai pelatihan softskill
    Capacity Building & Champion Camp
    Program Sosialisasi Komunitas
    Sharing Session

    Syarat Beasiswa S1 ITBBULPS 2025

    Kategori Beasiswa Prestasi

    Minimal mahasiswa semester 3 dan maksimal semester 5
    Telah menempuh minimal 40 SKS
    Usia maksimal 24 tahun saat pendaftaran
    IPK minimal 3.50
    Score TOEFL minimal 500/ setara
    Formulir Beasiswa LPS
    Surat rekomendasi dari dosen wali unduh
    Surat tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain
    Motivation letter berisi motivasi mengikuti beasiswa dan rencana karier ke depan dalam Bahasa Inggris

    Kategori Beasiswa Tidak Mampu

    Minimal mahasiswa semester 3 dan maksimal semester 5
    Telah menempuh minimal 40 SKS
    Usia maksimal 24 tahun saat pendaftaran
    IPK minimal 3.25
    Formulir Beasiswa LPS
    Surat rekomendasi dari dosen wali unduh
    Surat tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain
    Motivation letter berisi motivasi mengikuti beasiswa dan rencana karier ke depan dalam Bahasa Indonesia (Bahasa Inggris diutamakan)
    Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) minimal dari Desa/kelurahan daerah asal
    Surat penghasilan orang tua terbaru/Slip gaji orang tua terbaru

    Demikian informasi mengenai Beasiswa S1 ITB BULPS 2025. Tertarik mendaftar?

    (nir/pal)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Siap-siap, Pendaftaran Beasiswa GKS 2026 Dibuka Mulai 15 September



    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa program sarjana GKS tahun 2026 akan dibuka pada 15 September 2025. Hal tersebut diungkapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Institut Pendidikan Internasional Korea Selatan.

    Berdasarkan laman resmi Korea.net, panitiaGKS membuka kuota bagi 280 mahasiswa internasional dari 71 negara. Pendaftaran dibuka hingga 31 Oktober 2025.


    GKS atau Global Korea Scholarship adalah program beasiswa penuh yang dikelola oleh National Institute for International Education (NIIED), lembaga eksekutif di bawah kementerian pendidikan Korea Selatan.

    Beasiswa ini diberikan oleh Pemerintah Korea Selatan kepada mahasiswa Internasional yang ingin kuliah di Korea untuk jenjang D2, S1, S2, dan S3. Beasiswa GKS bertujuan untuk mengembangkan sumber daya manusia internasional dengan Korea Selatan di luar negeri.

    Apa saja manfaat beasiswa GKS? Simak di bawah ini.

    Manfaat Beasiswa GKS Sarjana 2026

    Melansir laman Atase Pendidikan KBRI di Korea Selatan, manfaat beasiswa GKS mencakup:

    Tiket pesawat PP Indonesia-Korea pada awal dan akhir masa penerimaan beasiswa.

    Tunjangan awal saat pertama kali tiba di Korea sejumlah 200 ribu KRW (Rp 2,3 juta)

    Tunjangan untuk mahasiswa Program Sarjana senilai 900 ribuKRW (Rp 10,6 juta) setiap bulan, mahasiswa Program Magister 1 jutaKRW (Rp 11,8 juta) setiap bulan, dan pelajar Program Riset diberikan tunjangan senilai 1,5 jutaKRW (Rp 17,7 juta) setiap bulan.

    Tunjangan penelitian sejumlah 210.000-240.000 KRW (Rp 2,48 juta-Rp 2,83 juta) per semester.

    Biaya belajar bahasa Korea selama 1 tahun sebelum perkuliahan

    Tanggungan penuh biaya perkuliahan

    Asuransi kesehatan sebesar 20 ribu KRW (Rp 236 ribu) per bulan.

    Hibah Kemampuan Bahasa Korea sejumlah 100 ribu KRW (Rp 1,18 juta) per bulan bagi penerima beasiswa GKS yang memiliki TOPIK level 5 dan 6.

    Hibah Penyelesaian Beasiswa 100 ribu KRW (Rp 1,18 juta).

    Syarat Beasiswa GKS 2026

    Pelamar harus memiliki kesehatan yang memadai, baik mental maupun fisik, untuk tinggal di negara asing untuk waktu yang lama.

