Tag: laman

  • Ada Beasiswa Kuliah di Jepang untuk S1 hingga S3, Ini Persyaratannya


    Jakarta

    Nishimura Foundation International Scholarship 2025 dibuka untuk mendukung mahasiswa-mahasiswa di Indonesia yang ingin kuliah di Jepang. Bantuan beasiswa ini terbuka untuk jenjang S1, S2, hingga S3.

    Beasiswa Internasional Nishimura Foundation ditawarkan untuk studi Sarjana (S1), Pascasarjana (S2), dan Magister (S3) di Kyoto University, Osaka University, Ritsumeikan University, Kwansei Gakuin University, dan universitas-universitas yang bermitra dengannya.

    Pada 2025, beasiswa jenjang S2 dan S3, diperuntukkan bagi alumni S1 dan S2 Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Airlangga (Unair), sebagaimana dikutip dari laman UGM, Rabu (30/4/2025).


    Cakupan Bantuan Beasiswa

    1. Tunjangan beasiswa 130.000 yen (sekitar Rp15,2 juta) per bulan untuk biaya hidup.

    2. Durasi beasiswa: 2 tahun untuk Master (S2), 3 tahun untuk Ph D (S3).

    3. Setibanya di Jepang, berdasarkan rekomendasi universitas Jepang mereka, penerima beasiswa akan menerima pembayaran satu kali sebesar 150.000 yen (sekitar Rp17,5 juta) sebagai kompensasi tiket pesawat pulang pergi dan biaya hidup awal di Jepang.

    4. Meskipun memenuhi syarat untuk beasiswa ini, jika tidak diterima oleh universitas Jepang yang disebutkan di atas, beasiswa akan dibatalkan.

    5. Beasiswa akan dicairkan setiap 3 bulan sekali.

    Persyaratan Beasiswa

    1. Tertarik untuk menempuh pendidikan sarjana (S1), magister (S2), atau doktoral (S3) di universitas tertentu di Jepang, yaitu Osaka University, Kyoto University, Ritsumeikan University, dan Kwansei Gakuin.

    2. Siswa yang membiayai sendiri studi mereka di Universitas Osaka, Universitas Kyoto, Universitas Ritsumeikan, atau Universitas Kwansei Gakuin dan universitas yang bermitra dengan mereka. Individu yang melanjutkan studi online dari Indonesia di universitas-universitas ini tidak berhak menerima beasiswa ini (kecuali mereka yang berdomisili di Osaka).

    3. Siswa yang secara pribadi mengalami kesulitan keuangan atau dianggap tidak mampu membiayai biaya hidupnya selama studi di Jepang.

    4. Indeks prestasi akademik minimal 3,0 untuk program sarjana (S1) dan 3,5 untuk program magister (S2).

    5. Siswa yang memiliki kemampuan bahasa Jepang atau motivasi yang kuat untuk belajar bahasa Jepang sebelum berangkat ke Jepang.

    6. Siswa yang memiliki ketertarikan terhadap budaya dan masyarakat Jepang serta keinginan untuk berkontribusi dalam mempererat hubungan Indonesia dan Jepang.

    Persyaratan Dokumen

    – Daftar riwayat hidup

    – Proposal penelitian dalam bahasa Inggris atau Jepang

    – Motivation letter dalam bahasa Inggris atau Jepang

    – Fotokopi transkrip akademik dan ijazah/S2 (dilegalisasi)

    – Sertifikat kemahiran bahasa Inggris/Jepang

    – Surat rekomendasi dari dosen atau fakultas dan Kantor Urusan Internasional

    – Letter of Acceptance (LoA) dari universitas pilihan Anda.

    – Surat rekomendasi dari dosen pembimbing/ketua program/dekan fakultas

    Cara Mendaftar Beasiswa Internasional Nishimura Foundation 2025

    Bagi pelamar asal UGM, berikut cara mendaftar beasiswa ini:

    1. Menghubungi Wiastiningsih melalui email di wiastiningsih@yahoo.com.

    2. Batas waktu pendaftaran adalah 10 Desember 2025 bagi siswa yang berencana memulai studi pada bulan April 2026 (wawancara sementara dijadwalkan pada Mei 2026).

    3. Seluruh dokumen persyaratan harus sudah tiba di Yogyakarta paling lambat tanggal 10 Desember 2025.

    4. Surat penerimaan resmi dari universitas Jepang dapat diserahkan kemudian, setelah pengumuman resmi diumumkan, biasanya pada pertengahan bulan Februari.

