Tag: tni au

  • Ada Beasiswa LPDP S2-S3 ke University of Dundee Skotlandia, Cek Bidang Studi yang Dibuka!


    Jakarta

    Beasiswa kemitraan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan University of Dundee Skotlandia 2025 buka pendaftaran. Seleksi dilakukan melalui laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/ hingga 5 Mei 2025.

    Bantuan pendidikan secara penuh ini diberikan untuk program master (S2) dan doktor (S3). Awardee beasiswa nantinya akan mendapat dana pendidikan yang mencakup biaya kuliah hingga publikasi jurnal internasional, serta dana pendukung, termasuk biaya hidup bulanan.

    Ketika mendaftar, awardee juga diharuskan membuat komitmen untuk kembali ke Indonesia. Berminat untuk mendaftar?


    Dikutip dari laman resmi LPDP, Rabu (16/4/2025), berikut informasi pendaftaran Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia yang perlu kamu ketahui.

    Syarat Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia 2025

    1. Warga Negara Indonesia (WNI) termasuk CPNS/PNS/TNI/Polri
    2. Beasiswa hanya untuk program S2 dan S3 di University of Dundee Skotlandia
    3. Pendaftar wajib melakukan seleksi di University of Dundee, dibuktikan dengan dokumen bukti pendaftaran
    4. Telah menyelesaikan studi:
      • Program D4 atau S1 untuk beasiswa master
      • Program S2, dokter spesialis, atau dokter subspesialis untuk beasiswa doktor
    5. Pendaftar yang sudah menyelesaikan S2 tidak diizinkan mendaftar pada program magister dan pendaftar yang telah menyelesaikan studi S3 tidak diizinkan mendaftar pada program doktor
    6. Pendaftar S3 diwajibkan melampirkan surat kesediaan menjadi promotor dan/atau co-promotor jika pendaftar telah mendapatkan persetujuan promotor dan/atau co-promotor
    7. Bagi pendaftaran lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan hasil konversi IPK dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
    8. Pendaftar yang sedang menempuh studi diperbolehkan mendaftar dengan ketentuan tambahan
    9. Pendaftar yang pernah menempuh studi tapi tidak selesai dapat mendaftar dengan bukti surat pemberhentian/sejenisnya sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut
    10. Melampirkan surat rekomendasi yang diterbitkan paling lama 1 tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran
    11. Pendaftar CPNS/PNS wajib melampirkan surat rekomendasi sekurang-kurangnya ditandatangani oleh pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM
    12. Lulusan sekolah kedinasan yang belum diangkat CPNS diperbolehkan mendaftar
    13. Pendaftar PNS dengan jabatan fungsional sebagai peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik harus mengunggah Surat Keputusan (SK) Jabatan Terakhir atau SK Kenaikan Pangkat Terakhir atau sejenisnya
    14. Bagi pendaftar berstatus TNI wajib melampirkan surat usulan yang ditujukan kepada LPDP, sekurang-kurangnya ditandatangani oleh pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU
    15. Pendaftar berstatus anggota Polri wajib melampirkan surat usulan yang ditandatangani oleh pejabat yang membidangan pembinaan SDM pada Mabes Polri
    16. Memilih perguruan tinggi tujuan dan prodi sesuai ketentuan LPDP
    17. Diperuntukkan bagi kelas reguler
    18. Memenuhi batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yakni:
      • Pendaftar dari masyarakat umum paling tinggi berusia 35 tahun untuk jenjang S2 dan paling tinggi 40 tahun untuk jenjang S3
      • Pendaftar CPNS/PNS berusia paling tinggi 37 tahun untuk S2 dan 42 tahun untuk S3
      • Pendaftar PNS jabatan fungsional peneliti/perekayasa/medis/paramedis berusia paling tinggi 42 tahun untuk S2 dan 47 tahun untuk S3
      • Pendaftar dosen tetap yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional berusia paling tinggi 42 tahun untuk S2 dan 48 tahun untuk S3
      • Pendaftar prajurit TNI/Polri berusia paling rendah 40 tahun untuk S2 dan 45 tahun untuk S3
    19. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan:
      • Pendaftar jenjang S2 wajib memiliki IPK sekurang-kurangnya 3,00 pada skala 4,00
      • Pendaftar jenjang S3 wajib memiliki IPK sekurang-kurangnya 3,25 pada skala 4,00
      • Khusus pendaftar jenjang S3 dari program S2 tanpa IPK wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal
      • Bagi pendaftar lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai dokter sebagai bukti pemenuhan syarat IPK
    20. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku paling lambat 2 tahun terakhir
    21. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran LPDP
    22. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan pada aplikasi pendaftaran
    23. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pascastudi, dan rencana kontribusi di Indonesia
    24. Menulis proposal penelitian bagi pendaftar S3
    25. Jika pendaftar memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi maka diminta untuk diisi pada aplikasi pendaftaran.