    Harus berusia di bawah 25 tahun pada tanggal masuk (untuk jenjang S1)

    Telah menyelesaikan atau dijadwalkan untuk menyelesaikan pendidikan formal semua kursus dasar, menengah, dan menengah pada tanggal kedatangan (S1)

    Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (GPA) di atas 80% dari institusi pendidikan terakhir

    Dokumen Pendaftaran BeasiswaGKS 2026

    Satu set dokumen asli lengkap yang terdiri dari:
    a. Form 1: Formulir pendaftaran
    b. Form 2: NIIED Pledge
    c. Form 3: Personal Statement
    d. Form 4: Study Plan
    e. Form 5: 2 Surat rekomendasi
    f. Form 6: Completed Self Medical Assessment
    g. Form 7: Sertifikat dan penghargaan lainnya (opsional)
    h. Form 8: Hasil tes kesehatan pelamar

    Seluruh dokumen di atas dapat diunduh pada link berikut: https://www.studyinkorea.go.kr.

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa GKS 2026 dapat dicek melalui http://posspika.kemdikbud.go.id/beasiswa-gks. Bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

    (nir/twu)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Tanoto Foundation Siapkan Rp 100 Juta untuk Beasiswa Liputan Pendidikan 2025



    Jakarta

    Tanoto Foundation kembali membuka Beasiswa Liputan Pendidikan 2025 bagi jurnalis di seluruh Indonesia. Program ini menawarkan total apresiasi hingga Rp 100 juta untuk karya jurnalistik seputar isu dan inovasi pendidikan.

    Lewat program ini, jurnalis diajak mengangkat berbagai cerita pendidikan Indonesia melalui format artikel, video, maupun siniar (podcast). Dari proposal yang masuk, akan dipilih 30 karya terbaik untuk mendapat beasiswa liputan tahap pertama. Setelah tayang di media masing-masing, tiga karya terbaik kembali akan mendapat apresiasi tambahan.

    Ada tiga tema utama yang bisa dipilih peserta, yakni Pendidikan dan Pengembangan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, serta Pendidikan Tinggi. Masing-masing tema juga memiliki sub-tema agar jurnalis dapat menyesuaikan dengan isu yang relevan di daerahnya.


    Untuk memastikan pelaksanaan berjalan transparan dan terstruktur, Tanoto Foundation menetapkan tahapan seleksi yang akan berlangsung selama September hingga November 2025 sebagai berikut:

    Lini Masa Beasiswa Liputan Pendidikan 2025:

    • Pengumpulan proposal: 12 September – 10 Oktober 2025

    • Pengenalan Tanoto Foundation via daring: 22 September 2025

    • Pengumuman proposal terpilih: 20 Oktober 2025

    • Penayangan artikel di media: 20 Oktober – 21 November 2025

    • Pengumuman tiga liputan terbaik: 28 November 2025

    Sementara itu, terdapat beberapa syarat bagi para peserta yang ingin mendaftarkan diri, yakni:

    • Jurnalis tetap/freelance aktif di media di Indonesia

    • Content creator digital (podcast, YouTube, atau platform lain) dengan kaidah jurnalistik

    • Memiliki bukti publikasi di media cetak, digital, radio, atau televisi

    • Memahami kode etik jurnalistik dan prinsip jurnalisme bertanggung jawab

    Lebih lanjut, ketentuan mengenai proposal yang bisa didaftarkan adalah sebagai berikut:

    • Belum pernah diikutsertakan di kompetisi lain

    • Asli, bukan saduran, terjemahan, atau plagiat

    • Merupakan liputan baru yang dibuat pada periode 22 September – 21 November 2025

    Program ini bukan hanya soal apresiasi, tapi juga kesempatan bagi jurnalis untuk berkontribusi nyata pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

    Tunggu apa lagi? Segera daftarkan proposal terbaikmu sekarang juga lewat link https://s.id/BeasiswaLiputanTF2025!

    (akn/ega)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Gates Cambridge Buka Pendaftaran, Kuliah S2-S3 di Inggris


    Jakarta

    Pendaftaran Gates Cambridge Scholarship 2026-2027 dibuka bagi calon pendaftar program pascasarjana University of Cambridge, Inggris. Calon pelajar asal Indonesia bisa mendaftar.

    Gates Cambridge Scholarship didanai oleh Bill and Melinda Gates Foundation dan University of Cambridge. Beasiswa penuh ini dibuka dengan kuota 80 orang.


    Beasiswa Gates Cambridge Scholarship 2026-2027

    Dikutip dari laman Gates Cambridge, berikut komponen beasiswa ini:

    • Biaya kuliah
    • Tunjangan GBP 21.000 (Rp 468 juta) untuk 12 bulan; khusus mahasiswa program gelar PhD diberi durasi hingga 4 tahun
    • Tiket pesawat ekonomi pulang-pergi
    • Biaya visa dan immigration health surcharge
    • Opsional (berdasarkan pertimbangan pemberi beasiswa):

    – Dana pengembangan akademik untuk ikut konferensi dan studi: GBP 500- GBP 2.000 (Rp 11 juta – Rp 44,5 juta)

    – Tunjangan anak (tidak untuk pasangan): hingga GBP 11.604 – GBP 16.548 ( Rp258,7 juta – Rp 368,9 juta)

    Fieldwork untuk dukungan tugas lapangan PhD

    – Maternity/paternity funding bagi yang cuti kuliah karena melahirkan/karena istri melahirkan 6 bulan

    – Dana darurat

    Tunjangan akan dikurangi jika penerima beasiswa menerima gaji dari perusahaan atau mendapat beasiswa substansial lainnya.

