Tag: lpdp

  • Mendikti: Program Beasiswa S3 Dosen Bisa Disambi Mengajar


    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) 2025 dibuka Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Beasiswa doktor di dalam negeri program joint degree dan dual degree ini disediakan dalam skema penyelenggaraan program doktor by research dan program doktor by coursework.

    Menteri Diktisaintek Brian Yuliarto mengatakan program doktor by research memungkinkan dosen untuk tetap mengajar dengan porsi lebih sedikit sambil menjalani riset dan bimbingan.

    “(Contohnya) ketika semester break, break mengajar, mereka (yang) misalnya dari Sumatera (lalu) bersekolah di ITB. Misalnya dia tinggal 1-2 bulan di ITB. Kemudian ketika masa mengajar, dia kembali lagi ke sana (kampus tempat mengajar),” ucapnya di peluncuran beasiswa di Grha Kemdiktisaintek, Jakarta, Senin (2/6/2025).


    Brian menambahkan, kendati porsi mengajar dikurangi dan perlu usaha lebih dalam meneliti, bimbingan, sambil mengajar, skema ini memungkinkan dosen dapat tetap menerima pendapatan. Diharapkan, skema ini memotivasi dosen untuk tidak khawatir dengan pemasukan semasa studi dan mau meningkatkan kualifikasi pendidikan.

    “Intinya adalah pendapatan yang diterima oleh dosen asal itu tetap dia bisa terima. Betul-betul itu tetap bisa diterima sehingga tadi yang kondisi awalnya bahwa dosen-dosen itu tidak mau sekolah karena dia (terkendala) motivasi itu kita atasi dengan cara seperti itu. Harapannya teman-teman dosen tidak perlu khawatir,” ucapnya.

    Syarat Beasiswa Doktor untuk Dosen 2025

    • Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK) atau paspor
    • Memiliki nomor induk dosen nasional (NIDN) atau nomor induk dosen khusus (NIDK) bagi dosen tetap di bawah koordinasi Kemdiktisaintek
    • Usia maksimal 51 tahun bagi program doktor 3 tahun dan 48 tahun bagi program doktor 4 tahun
    • Sudah diterima pada perguruan tinggi dalam negeri sesuai dengan skema beasiswa pada program studi yang telah ditetapkan oleh Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT)
    • Merupakan mahasiswa baru pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026
    • IPK program magister paling rendah 3,25 dari 4,00
    • Memiliki ijazah atau bukti setara ijazah dan transkrip akademik program pendidikan tinggi sebelumnya
    • Mendapat paling sedikit 1 rekomendasi dari dosen
      Memiliki surat izin mengikuti pendaftaran dan seleksi dari Pejabat Pembina Kepegawaian yang berwenang bagi ASN atau pimpinan instansi yang berwenang bagi non-ASN
    • Melampirkan surat izin dari pemimpin PTN asal atau dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) jika berasal dari PTS
    • Melampirkan surat keterangan sehat dan bebas narkoba yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang paling lama 6 bulan terhitung dari tanggal pendaftaran dengan ketentuan:
      • – Surat keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari rumah sakit/puskesmas/klinik
      • – Surat keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari rumah sakit/puskesmas/klinik/lembaga yang berwenang untuk pengujian zat narkoba
    • Menandatangani surat pernyataan pendaftaran Beasiswa PDDI sesuai dengan format yang disediakan oleh PPAPT
    • Tidak sedang menjalani pendidikan pada satuan pendidikan lain
    • Tidak sedang melaksanakan pendidikan pada jenjang program pendidikan yang sama dengan yang telah diselesaikan/tamat
    • Tidak berstatus sebagai calon penerima atau penerima beasiswa dari sumber lain yang akan mengakibatkan atau mengakibatkan pendanaan ganda (double funding) pada komponen pendanaan yang sama terhadap beasiswa doktor untuk dosen ini
    • Tidak mendaftar dan/atau menerima beasiswa nongelar atau non-degree dengan sumber pembiayaan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sampai dengan ditetapkan sebagai penerima beasiswa
    • Tidak sedang mengikuti seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) sampai ditetapkan sebagai penerima beasiswa.
    • Khusus pendaftar penyandang disabilitas:
      • – Melampirkan surat keterangan sebagai penyandang disabilitas dari fasilitas layanan kesehatan, rumah sakit atau dokter sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
      • – Melampirkan surat persetujuan dari orang tua/wali/suami/istri dan membubuhkan tanda tangan di atas meterai Rp l0.000
      • – Melampirkan surat permohonan pendampingan sesuai dengan kebutuhan aktivitas disabilitas.
    • Beasiswa hanya diperuntukkan untuk pendaftar yang melaksanakan pendidikan jalur masuk reguler pada perguruan tinggi yang ditetapkan PPAPT dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
      • – Kelas eksekutif
      • – Kelas khusus
      • – Kelas karyawan
      • – Kelas jarak jauh
      • – Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk
      • – Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara, kecuali untuk program joint degree/dual degree
      • – Kelas internasional khusus tujuan dalam negeri
      • – Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan standar pelaksanaan kelas reguler.
    • Esai atau karangan berisi komitmen kontribusi ke instansi asal/negara pasca studi meliputi deskripsi diri, deskripsi peran yang akan dilakukan, deskripsi cara mewujudkan peran tersebut, dan penilaian diri (kekuatan, kelemahan, pengalaman membanggakan, pengalaman kurang membanggakan, dan hal-hal yang pernah dilakukan dan disesali) dengan jumlah kata 1500-2000.
    • Proposal penelitian, dengan ketentuan:
      • – Minimal memuat: judul, latar belakang, rumusan masalah, pertanyaan/tujuan penelitian, metode dan desain, manfaat, kesimpulan dan saran, dan daftar pustaka
      • – Ditulis dalam bahasa Indonesia untuk dalam negeri dan Bahasa Inggris untuk tujuan luar negeri
      • – Panjang 1500 – 2000 kata.