    5. Tidak ada biaya pendaftaran untuk proses seleksi beasiswa ini.

    Informasi lebih lanjut, bisa menghubungi: wiastiningsih@yahoo.com. Semoga bermanfaat ya, detikers!

    (faz/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Cek Pencairan Dana PIP Kelas Akhir SD, SMP, dan SMA


    Jakarta

    Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Puslapdik Kemendikdasmen) berikan kabar gembira untuk penerima Program Indonesia Pintar (PIP). Apa itu?

    Melalui media sosial Instagram resminya, Puslapdik menyebut bila Surat Keputusan (SK) Nominasi Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2025 telah terbit. SK ini memuat nama-nama calon penerima PIP khusus siswa kelas akhir, yakni siswa kelas 6 SD, 9 SMP, dan kelas 12 SMA/SMK.

    SK Nominasi menunjukkan siswa dinilai layak menerima bantuan PIP dan akan menerima bantuan setelah melakukan aktivasi rekening. Daftar nama ini bisa dicek melalui situs resmi PIP yakni laman Sipintar pada tautan https://pip.kemendikdasmen.go.id/home_v1.


    Bagaimana caranya? Dikutip dari arsip detikEdu dan postingan Instagram Puslapdik Kemendikdasmen, Kamis (8/5/2025) berikut informasinya.

    Cara Cek Status Penerima Dana PIP

    Diketahui ada lebih dari 60 ribu siswa kelas akhir yang masuk dalam SK Nominasi PIP Tahun 2025. Jika dibagi per jenjang pendidikan, jumlahnya yakni:

    • SD/SDLB/Paket A: 12.902 siswa
    • SMP/SMPLB/Paket B: 21.385 siswa
    • SMA/SMALB/Paket C: 17.310 siswa
    • SMK: 11.822 siswa

    Untuk mengetahui apakah detikers menjadi salah satu penerima yang masuk SK Nominasi PIP bisa dicek dengan tahapan berikut:

    1. Buka laman SIPINTAR Enterprise atau laman PIP pada tautan https://pip.kemendikdasmen.go.id/home_v1
    2. Gulir ke bawah sampai bertemu fitur “Cari Penerima PIP”
    3. Masukkan nomor induk siswa nasional (NISN) dan NIK siswa
    4. Jumlahkan hasil perhitungan sebagai kode keamanan
    5. Klik tombol Cek Penerima PIP
    6. Laman akan memunculkan nama siswa yang terdata sebagai penerima PIP beserta status dana bantuan.

    Cara Aktivasi Rekening PIP

    Jika kamu masuk dalam daftar SK Nominasi, berarti detikers harus melakukan aktivasi rekening PIP. Aktivasi rekening harus dilakukan sebelum 31 Mei 2025.

    Bila detikers tidak melakukan aktivasi hingga 31 Mei 2025, maka rekening tidak bisa diaktifkan untuk menerima dana bantuan. Hal ini bisa berakibat fatal karena siswa bisa dibatalkan sebagai calon penerima PIP.

    Adapun cara untuk aktivasi rekening PIP adalah:

    1. Siapkan kartu identitas diri seperti kartu keluarga (KK) dan KTP
    2. Kunjungi bank penyalur dana PIP yakni BRI dan BSI
    3. Sebut keperluan ingin mengaktivasi rekening PIP kepada pihak bank
    4. Ikuti proses aktivasi rekening sesuai tata cara yang ditunjukkan petugas bank
    5. Cek saldo rekening untuk memastikan apakah dana PIP sudah masuk setelah rekening diaktifkan.

    Cara Cek Status Pencairan dan Besaran Dana PIP

    Setelah aktivasi rekening, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah rutin cek akun SIPINTAR. Sama seperti sebelumnya, detikers cukup login ke akun SPINTAR untuk tahu progres status pencairan dana PIP.

    Sebelum dana dicairkan, peserta harus menunggu terbitnya SK Pemberian. Jika SK tersebut telah terbit, dana akan langsung disalurkan ke rekening masing-masing.

    Terkait besaran dana PIP yang diterima siswa kelas akhir adalah:

    Jenjang SD, SDLB, dan Paket A

    • Kelas 6 pada semester genap: Rp 225 ribu

    Jenjang SMP, SMPLB, dan Paket B

    • Kelas 9 pada semester genap: Rp 375 ribu

    Jenjang SMA, SMK, SMALB, dan Paket C

    • Kelas 12 pada semester genap: Rp 900 ribu

    Dana ini bisa digunakan untuk:

    • Membeli seragam sekolah.
    • Membeli buku dan alat tulis.
    • Membeli sepatu sekolah, tas sekolah, dan perlengkapan sekolah lainnya.
    • Uang ongkos ke sekolah.
    • Uang saku siswa.
    • Kursus atau les siswa.
    • Biaya praktik dan keperluan magang/penempatan kerja.

