Tag: skor

  • Cara Daftar Beasiswa Tanpa Tes, Bisa untuk S1 dan S2


    Jakarta

    Tak melulu dengan ujian, sebagian beasiswa untuk S1 dan S2 bisa didaftar tanpa tes. Mekanisme seperti ini tentunya akan memudahkan detikers yang sedang mencari beasiswa.

    Kalian hanya perlu mengetahui caranya dan apa saja beasiswa yang menyediakannya.

    Untuk itu, berikut ini detikEdu akan memaparkan beberapa cara memperoleh beasiswa tanpa tes. Simak ya!


    Cara Daftar Beasiswa Tanpa Tes

    1. Memiliki LoA Unconditional

    Beberapa jenis beasiswa memiliki persyaratan LoA unconditional dan sisanya kalian hanya perlu mendaftarkan untuk beasiswanya saja. Namun, tidak berarti kalian tidak akan melewati seleksi sama sekali.

    Pihak penyelenggara beasiswa bisa saja mengadakan seleksi substansi dan wawancara untuk menyaring kandidat.

    Salah satunya, kalian bisa mencoba beasiswa LPDP tanpa tes bakat skolastik (TBS). Jika ingin mendaftar beasiswa ini tanpa tes, kalian perlu memiliki LoA unconditional sesuai ketentuan LPDP terlebih dulu. Selain itu, kampus tujuan juga harus terdaftar dalam daftar LPDP atau memenuhi kriteria khusus misalnya masuk pemeringkatan dunia.

    Beasiswa LPDP yang bisa didaftar tanpa TBS adalah beasiswa Reguler, Afirmasi, Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD). Dikutip dari Monash University Indonesia, langkah mendaftar Beasiswa LPDP tanpa TBS adalah mempersiapkan LoA unconditional, mendaftar online di situs LPDP, melewati tahap TBS dan langsung ke seleksi substansi.

    2. Mendaftar Beasiswa Tanpa Tes Non-LPDP

    Selain LPDP, ada banyak beasiswa lain yang menyediakan jalur tanpa tes, salah satunya adalah INPEX Scholarship Foundation. Berdasarkan panduan tahun ini, seleksi untuk beasiswa ini dilakukan di antaranya dengan memeriksa formulir aplikasi; catatan sekolah sebelumnya; rencana penelitian; surat rekomendasi; LoA; skor tes kemampuan bahasa Inggris; serta dokumen lainnya.

    Penyaringan beasiswa ini dilakukan dengan seleksi utama dan seleksi akhir.

    Pada seleksi utama, dokumen peserta akan diperiksa dan yang bersangkutan akan diwawancarai. Kemudian, seleksi akhir akan dilakukan melalui rapat Dewan Direksi Yayasan.

    (nah/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Berapa Skor Minimal TOEFL dan IELTS untuk Beasiswa LPDP?



    Jakarta

    Sertifikasi kemampuan bahasa Inggris seperti TOEFL dan IELTS sering menjadi salah satu syarat beasiswa, termasuk beasiswa LPDP. Lantas, berapa skor minimal TOEFL dan IELTS untuk beasiswa LPDP?

    BeasiswaLPDP adalah beasiswa di bawah Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan untuk studi pascasarjana. Tak hanya kuliah dalam negeri, beasiswa ini juga membuka kesempatan beasiswa ke perguruan tinggi luar negeri.

    Agar dapat menjadi awardee LPDP, pendaftar harus memenuhi skor minimal TOEFL dan IELTS. Seperti apa ketentuannya?


    Skor Minimal TOEFL dan IELTS untuk Beasiswa LPDP

    Jika dilihat dari laman resmi LPDP, setiap jenis beasiswa LPDP mensyaratkan skor minimal kemampuan bahasa Inggris yang berbeda. Namun, semua sertifikat kemampuan bahasa Inggris ini wajib berlaku paling lambat 2 tahun sebelum periode pendaftaran dibuka.

    Selain TOEFL dan IELTS, LPDP juga membuka kesempatan sertifikat bahasa Inggris dari ETS dan Duolingo.

