Tag: rusia

  • Beasiswa S2 di Rusia 2025 MGIMO University, Kuliah dalam Bahasa Inggris


    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa S2 di Rusia dibuka oleh Moscow State Institute of International Relations (MGIMO) University mulai 1 Maret 2025. Mahasiswa penerima beasiswa akan kuliah jenjang untuk program Ekonomi Politik Kerja Sama Strategis ASEAN-Rusia mulai September 2025.

    Berdasarkan pengumuman Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), kuliah S2 di Rusia ini akan berlangsung 2 tahun dengan bahasa pengantar bahasa Inggris.

    Beasiswa S2 di Rusia 2025 MGIMO University

    Pada program magister MGIMO University bidang ekonomi ini, mahasiswa akan belajar mengenai aspek ekonomi dan politik pada hubungan ASEAN dan Rusia, proses integrasi regional, keadaan terkini dan prospek pengembangan hubungan, dengan mempertimbangkan dinamika ekonomi dan politik global dan regional, aspek hukum modern, dan transformasi teknologi.


    Dikutip dari laman kampus, sejumlah disiplin dasar yang akan dipelajari yaitu:

    • Ekonomi makro dan mikro
    • Ekonometrika
    • Rusia dan ASEAN dalam politik global
    • Pasar komoditas dunia
    • Investasi internasional dalam hubungan ekonomi internasional
    • Proses integrasi di EAEU
    • Proses integrasi di ASEAN dan Asia Timur
    • Bahasa asing

    Lulusan program magister ini disiapkan untuk memiliki pengetahuan profesional di bidang hubungan ekonomi internasional, analisis dan konsultasi bisnis, hubungan antara Rusia dan ASEAN, proses regional EAEU dan ASEAN, dan aspek hukum berbisnis di Rusia dan negara-negara ASEAN.

    Komponen Beasiswa

    • Tiket perjalanan pergi-pulang (PP)
    • Uang kuliah

    Adapun biaya hidup sekitar USD 300 (Rp 5 juta) per bulan beserta biaya asrama ditanggung mahasiswa atau sponsor masing-masing.

    Tahap Seleksi

    • Seleksi portofolio prestasi
    • Wawancara

    Beasiswa magister ekonomi ini dibuka dengan kuota 10 mahasiswa negara ASEAN. Saat ini, Indonesia sudah mengirimkan 12 mahasiswa. Satu mahasiswa periode 2022 telah lulus pada 2024, sementara 11 mahasiswa periode 2023 dan 2024 tengah menempuh kuliah.

    Berminat mendaftar? Simak info lebih lanjut di https://mgimo.ru/study/master/study-asean/ dan laman Kemendiktisaintek, klik DI SINI.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Gaet 7 Kampus, PIS Rilis Program Beasiswa Cetak Pelaut Berdaya Saing Global



    Jakarta

    PT Pertamina International Shipping (PIS) bersama Pertamina Foundation meluncurkan program Beasiswa Crewing Talent Scouting 2025 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK), Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Program beasiswa ini bertujuan untuk mencetak pelaut-pelaut unggul yang akan berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan industri maritim global yang terus berkembang.

    “Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang logistik maritim, PIS memiliki komitmen untuk dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas SDM pelaut Indonesia. Melalui beasiswa ini, kami berharap dapat mencetak talenta-talenta pelaut Indonesia bertalenta yang siap bersaing di kancah global dan terus mengharumkan nama Indonesia di industri maritim dunia,” ujar Direktur Armada PIS M. Irfan Zainul Fikri dalam keterangan tertulis, Selasa (29/4/2025).

    Seperti diketahui, pasca pandemi COVID-19, industri maritim global mengalami pertumbuhan signifikan. Berdasarkan data dari United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), industri maritim global tumbuh sebesar 2,4% secara tahunan pada 2024. Bersamaan dengan peningkatan tersebut, kebutuhan akan pelaut bertalenta menjadi semakin mendesak guna memastikan kelancaran rantai suplai global dan nasional.


    Sementara itu, laporan tenaga kerja maritim yang diterbitkan oleh Baltic International Maritime Council (BIMCO) menunjukkan Indonesia berada di peringkat ketiga sebagai pemasok pelaut terbesar di dunia setelah Filipina dan Rusia, dengan sekitar 51.000 perwira dan lebih dari 92.000 rating. Melihat potensi ini, PIS berupaya terus mengembangkan talenta pelaut Indonesia.

    Melalui Beasiswa Crewing Talent Scouting 2025, PIS dan Pertamina Foundation hadir menjawab tantangan tersebut dengan menyediakan berbagai jenis beasiswa, baik untuk pelajar yang sedang menempuh Pendidikan dan Praktik Laut (Prala) semester 5-8, maupun beasiswa penyetaraan untuk lulusan D3/D4 elektro agar dapat berkarier sebagai Electrician Technical Officer (ETO) di kapal-kapal milik PIS.

    Sebanyak tujuh lembaga pendidikan yang terlibat dalam program ini adalah Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar, Politeknik Pelayaran Surabaya, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, dan Politeknik Negeri Semarang.

    Sementara itu, Presiden Direktur Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari mendukung kolaborasi dengan PIS melalui program beasiswa Crewing Talent Scouting 2025.

    “Kami bangga dapat berkolaborasi dengan PIS untuk meluncurkan beasiswa ini. Program ini tidak hanya memberikan kesempatan pendidikan yang luar biasa bagi generasi muda Indonesia, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat peran Indonesia sebagai negara maritim yang andal,” tuturnya.

