Tag: pendidikan

  • Pendaftaran Beasiswa S2 LPDP-AAS 2025 Dibuka, Tanpa Seleksi Bakat Skolastik!



    Jakarta

    Beasiswa LPDP-Australia Awards Scholarships (AAS) telah dibuka hingga 5 Mei 2025. Beasiswa ini ditujukan untuk WNI yang ingin melanjutkan studi Master ke Australia.

    Beasiswa LPDP-AAS merupakan program beasiswa pendanaan bersama antara LPDP dan AAS yang memberikan kesempatan studi program master bidang blue economy, green/renewable economy, dan digital/information technology pada 22 perguruan tinggi di Australia.

    Beasiswa ini dibuka untuk WNI baik umum atau CPNS/PNS. Untuk saat ini, Beasiswa LPDP-AAS tidak membuka pendaftaran bagi TNI/POLRI.


    Cakupan studi di Beasiswa LPDP-AAS mencakup bidang blue economy, green/renewable economy, dan digital/information technology sesuai daftar perguruan tinggi.

    Pendaftar beasiswa mengikuti proses pendaftaran dan seleksi beasiswa pada aplikasi pendaftaran LPDP. Selanjutnya, Pendaftar Beasiswa LPDP-AAS akan didaftarkan oleh Tim AAI pada perguruan tinggi tujuan pada saat telah dinyatakan lulus seleksi.

    Pendaftar tidak diwajibkan mengunggah dokumen LoA Unconditional dari perguruan tinggi tujuan. Selain itu, pelamar hanya dibolehkan memilih maksimal 3 jurusan atau universitas.

    Komponen Beasiswa LPDP-AAS 2025

    Melansir dari laman resminya, komponen Beasiswa LPDP-AAS 2025 adalah:

    Dana Pendidikan

    • Tuition Fee
    • Dana Pendaftaran
    • Dana Tunjangan Buku
    • Dana Penelitian Tesis
    • Dana Seminar Internasional (di supplementary academic support)
    • Dana Publikasi Jurnal Internasional

    Dana Pendukung

    • Dana Transportasi
    • Dana Aplikasi Visa
    • Dana Asuransi Kesehatan
    • Dana Kedatangan
    • Dana Hidup Bulanan
    • Dana Lomba Internasional
    • Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)
    • Dana Tambahan (sepanjang memenuhi kriteria)
    • Pre-course Departure Training
    • Dana Dukung Disabilitas
    • Introductory Academic Program
    • Medical Check-up saat pembuatan Visa
    • Supplementary Academic Support
    • Reunion Airfare

    Syarat Pendaftaran Beasiswa LPDP-AAS 2025

    Tertarik mendaftar Beasiswa LPDP-AAS? Berikut syarat-syaratnya:

    • Warga Negara Indonesia.
    • Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1).
    • Usia paling tinggi 42 tahun pada 31 Desember 2025
    • Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister.
    • Minimal IPK 3,00 dari skala 4,00 pada jenjang S1 atau D4
    • Melampirkan surat rekomendasi (berbahasa Inggris) yang diterbitkan paling lama 1 (satu) tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa.
    • Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang berlaku paling lambat pada 2 (dua) tahun terakhir, terhitung sampai dengan tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran berjalan (8 Oktober 2024). Sertifikat diterbitkan oleh ETS (ets.org), atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan memiliki skor minimal kemampuan bahasa Inggris:
      PTE Academic 58 (tanpa skor keterampilan komunikasi kurang dari 50),
      TOEFL iBT® 84 (dengan minimal 21 di semua sub-tes), atau
      IELTS™ 6,5 (tanpa band kurang dari 6,0).

    Cara Mendaftar Beasiswa LPDP-AAS 2025

    1. Mendaftar secara online pada situs Pendaftaran Beasiswa LPDP: https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.
    2. Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran.
    3. Pastikan melakukan submit tepat waktu pada aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.
    4. Pengisian Profil Diri, Essa, dan Surat Rekomendasi pada aplikasi ditulis dalam Bahasa Inggris.

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa LPDP-AAS 2025

    Pendaftaran: 18 Februari-5 Mei 2025
    Seleksi Administrasi: 6-22 Mei 2025
    Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 23 Mei 2025
    Masa Sanggah: 24-25 Mei 2025
    Pengumuman Hasil Sanggah: 3 Juni 2025
    Seleksi Substansi I (Proses Shortlisted Peserta Wawancara): 4-16 Juni 2025
    Pengumuman Shortlisted Peserta Wawancara: 17 Juni 2025
    Seleksi Substansi II (Pelaksanaan Wawancara): 18 Juli 2025
    Pengumuman Hasil Seleksi Substansi II: 18 Juli 2025
    Perkuliahan Paling Cepat: Januari 2026

    Demikian informasi mengenai pendaftaran Beasiswa LPDP-AAS 2025. Tertarik mendaftar?

    (nir/pal)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Hari Terakhir Daftar KIP Kuliah 2025 SNBP, Cermati Hal-Hal Ini


    Jakarta

    Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025 untuk peserta Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ditutup hari ini, Rabu 18 Februari 2025. Cermati hal-hal penting pada pendaftaran KIP Kuliah 2025 SNBP agar lolos seleksi.

    KIP Kuliah adalah bantuan pendidikan bagi mahasiswa yang berpotensi akademik baik, tetapi terbatas ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, dan/atau dengan pertimbangan khusus yang didukung bukti dokumen yang sah.

    Dirangkum dari siaran peluncuran KIP Kuliah 2025 di kanal YouTube Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Selasa (18/2/2025), berikut hal-hal yang perlu dicermati pada pendaftaran KIP Kuliah 2025:


    Hal Penting di Pendaftaran KIP Kuliah 2025 SNBP

    Tak Boleh Pindah Prodi

    Dikutip dari laman Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemdikbud, penerima KIP Kuliah tidak boleh untuk pindah prodi. Jika kuliah lagi di kampus yang sama atau berbeda di prodi lain, mantan penerima KIP Kuliah tersebut tidak diizinkan mendaftar KIP Kuliah kembali pada tahun berikutnya. Untuk itu, pastikan diri sudah memilih prodi sesuai minat dan bakat.