    Itulah kabar terbaru untuk pencairan dana PIP bagi siswa kelas akhir tahun 2025. Yuk segera lakukan aktivasi rekening PIP detikers!

    (det/nah)


    Devita Savitri


    Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom sejak 2023. Tertarik dan aktif meliput isu terkait pendidikan dasar dan menengah. Wartawan Terproduktif Kemendikdasmen 2025.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Pelaksanaan TKA 2025: Materi, Syarat Peserta, Jadwal, dan Cara Daftarnya


    Jakarta

    Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 resmi akan digelar pada November mendatang. Dalam pelaksanaannya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah merilis pedoman resmi penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dalam Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kepmendikdasmen) Nomor 95/M/2025.

    Perlu diketahui jikaTKA bukanlah penggantiAsesmen Nasional (AN). Keduanya juga mempunyai aplikasi dan materi yang berbeda.

    TKA adalah sistem evaluasi untuk mengukur sejauh mana pemahaman akademik siswa pada mata pelajaran tertentu. Adapun berdasarkan Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025, TKA ini berlaku bagi siswa SD/sederajat, SMP/sederajat dan SMA/SMK/sederajat tingkat akhir (kelas 6, 9 dan 12).


    Materi TKA 2025

    Mata pelajaran yang diuji pada TKA akan berbeda untuk siswa kelas 6, 9, dan 12. Berikut rinciannya:

    Materi TKA Kelas 6 SD/MI/Paket A/sederajat dan kelas 9 SMP/MTs/Paket B/sederajat

    Bahasa Indonesia
    matematika

    Materi TKA Kelas 12 SMA/MA/Paket C/SMK/MAK

    Bahasa Indonesia
    Matematika
    Bahasa Inggris
    Mata pelajaran pilihan, seperti:
    Matematika lanjutan
    Bahasa Indonesia lanjutan
    Bahasa Inggris lanjutan
    Fisika
    Kimia
    Biologi
    Sosiologi
    Geografi
    Sejarah
    Antropologi
    PPKn/Pendidikan Pancasila
    Bahasa Arab
    Bahasa Prancis
    Bahasa Jepang
    Bahasa Korea
    Bahasa Mandarin
    Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan
    Ekonomi
    Bahasa Jerman.

    Sebagai informasi tambahan, siswa SMA/MA/Paket C/sederajat bisa memilih sebanyak 2 mata pelajaran pilihan. Adapun mata pelajaran pilihan SMK/MAK harus memenuhi syarat sebagai berikut:
    -Pilihan pertama mata pelajaran produk/projek kreatif dan kewirausahaan.
    -Pilihan kedua merupakan mata pelajaran pilihan lain.
    -Bentuk soalTKA adalah soal objektif yakni pilihan ganda dan pilihan ganda kompleks.

    Syarat Peserta TKA 2025

    Siswa jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal yang memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) valid dan aktif pada satuan pendidikan.
    Siswa kelas 6 SD/MI/sederajat pada jalur pendidikan formal.
    Siswa kelas 6 program Paket A/PKPPS Ula/sederajat pada jalur pendidikan nonformal.
    Berada pada semester terakhir pada program pendidikan SD/MI/sederajat yang memiliki laporan hasil belajar kelas 5 dan kelas 6 semester gasal.
    Siswa kelas 9 SMP/MTs/sederajat pada jalur pendidikan formal.
    Siswa kelas 9 program Paket B/PKPPS Wustha/sederajat pada jalur pendidikan nonformal.
    Berada pada semester terakhir pada akhir program pendidikan SMP/MTs.sederajat yang memiliki laporan hasil belajar setiap tingkat kelas.
    Siswa kelas 12 SMA/MA/sederajat pada jalur pendidikan formal.
    Siswa kelas 12 SMK/MAK pada program 3 tahun.
    Siswa kelas 13 SMK pada program 4 tahun.
    Siswa kelas 12 program Paket C/PKPPS Ulya/sederajat pada jalur pendidikan nonformal.
    Berada pada semester terakhir pada akhir program pendidikan SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK yang memiliki laporan hasil belajar dari kelas 10 semester gasal hingga kelas 11 semester genap.
    Pada jenjang SMK program 4 tahun memiliki hasil belajar dari kelas 10 semester gasal hingga kelas 12 semester genap.
    Siswa kebutuhan khusus dapat mengikuti TKA selama tidak memiliki hambatan intelektual.