    Prodi Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia 2025

    1. S2 Life Science: Biomedical and Molecular Sciences with Entrepreneurship

    Mahasiswa S2 Biomedical and Molecular Sciences with Entrepreneurship atau Ilmu Biomedis dan Molekuler dengan Kewirausahaan akan mempelajari dasar-dasar pengetahuan dan keterampilan bidang medis serta kewirausahaan.

    Lulusannya diharapkan bisa menjadi sosok yang ahli dalam bidang bioteknologi dan farmasi dengan kemampuan wirausaha.

    2. S2 Energy, Petroleum, Mineral Law and Policy

    Studi S2 pada bidang Kebijakan Energi, Perminyakan dan Mineral akan mempelajari hukum dalam sengketa energi internasional, bisnis dan manajemen sumber daya alam, studi energi internasional, hingga masalah keberlanjutan.

    3. S3 Energy, Petroleum, Mineral Law and Policy

    Sama seperti S2, program S3 juga memuat berbagai hal tentang bidang kebijakan energi, perminyakan, dan mineral. Gelar yang akan didapatkan adalah PhD.

    Cara Daftar Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia 2025

    1. Mendaftar pada University of Dundee

    • Pendaftar diharuskan melakukan seleksi di University of Dundee pada program S2 dan S3 yang akan dituju
    • Program studi yang dipilih harus sesuai dengan daftar sebagaimana terlampir
    • Pihak University of Dundee akan memberikan LoA bagi yang memenuhi syarat

    2. Mendaftar Seleksi Beasiswa LPDP

    • Mendaftar secara daring pada situs Pendaftaran Beasiswa LPDP pada tautan https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
    • Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran
    • Mengunggah bukti sedang atau telah melakukan proses pendaftaran pada University of Dundee yang mencantumkan identitas pendaftar
    • Pastikan melakukan submit tepat waktu pada aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi

    Jadwal Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia 2025

    • Pendaftaran: hingga 5 Mei 2025
    • Seleksi administrasi: 6-15 Mei 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi sementara: 16 Mei 2025
    • Pengajuan sanggah: 17-19 Mei 2025
    • Pengumuman hasil sanggah dan hasil seleksi administrasi final: 27 Mei 2025
    • Seleksi substansi: 3-6 Juni 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 19 Juni 2025
    • Periode perkuliahan: September 2025

    Demikianlah informasi tentag pendaftaran Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia 2025. Cek informasi lebih lengkap tentang beasiswa ini melalui tautan KLIK DI SINI.

    Tunggu apalagi, yuk segera penuhi syarat dan lakukan pendaftaran di laman LPDP. Semoga berhasil detikers!

    (det/twu)


    Devita Savitri


    Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom sejak 2023. Tertarik dan aktif meliput isu terkait pendidikan dasar dan menengah. Wartawan Terproduktif Kemendikdasmen 2025.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • LPDP 2025: Syarat, Jadwal Pendaftaran, dan Cara Lolos


    Jakarta

    Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjadi salah satu bantuan pendidikan tinggi bergengsi dari pemerintah Indonesia. Bantuan ini meliputi biaya pendidikan, biaya hidup, dan transportasi, aplikasi visa, asuransi kesehatan, dan lainnya untuk kampus dalam dan luar negeri.