    Beasiswa ini akan mencakup biaya pendidikan, pelatihan, asuransi kesehatan, biaya wisuda, biaya hidup, serta uang saku. Selain memberikan kesempatan untuk pendidikan gratis, beasiswa ini juga memberi para penerimanya peluang untuk mendapatkan pengalaman internasional di industri maritim global, sebagai pelaut di PIS.

    Di sisi lain, Dekan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Agus Muryono menyatakan pihaknya menyambut baik program beasiswa yang akan menyiapkan calon pelaut berkompeten.

    “Kami berharap ke depannya program ini dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan vokasi di Indonesia, serta berkontribusi pada pengembangan industri maritim,” katanya.

    Program beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen PIS untuk menciptakan talenta pelaut Indonesia yang berprestasi, serta untuk memperkuat kesiapan sumber daya manusia di sektor maritim, terutama dalam menghadapi kebutuhan global yang terus berkembang. Dengan adanya program ini, PIS berharap dapat mencetak pelaut-pelaut yang tidak hanya kompeten dan berkarakter, tetapi juga siap bersaing di pasar global dan membawa nama baik Indonesia di dunia internasional.

    (akn/akn)



    Sumber : www.detik.com

  • RI Sediakan 100 Kuota Beasiswa Doktor ke Rusia, Juga Akan Padankan Gelar Akademik



    Jakarta

    Pendidikan tinggi menjadi salah satu dari empat dokumen kerja sama yang dipertukarkan Indonesia-Rusia dalam lawatan Presiden Prabowo pada Kamis (19/6/2025) lalu. Indonesia menyediakan kuota beasiswa doktor ke Rusia hingga akan memadankan gelar akademik.

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengungkapkan pemerintah Indonesia akan menyediakan 100 kuota beasiswa untuk mengambil gelar Doktor ke Rusia.

    “Seleksi peserta beasiswa pemerintah Rusia dapat melibatkan Kemdiktisaintek, dan menjadikan program beasiswa tersebut sebagai salah satu bentuk dukungan atas kebijakan pemerintah Indonesia,” jelas Menteri Brian dilansir dari situs Kemendiktisaintek, Jumat (20/6/2025), dikutip dan ditulis Rabu (25/6/2025).


    Brian juga menegaskan gelar sarjana bagi mahasiswa yang melanjutkan studinya ke jenjang Magister, nantinya bisa diakui dan diberikan dalam bentuk ijazah Sarjana. Pengaturan, pengakuan bersama, serta kualifikasi, dan gelar akademik Indonesia-Rusia saat ini tengah dalam proses finalisasi.

    Indonesia dan Rusia, lanjut Brian, harus dapat melakukan program pendanaan riset bersama untuk para profesor.

    Rencana ini sebagai bentuk komitmen untuk implementasi kerja sama yang hendak dilakukan oleh kedua belah pihak dengan adanya payung kerja sama yang telah sah ditandatangani. Brian yang ikut dalam lawatan Prabowo ke Rusia menyampaikan hal ini setelah bertemu Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia Valery Falkov di St Petersburg.

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia, Valery Nikolaevich Falkov disela-sela rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto ke Rusia, Jumat (20/6/2025).Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia, Valery Nikolaevich Falkov disela-sela rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto ke Rusia, Jumat (20/6/2025). Foto: Dok. Kemdiktisaintek

    “Tingkat partisipasi peserta Indonesia, atas beasiswa Pemerintah Rusia bertumbuh sangat pesat dan Saya harapkan jumlah ini akan terus bertambah,” ujar Falkov.

    Falkov juga menyampaikan agar pemerintah Indonesia dapat membuka peluang lebih besar bagi peserta beasiswa Indonesia untuk belajar di Rusia.

    Brian juga mengungkapkan Falkov akan berkunjung ke Indonesia yang direncanakan Oktober 2025. Kunjungan ini untuk penandatanganan dokumen perjanjian pengakuan bersama serta kualifikasi dan gelar akademik Indonesia-Rusia.

    “Indonesia dan Rusia sepakat menjalin kerja sama strategis di bidang pendidikan tinggi. Kesepakatan ini saya tandatangani bersama Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia, Valery Falkov, di Saint Petersburg, sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral berbasis pengetahuan dan riset,” tutur Brian.

    Sebelumnya ada 4 dokumen kenegaraan kerja sama yang dipertukarkan antara Indonesia-Rusia dalam lawatan Presiden Prabowo yakni:

    1. Persetujuan antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia dan Kementerian Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia tentang Kerja Sama di Bidang Pendidikan Tinggi.

    2. Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan Kementerian Perhubungan Federasi Rusia tentang Kerja Sama di Sektor Transportasi.

    3. Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia dan Kementerian Pengembangan Digital, Komunikasi, dan Media Massa Federasi Rusia tentang kerja sama di bidang pengembangan digital dan media massa.

    4. Nota Kesepahaman antara Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (DANANTARA) dan Joint Stock Company “Management Company of Russian Direct Investment Fund”.

    (nwk/pal)


    Nograhany Widhi Koesumawardani


    Jurnalis detikcom. Masuk dunia jurnalistik sejak SMA, bergabung dengan detikcom di 2006 usai lulus dari Universitas Brawijaya. Aktif meliput isu nasional, kini menangani topik seputar pendidikan, sains dan semacamnya.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com