    Berikut beberapa ketentuan skor minimal sertifikat kemampuan bahasa Inggris beasiswa LPDP:

    1. Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD)

    Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 80; PTE Academic 58; atau IELTS™ 6,5.
    Pendaftar program Doktor luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 94; PTE Academic 65; atau IELTS™ 7,0.

    2. Beasiswa PNS, TNI, dan POLRI

    Pendaftar program Magister Dalam Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, PTE Academic 50, IELTS™ 6,0.
    Pendaftar program Magister Luar Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, IELTS™ 6,5.
    Pendaftar program Doktor Dalam Negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 530, TOEFL iBT® 70, PTE Academic 50, IELTS™ 6,0.
    Pendaftar program Doktor Luar Negeri skor minimal kemampuan bahasa InggrisTOEFLiBT® 80,PTE Academic 58,IELTS™ 6,5.

    3. Beasiswa Reguler

    Pendaftar program Magister Dalam Negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL® ITP 500, TOEFL® iBT 61, PTE Academic 50; atau IELTS™ 6,0.
    Pendaftar program Magister Luar Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 80; PTE Academic 58; atau IELTS™ 6,5.
    Pendaftar program Doktor Dalam Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL® ITP 530, TOEFL® iBT 70, PTE Academic 50; atau IELTS™ 6,0.
    Pendaftar program Doktor Luar Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 94; PTE Academic 65; atau IELTS™ 7,0.

    4. Beasiswa Daerah Afirmasi

    Pendaftar program Magister Luar Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL® ITP 500, TOEFL iBT® 61; PTE Academic 50, IELTS™ 6.0, Duolingo English Test 95, TOEP 500.
    Pendaftar program Doktor Luar Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL® ITP 500, TOEFL iBT® 61; PTE Academic 50, IELTS™ 6.0, Duolingo English Test 95, TOEP 500.

    Skor minimal TOEFL dan IELTS untuk beasiswa LPDP lainnya dapat dicek dalam laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Bagaimana detikers, siap mendaftar LPDP?

    (nir/pal)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Sertifikat UKBI Jadi Syarat Beasiswa Unggulan 2025, Pendaftaran Tes Terakhir 27 Juli



    Jakarta

    Beasiswa Unggulan 2025 telah dibuka sejak 14 Juli hingga akhir Juli 2025 mendatang. Salah satu syarat yang harus dimiliki untuk daftar beasiswa ini adalah sertifikat Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI).

    Sertifikat UKBI harus diunggah pendaftar Beasiswa Unggulan kategori Beasiswa Masyarakat Berprestasi baik jenjang D4, S1, S2, dan S3. Tes UKBI tersebut akan mengukur sejauh mana kemampuan berbahasa pelamar secara lisan maupun tulisan.

    Tes UKBI tahun ini akan ditutup sebentar lagi. Simak jadwal dan ketentuan tes UKBI bagi pelamar Beasiswa Unggulan 2025 berikut yang dikutip dari pedoman beasiswa dan laman UKBI!


    Syarat UKBI bagi Pelamar Beasiswa Unggulan 2025

    Memiliki kemampuan bahasa Indonesia dibuktikan dengan sertifikat Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kemendikdasmen, untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri dengan ketentuan sebagai berikut:

    Jenjang D4/S1

    – Paket UKBI yang diambil adalah Paket 1
    – Predikat sekurang-kurangnya Madya (skor 482-577)

    Jenjang S2

    – Paket UKBI yang diambil adalah Paket 1
    – Predikat sekurang-kurangnya Unggul (skor 578-640)

    Jenjang S3

    – Paket UKBI yang diambil adalah Paket 1
    – Predikat sekurang-kurangnya Unggul (skor 578-640)

    Jadwal Pendaftaran Tes UKBI

    Jadwal pendaftaran UKBI terakhir pada 27 Juli 2025 pukul 23.59 WIB. Adapun tes UKBI akan dilaksanakan maksimal pada 2 Agustus 2025.

    Bagi pelamar Beasiswa Unggulan yang belum sempat ikut tes UKBI, maka bisa mengunggah bukti pendaftaran tes UKBI sebagai bukti sementara.