    Syarat Khusus

    • Penerima Beasiswa PDDI bagi pendaftar program joint degree/dual degree menyertakan perjanjian kerja sama/MoU program joint degree/dual degree.
    • Bagi yang menjalani program doktor joint degree/dual degree berdurasi 4 tahun , maka opsi polanya yakni:
      • – Pola 2+2: Tahun ke-1 dan ke-2 ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri, tahun ke-3 dan ke-4 ditempuh di perguruan tinggi luar negeri
      • – Pola 3+1: Tahun ke-1 hingga ke-3 ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri, tahun ke-4 ditempuh di perguruan tinggi luar negeri
    • Pola program doktor joint degree/dual degree berdurasi kurang dari 4 tahun dapat disesuaikan berdasarkan kesepakatan antara 2 perguruan tinggi penyelenggara.

    Tahap Seleksi

    • Seleksi administrasi: Validasi kesesuaian dan kebenaran dokumen
    • Seleksi substansi: Wawancara yang menilai aspek kemampuan akademik atau keterampilan, sikap, dan wawasan kebangsaan.

    Informasi beasiswa doktor untuk dosen 2025 dari Kemdiktisaintek lebih lanjut dapat diakses di https://beasiswa.kemdikbud.go.id.

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa LPDP Georgetown 2025, S2 di Jakarta, AS, dan Qatar


    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa LPDP – Georgetown SFS Asia Pacific (GSAP) Program Master 2025 dibuka mulai 4-26 Juni 2025. Kuota beasiswa yang ditawarkan yakni sebanyak 35 orang. Warga umum, CPNS atau PNS, serta anggota TNI/Polri boleh mendaftar.

    Beasiswa LPDP ini merupakan kerja sama antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan dan Georgetown University. Prodi yang ditawarkan yakni Executive Master in Diplomacy and International Affairs (EMDIA).

    Penerima beasiswa akan kuliah 1 tahun atau maksimal 12 bulan, dengan semester musim gugur di Jakarta, semester musim semi di Georgetown University, Washington DC, Amerika Serikat, dan 1 pekan modul di Georgetown University kampus Qatar.


    Beasiswa LPDP Georgetown 2025

    Dikutip dari panduan resminya, beasiswa ini meliputi:

    • Biaya kuliah (tuition fee)
    • Dana pendaftaran
    • Tunjangan buku
    • Dana bantuan penelitian tesis
    • Dana bantuan seminar internasional
    • Dana publikasi jurnal internasional
    • Dana transportasi PP Jakarta-Washington DC
    • Dana aplikasi visa
    • Dana asuransi kesehatan
    • Dana kedatangan di Washington DC
    • Dana hidup bulanan
    • Dana lomba internasional
    • Dana keadaan darurat jika diperlukan

    Syarat Beasiswa LPDP Georgetown 2025

    • WNI, termasuk CPNS/PNS dan anggota TNI/Polri
    • Usia maksimal 42 tahun per 31 Desember 2025
    • Sudah menyelesaikan studi S1/D4
    • Belum pernah lulus S2
    • Pendaftar yang sedang kuliah S2 dapat mendaftar jika lolos seleksi substansi dengan menyerahkan dokumen persyaratan sesuai ketentuan
    • Skor TOEFL iBT minimal 80 atau IELTS minimal 7.0, dibuktikan dengan sertifikat yang masih berlaku pada 18 Juli 2025

    Tahapan Pendaftaran

    Jadwal Beasiswa LPDP Georgetown 2025

    • Pendaftaran: 2-26 Juni 2025
    • Seleksi administrasi: 30 Juni-7 Juli 2025
    • Pengumuman hasil administrasi sementara: 8 Juli 2025
    • Masa sanggah: 9-10 Juli 2025
    • Proses sanggah: 11-17 Juli 2025
    • Pengumuman hasil sanggah dan hasil seleksi administrasi final: 18 Juli 2025
    • Seleksi substansi: 22-25 Juli 2025
    • Penyampaian LoA Unconditional dari GSAP: 24-26 Juli 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 31 Juli 2025
    • Mulai kuliah: Agustus 2025

    Informasi beasiswa LPDP Georgetown 2025 lebih lanjut dapat diakses dengan klik DI SINI.

