Tag: uin sunan kalijaga yogyakarta

  • Beasiswa Indonesia Bangkit S2 Double Degree 2025 Dibuka, Cek Daftar Kampusnya!


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan bersama Kementerian Agama membuka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025 untuk program S2 double degree. Apa saja kampus tujuannya?

    Perlu diketahui sebelumnya, beasiswa S2 double degree ini memungkinkan mahasiswa yang berkuliah di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) dapat mengambil program studi lain di kampus luar negeri.

    Setelah lulus, mahasiswa akan mendapatkan dua gelar sekaligus. Lama pendidikan double degree bisa berlangsung selama satu tahun di kampus Indonesia dan satu tahun di kampus luar negeri.


    Pendaftaran skema BIB ini akan ditutup pada 12 Juni 2025. Mengutip unggahan @puspenma.kemenag_official, berikut daftar kampus yang bisa dipilih.

    Daftar Perguruan Tinggi Dalam Negeri dengan Universiti Utara Malaysia (UMM)

    Mahasiswa yang berkuliah di kampus-kampus berikut dapat double degree di Universiti Utara Malaysia (UMM). Ini daftarnya:

    – UIN Ar-Raniry Banda Aceh
    – UIN Mataram
    – UIN Raden Fatah Palembang
    – UIN Sunan Ampel Surabaya
    – UIN Sunan Gunung Djati Bandung

    Adapun program studi yang bisa dipilih antara lain:

    – Master in Islamic Finance and Banking
    – Master of Science (Managerial Communication)
    – Master of Education (Islamic Education)
    – Master of Science (Educational Management)

    Daftar Perguruan Tinggi Dalam Negeri dengan SOAS University of London atau University of Edinburgh

    Mahasiswa yang berkuliah di kampus-kampus berikut dapat double degree di SOAS University of London dan University of Edinburgh. Ini daftarnya:

    – Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII)
    – UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
    – UIN Alaudin Makassar

    Adapun program studi yang bisa dipilih antara lain:

    – MSc in Islamic and Middle Eastern Studies (Edinburgh)
    – MA Middle Eastern Studies (SOAS)
    – MA in History of Art and Architecture of Islamic Middle East (SOAS)
    – MA Religion Politics and Society (SOAS)
    – MA Islamic Studies (SOAS)
    – MA in History (SOAS)
    – MA in Islamic Humanities (SOAS)

    Syarat Daftar BIB S2 Double Degree 2025

    • Warga Indonesia.
    • Berusia maksimal 30 tahun pada 31 Desember 2025.
    • Lulusan S1 PTKI atau lulusan Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Kemenag.
    • Mengunggah foto resmi dan terbaru ukuran 3×4 (maksimal 1 MB).
    • Mempunyai ijazah S1/D4 disertai transkrip nilai dengan IPK minimal 3.00.
    • Bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri harus melampirkan hasil penetapan penyetaraan ijazah.
    • Mempunyai surat rekomendasi dari akademisi dan pembimbing skripsi.
    • Mempunyai surat keterangans sehat jasmani dari rumah sakit.
    • Membuat rencana studi berisikan alasan memilih prodi, rencana topik tesis, rencana studi semester 1 hingga akhir dan aktivitas non-akademik selama kuliah (3-5 halaman).
    • Membuat esai motivasi diri (1.000-1.500 kata).
    • Mempunyai sertifikat bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP 500, TOEFL IBT 75 atau IELTS 6.0
    • Menandatangani surat pernyataan komitmen dan integritas di atas materai Rp 10.000.
    • Tidak sedang mendaftar, akan menerima atau menerima beasiswa dari sumber lain.
    • Tidak sedang menempuh pendidikan S1.
    • Tidak sedang atau akan mendaftar jadi pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN).
    • Wajib ikut pendidikan secara penuh di kampus tujuan.