    Adapun tes UKBI hanya dapat dilakukan pada hari Senin-Kamis dengan ketentuan waktu tes:

    Pukul 08.00-10.00 WIB
    Pukul 10.00-12.00 WIB
    Pukul 13.00-15.00 WIB
    Pukul 16.00-18.00 WIB
    Pukul 19.00-21.00 WIB

    Cara Ikut Tes UKBI

    Masyarakat bisa daftar tes UKBI lewat laman ukbi.kemendikdasmen.go.id. Uji kemahiran nantinya akan dilakukan lewat website tersebut.

    Biaya Pendaftaran Tes UKBI

    • Masyarakat umum WNI: Rp 300 ribu
    • Mahasiswa WNI: Rp 100 ribu
    • Pelajar WNI: gratis
    • Masyarakat umum WNA: Rp 1 juta
    • Mahasiswa WNA: Rp 500 ribu
    • Pelajar WNA: Rp 250 ribu

    Materi Tes UKBI

    Tes UKBI akan mengukur tingkat kemahiran bahasa Indonesia peserta lewat tahap ujian berikut:

    • Seksi II Merespons Kaidah: Soal berupa kalimat yang mengandung bagian yang salah tentang kaidah bahasa Indonesia.
    • Seksi III Membaca: Soal disajikan dalam bentuk maksimal 8 wacana tulis. Setiap wacana memiliki 5 butir soal.
    • Seksi IV Menulis: Soal berupa tugas untuk membuat tulisan sesuai dengan yang diberikan pada kalimat pemantik yang disertai gambar/infografik.
    • Seksi V Berbicara: Soal berupa tugas untuk mempresentasikan topik pada kalimat pemantik yang disertai gambar/infografik.

    Demikian informasi UKBI sebagai syarat pendaftar Beasiswa Unggulan 2025. Jangan sampai terlewat jadwal tes ya.

    (cyu/nwk)


    Cicin Yulianti


    Jurnalis detikcom. Lulusan Jurnalistik Unpad, di detikcom sejak 2022. Spesialis menulis topik pendidikan, kampus, sekolah, beasiswa, riset, dan kehidupan pelajar/mahasiswa.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Lolos Paragon Scholarship Program dari 3 Awardee, Catat Ya!



    Jakarta

    Paragon Scholarship Program (PSP) merupakan salah satu beasiswa yang bisa diikuti oleh mahasiswa. Mendapat bantuan hingga Rp20 juta, bagaimana tips agar lolos seleksi beasiswa tersebut?

    Pada webinar bertajuk Get to Know Paragon Scholarship, Minggu (24/8), tiga awardee dari Universitas Airlangga (Unair) membagikan tips menghadapi seleksi PSP. Dalam kesempatan tersebut, Dhia Raidah, Thalia Tanra, dan Ciptaning Ayu menceritakan pengalaman mereka.

    Dhia Raidah, sebagai awardee PSP menyebutkan jika terdapat hal baru dalam PSP 2025, yakni dua kategori yaitu PSP Excellent dan PSP Elevate. Keduanya berbeda pada bagian persyaratannya.


    “Syarat umum PSP Excellent yaitu mahasiswa semester pertama jenjang S1 di kampus di Indonesia, rata-rata nilai rapor di SMA lebih dari 88 atau nilai SNBT lebih dari 640 serta sedang tidak menerima beasiswa lain,” terangnya dalam laman Unair dikutip Senin (1/9/2025).

    Sedangkan untuk PSP Elevate, diperuntukkan untuk mahasiswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan meskipun dengan keterbatasan finansial. Persyaratan PSP Elevate kurang lebih sama tetapi PSP Elevate bisa diikuti oleh mahasiswa D4 atau D3 di kampus di Indonesia.

    “Untuk syarat rata-rata nilai rapor berbeda, kalau di PSP Elevate rata-rata nilai rapor SMA harus sama atau lebih dari 80 atau nilai SNBT harus lebih dari 550. Di PSP Elevate juga tidak boleh menerima beasiswa lain, tetapi kalau penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) atau penerima potongan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari universitas boleh mendaftar,” jelasnya.