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Daftar Beasiswa Tanpa Tes, Bisa untuk S1 dan S2


    Jakarta

    Tak melulu dengan ujian, sebagian beasiswa untuk S1 dan S2 bisa didaftar tanpa tes. Mekanisme seperti ini tentunya akan memudahkan detikers yang sedang mencari beasiswa.

    Kalian hanya perlu mengetahui caranya dan apa saja beasiswa yang menyediakannya.

    Untuk itu, berikut ini detikEdu akan memaparkan beberapa cara memperoleh beasiswa tanpa tes. Simak ya!


    Cara Daftar Beasiswa Tanpa Tes

    1. Memiliki LoA Unconditional

    Beberapa jenis beasiswa memiliki persyaratan LoA unconditional dan sisanya kalian hanya perlu mendaftarkan untuk beasiswanya saja. Namun, tidak berarti kalian tidak akan melewati seleksi sama sekali.

    Pihak penyelenggara beasiswa bisa saja mengadakan seleksi substansi dan wawancara untuk menyaring kandidat.

    Salah satunya, kalian bisa mencoba beasiswa LPDP tanpa tes bakat skolastik (TBS). Jika ingin mendaftar beasiswa ini tanpa tes, kalian perlu memiliki LoA unconditional sesuai ketentuan LPDP terlebih dulu. Selain itu, kampus tujuan juga harus terdaftar dalam daftar LPDP atau memenuhi kriteria khusus misalnya masuk pemeringkatan dunia.

    Beasiswa LPDP yang bisa didaftar tanpa TBS adalah beasiswa Reguler, Afirmasi, Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD). Dikutip dari Monash University Indonesia, langkah mendaftar Beasiswa LPDP tanpa TBS adalah mempersiapkan LoA unconditional, mendaftar online di situs LPDP, melewati tahap TBS dan langsung ke seleksi substansi.

    2. Mendaftar Beasiswa Tanpa Tes Non-LPDP

    Selain LPDP, ada banyak beasiswa lain yang menyediakan jalur tanpa tes, salah satunya adalah INPEX Scholarship Foundation. Berdasarkan panduan tahun ini, seleksi untuk beasiswa ini dilakukan di antaranya dengan memeriksa formulir aplikasi; catatan sekolah sebelumnya; rencana penelitian; surat rekomendasi; LoA; skor tes kemampuan bahasa Inggris; serta dokumen lainnya.

    Penyaringan beasiswa ini dilakukan dengan seleksi utama dan seleksi akhir.

    Pada seleksi utama, dokumen peserta akan diperiksa dan yang bersangkutan akan diwawancarai. Kemudian, seleksi akhir akan dilakukan melalui rapat Dewan Direksi Yayasan.

    (nah/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Indonesia Bangkit S2 Double Degree 2025 Dibuka, Cek Daftar Kampusnya!


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan bersama Kementerian Agama membuka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025 untuk program S2 double degree. Apa saja kampus tujuannya?

    Perlu diketahui sebelumnya, beasiswa S2 double degree ini memungkinkan mahasiswa yang berkuliah di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) dapat mengambil program studi lain di kampus luar negeri.

    Setelah lulus, mahasiswa akan mendapatkan dua gelar sekaligus. Lama pendidikan double degree bisa berlangsung selama satu tahun di kampus Indonesia dan satu tahun di kampus luar negeri.


    Pendaftaran skema BIB ini akan ditutup pada 12 Juni 2025. Mengutip unggahan @puspenma.kemenag_official, berikut daftar kampus yang bisa dipilih.

    Daftar Perguruan Tinggi Dalam Negeri dengan Universiti Utara Malaysia (UMM)

    Mahasiswa yang berkuliah di kampus-kampus berikut dapat double degree di Universiti Utara Malaysia (UMM). Ini daftarnya:

    – UIN Ar-Raniry Banda Aceh
    – UIN Mataram
    – UIN Raden Fatah Palembang
    – UIN Sunan Ampel Surabaya
    – UIN Sunan Gunung Djati Bandung

    Adapun program studi yang bisa dipilih antara lain:

    – Master in Islamic Finance and Banking
    – Master of Science (Managerial Communication)
    – Master of Education (Islamic Education)
    – Master of Science (Educational Management)

    Daftar Perguruan Tinggi Dalam Negeri dengan SOAS University of London atau University of Edinburgh

    Mahasiswa yang berkuliah di kampus-kampus berikut dapat double degree di SOAS University of London dan University of Edinburgh. Ini daftarnya:

    – Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII)
    – UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
    – UIN Alaudin Makassar

    Adapun program studi yang bisa dipilih antara lain:

    – MSc in Islamic and Middle Eastern Studies (Edinburgh)
    – MA Middle Eastern Studies (SOAS)
    – MA in History of Art and Architecture of Islamic Middle East (SOAS)
    – MA Religion Politics and Society (SOAS)
    – MA Islamic Studies (SOAS)
    – MA in History (SOAS)
    – MA in Islamic Humanities (SOAS)