    Jadwal Pendaftaran BIB S2 Double Degree 2025

    • Pendaftaran: 4-12 Juni 2025
    • Seleksi administrasi: 13-17 Juni 2025
    • Pengumuman seleksi administrasi: 18 Juni 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 19-25 Juni 2025
    • Seleksi wawancara: 28 Juni-15 Juli 2025
    • Pengumuman seleksi wawancara: 31 Juli 2025

    Detikers tertarik? Pendaftaran bisa dilakukan hingga 12 Juni 2025 pada laman https://pendaftaran-beasiswa.kemenag.go.id/

    (cyu/faz)


    Cicin Yulianti


    Jurnalis detikcom. Lulusan Jurnalistik Unpad, di detikcom sejak 2022. Spesialis menulis topik pendidikan, kampus, sekolah, beasiswa, riset, dan kehidupan pelajar/mahasiswa.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • 20 Kampus Tujuan Awardee LPDP Terbanyak di Dalam Negeri Tahun 2024, Cek!


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengeluarkan laporan tahunan atau annual report LPDP 2024, Kamis (21/8/2025). Laporan ini memuat seluruh rangkaian perjalanan dan pencapaian LPDP selama 2024, termasuk tentang kampus tujuan yang menerima peserta terbanyak.

    Secara garis besar ada tujuh pekerjaan yang telah dikerjakan LPDP selama 2024. Seperti, mengelola Rp 154,11 triliun dana abadi di bidang pendidikan, merekrut 8.952 orang calon penerima beasiswa LPDP dalam 2 gelombang seleksi, mendukung keberlanjutan riset dengan dana Rp 443,831 miliar, hingga menyalurkan manfaat LPDP kepada 348 orang seniman dan budayawan.

    Selain itu, laporan ini juga memuat daftar 20 kampus tujuan dalam dan luar negeri yang menerima peserta LPDP terbanyak di 2024. Dikutip dari dokumen terkait, Kamis (21/8/2025) berikut ini daftar kampus tersebut khusus tujuan dalam negeri selengkapnya.


    20 Kampus Tujuan Studi Awardee LPDP Dalam Negeri Tahun 2024

    1. Universitas Gadjah Mada (UGM)

    • Jumlah awardee LPDP: 6.187 orang

    2. Universitas Indonesia (UI)

    • Jumlah awardee LPDP: 4.055 orang

    3. Institut Teknologi Bandung (ITB)

    • Jumlah awardee LPDP: 2.433 orang

    4. IPB University

    • Jumlah awardee LPDP: 1.636 orang

    5. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

    • Jumlah awardee LPDP: 1.227 orang

    6. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

    • Jumlah awardee LPDP: 1.151 orang

    7. Universitas Airlangga (Unair)

    • Jumlah awardee LPDP: 1.001 orang

    8. Universitas Padjadjaran (Unpad)

    • Jumlah awardee LPDP: 957 orang

    9. Universitas Brawijaya (UB)

    • Jumlah awardee LPDP: 785 orang

    10. Universitas Hasanuddin (Unhas)

    • Jumlah awardee LPDP: 671 orang

    11. Universitas Negeri Malang (UM)

    • Jumlah awardee LPDP: 637 orang

    12. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

    • Jumlah awardee LPDP: 596 orang

    13. Universitas Diponegoro (Undip)

    • Jumlah awardee LPDP: 521 orang

    14. Institut PTIQ Jakarta

    • Jumlah awardee LPDP: 460 orang

    15. Universitas Sebelas Maret (UNS)

    • Jumlah awardee LPDP: 440 orang

    16. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)

    • Jumlah awardee LPDP: 319 orang

    17. Universitas Udayana

    • Jumlah awardee LPDP: 228 orang

    18. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

    • Jumlah awardee LPDP: 206 orang

    19. Universitas Negeri Makassar (UNM)

    • Jumlah awardee LPDP: 191 orang

    20. Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

    • Jumlah awardee LPDP: 139 orang

    Bila ingin melihat laporan tahunan LPDP 2024 secara lebih lengkap, detikers bisa mengujungi tautan http://s.kemenkeu.go.id/ARLPDP.

    Demikianlah daftar 20 kampus penerima peserta LPDP terbanyak di dalam negeri tahun 2024. Apakah salah satunya ada kampus impianmu detikers?

    (det/pal)


    Devita Savitri


    Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom sejak 2023. Tertarik dan aktif meliput isu terkait pendidikan dasar dan menengah. Wartawan Terproduktif Kemendikdasmen 2025.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com