    Tips Agar Lolos Paragon Scholarship Program

    1. Riset Soal Paragon

    Menurut Thalia, salah satu hal utama yang harus dipersiapkan adalah melakukan riset mendalam tentang Paragon. Riset mendalam tidak hanya tentang sejarah, tetapi juga riset tentang nilai utama dari Paragon.

    “Dari core value itu kalian bisa dapat gambaran kira-kira awardee seperti apa yang dicari oleh Paragon. Tonjolkan nilai-nilai itu di CV kalian. Apalagi pas tahap interview itu adalah tahap dimana kalian bisa benar-benar dinotis. Jadi, benar-benar tonjolkan core value Paragon di tahap itu,” tambahnya.

    2. Jadilah Pendaftar yang Menonjol

    Ciptaning Ayu, awardee Paragon lainnya membagikan tips untuk menjadi pendaftar yang menonjol yakni dengan menjadi diri sendiri. Pendaftar tidak perlu mengubah atau memoles diri agar terlihat lebih baik di depan panitia penyeleksi.

    “Menurutku teman-teman cukup menjadi diri sendiri dan memegang nilai masing-masing. Gunakan apa yang sudah ada pada diri kalian untuk menjadi pribadi yang menonjol saat seleksi. Jadi, bukan mengada-ada tetapi gunakan yang diri kalian punya,” ujarnya.

    Ia juga berpesan pada calon pendaftar untuk menerima apapun hasil yang akan didapat. Menurutnya, mahasiswa bisa menggunakan kesempatan mendaftar beasiswa Paragon untuk menjadi pengalaman dalam mengasah diri kalian

    “Jangan merasa sedih dan tidak pantas karena masih ada kesempatan-kesempatan lain yang akan terbuka,” ungkapnya.

    Tentang Program Paragon Scholarship Program 2025

    Paragon Scholarship Program dibagi atas dua beasiswa yang bisa diikuti mahasiswa, yakni:

    Beasiswa PSP Excellence
    Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa berprestasi yang memiliki semangat eksplorasi, kolaborasi, dan kepemimpinan, siap untuk tumbuh menjadi pemimpin masa depan dan mendorong dampak strategis di lingkungan profesional.

    Beasiswa PSP Ellevate
    Beasiswa ini dibuka untuk mahasiswa tangguh dengan impian besar, siap berkembang, dan mengatasi tantangan. Program ini dibuka khusus mahasiswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu.

    Manfaat Program Paragon Scholarship Program 2025

    Beasiswa PSP Excellence

    1. Bantuan UKT hingga Rp7 juta per semester

    2. Bantuan pengembangan diri sebesar Rp20 juta

    3. Mentoring

    4. Magang dan peluang karier di ParagonCorp

    5. Bantuan proyek sosial senilai Rp3 juta

    6. Tergabung dalam Development Program

    7. Program pengembangan diri secara nasional

    BeasiswaPSP Elevate

    1. Bantuan biaya hidup sebesar Rp6 juta per semester

    2. Mentoring

    3. Program pengembangan kapasitas

    4. Bantuan dana proyek sosial Rp5 juta

    5. Program persiapan karier dari ahli

    6. Networking dari mahasiswa se-Indonesia

    Syarat Program Paragon Scholarship Program 2025

    Beasiswa PSP Excellence

    1. Mahasiswa S1 yang berada di semester 1

    2. Rerata nilai rapor SMA minimal 88 atau skor SNBT minimal 640

    3. Aktif dalam organisasi, perlombaan, dan kegiatan pengembangan diri

    4. Tidak sedang menerima beasiswa lain kecuali program pertukaran pelajar

    5. Mempunyai pola pikir kewirausahaan

    Beasiswa PSP Elevate

    1. Mahasiswa semester 1 di jenjang S1/D4/D3

    2. Rerata nilai SMA minimal 80 atau skor SNBT minimal 550

    3. Pendapatan kedua orang tua kurang dari Rp8 juta

    4. Tidak sedang menerima beasiswa lain kecuali KIP Kuliah

    Informasi lebih lanjut mengenai Paragon Scholarship Program dapat dicek melalui bit.ly/GuidebookPSP2025. Semoga membantu!

    (nir/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com