    Penuhi Syarat Ekonomi KIP Kuliah 2025

    Pendaftar KIP Kuliah perlu memenuhi salah satu syarat ekonomi KIP Kuliah 2025 berikut untuk dapat mendaftar SNBP dengan KIP Kuliah:

    • Merupakan pemegang KIP Pendidikan Menengah
    • Berasal dari keluarga yang termasuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
    • Berasal dari keluarga yang termasuk dalam data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), maksimal pada desil 3
    • Berasal dari panti sosial atau panti asuhan
    • Memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin seusai ketentuan, dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu.

    Cek Kesesuaian dengan Kategori Prioritas

    Cek kembali kesesuaian kondisi ekonomi dengan kategori prioritas KIP Kuliah 2025. Pendaftar yang diprioritaskan menjadi penerima KIP Kuliah 2025 berdasarkan syarat ekonomi yaitu:

    1. Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTN.
    2. Berasal dari keluarga yang masuk dalam DTKS atau menerima program bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial (Kemensos) yang lulus seleksi mandiri di PTN.
    3. Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTS.
    4. Berasal dari keluarga yang masuk dalam DTKS atau menerima program bansos Kemensos yang lulus seleksi mandiri di PTS.
    5. Termasuk kelompok masyarakat miskin atau rentan miskin, maksimal desil 3 P3KE yang lulus seleksi mandiri di PTS.
    6. Berasal dari panti sosial atau panti asuhan yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur seleksi di PTN dan PTS.
    7. Pelamar yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur seleksi diPTN dan PTS, dan memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin, sesuai ketentuan, dibuktikan dengan:
      • – Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali adalah maksimal Rp 4 juta per bulan, atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.
      • – Surat keterangan tidak mampu yang dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah, minimal tingkat desa atau kelurahan, yang disertai dengan bukti dukung, dan akan diverifikasi oleh perguruan tinggi.

    Isi Detail Ayah di KIP Kuliah

    Berdasarkan panduan KIP Kuliah, detail ayah berisi riwayat pendidikan ayah hingga pekerjaan ayah. Berikut cara mengisi detail ayah KIP Kuliah 2025:

    • Isikan nama lengkap ayah sesuai yang tertera di KTP
    • Isikan status hidup ayah, masih hidup atau meninggal
    • Isikan status hubungan ayah dengan pendaftar, baik ayah kandung, ayah tiri, atau wali
    • Isikan status riwayat pendidikan ayah, baik lulusan SD, SMP, SMA, atau tidak sekolah sama sekali
    • Masukkan deskripsi kondisi kesehatan ayah, seperti punya riwayat penyakit atau sehat
    • Masukkan deskripsi pekerjaan ayah sehari-hari, misalnya petani, pekerja serabutan, pedagang, buruh pabrik, atau lainnya
    • Isikan jumlah dan detail tanggungan ayah di rumah.

    Ada Tahap Verifikasi

    Jika lolos seleksi di perguruan tinggi tujuan melalui SNBP, maka pihak kampus akan melakukan verifikasi lebih lanjut. Setelah verifikasi, barulah pihak kampus mengusulkan pelamar KIP Kuliah bersangkutan sebagai calon penerima KIP Kuliah.

    Penerima KIP Kuliah akan ditetapkan Kemendiktisaintek atas usulan perguruan tinggi setelah mahasiswa melakukan registrasi dan diterima secara resmi sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi.

    Untuk itu, pastikan semua data yang diisikan saat mendaftar sudah benar, mulai dari:

    • – Data siswa di Data Pokok Pendidikan (Dapodik)
    • – Daya pribadi menggunakan data siswa, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) siswa (bukan NIK orang tua)
    • – Penghasilan orang tua
    • – Data kondisi ekonomi.

    Mendaftar SNBP dan Sinkronisasi

    Setelah mendaftar KIP Kuliah di portal KIP Kuliah Kemdiktisaintek, pastikan untuk mendaftar SNBP 2025 di portal SNPMB. Kemudian, buka kembali portal KIP Kuliah dan pilih mendaftar SNBP.

    Langkah tersebut penting dilakukan agar data pelamar KIP Kuliah tersinkronisasi sebagai peserta SNBP. Dengan begitu, perguruan tinggi lebih mudah untuk mendapat informasi terkait calon mahasiswa bersangkutan lebih awal.

    Nah, itulah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pendaftaran KIP Kuliah 2025 SNBP. Semoga berhasil, detikers!

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Pertukaran Guru ke Korea Dibuka Kemendikdasmen, Dapat Tunjangan dan Tempat Tinggal


    Jakarta

    Pertukaran guru ke Korea dibuka Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Indonesian-Korean Teacher Exchange (IKTE). Pendaftaran dibuka 17 Februari sampai 18 Maret 2025.

    Indonesian-Korean Teacher Exchange (IKTE) adalah program pertukaran guru antara Indonesia dan Korea Selatan lewat Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikdasmen dan Kementerian Pendidikan Korsel.

    Pada pertukaran ini, guru-guru dari Korea dan Indonesia dikirim ke sekolah lokal di negara mitra. Guru-guru Korea akan tinggal di Indonesia selama sekitar 6 bulan, termasuk pelatihan penyesuaian lokal di Indonesia, sedangkan guru-guru Indonesia akan tinggal di Korea selama sekitar 3 bulan, termasuk pelatihan penyesuaian lokal di Korea.


    Di Korea, guru akan mengajar dalam bahasa Inggris atau Korea. Di samping mengampu mata pelajaran sesuai kebutuhan host school dalam jam pelajaran, keberadaan guru RI di sana akan mengajarkan nilai-nilai toleransi, global citizenship, dan keberagaman kepada siswa.