    Mekanisme Pendaftaran TKA 2025

    Menyerahkan Surat Pernyataan Keikutsertaan TKA yang ditandatangani oleh orang tua/wali siswa dan disimpan di sekolah.
    Surat pernyataan itu mencantumkan mata uji pilihan untuk jenjang SMA/MA/Paket C/sederajat dan SMK/MAK.
    Melampirkan pas foto terbaru 6 bulan terakhir dalam bentuk dokumen digital ke sekolah.
    Pendaftaran dilakukan oleh operator sekolah.
    Dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, dan kantor kementerian agama menerbitkan Daftar Nominasi Sementara (DNS) untuk dilakukan verifikasi dan validasi data calon peserta TKA oleh sekolah.
    Calon peserta memverifikasi biodata pada lembar DNS.
    Calon peserta memverifikasi biodata dan mata uji pilihan untuk SMA/SMK/sederajat pada lembar DNS.
    Kepala sekolah menandatangani Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) bermeterai dan stempel sekolah lalu diunggah ke laman TKA setelah DNS divalidasi serta tidak ada perubahan.
    Dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, dan kantor kementerian agama memvalidasi SPTJM yang diunggah ke laman TKA.
    Dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, dan kantor kementerian agama melakukan penomoran peserta setelah SPTJM divalidasi melalui laman pendataan.
    Dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, dan kantor kementerian agama mendistribusikan Daftar Nominasi Tetap (DNT) ke sekolah setelah penomoran peserta selesai.
    Dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, dan kantor kementerian agama menerbitkan kartu peserta dan mendistribusikan kepada calon peserta TKA.
    Mekanisme pendaftaran calon peserta TKA akan diatur lebih lanjut dalam petunjuk teknis.

    JadwalTKA 2025

    Saat ini, jadwal TKA yang baru keluar adalah untuk jenjang SMA/SMK/MA/MAK pada 1-9 November 2025 sebagaimana diumumkan lewat unggahan Instagram @pusmendik, Kamis (10/7/2025). Sebelum ujian, siswa peserta TKA juga akan mengikuti simulasi ujian pada 6-12 Oktober 2025.

    TKA untuk jenjang SMA/SMK/MA/MAK akan berlangsung selama 2 hari dengan ketentuan:
    Hari pertama: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris
    Hari kedua: Mata pelajaran pilihan.

    Sedangkan untuk jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat adalah 1 hari.

    Waktu pengerjaan soal:
    SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat: Bahasa Indonesia (60 menit), Matematika (60 menit).
    SMA/SMK/sederajat: Bahasa Indonesia (45 menit), Matematika (50 menit), Bahasa Inggris (45 menit), mata pelajaran pilihan (60 menit).
    Setiap ujian dilengkapi dengan sesi latihan selama 10 menit.

    (nir/faz)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Unpad Dapat Tambahan 326 KIP Kuliah untuk Jalur Mandiri, Ini Syarat Penerima



    Jakarta

    Universitas Padjadjaran (Unpad) menerima tambahan kuota Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sebanyak 326 orang dari pemerintah. Tambahan kuota ini berlaku bagi mahasiswa Unpad jalur mandiri.

    “Sekarang, sudah ada tambahan kuota KIP Kuliah dari pemerintah,” kata Rektor Unpad, Prof Arief S Kartasasmita dikutip dari laman Unpad, Selasa (2/9/2025).


    Hanya Siswa yang Eligible yang Terima KIP Kuliah

    Prof Arief menuturkan 326 kuota ini akan diperuntukkan hanya untuk mahasiswa yang eligible. Khususnya yang tengah kesulitan ekonomi.

    “Sesuai dengan komitmen kita, prinsipnya Unpad tidak akan membiarkan jika ada mahasiswa yang kesulitan biaya untuk kuliah. KIP Kuliah jalur seleksi mandiri ini pada awalnya kita masih belum mendapat kepastian dari pemerintah,” katanya.

    Ia memastikan penyaluran KIP Kuliah akan tepat sasaran. Adapun untuk mahasiswa yang tetap membutuhkan keringanan UKT, akan dimasukkan ke dalam golongan UKT yang sesuai.