    Syarat Daftar BIB S2 Double Degree 2025

    • Warga Indonesia.
    • Berusia maksimal 30 tahun pada 31 Desember 2025.
    • Lulusan S1 PTKI atau lulusan Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Kemenag.
    • Mengunggah foto resmi dan terbaru ukuran 3×4 (maksimal 1 MB).
    • Mempunyai ijazah S1/D4 disertai transkrip nilai dengan IPK minimal 3.00.
    • Bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri harus melampirkan hasil penetapan penyetaraan ijazah.
    • Mempunyai surat rekomendasi dari akademisi dan pembimbing skripsi.
    • Mempunyai surat keterangans sehat jasmani dari rumah sakit.
    • Membuat rencana studi berisikan alasan memilih prodi, rencana topik tesis, rencana studi semester 1 hingga akhir dan aktivitas non-akademik selama kuliah (3-5 halaman).
    • Membuat esai motivasi diri (1.000-1.500 kata).
    • Mempunyai sertifikat bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP 500, TOEFL IBT 75 atau IELTS 6.0
    • Menandatangani surat pernyataan komitmen dan integritas di atas materai Rp 10.000.
    • Tidak sedang mendaftar, akan menerima atau menerima beasiswa dari sumber lain.
    • Tidak sedang menempuh pendidikan S1.
    • Tidak sedang atau akan mendaftar jadi pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN).
    • Wajib ikut pendidikan secara penuh di kampus tujuan.

    Jadwal Pendaftaran BIB S2 Double Degree 2025

    • Pendaftaran: 4-12 Juni 2025
    • Seleksi administrasi: 13-17 Juni 2025
    • Pengumuman seleksi administrasi: 18 Juni 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 19-25 Juni 2025
    • Seleksi wawancara: 28 Juni-15 Juli 2025
    • Pengumuman seleksi wawancara: 31 Juli 2025

    Detikers tertarik? Pendaftaran bisa dilakukan hingga 12 Juni 2025 pada laman https://pendaftaran-beasiswa.kemenag.go.id/

    (cyu/faz)


    Cicin Yulianti


    Jurnalis detikcom. Lulusan Jurnalistik Unpad, di detikcom sejak 2022. Spesialis menulis topik pendidikan, kampus, sekolah, beasiswa, riset, dan kehidupan pelajar/mahasiswa.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Berapa Skor Minimal TOEFL dan IELTS untuk Beasiswa LPDP?



    Jakarta

    Sertifikasi kemampuan bahasa Inggris seperti TOEFL dan IELTS sering menjadi salah satu syarat beasiswa, termasuk beasiswa LPDP. Lantas, berapa skor minimal TOEFL dan IELTS untuk beasiswa LPDP?

    BeasiswaLPDP adalah beasiswa di bawah Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan untuk studi pascasarjana. Tak hanya kuliah dalam negeri, beasiswa ini juga membuka kesempatan beasiswa ke perguruan tinggi luar negeri.

    Agar dapat menjadi awardee LPDP, pendaftar harus memenuhi skor minimal TOEFL dan IELTS. Seperti apa ketentuannya?


    Skor Minimal TOEFL dan IELTS untuk Beasiswa LPDP

    Jika dilihat dari laman resmi LPDP, setiap jenis beasiswa LPDP mensyaratkan skor minimal kemampuan bahasa Inggris yang berbeda. Namun, semua sertifikat kemampuan bahasa Inggris ini wajib berlaku paling lambat 2 tahun sebelum periode pendaftaran dibuka.

    Selain TOEFL dan IELTS, LPDP juga membuka kesempatan sertifikat bahasa Inggris dari ETS dan Duolingo.

    Berikut beberapa ketentuan skor minimal sertifikat kemampuan bahasa Inggris beasiswa LPDP:

    1. Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD)

    Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 80; PTE Academic 58; atau IELTS™ 6,5.
    Pendaftar program Doktor luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 94; PTE Academic 65; atau IELTS™ 7,0.

    2. Beasiswa PNS, TNI, dan POLRI

    Pendaftar program Magister Dalam Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, PTE Academic 50, IELTS™ 6,0.
    Pendaftar program Magister Luar Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, IELTS™ 6,5.
    Pendaftar program Doktor Dalam Negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 530, TOEFL iBT® 70, PTE Academic 50, IELTS™ 6,0.
    Pendaftar program Doktor Luar Negeri skor minimal kemampuan bahasa InggrisTOEFLiBT® 80,PTE Academic 58,IELTS™ 6,5.

    3. Beasiswa Reguler

    Pendaftar program Magister Dalam Negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL® ITP 500, TOEFL® iBT 61, PTE Academic 50; atau IELTS™ 6,0.
    Pendaftar program Magister Luar Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 80; PTE Academic 58; atau IELTS™ 6,5.
    Pendaftar program Doktor Dalam Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL® ITP 530, TOEFL® iBT 70, PTE Academic 50; atau IELTS™ 6,0.
    Pendaftar program Doktor Luar Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 94; PTE Academic 65; atau IELTS™ 7,0.