    Guru juga membawa misi budaya dalam pertukaran ini. Diharapkan, guru dapat membangun pemahaman budaya yang lebih luas dan mempererat hubungan antara Indonesia dan Korea, serta memahami perbedaan budaya dan cara beradaptasi dalam lingkungan internasional.

    Saat kembali ke Indonesia, guru diharapkan bisa menerapkan metode pembelajaran yang lebih variatif, inovatif dan efektif di sekolah asalnya. Berangkat dari wawasan yang diperoleh saat pertukaran, guru juga bisa mengembangkan fleksibilitas dan kreativitas dalam mengajar.

    Pertukaran Guru Indonesia-Korea 2025

    Berikut komponen yang dibiayai pada Pertukaran Guru Indonesia-Korea 2025 seperti dilansir dari laman GTK Dikdasmen:

    • Biaya pembuatan visa
    • Tiket pesawat PP Indonesia-Korea-Indonesia
    • Akomodasi/tempat tinggal di Korea, biasanya di asrama atau apartemen yang disediakan oleh sekolah atau Asia-Pacific Teacher Exchange for Global Education (APCEIU)
    • Tunjangan bulanan (living allowance) untuk biaya makan dan kebutuhan sehari-hari
    • Asuransi kesehatan dasar di Korea
    • Pelatihan dan workshop sebelum keberangkatan dan awal program

    Sedangkan biaya yang ditanggung guru yakni:

    • Biaya pembuatan paspor
    • Makan dan kebutuhan pribadi, transportasi di luar program (tunjangan diatur sendiri)

    Guru juga disarankan membawa media pembelajaran dari Indonesia untuk memperkenalkan budaya dengan lebih menarik dan interaktif. Jika media bisa dibeli di Korea, maka bisa mengajukan pendanaan dari sekolah.

    Syarat Pertukaran Guru ke Korea

    • Pria/wanita usia 30-45 tahun
    • Merupakan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) atau guru tetap yayasan (GTY)
    • Memiliki pengalaman mengajar minimal 5 tahun pada jenjang SD/SMP/SMA/SMK non-kejuruan
    • Memiliki kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan
    • Energik, kreatif, memiliki kemampuan interpersonal yang baik dan aktif dalam komunitas guru
    • Memiliki prestasi dan atau menguasai keterampilan di bidang seni tradisional Indonesia
    • Memiliki prestasi sebagai guru (guru berprestasi/guru inovatif dan sejenisnya)
    • Sehat jasmani, rohani dan tidak sedang dalam kondisi hamil
    • Berwawasan luas dan memiliki pengalaman dalam forum internasional
    • Bersedia mengikuti program sampai dengan selesai
    • Mendapatkan izin dari pimpinan satuan pendidikan
    • Melampirkan biodata/CV
    • Foto berwarna terbaru ukuran 4×6 sebanyak 1 lembar.

    Syarat Provinsi

    • Bengkulu
    • Riau
    • Kepulauan Riau
    • Jambi
    • Lampung
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Tengah
    • Kalimantan Barat
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
    • Maluku
    • Papua
    • Papua Barat.

    Informasi pertukaran guru Indonesia-Korea selengkapnya bisa diakses di https://gtk.dikdasmen.go.id/ikte/. Semoga bermanfaat!

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • LPDP-Kemendiktisaintek Alokasikan Dana Rp 2 Triliun untuk Beasiswa



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) perbaharui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Jumat (28/2/2025). Pembaharuan kerja sama ini mengalokasikan dana sebesar kurang lebih Rp 2 triliun untuk beasiswa.

    Wamendiktisaintek Stella Christie menjelaskan beasiswa LPDP berdasarkan Dana Abadi Pendidikan (DAP). Beasiswa ini akan diberikan pada siswa yang berprestasi agar mendapat pendidikan tinggi berkualitas jenjang S1 hingga S3.

    “Kita menandatangani kerja sama program kolaborasi Kemdiktisaintek dengan LPDP menggunakan Dana Abadi Pendidikan (DAP), khususnya beasiswa. Momen ini menjadi salah satu tumpuan atau poros untuk membangun sumber daya manusia di Indonesia,” ujar Wamen Stella dikutip dari laman resmi Kemdiktisaintek, Sabtu (1/3/2025).


    Penggunaan Dana LPDP Rp 2 Triliun

    Dana LPDP kurang lebih Rp 2 triliun itu akan digunakan untuk pelaksanaan pendanaan dan pengelolaan program kolaborasi yang selama ini ada. Baik program beasiswa bergelar/degree dan beasiswa tanpa gelar/non-degree.

    Pendanaan akan diberikan pada program yang telah berjalan tahun sebelumnya dan program baru yang akan dibuka pada 2025.

    Direktur Utama LPDP, Andin Hadiyanto menjelaskan pihaknya akan berusaha memberikan layanan terbaik. Caranya dengan memaksimalkan pelayanan dan sportivitas.

    “Untuk hasil yang optimal, tepat, dan berdampak positif bagi bangsa dan negara,” katanya.

    Turut hadir dalam prosesi penandatanganan PKS, Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Togar Mangihut Simatupang berharap kerja sama ini bisa membangun generasi hebat masa depan. Seluruh prosesnya juga dilakukan Kemdikti secara transparan sehingga masyarakat bisa ikut mengawasinya.

    “Kami berharap PKS ini dapat meningkatkan kolaborasi antara LPDP dan Kemdiktisaintek, serta membangun generasi sumber daya manusia yang lebih baik dimasa depan,” kata Togar.

    Beasiswa LPDP Tidak Kena Efisiensi

    Sebelumnya sempat ramai bila beasiswa LPDP terkena dampak efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah. Kendati demikian hal ini kemudian dibantah Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.

    Dengan tegas, Sri Mulyani menyebutkan 40.030 penerima beasiswa LPDP akan tetap menerima haknya sesuai kontrak yang telah disepakati. Sosok yang akrab dipanggil Ani itu juga menyebut dua beasiswa lain yang tidak kena efisiensi anggaran.