    “Kita tidak ingin ada mahasiswa yang tidak berhak malah mendapatkan kuota KIP Kuliah ini,” tegas Rektor.

    Syarat Penerima KIP Kuliah, Masuk Desil 1-5

    Saat ini, jumlah mahasiswa yang telah mendaftarkan KIP Kuliah dari jalur seleksi mandiri ada sebanyak 210 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 20 telah menerima KIP Kuliah Aspirasi dari anggota DPR.

    Sisa, ada 190 orang yang masih belum menerima. Unpad telah menilai 137 mahasiswa yang dinilai eligible.

    Adapun mahasiswa yang eligible tersebut adalah yang berasal dari keluarga kelompok desil 1-5. Desil sendiri adalah pembagian kelompok masyarakat sesuai dengan tingkat kesejahteraan menjadi 10 kelompok.

    Kelompok 1-5 dianggap memiliki ekonomi menengah ke bawah. Sedangkan kelompok 6-10 termasuk ke dalam ekonomi menengah ke atas.

    Sisanya, 53 mahasiswa lain dinilai tidak eligible mendapatkan KIP Kuliah. Mereka tengah diverifikasi oleh prodi dan fakultas masing-masing untuk ditentukan golongan UKT terbarunya yang sesuai kemampuan.

    “Sekali lagi, Unpad berkomitmen tidak akan ada mahasiswa yang putus kuliah karena kendala biaya. Mungkin ada juga yang dulunya tidak mengalami kesulitan ekonomi, lalu sekarang ada kendala, silakan komunikasikan. Nanti akan dilakukan pedalaman oleh tim dari fakultas dan rektorat, apakah perlu dibantu,” pungkas Rektor.

    Jika masih ada kuota, maka akan dialihkan untuk mahasiswa membutuhkan dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

    (cyu/nwk)


    Cicin Yulianti


    Jurnalis detikcom. Lulusan Jurnalistik Unpad, di detikcom sejak 2022. Spesialis menulis topik pendidikan, kampus, sekolah, beasiswa, riset, dan kehidupan pelajar/mahasiswa.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran Beasiswa S1 ITB Diperpanjang Sampai 14 September, Daftar di Link Ini



    Jakarta

    Beasiswa Utama LPS (BULPS) S1 Institut Teknologi Bandung (ITB) diperpanjang sampai 14 September 2025. Mahasiswa yang tertarik mendaftar bisa langsung menuju https://finaid.itb.ac.id.

    Jika diterima, mahasiswa akan mendapatkan uang beasiswa sebesar Rp1,5 juta per bulan selama 12 bulan. Selain itu, mahasiswa juga akan mendapatkan berbagai pelatihan soft skill serta komunitas.


    Tertarik mendaftar? Berikut informasi lengkapnya seperti dilansir dari laman Kemahasiswaan ITB.

    Manfaat Beasiswa S1 ITB BULPS 2025

    Uang beasiswa sebesar Rp. 1.500.000 perbulan selama 12 bulan
    Berbagai pelatihan softskill
    Capacity Building & Champion Camp
    Program Sosialisasi Komunitas
    Sharing Session

    Syarat Beasiswa S1 ITBBULPS 2025

    Kategori Beasiswa Prestasi

    Minimal mahasiswa semester 3 dan maksimal semester 5
    Telah menempuh minimal 40 SKS
    Usia maksimal 24 tahun saat pendaftaran
    IPK minimal 3.50
    Score TOEFL minimal 500/ setara
    Formulir Beasiswa LPS
    Surat rekomendasi dari dosen wali unduh
    Surat tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain
    Motivation letter berisi motivasi mengikuti beasiswa dan rencana karier ke depan dalam Bahasa Inggris

    Kategori Beasiswa Tidak Mampu

    Minimal mahasiswa semester 3 dan maksimal semester 5
    Telah menempuh minimal 40 SKS
    Usia maksimal 24 tahun saat pendaftaran
    IPK minimal 3.25
    Formulir Beasiswa LPS
    Surat rekomendasi dari dosen wali unduh
    Surat tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain
    Motivation letter berisi motivasi mengikuti beasiswa dan rencana karier ke depan dalam Bahasa Indonesia (Bahasa Inggris diutamakan)
    Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) minimal dari Desa/kelurahan daerah asal
    Surat penghasilan orang tua terbaru/Slip gaji orang tua terbaru

    Demikian informasi mengenai Beasiswa S1 ITB BULPS 2025. Tertarik mendaftar?

    (nir/pal)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com