    4. Beasiswa Daerah Afirmasi

    Pendaftar program Magister Luar Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL® ITP 500, TOEFL iBT® 61; PTE Academic 50, IELTS™ 6.0, Duolingo English Test 95, TOEP 500.
    Pendaftar program Doktor Luar Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL® ITP 500, TOEFL iBT® 61; PTE Academic 50, IELTS™ 6.0, Duolingo English Test 95, TOEP 500.

    Skor minimal TOEFL dan IELTS untuk beasiswa LPDP lainnya dapat dicek dalam laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Bagaimana detikers, siap mendaftar LPDP?

    (nir/pal)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Rekomendasi Beasiswa dalam Negeri yang Jarang Diketahui



    Jakarta

    Beasiswa adalah bantuan dana pendidikan yang tentunya jadi incaran banyak mahasiswa. Dengan beasiswa, beban biaya kuliah bisa lebih ringan sehingga mahasiswa dapat lebih fokus belajar.

    Jenis beasiswa yang punya peminat tinggi biasanya berasal dari dalam negeri. Contohnya beasiswa LPDP, Beasiswa Indonesia Bangkit, Beasiswa Pendidikan Indonesia, Beasiswa Unggulan, KIP Kuliah, Beasiswa Bank Indonesia hingga beasiswa sekolah kedinasan.

    Beasiswa-beasiswa tersebut disediakan langsung oleh pemerintah dan dikelola oleh kementerian ataupun lembaga. Tak heran, peminatnya akan tinggi karena seleksi ketat.


    Namun, detikers tak perlu khawatir tidak lolos seleksi beasiswa-beasiswa tersebut. Sebenarnya masih banyak beasiswa kuliah dari dalam negeri yang jarang diketahui, sehingga peminatnya tak sebanyak beasiswa dari pemerintah.

    Ada apa saja? Ini daftar beasiswa dalam negeri yang jarang diketahui.

    1. Beasiswa Cendekia Muda Baznas

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) ternyata punya ragam jenis beasiswa pendidikan untuk siswa hingga mahasiswa, contohnya Beasiswa Cendekia Muda Baznas.

    Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa D4 atau S1 yang menempuh kuliah di perguruan tinggi dalam negeri. Besaran beasiswa ini bisa mencakup total UKT atau subsidi.

    Ada beberapa kategori yang bisa dipilih dalam Beasiswa Cendekia Muda Baznas, mulai dari beasiswa dengan kategori jurusan prioritas; prestasi; aktivis; wirausaha; dan lainnya.

    2. Beasiswa Djitu

    Beasiswa Djitu atau singkatan dari Disiplin, Jujur, Inovatif, Tanggung Jawab, Unggul adalah bantuan pendidikan untuk mahasiswa D3-S1 yang disediakan oleh Yayasan Knouw Kalbe.

    Beasiswa ini khusus menarget perempuan yang sedang menghadapi tantangan sosial-ekonomi. Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa dengan jurusan di bidang agrikultur, bisnis, ekonomi, kesehatan, dan STEM.

    Penerima Beasiswa Djitu bisa mendapatkan bantuan hingga Rp 10 juta hingga lulus. Selain itu, ada dana penunjang sebesar Rp 1,2 juta per semester.

    3. Beasiswa Teladan

    Beasiswa Teladan diinisiasi oleh Tanoto Foundation untuk siswa hingga mahasiswa. Bentuk beasiswa Teladan berupa pendanaan kuliah secara fully funded dan biaya hidup bulanan.

    Tak cuma itu, program pengembangan diri dan eksperimen dapat dirasakan penerima Beasiswa Teladan. Sebagaimana tujuannya, beasiswa ini diberikan kepada calon-calon pemimpin muda.

    Ada banyak jaringan universitas penerima Beasiswa Teladan yakni IPB University, Universitas Brawijaya (UB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Diponegoro (Undip), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan lainnya.

    4. Beasiswa Bright Scholarship

    Bright Scholarship bisa dicoba bagi mahasiswa on going yang sedang mengalami kesulitan membiayai kuliah. Didanai oleh YBM BRI, beasiswa ini akan menopang UKT dan biaya hidup bulanan awardee.

    Selain itu, Beasiswa Bright Scholarship menyediakan fasilitas asrama bagi mahasiswa. Jika mahasiswa menginginkan jaringan atau pertemanan yang kuat antarawardee, maka beasiswa ini bisa menjadi solusi.

    Hingga saat ini, ada banyak kampus besar yang menjadi mitra YBM antara lain Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan 32 kampus lainnya.

    5. Beasiswa Aperti BUMN

    Apakah detikers berkuliah di kampus naungan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)? Jika demikian, maka bisa mencoba beasiswa satu ini.

    Beasiswa Aliansi Perguruan Tinggi BUMN (Aperti) menyediakan pembiayaan kuliah dan fasilitas akademik. Selain itu, penerima bisa berkesempatan magang dan bekerja di perusahaan BUMN seperti PLN, Pertamina, Pos Indonesia dan lainnya.