    Yakni Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Kemendiktisaintek serta Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama.

    (det/pal)


    Devita Savitri


    Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom sejak 2023. Tertarik dan aktif meliput isu terkait pendidikan dasar dan menengah. Wartawan Terproduktif Kemendikdasmen 2025.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S2 di Rusia 2025 MGIMO University, Kuliah dalam Bahasa Inggris


    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa S2 di Rusia dibuka oleh Moscow State Institute of International Relations (MGIMO) University mulai 1 Maret 2025. Mahasiswa penerima beasiswa akan kuliah jenjang untuk program Ekonomi Politik Kerja Sama Strategis ASEAN-Rusia mulai September 2025.

    Berdasarkan pengumuman Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), kuliah S2 di Rusia ini akan berlangsung 2 tahun dengan bahasa pengantar bahasa Inggris.

    Beasiswa S2 di Rusia 2025 MGIMO University

    Pada program magister MGIMO University bidang ekonomi ini, mahasiswa akan belajar mengenai aspek ekonomi dan politik pada hubungan ASEAN dan Rusia, proses integrasi regional, keadaan terkini dan prospek pengembangan hubungan, dengan mempertimbangkan dinamika ekonomi dan politik global dan regional, aspek hukum modern, dan transformasi teknologi.


    Dikutip dari laman kampus, sejumlah disiplin dasar yang akan dipelajari yaitu:

    • Ekonomi makro dan mikro
    • Ekonometrika
    • Rusia dan ASEAN dalam politik global
    • Pasar komoditas dunia
    • Investasi internasional dalam hubungan ekonomi internasional
    • Proses integrasi di EAEU
    • Proses integrasi di ASEAN dan Asia Timur
    • Bahasa asing

    Lulusan program magister ini disiapkan untuk memiliki pengetahuan profesional di bidang hubungan ekonomi internasional, analisis dan konsultasi bisnis, hubungan antara Rusia dan ASEAN, proses regional EAEU dan ASEAN, dan aspek hukum berbisnis di Rusia dan negara-negara ASEAN.

    Komponen Beasiswa

    • Tiket perjalanan pergi-pulang (PP)
    • Uang kuliah

    Adapun biaya hidup sekitar USD 300 (Rp 5 juta) per bulan beserta biaya asrama ditanggung mahasiswa atau sponsor masing-masing.

    Tahap Seleksi

    • Seleksi portofolio prestasi
    • Wawancara

    Beasiswa magister ekonomi ini dibuka dengan kuota 10 mahasiswa negara ASEAN. Saat ini, Indonesia sudah mengirimkan 12 mahasiswa. Satu mahasiswa periode 2022 telah lulus pada 2024, sementara 11 mahasiswa periode 2023 dan 2024 tengah menempuh kuliah.

    Berminat mendaftar? Simak info lebih lanjut di https://mgimo.ru/study/master/study-asean/ dan laman Kemendiktisaintek, klik DI SINI.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Djitu 2025 Gelombang 2 Dibuka, Kuliah Gratis Plus Dana Per Semester


    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Djitu 2025 Gelombang 2 dibuka mulai 3 Maret-14 April 2025. Mahasiswi aktif, siswa kelas 12 SMA/SMK, maupun perempuan yang gap year maksimal 2 tahun terakhir bisa mendaftar beasiswa kuliah ini.

    Beasiswa DJITU adalah program pendidikan dari Yayasan Khouw Kalbe bagi perempuan agar dapat mengembangkan dan memberi perubahan positif di daerah asalnya. Beasiswa ini diperuntukkan bagi perempuan yang mengalami tantangan sosial-ekonomi tetapi berpotensi dan berkeinginan kuat untuk kuliah pada jenjang D3, D4, dan S1.

    Beasiswa DJITU 2025 Kuliah D3, D4, S1

    Komponen beasiswa DJITU 2025 meliputi:


    • Dana pendidikan sampai lulus, maksimal Rp 10 juta per semester, yang meliputi Sumbangan Pengembangan Institusi (SPP)/SKS/Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan skripsi atau penelitian
    • Dana penunjang pengembangan kapasitas Rp 1,2 juta per semester
    • Pelatihan kepemimpinan, kesehatan (wellness), komunikasi, dan inovasi
    • Mentoring adaptasi kuliah, karier, dan kontribusi pada masyarakat

    Syarat Beasiswa DJITU 2025 Gelombang 2

    • Perempuan
    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Usia 17-22 tahun
    • Belum menikah
    • Merupakan:
      • Siswi SMA/SMK/sederajat kelas 12
      • Perempuan yang gap year maksimal 2 tahun terakhir
      • Mahasiswi aktif maksimal semester 2 saat mendaftar dan tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain
    • Berasal dari 21 daerah target, dibuktikan dengan KTP/KK
    • Nilai rapor:
      • Siswi kelas 12: Rata-rata nilai rapor pengetahuan dan keterampilan 5 semester 1-5 minimal 80 setiap semester
      • Gap year/lulusan SMA/SMK: Rata-rata nilai rapor sekolah menengah minimal 80 setiap semester
      • Mahasiswi aktif: Rata-rata nilai rapor sekolah menengah minimal 80 setiap semester, IP semester 1 minimal 3,30 dari skala 4,00
    • Memiliki jiwa kepemimpinan dan keinginan besar untuk berkontribusi pada daerah asal, dibuktikan dengan pengalaman dan keaktifan dalam organisasi
    • Melengkapi formulir pendaftaran online yang disertakan persyaratan administrasi

    Syarat Dokumen

    • Formulir pendaftaran
    • Hasil scan KTP
    • Hasil scan KK
    • Pas foto 4×6 cm
    • Hasil scan rapor SMA/SMK/sederajat kelas 10-11 bagi siswa aktif atau 10-12 bagi perempuan gap year atau mahasiswa aktif
    • Surat keterangan mahasiswa aktif dan tidak sedang menerima beasiswa dari instansi pendidikan masing-masing bagi mahasiswa, contoh bisa dicek di https://bit.ly/SuratKeteranganMahasiswa-DJITU2025
    • Esai tulis tangan minimal 250 kata pada 1 halaman kertas A4 yang menjawab “Bagaimana kamu menjawab tantangan kondisi di daerahmu yang sesuai bidang keilmuan yang jadi potensi dan cita-cita masa depanmu? Tulis rencana dan langkah yang sudah, sedang, dan akan kamu lakukan dengan rinci.”