    Setiap tahunnya, LPDP membuka 2 tahap pendaftaran. Untuk LPDP 2025 sendiri, kedua tahap pendaftaran sudah rampung dilaksanakan.

    LPDP tahap 1 membuka pendaftaran pada Januari lalu, sedangkan tahap 2 dimulai Juni-Juli lalu. Saat ini, seleksi LPDP tahap 2 tahun 2025 masih berlangsung dan segera memasuki tes Seleksi Bakat Skolastik.


    Meskipun pendaftaran LPDP 2025 pada dua tahap tersebut telah selesai, detikers tetap bisa mempersiapkan diri untuk seleksi tahun mendatang, mengingat beasiswa ini dibuka setiap tahun. Dirangkum dari laman resmi LPDP dan arsip detikEdu, Jumat (12/9/2025), berikut penjelasannya.

    Syarat Pendaftaran LPDP 2025

    Pada dasarnya, LPDP memiliki berbagai program beasiswa di mana setiap program memiliki syarat pendaftaran yang berbeda-beda. Namun, ada syarat umum yang harus dipenuhi seluruh pendaftar LPDP, yaitu:

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)

    2. Telah menyelesaikan studi D4/S1 untuk program magister dan S2 untuk jenjang doktor

    3. Pendaftar yang menyelesaikan studi D4/S1 langsung doktor diperbolehkan mendaftar dengan ketentuan tambahan.

    4. Pendaftar yang telah menyelesaikan S2/S3 tidak diizinkan mendaftar di jenjang yang sama.

    5. Pendaftar jenjang S3 diutamakan bagi yang melampirkan surat ketentuan tambahan.

    6. Pendaftar jenjang S3 yang merupakan lulusan dokter spesialis atau subspesialis dapat menggunakan transkrip nilainya untuk memenuhi syarat IPK.

    7. Bagi pendaftar lulusan kampus luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya wajib melampirkan penyetaraan ijazah dan hasil konversi IPK dari Kemdiktisaintek.

    8. Mahasiswa on going bisa mendaftar dengan ketentuan tambahan.

    9. Mahasiswa dokter spesialis/subspesialis yang tengah berkuliah bisa mendaftar program S2/S3 dengan ketentuan tambahan.

    10. Pendaftar yang pernah menempuh studi S2/S3, tapi tidak selesai diperbolehkan mendaftar dengan bukti surat pemberhentian/sejenisnya.

    11. Melampirkan surat rekomendasi yang diterbitkan paling lama 1 tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran.

    12. Pendaftar PNS wajib melampirkan surat usulan atau rekomendasi dari pejabat sekurang-kurangnya setingkat eselon II.

    13. Lulusan sekolah kedinasan bisa mendaftar, asal belum diangkat menjadi CPNS dan mendapatkan izin.

    14. Pendaftar prajurit TNI wajib melampirkan usulan atau surat rekomendasi yang ditandatangani pejabat pada MABES TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU.

    15. Pendaftar berstatus POLRI wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi yang ditandatangani pejabat pada MABES POLRI.

    16. Memilih perguruan tinggi tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP

    17. Beasiswa LPDP hanya diperuntukkan bagi kelas reguler/kelas yang ditetapkan oleh LPDP.

    18. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan

    19. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan pada aplikasi pendaftaran

    20. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia

    21. Menulis Proposal Penelitian untuk pendaftar S3

    22. Jika memiliki publikasi ilmiah, prestasi, dan pengalaman organisasi maka harus dilengkapi pada aplikasi pendaftaran.

    Jadwal Pendaftaran LPDP 2025

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, LPDP 2025 dibuka dalam dua tahap. Jadwal dari kedua tahap tersebut yakni:

    Tahap 1

    • Pendaftaran: 17 Januari 2025
    • Seleksi administrasi: 18 Februari 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 7 Maret 2025
    • Pengajuan sanggah: 8 Maret 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 24 Maret 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 14 April 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Mei 2025
    • Seleksi substansi: 6 Mei 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 19 Juni 2025

    Tahap 2

    • Pendaftaran seleksi: 30 Juni – 31 Juli 2025
    • Seleksi administrasi: 1 Agustus – 21 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
    • Pengajuan sanggah: 23 – 25 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 8 September 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 15 – 25 September 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Oktober 2025
    • Seleksi substansi: 7 Oktober – 19 November 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025
    • Periode perkuliahan dimulai: Paling cepat Bulan Januari 2026

    Cara Lolos Beasiswa Bergengsi LPDP 2025

    Tips untuk lolos beasiswa LPDP biasanya diberikan para awardee. Salah satunya disampaikan oleh Muhammad Arif Raihannur, awardee LPDP yang berhasil menerima tiga letter of acceptance (LoA) dari kampus tersohor dunia.

    Ketiganya yaitu, University of Manchester, University of New South Wales (UNSW) Sydney, dan The University of Auckland. Tips yang diberikan Raihan yakni:

    1. Harus mengerti esai yang dibuat dan belajar wawancara secara mendalam

    2. Percaya diri dan jangan takut untuk mengakui kegagalan yang pernah terjadi di masa lalu

    3. Mengetahui isu terkini di Indonesia akan sangat membantu saat proses wawancara dan penulisan esai

    4. Mematangkan tujuan setelah lulus bahkan dari sebelum mendaftar

    Selain Raihan, ada tips lain yang diberikan oleh awardee LPDP sekaligus alumnus Universitas Airlangga, Umar Syaroni. Menurutnya ada tiga tips utama untuk lolos program LPDP terutama studi S3 di luar negeri, yaitu:

    1. Perencanaan Matang

    Berdasarkan pengalaman Umar, ia memerlukan waktu minimal enam bulan untuk mempersiapkan berbagai berkas pendaftaran beasiswa LPDP.

    Berbagai berkas yang dibutuhkan itu seperti tes bahasa Inggris, transkrip ijazah, surat rekomendasi, commitment essay, proposal penelitian studi S2 dan surat lainnya. Berkas-berkas tersebut wajib diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh penerjemah tersumpah.

    2. Surat Rekomendasi

    Surat rekomendasi merupakan salah satu berkas yang disyaratkan dalam pendaftaran beasiswa LPDP. Menurut Umar, mintalah surat rekomendasi dari seseorang yang mengenal kita dari segi pribadi maupun profesional.

    Dari pengalamannya, ia meminta surat rekomendasi dari tiga sosok akademisi yang dekat dengannya. Dari dosen, dosen pembimbing hingga dosen pembimbing akademik.

    3. Promotor

    Promotor adalah dosen di perguruan tinggi yang memiliki kepakaran dengan topik penelitian yang akan diajukan. Kesesuaian pakar dengan topik penelitian ini akan mendukung detikers untuk bisa lolos LPDP dengan mudah.

    Promotor juga akan mendampingi proses riset selama menjalani pendidikan di kampus tujuan. Untuk itu, hal ini juga harus diperhatikan.

    Umar menyebutkan, cara paling mudah untuk mencari promotor adalah melalui Google Scholar. Pertama, cari penelitian yang mirip dengan tema yang akan dilakukan.

    Selanjutnya, lihat dosen serta kepakaran beliau. Lalu kirimkan CV, proposal penelitian dan motivation letter via email dan tunggu balasannya.

    Itulah berbagai serba-serbi pendaftaran LPDP 2025. Semoga bermanfaat untuk menyiapkan pendaftaran di 2026 ya detikers!

    (det/nah)


    Devita Savitri


    Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom sejak 2023. Tertarik dan aktif meliput isu terkait pendidikan dasar dan menengah. Wartawan Terproduktif Kemendikdasmen 2025.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com