    Adapun kampus yang menyediakan beasiswa Aperti BUMN yakni:

    • Telkom University (Tel-U)
    • Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI)
    • Institut Teknologi PLN (ITPLN)
    • Universitas Pertamina (Uper)
    • Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI)
    • Politeknik Semen Indonesia (Polteksi)

    Demikian informasi beasiswa dalam negeri yang jarang diketahui tetapi punya pendanaan yang lumayan. Semoga bermanfaat bagi detikers ya.

    (cyu/nah)


    Cicin Yulianti


    Jurnalis detikcom. Lulusan Jurnalistik Unpad, di detikcom sejak 2022. Spesialis menulis topik pendidikan, kampus, sekolah, beasiswa, riset, dan kehidupan pelajar/mahasiswa.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Syarat IPK Beasiswa LPDP 2025, IPK 2,5 Bisa Daftar


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah membuka pendaftaran beasiswa LPDP tahap 2 2025 di berbagai program. Sejumlah beasiswa targeted LPDP di berbagai kampus mitra juga sedang dibuka.

    Program-program beasiswa LPDP pada umumnya mensyaratkan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3 untuk mendaftar jenjang magister (S2) dan 3,25 untuk mendaftar jenjang doktor (S3). Namun, ada juga yang mensyaratkan batas minimal IPK di bawah 3.

    Sebagai contoh, Beasiswa Kewirausahaan 2025, salah satu program beasiswa targeted LPDP, dapat dilamar lulusan S1/D4 dengan IPK minimal 2,5. Begitu juga Beasiswa Daerah Afirmasi dan Beasiswa Penyandang Disabilitas.


    Sementara itu, pendaftar Beasiswa Putra-Putri Papua dan Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD) tidak mensyaratkan batas minimal IPK bagi pendaftar S2. Perlu digarisbawahi, kampus tujuan dapat tetap mensyaratkan IPK minimal atau angka penyetaraannya, serta batas skor hasil ujian masuk sesuai ketentuan.

    Syarat IPK Beasiswa LPDP 2025

    Berikut batas minimal IPK beasiswa LPDP setiap jalur pada jenjang pendidikan sebelumnya dirangkum dari laman LPDP Kemenkeu.

    Syarat IPK Beasiswa Daerah Afirmasi 2025

    • Pendaftar S2: 2,5 dari 4
    • Pendaftar S3: 3 dari 4
    • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

    Syarat IPK Beasiswa Prasejahtera 2025

    Syarat IPK Beasiswa Penyandang Disabilitas 2025

    • Pendaftar S2: 2,5 dari 4
    • Pendaftar S3: 3 dari 4
    • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

    Syarat IPK Beasiswa Putra-Putri Papua 2025

    • Pendaftar S2: –
    • Pendaftar jenjang doktor pada semua program beasiswa LPDP yang merupakan lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai dokter spesialis/subspesialis sebagai bukti pemenuhan syarat IPK pada masing-masing program.

    Syarat IPK Beasiswa Reguler 2025

    • Pendaftar S2: 3 dari 4
    • Pendaftar S3: 3,25 dari 4
    • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

    Syarat IPK Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD) 2025

    • Pendaftar S2: –
    • Pendaftar jenjang doktor pada semua program beasiswa LPDP yang merupakan lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai dokter spesialis/subspesialis sebagai bukti pemenuhan syarat IPK pada masing-masing program.

    Syarat IPK Beasiswa Parsial 2025

    • Pendaftar S2: 3 dari 4
    • Pendaftar S3: 3,25 dari 4
    • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

    Syarat IPK Beasiswa PNS, TNI, dan Polri 2025

    • Pendaftar S2: 3 dari 4
    • Pendaftar S3: 3,25 dari 4
    • Pendaftar S3 khusus anggota TNI/Polri: 3 dari 4
    • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

    Syarat IPK Beasiswa Kewirausahaan 2025

    Syarat IPK Beasiswa Pendidikan Kader Ulama 2025

    • Pendaftar S2: 3 dari 4
    • Pendaftar S3: 3,25 dari 4
    • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

    Syarat IPK Beasiswa Doktor Untuk Talenta Riset dan Inovasi Nasional BRIN 2025

    • Pendaftar S3 dan S2 Fast Track: 3,25 dari 4
    • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

    Syarat IPK Beasiswa Dokter Spesialis dan Dokter Subspesialis 2025

    • Pendaftar pendidikan dokter spesialis/subspesialis: 3 dari 4

    Syarat IPK Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis 2025

    • Pendaftar beasiswa fellowship: –

    Syarat IPK Beasiswa LPDP – King’s College London Singhasari Program Master Tahun 2025

    Syarat IPK Beasiswa Indonesia-Tiongkok Program Master di Central South University (CSU) 2025

    Syarat IPK Beasiswa LPDP – Georgetown SFS Asia-Pacific Program Master 2025

    Syarat IPK Beasiswa LPDP – University College Dublin Program Master Tahun 2025

    Informasi jadwal, syarat dan panduan selengkapnya terkait program-program beasiswa LPDP tahap 2 2025 bisa diunduh di https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Semoga berhasil, detikers.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Tips Lolos Seleksi Administrasi LPDP dari Alumnus Kampus Inggris, Catat!