    Syarat Bidang Studi

    • Agrikultur
    • Bisnis dan ekonomi
    • Kesehatan
    • Sains, teknologi, teknik/rekayasa, dan matematika (STEM)
    • Pendidikan keguruan STEM

    Syarat Daerah

    Pelamar harus berasal dari salah satu daerah di bawah ini:

    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Utara
    • Bali
    • NTT
    • NTB
    • Sulawesi Utara
    • Gorontalo
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Tenggara
    • Sulawesi Barat
    • Maluku
    • Maluku Utara
    • Papua
    • Papua Barat
    • Papua Barat Daya
    • Papua Selatan
    • Papua Tengah
    • Papua Pegunungan

    Jadwal Beasiswa DJITU 2025 Gelombang 2

    • Pendaftaran: 3 Maret-14 April 2025
    • Seleksi administrasi: 15 April-8 Mei 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 9 Mei 2025
    • Tes akademik: 17 Mei 2025
    • Pengumuman tes akademik: 30 Mei 2025
    • Tes wawancara: 1-29 Juni 2025
    • Pengumuman hasil tes wawancara: 1 Juli 2025
    • Pertemuan induksi: 5 Juli 2025
    • Proses onboarding: 6-26 Juli 2025
    • Orientasi: 27 Juli 2025

    Cek info Beasiswa DJITU 2025 Gelombang 2 dengan klik DI SINI dan https://bit.ly/BukuPanduanDJITU2025-Gelombang2. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa LNG Academy 2025, Ada Kuliah Gratis, Uang Saku, dan Tempat Tinggal


    Jakarta

    PT Badak NGL dan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) membuka pendaftaran beasiswa LNG Academy 2025 Angkatan 15 sampai 23 Maret 2025. Siswa dan lulusan SMA, SMK, MA, dan sederajat yang lahir pada 1 Januari 2006 atau setelahnya bisa mendaftar.

    Beasiswa LNG Academy merupakan beasiswa penuh untuk kuliah jenjang D3 selama maksimal 6 semester. Mahasiswa akan belajar di LNG Academy, perguruan tinggi program Ahli Madya (D3) hasil kerja sama PT Badak NGL dengan PNJ.

    Mahasiswa LNG Academy dibimbing oleh akademisi PNJ dan praktisi asal PT Badan NGL untuk belajar di bidang teknologi pengolahan gas yang terbagi atas tiga peminatan. Mahasiswa juga dapat mengamati proses pembuatan LNG atau liquefied natural gas (gas alam cair). Komposisi pembelajaran tersusun dari 40 persen teori dan 60 persen praktik.


    Beasiswa LNG Academy 2025

    Semua mahasiswa LNG Academy diberikan beasiswa penuh. Berikut komponen beasiswa ini:

    • Biaya pendidikan tinggi (kuliah) hingga lulus (maksimal 6 semester)
    • Uang saku per bulan
    • Akomodasi atau tempat tinggal selama masa perkuliahan dan fasilitas penunjang
    • Perlengkapan kuliah, meliputi:
      – Seragam
      – Sepatu
      – Buku literatur penunjang pembelajaran, dan lain-lain.

    Jurusan LNG Academy dan Peminatan

    Mahasiswa penerima beasiswa LNG Academy akan kuliah di jurusan Teknik Mesin di Politeknik Negeri Jakarta dan PT Badan NGL, Kota Bontang, Kalimantan Timur, termasuk di Badan LNG Learning Center, Laboratory, Workshop, dan kilang.

    Berikut tiga peminatan jurusan yang dibuka:

    • Teknik Perawatan Mekanikal dan Rotating
    • Teknik Perawatan Listrik dan Instrumentasi
    • Teknik Pengolahan Gas

    Syarat Beasiswa LNG Academy 2025

    • Kelahiran 1 Januari 2006 atau setelahnya
    • Asal SMA, SMK, MA, atau sederajat
    • Rata-rata nilai rapor semester 1-5 minimal 80
    • Nilai rapor per mata pelajaran semester 1-5 minimal 70
    • Sehat jasmani, rohani, dan tidak buta warna
    • Tidak pernah terlibat penyalahgunaan NAPZA

    Jadwal Beasiswa LNG Academy 2025

    • Pendaftaran beasiswa LNG Academy beserta berkas (online): 3-23 Maret 2025
    • Tes Potensi Akademik: 12 April 2025
    • Psikotes: 17 April 2025
    • Wawancara: 5-13 Mei 2025
    • Medical check-up: 28 Mei-5 Juni 2025

    Pendaftaran beasiswa kuliah LNG Academy 2025 dibuka secara daring di https://daftar-penerimaan.pnj.ac.id. Informasi lebih lanjut tentang perkuliahan dan beasiswa ini bisa diakses di akun Instagram dan X @lngacademy, Facebook LNG Academy, atau kontak WhatsApp 085183131849 (pukul 07.00-16.00 WITA). Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Syarat dan Cara Daftar KIP Kuliah SNBT 2025 yang Dibuka 11 Maret, Bersiap!


    Jakarta

    Pendaftaran program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) 2025 segera memasuki babak baru. Tahap ini dikhususkan bagi calon mahasiswa yang mendaftar di jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025.

    Seperti seleksi sebelumnya, informasi KIP Kuliah bisa dilihat peserta H-1 pendaftaran berlangsung. Untuk itu, siswa sudah bisa mengakses lama KIP Kuliah pada tautan https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/ per hari ini, Senin (10/3/2025).