    Syarat Beasiswa

    • Warga negara selain UK
    • Mendaftar pada salah satu program berikut:

    – Program gelar PhD penuh waktu atau paruh waktu

    – Program gelar MLitt penuh waktu

    – Program pascasarjana 1 tahun penuh waktu, kecuali MASt, MBA, EMBA, Global MBA, MFin, Executive Master of Accounting, Business Doctorate, PGCE, MBBChir Clinical Studies, MD Doctor of Medicine, Graduate Course in Medicine, program nongelar, dan program gelar paruh waktu selain PhD

    • Kemampuan intelektual amat baik
    • Alasan kuat atas program studi yang dipilih
    • Berkomitmen untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat
    • Memiliki potensi kepemimpinan

    Mahasiswa Cambridge boleh mendaftar untuk melamar pada prodi baru (bukan menggunakan beasiswa untuk prodi yang sedang ditempuh).

    Jadwal Beasiswa Gates Cambridge 2026-2027

    Berikut jadwal Gates Cambridge Scholarship 2026-2027 untuk calon mahasiswa internasional selain AS:

    • Pendaftaran: 10 September sampai 2 Desember 2025 atau 7 Januari 2026 sesuai ketentuan prodi, cek di https://www.postgraduate.study.cam.ac.uk/courses
    • Pemeringkatan oleh departemen: Desember 2025-Februari 2026
    • Pengumuman hasil seleksi awal: 4 Maret 2026
    • Review dan seleksi oleh panelis beasiswa: 23-24 Maret 2026
    • Penawaran beasiswa: 6 April 2026
    • Batas penerimaan beasiswa: 72 jam usai penawaran.

    Pendaftaran dan informasi lebih lanjut tentang beasiswa Gates Cambridge Scholarship 2025 bisa diakses melalui situs resminya di https://www.gatescambridge.org/. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Komisi XI DPR Usul Beasiswa LPDP Prioritaskan Siswa Tak Mampu



    Jakarta

    Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio memberikan sejumlah masukan pada Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Menurutnya, beasiswa yang dikelola institusi di bawah Kementerian Keuangan ini perlu diprioritaskan bagi pelajar tidak mampu, baru kemudian yang berprestasi.

    Ia menilai yang berprestasi belum tentu tidak mampu. Sebagian pelajar berprestasi di Indonesia menurutnya, memiliki orang tua dengan kemampuan finansial di atas rata-rata.

    “Kan itu beasiswa, satu harus berprestasi, kedua tidak mampu. Tapi kalau saya boleh tekankan yang tidak mampu dulu, Pak,” ujarnya dalam rapat dengar pendapat Komisi XI DPR RI dengan eselon I Kementerian Keuangan pada Kamis (11/9/2025).


    Selain itu, Primus juga menyarankan agar LPDP lebih transparan dalam pelaporan penerima beasiswa. Ia turut menekankan agar persyaratan beasiswa tidak perlu diperberat, sebab nantinya akan terseleksi dengan sendirinya.

    “Ini kan yang setiap tahun dilaporkan ke publik itu cuma agregat saja, yang diterimanya saja. tapinya ke mana, dari mananya. Nah, ini perlu ke depan Pak, dibuka. Orang ini bagaimana diterima,” jelasnya.

    Ia menceritakan ada salah satu keponakannya yang memperoleh beasiswa hukum di Universitas Leiden, Belanda. Keponakannya itu yatim dan hendak dibantunya, tetapi bantuan tersebut juga masih kurang. Primus menyadari beasiswa pun memerlukan kebutuhan yang besar.

    Ia membandingkan dirinya yang memiliki privilese pun tidak serta merta mampu, apalagi masyarakat Indonesia yang lain.

    “Mau dia S2, nggak mungkin bisa dapat, kecuali punya akses. Nah, akses ini Pak, yang harus transparan,” ujarnya.

    Dalam kesempatan ini, mantan aktor tersebut pun menegaskan LPDP butuh inovasi baru dalam mekanisme beasiswa. Pasalnya, masyarakat memiliki hak yang sama, tetapi tidak semua bisa mengakses, khususnya pelajar-pelajar yang berada di Indonesia bagian timur.

    “Mereka punya hak yang sama, tetapi tidak bisa mengakses,” sebutnya.

    (nah/pal)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com