    Jakarta

    Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan merupakan salah satu bantuan pendidikan dari pemerintah yang sangat diminati. Persaingan yang ketat tentu saja harus dihadapi para pelamar.

    Gilang Rizky Pratama penerima beasiswa LPDP tahun 2023 mengungkapkan salah satu syarat lolos persaingan tersebut yakni memperhatikan persyaratan yang diberikan oleh penyelenggara.

    Menurutnya, untuk mendapatkan beasiswa, calon awardee perlu mematuhi segala aturan yang diberikan oleh LPDP.


    “Jadi, selama kita mematuhi segala aturan yang diberikan oleh LPDP dan memang kita cocok dianggap sebagai orang yang eligible, insyallah akan berjalan dengan mulus,” ujarnya kepada wartawan di sela-sela acara Study UK: Pre-departure Briefing (PDB) 2025 di Ganara Art Space, Plaza Indonesia, Jakarta, Sabtu (5/7/2025).

    Gilang sendiri telah menyelesaikan pendidikan gelar magister bidang Operations, Project, and Supply Chain Management di The University of Manchester, United Kingdom (UK), Inggris.

    2 Tips Lolos Seleksi Administrasi LPDP

    Ada tiga tahapan yang harus dilalui peserta sebelum jadi penerima beasiswa LPDP. Ketiga tahapan tersebut adalah seleksi administrasi, tes bakat skolastik, dan substansi.

    Seleksi administrasi menjadi gerbang awal yang bisa dikatakan mudah tapi sulit untuk dilalui. Gilang memberikan 2 tips agar pendaftar LPDP Tahap 2 Tahun 2025 bisa lolos seleksi administrasi, yakni:

    1. Buku Panduan LPDP Penting!

    Tips pertama dari Gilang adalah pendaftar harus memahami aturan yang sifatnya spesifik, seperti surat rekomendasi. Sehingga buku panduan adalah hal penting yang harus diperhatikan pendaftar.

    “Kaya surat rekomendasi gitu kan LPDP surat rekomendasinya harus di tahun yang sama. Saat kita diberikan (rekomendasi) oleh orang di tahun atau tanggal yang sama gitu. Menurut saya perlu diperhatikan buku panduannya, supaya bisa lebih at least eligible untuk LPDP,” urai Gilang.

    2. Pahami Tujuan Sebelum dan Setelah Studi

    Gilang menuturkan pendaftar perlu memahami apa tujuan yang ingin dicapai ketika kuliah di luar negeri. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah melihat kesinambungan antara apa yang tengah dilakukan saat ini dengan kontribusi sebelumnya.

    “Mungkin bisa ditarik dari selama kita S1, kegiatan kita apa saja, pekerjaan kita,” katanya.

    Dari pengalaman dan kontribusi sebelumnya, knowledge gap atau pengetahuan yang belum diketahui akan calon awardee temukan. Knowledge gap inilah yang akan jadi alasan mengapa studi tersebut perlu dilakukan.

    “Jadi pahami kesinambungan antara past, present, sama future kita, di masa depan ingin jadi apa,” tandasnya.

    Menjadi beasiswa incaran pelajar Indonesia, persiapan dalam mendaftar LPDP bukan suatu hal yang bisa dianggap enteng. Selama persiapan Gilang juga merasa khawatir tidak lolos.

    “Selama proses (pendaftaran) sebenarnya worry aja. Tapi alhamdulillah lolos. Hambatan nggak berarti selama persiapan sudah matang,” tandasnya.

    Sebagai informasi, beasiswa LPDP tahap 2 tahun 2025 dibuka hingga 31 Juli 2025. Informasi pendaftaran bisa dilihat melalui laman resmi LPDP pada tautan https://lpdp.kemenkeu.go.id/.

    (det/pal)


    Devita Savitri


    Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom sejak 2023. Tertarik dan aktif meliput isu terkait pendidikan dasar dan menengah. Wartawan Terproduktif Kemendikdasmen 2025.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Dana Abadi Bidang Pendidikan Capai Rp 154,11 T



    Jakarta

    Dana abadi bidang pendidikan yang dihimpun Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan mencapai Rp 154,11 triliun per 30 Juni 2025.

    Hal ini diungkapkan Plt Direktur Utama LPDP, Sudarto dalam Paparan Rencana Kerja dan Anggaran Pagu Indikatif TA 2026 saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XI DPR, Senin (14/7/2025) di Gedung DPR RI, Jakarta.

    Sudarto memaparkan dana abadi tersebut terbagi atas dana abadi pendidikan (DAP) Rp 126,12 triliun, dana abadi penelitian (DAPL) Rp 12,99 triliun, dana abadi perguruan tinggi (DAPT) Rp 10 triliun, dan dana abadi kebudayaan (DAKb) Rp 5 triliun.