    Kendati demikian, pendaftaran KIP Kuliah 2025 untuk jalur SNBT baru bisa dilaksanakan pada Selasa, 11 Maret 2025 esok hari. Sebelum mendaftar, pastikan detikers sudah mengetahui syarat yang harus dipenuhi peserta.


    Dikutip dari laman resmi KIP Kuliah 2025 dan arsip detikEdu, berikut penjelasannya.

    Syarat KIP Kuliah 2025

    • Lulusan SMA, SMK, atau sederajat yang lulus tahun 2025, 2024, dan 2023
    • Telah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui semua jalur masuk baik PTN atau PTS pada program studi yang telah terakreditasi secara resmi dan tercatat pada sistem akreditasi nasional perguruan tinggi
    • Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus yang didukung bukti dokumen yang sah.

    Dokumen keterbatasan ekonomi calon penerima KIP Kuliah bisa dibuktikan dengan:

    • Kepemilikan program bantuan pendidikan nasional atau Program Indonesia Pintar (PIP) Dikdasmen.
    • Masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial, contohnya:
    • Program Keluarga Harapan (PKH)
    • Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK)
    • Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
    • Masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 di Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
    • Berasal dari panti sosial/panti asuhan

    Jika tidak masuk dalam seluruh kriteria di atas, calon mahasiswa tetap bisa mendaftar KIP Kuliah asalkan memenuhi persyaratan tidak mampu secara ekonomi. Syaratnya adalah:

    • Jumlah pendapatan kotor gabungan orang tua/wali paling banyak sebesar Rp 4 juta setiap bulan.
    • Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak Rp 750 ribu.
    • Calon penerima yang menggunakan kriteria ini wajib mengunggah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

    Cara Buat Akun KIP Kuliah 2025

    Langkah-langkah membuat akun KIP Kuliah 2025 yakni:

    1. Buka laman KIP Kuliah pada tautan https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

    2. Klik tombol “Login Siswa” di pojok kanan atas

    3. Klik tombol pada kotak “Belum punya akun? Daftar Sekarang:

    4. Masukkan data yang dibutuhkan yakni Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan e-mail aktif lalu klik “Selanjutnya”

    5. Sistem melakukan validasi pada NIK, NISN, dan NPSN siswa

    6. Jika prosesnya berhasil, sistem akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke email yang aktif

    7. Nomor Pendaftaran dan Kode Akses digunakan untuk menyelesaikan pendaftaran KIP Kuliah 2025.

    Cara Daftar KIP Kuliah 2025

    Pendaftaran KIP Kuliah 2025 bisa dilakukan melalui dua cara, yakni secara mandiri dan melalui universitas. Bila melalui universitas, pendaftaran dilakukan ketika peserta sudah dinyatakan lolos seleksi SNBT dan diusulkan menjadi penerima KIP Kuliah.

    Selanjutnya pendaftaran mandiri bisa dilakukan siswa selama waktu seleksi berlangsung. Adapun tahapannya yakni:

    1. Buka laman KIP Kuliah pada tautan https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

    2. Jika sudah memiliki akun KIP Kuliah klik “Login Siswa”. Apabila belum klik “Daftar Sekarang” dan masukkan berbagai data yang dibutuhkan, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan email yang akan digunakan.

    3. Apabila pendaftaran akun selesai dilakukan, kembali login siswa dengan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses pendaftaran lalu klik “Masuk”

    4. Setelah masuk, siswa akan diarahkan ke dashboard peserta di SIM KIP Kuliah dan melanjutkan pembaruan data peserta KIP Kuliah

    5. Isi seluruh data yang dibutuhkan dari biodata, keluarga, ekonomi, rumah, aset, prestasi, rencana (ketika diterima kuliah)

    6. Pilih jenis seleksi masuk perguruan tinggi yang akan diikuti (SNBP, SNBT, atau jalur mandiri)

    7. Siswa mendaftar dan mengikuti rangkaian seleksi perguruan tinggi (SNBP, SNBT, atau jalur mandiri)

    8. Jika lolos seleksi perguruan tinggi tujuan, maka pihak kampus akan melakukan verifikasi lebih lanjut dan mengusulkan pelamar KIP Kuliah bersangkutan sebagai calon penerima KIP Kuliah.

    9. Penerima KIP Kuliah ditetapkan Kemendiktisaintek atas usulan perguruan tinggi setelah mahasiswa melakukan registrasi dan diterima secara resmi sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi.

    Demikianlah informasi tentang pendaftaran KIP Kuliah 2025 untuk jalur SNBT. Jangan lupa daftar ya detikers!

    (det/nwk)


    Devita Savitri


    Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom sejak 2023. Tertarik dan aktif meliput isu terkait pendidikan dasar dan menengah. Wartawan Terproduktif Kemendikdasmen 2025.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • KIP Kuliah 2025: Syarat, Komponen Biaya, hingga Cara dan Link Daftarnya


    Jakarta

    Program bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) 2025 akan kembali membuka pendaftaran untuk calon mahasiswa dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

    Dalam Pembukaan Pendaftaran KIP Kuliah 2025 pada Februari lalu, dijelaskan bila buka tutup waktu pendaftaran mengikuti jadwal seleksi yang tengah berlangsung. Untuk itu, KIP Kuliah jalur SNBT seharusnya membuka pendaftaran pada 11-27 Maret 2025.

    Kendati demikian, dalam laman KIP Kuliah 2025 sendiri belum tertera jadwal pendaftaran untuk jalur SNBT. Meski begitu, calon mahasiswa sudah bisa melakukan pendaftaran akun.


    Bagaimana caranya? Berikut serba-serbi pendaftaran KIP Kuliah 2025 dikutip dari arsip detikEdu dan Pedoman Pendaftaran KIP-K 2024 selengkapnya.

    Syarat Pendaftaran KIP Kuliah 2025

    • Lulusan SMA, SMK, atau sederajat yang lulus tahun 2025, 2024, dan 2023
    • Telah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui semua jalur masuk baik PTN atau PTS pada program studi yang telah terakreditasi secara resmi dan tercatat pada sistem akreditasi nasional perguruan tinggi
    • Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus yang didukung bukti dokumen yang sah.

    Dokumen keterbatasan ekonomi calon penerima KIP Kuliah bisa dibuktikan dengan:

    • Kepemilikan program bantuan pendidikan nasional atau Program Indonesia Pintar (PIP) Dikdasmen.
    • Masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial, contohnya:
    • Program Keluarga Harapan (PKH)
    • Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK)
    • Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
    • Masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 di Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
    • Berasal dari panti sosial/panti asuhan

    Jika tidak masuk dalam seluruh kriteria di atas, calon mahasiswa tetap bisa mendaftar KIP Kuliah asalkan memenuhi persyaratan tidak mampu secara ekonomi. Syaratnya adalah:

    • Jumlah pendapatan kotor gabungan orang tua/wali paling banyak sebesar Rp 4 juta setiap bulan.
    • Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak Rp 750 ribu.
    • Calon penerima yang menggunakan kriteria ini wajib mengunggah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

    Komponen Biaya KIP Kuliah 2025

    KIP Kuliah memuat dua komponen pembiayaan, yakni biaya pendidikan dan biaya hidup. Penjelasannya yakni:

    1. Biaya Pendidikan

    Biaya pendidikan akan ditransfer langsung ke perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Besaran dananya berdasarkan rataan biaya pendidikan mahasiswa nonKIP Kuliah di masing-masing program studi (prodi) pada tahun akademik berjalan. Adapun perkiraannya yakni:

    • Prodi akreditas Unggul/A dan prodi internasional maksimal Rp 8 juta
    • Prodi kedokteran maksimal Rp 12 juta
    • Prodi dengan akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4 juta
    • Prodi dengan akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2,4 juta.

    2. Bantuan Biaya Hidup (BBH)

    BBH dihitung berdasarkan besaran indeks harga lokal masing-masing wilayah perguruan tinggi dan diberikan dalam 5 klaster. Jumlahnya adalah:

    • Klaster 1: Rp 800 ribu per bulan
    • Klaster 2: Rp 950 ribu per bulan
    • Klaster 3: Rp 1,1 juta per bulan
    • Klaster 4: Rp 1,250 juta per bulan
    • Klaster 5: Rp 1,4 juta per bulan

    BBH akan diberikan satu kali setiap semester atau per enam bulan.

    Karena Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dipecah menjadi tiga kementerian, KIP Kuliah 2025 jatuh dalam wewenang Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

    Berbeda dengan tahun sebelumnya, lama pendaftaran KIP Kuliah 2025 mengalami perubahan domain. Adapun linknya yakni:

    https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

    Di laman tersebut, calon mahasiswa pendaftar KIP Kuliah bisa melakukan registrasi akun dan pendaftaran secara mandiri. Tahapan untuk registrasi akun dan daftar KIP Kuliah 2025 adalah:

    Registrasi Akun KIP Kuliah 2025

    1. Buka laman KIP Kuliah pada tautan https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

    2. Klik tombol “Login Siswa” di pojok kanan atas

    3. Klik tombol pada kotak “Belum punya akun? Daftar Sekarang:

    4. Masukkan data yang dibutuhkan yakni Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan e-mail aktif lalu klik “Selanjutnya”

    5. Sistem melakukan validasi pada NIK, NISN, dan NPSN siswa

    6. Jika prosesnya berhasil, sistem akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke email yang aktif

    7. Nomor Pendaftaran dan Kode Akses digunakan untuk menyelesaikan pendaftaran KIP Kuliah 2025.

    Cara Daftar KIP Kuliah 2025

    1. Buka laman KIP Kuliah pada tautan https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

    2. Jika sudah memiliki akun KIP Kuliah klik “Login Siswa”. Apabila belum klik “Daftar Sekarang” dan masukkan berbagai data yang dibutuhkan, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan email yang akan digunakan.

    3. Apabila pendaftaran akun selesai dilakukan, kembali login siswa dengan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses pendaftaran lalu klik “Masuk”

    4. Setelah masuk, siswa akan diarahkan ke dashboard peserta di SIM KIP Kuliah dan melanjutkan pembaruan data peserta KIP Kuliah

    5. Isi seluruh data yang dibutuhkan dari biodata, keluarga, ekonomi, rumah, aset, prestasi, rencana (ketika diterima kuliah)

    6. Pilih jenis seleksi masuk perguruan tinggi yang akan diikuti (SNBP, SNBT, atau jalur mandiri)

    7. Siswa mendaftar dan mengikuti rangkaian seleksi perguruan tinggi (SNBP, SNBT, atau jalur mandiri)

    8. Jika lolos seleksi perguruan tinggi tujuan, maka pihak kampus akan melakukan verifikasi lebih lanjut dan mengusulkan pelamar KIP Kuliah bersangkutan sebagai calon penerima KIP Kuliah.

    9. Penerima KIP Kuliah ditetapkan Kemendiktisaintek atas usulan perguruan tinggi setelah mahasiswa melakukan registrasi dan diterima secara resmi sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi.

    Bila pendaftaran KIP Kuliah 2025 belum bisa diakses, peserta diharapkan untuk menunggu sejenak. Mengingat pendaftaran SNBT 2025 baru dibuka pada Selasa, 11 Maret 2025 pukul 15.00 WIB.

    Itulah informasi lengkap terkait KIP Kuliah 2025. Selamat mendaftar detikers!

    (det/nwk)


    Devita Savitri


    Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom sejak 2023. Tertarik dan aktif meliput isu terkait pendidikan dasar dan menengah. Wartawan Terproduktif Kemendikdasmen 2025.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • LPDP ‘Hanya’ Efisiensi Operasional, Semua Beasiswa Tetap Gas Pol Rem Blong!


    Depok

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ‘hanya’ kena efisiensi operasional. Semua program beasiswa tetap gas pol rem blong!