    Pemanfaatan hasil pengembangan DAP sepanjang 2013 hingga 2025 telah memberikan beasiswa sebanyak 55.492 orang. “Terdiri atas beasiswa S2 sebanyak 40.284 orang, S3 sebanyak 11.829 orang, dan dokter spesialis sebanyak 3.379 orang,” ujar Sudarto.

    Selain itu, dari hasil pengembangan DAP juga diberikan beasiswa kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti) antara tahun 2021-2025 sebanyak 547.878 orang.

    Adapun kerja sama dengan Kementerian Agama dari 2022-2025 menjangkau 40.266 orang. “Terdiri dari 11.456 orang beasiswa S1 sampai S3 dan 29.449 orang beasiswa non-degree,” kata Sudarto.

    Penerima beasiswa on-going hingga 30 Juni 2025 sebanyak 34.373 orang dengan rincian beasiswa LPDP 18.630 orang, Kemendikdasmen-Kemdiktisaintek sebanyak 8.674 orang, dan Kemenag sebanyak 7.069 orang.

    Sementara hasil pengembangan DPAL telah membiayai 3.460 proyek riset termasuk kolaborasi dengan Kemdiktisaintek, Kemenag, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Termasuk 2.261 proyek riset on-going sebanyak 2.261 proyek.

    Adapun dari hasil pengembangan DAPT dari 21 Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) telah dihasilkan 7.935 publikasi, 1.849 visiting professor, 576 postdoc fellowship, serta 6.800 pertukaran pelajar.

    Terakhir, penerima manfaat DAKb sebanyak 928 orang yang berbentuk perorangan, komunitas, lembaga, dengan keterlibatan 27.650 pelaku budaya.

    Sudarto juga menyebutkan target layanan yang didanai LPDP pada tahun 2026 adalah beasiswa sebanyak 14.160 orang, riset 42 proyek, DAPT 23 PTNBH, serta DAKb sebanyak 4 program utama.

    (pal/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa Pendidikan Jarak Jauh Guru PAI-Bahasa Arab, Ini Syaratnya



    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) menyediakan beasiswa Sarjana (S1) untuk guru. Nantinya, guru dapat menempuh kuliah PJJ secara gratis di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

    “Pemberikan beasiswa untuk guru dan calon guru sangat penting, termasuk beasiswa S1 PJJ untuk merespon kompleksitas persoalan kehidupan yang serba digital,” kata Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal, Kementerian Agama, Ruchman Basori dikutip dari laman Kemenag, Jumat (18/7/2025).

    Penerima beasiswa dapat melanjutkan pendidikan untuk prodi S1 PJJ Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).


    “Guru dan calon guru harus terus-meneruskan ditingkatkan kualitasnya. Pemberian beasiswa Prodi PJJ Guru PAI, Guru Bahasa Arab dan PGMI pada UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menjadi pilot project Kementerian Agama,” kata Ruchman.

    Ada 2 Ribu Lebih Pendaftar Beasiswa Tahun Ini

    Berdasarkan catatan pendaftar tahun ini, ada sebanyak 2.451 yang melamar beasiswa. Hingga saat ini, sudah ada 3.313 orang yang memperoleh beasiswa sejak dibuka pada tahun 2022.

    Penyedia dana beasiswa kuliah PJJ ini adalah Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Adapun Kemenag menjadi pengelola dan perancang desain beasiswanya.

    Ruchman menyebut pengadaaan beasiswa PJJ ini adalah mandat dari UU Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Guru tak hanya diberikan pelatihan tetapi juga studi lanjut.

    Syarat Daftar Beasiswa PJJ Guru PAI-Bahasa Arab

    Adapun syarat pendaftaran beasiswa PJJ Kemenag tahun ini adalah sebagai berikut:

    • Warga negara Indonesia
    • Berusia maksimal 47 tahun
    • Mempunyai ijazah atau surat tanda tamat belajar
    • Berstatus sebagai guru madrasah, guru sekolah, guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA), atau guru pondok pesantren.
    • Mempunyai SK penempatan mengajar
    • Tidak sedang mendaftar sebagai PPPK atau PNS
    • Wajib mengikuti pendidikan dan menyelesaikan studi sesuai program beasiswa
    • Tidak sedang mendapat atau mendaftar beasiswa S1 di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri
    • Direkomendasikan oleh pimpinan lembaga pendidikan
    • Mengisi data diri lengkap selama pendaftaran
    • Menandatangani surat pernyataan komitmen dan integritas di atas materai Rp 10.000

    Jika detikers tertarik mendaftar, bisa terus pantau informasi pembukaanya via website https://beasiswa.kemenag.go.id/ ya.

    (cyu/faz)


    Cicin Yulianti


    Jurnalis detikcom. Lulusan Jurnalistik Unpad, di detikcom sejak 2022. Spesialis menulis topik pendidikan, kampus, sekolah, beasiswa, riset, dan kehidupan pelajar/mahasiswa.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com