    “LPDP tidak kena efisiensi, layanan kita tetap. Yang kita melakukan efisiensi ini adalah operasional kita. Ya, operasional itu efisiensi selalu kita lakukan. Tahun ini juga kita lakukan,” tutur Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso saat ditanya detikEdu.

    Hal ini dikatakan Dwi Larso usai penutupan ‘Program Pelatihan Persiapan Talenta Muda bagi Guru Pembimbing Tahun Anggaran 2025’ di Wisma Hijau, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Selasa (11/3/2025).


    Dwi mencontohkan efisiensi operasional itu seperti sosialisasi beasiswa LPDP. Tadinya sosialisasi beasiswa LPDP di berbagai daerah diadakan secara luar jaringan (luring). Namun kini digelar melalui webinar atau zoom online.

    “Sehingga itu sangat efisien. Dan efisiensi itu kita pakai untuk tentunya menambah layanan kita ya untuk memberikan tambahan beasiswa dan segala macam,” jelas Dwi.

    Program Prioritas Beasiswa LPDP di 2025

    Untuk 2025 ini, LPDP fokus ke area yang sangat dibutuhkan oleh Indonesia. Salah satunya beasiswa S3 bagi para dosen.

    “Tentunya program S3 selalu menjadi yang utama karena dia orang itu biasanya bisa mendidik karena dia dosen kan. Itu fokus,” imbuh Dwi.

    Kemudian, LPDP makin melirik diferensiasi negara tujuan beasiswa yang tak terfokus pada satu-dua negara saja.

    “Kemudian juga kita juga menyebar ke negara-negara yang lebih banyak. Artinya kan Indonesia pantas untuk mengirim ke berbagai negara, tidak hanya ke satu, dua, tiga negara saja. Itu juga kita support ya negara-negara baru yang maju-maju itu juga kita dukung,” imbuhnya.

    Negara-negara maju baru itu seperti China, India, Uni Emirat Arab (UEA), Turki selain negara-negara yang sudah maju seperti Singapura, Amerika Serikat (AS), Belanda, Australia, Jerman hingga Jepang. Prioritas LPDP juga menyusun skema pendanaan co-funding atau bersama mitra negara tujuan studi agar makin banyak mahasiswa yang bisa dibiayai.

    “Prioritas itu co-founding, di mana rupiah Indonesia digabungkan dengan dukungan dari sponsor negara lain, otoritas lain. Artinya satu rupiah Indonesia, atau harusnya buat satu orang, bisa menjadi dua orang, tiga orang kalau kita kerja sama dengan negara lain, itu yang ada di prioritas,” jelas Dwi.

    Program beasiswa afirmasi, targeted dan umum juga tetap jalan.

    Pelamar Beasiswa LPDP Tahap 1 2025 Capai 38 Ribu

    Dwi juga mengungkapkan jumlah pelamar beasiswa LPDP tahap 1 tahun 2025 yang hasil seleksi administrasinya baru diumumkan 7 Maret 2025 lalu. Menurut Dwi, pelamar beasiswa tahun ini berpotensi lebih tinggi atau tertinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya.

    “Masih seleksi, belum diterima, pendaftarnya untuk tahap 1, 38 ribu, ini paling tinggi. Tahun lalu 2 tahap, pendaftarnya 52 ribu. Kalau tahap 1 tahun ini 38 ribu, setahun ini bisa 76 ribu kalau sudah dua tahap,” imbuhnya.

    Faktor-faktor yang membuat pendaftar beasiswa LPDP ini membludak, menurut Dwi, karena LPDP makin populer hasil sosialisasi yang makin bagus. Kemudian di sisi lain juga dipercaya publik bahwa LPDP bisa diandalkan untuk memilih putra putri terbaik.

    “Jadi kita betul-betul pada proses seleksi kita, baik seleksi administrasi, kemudian yang belum punya LOA ada seleksi akademik, kemudian seleksi substansi dan semuanya sangat merit system. Semuanya pada sistem yang sudah mapan, semuanya dilakukan oleh para ahli dan skornya langsung keluar gitu kalau tes bakat skolastik sehingga basisnya pada ukuran-ukuran objektif,” urainya.

    Gas Pol Rem Blong Kejar Target

    Dalam sambutan penutupan ‘Program Pelatihan Persiapan Talenta Muda bagi Guru Pembimbing Tahun Anggaran 2025’, Dwi menuturkan LPDP sedang gas pol rem blong untuk program beasiswa.

    “Kalau bisa membiayai sebanyak-banyaknya putra-putri terbaik bangsa, gaspol tapi rem blong, gak perlu direm, kejar ketertinggalan,” tegas Dwi.

    Alasannya, Dwi membandingkan kondisi Indonesia dan negara-negara tetangga seperti Malaysia. Di Indonesia, bila diambil 200 orang acak, hanya 1 orang bergelar S2-S3. Di Malaysia, dari 200 orang random ada 5 orang bergelar S2-S3. Di negara-negara maju, bisa 10 orang dari 200 orang random.

    Proporsi penerima beasiswa LPDP, Dwi merinci:

    • 45% guru/pendidik/dosen
    • 23% PNS-TNI-Polri
    • 30% sisanya ada 5-8% wirausaha

    “Wirausaha ini sangat dibutuhkan apalagi kalau banyak pengangguran,” imbuhnya.

    “Sudah menyebar LPDP itu apa, usaha kita gaspol remblong,” tegasnya.

    “Semua yang ada dana untuk LPDP, dana beasiswa kita pakai semaksimal mungkin untuk memberikan, tidak ada yang tersisa untuk kita simpan, untuk bagi hasilnya,” jelas Dwi kepada detikEdu.

    (nwk/pal)


    Nograhany Widhi Koesumawardani


    Jurnalis detikcom. Masuk dunia jurnalistik sejak SMA, bergabung dengan detikcom di 2006 usai lulus dari Universitas Brawijaya. Aktif meliput isu nasional, kini menangani topik seputar pendidikan, sains dan semacamnya.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com