Tag: universitas sultan ageng tirtayasa

  • Ada 100+ PTN dan PTS yang Menerima KIP Kuliah, Cek Daftarnya di Sini



    Jakarta

    Program beasiswa pendidikan KIP Kuliah telah menjangkau lebih dari 100 perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS). Untuk mengecek daftar perguruan tinggi tersebut, kamu bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini.

    Seperti diketahui, KIP Kuliah merupakan bantuan biaya pendidikan tinggi dari pemerintah untuk mahasiswa kurang mampu. Beasiswa ini akan mencakup biaya pendidikan serta memberikan biaya tunjangan hidup.

    Namun perlu diingat jika tidak semua PTN dan PTS menyediakan beasiswa ini. Maka dari itu, perlu untuk melakukan riset sebelum mendaftar di perguruan tinggi impian.


    Nah ada cara mudah untuk mengetahui daftar PTN dan PTS yang menjadi penerima mahasiswa KIP Kuliah. Berikut caranya.

    Cara Cek PTN dan PTS yang Menerima KIP Kuliah

    1. Kunjungi laman https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/
    2. Klik Menu Profil Perguruan Tinggi pada halaman atas
    3. Gulir ke bawah sampai layar menunjukkan Cari Perguruan Tinggi/Program Studi Penerima KIP Kuliah
    4. Layar akan menunjukkan daftar perguruan tinggi yang menerima KIP Kuliah
    5. Kamu juga bisa mencari apakah perguruan tinggimu termasuk penerima KIP Kuliah dengan menuliskan nama perguruan tinggi pada kolom Cari

    20 PTN Penerima Peserta KIP Kuliah Terbanyak pada SNBT 2025

    Sebagai referensi, ada 20 PTN penerima peserta KIP Kuliah terbanyak pada SNBT 2025. Menurut Konferensi Pers: Pengumuman SNBT 2025 yang disiarkan pada Youtube SNPMB ID pada Selasa (27/5), perguruan tinggi ini bisa menerima hingga ribuan peserta KIP Kuliah.

    Perguruan tinggi mana saja? Simak di sini:

    1. Universitas Negeri Surabaya

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 3.252 orang

    2. Universitas Negeri Padang

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 2.815 orang

    3. Universitas Negeri Medan

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 2.744 orang

    4. Universitas Negeri Makassar

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 2.508 orang

    5. Universitas Lampung

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.998 orang

    6. Universitas Nusa Cendana

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.898 orang

    7. Universitas Tadulako

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.874 orang

    8. Universitas Pendidikan Indonesia

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.697 orang

    9. Universitas Negeri Gorontalo

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.696 orang

    10. Universitas Negeri Malang

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.645 orang

    11. Universitas Haluoleo

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.640 orang

    12. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.598 orang

    13. Universitas Hasanuddin

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.571 orang

    14. Universitas Jember

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.554 orang

    15. Universitas Siliwangi

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.484 orang

    16. Universitas Malikussaleh

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.424 orang

    17. Universitas Jambi

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.411 orang

    18. Universitas Jenderal Soedirman

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.347 orang

    19. Universitas Syiah Kuala

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.275 orang

    20. Universitas Mataram

    Peserta KIP Kuliah yang diterima: 1.267 orang

    Syarat Pendaftaran KIP Kuliah 2025

    1. Lulusan SMA, SMK, atau sederajat yang lulus tahun 2025, 2024, dan 2023
    2. Telah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui semua jalur masuk baik PTN atau PTS pada program studi yang telah terakreditasi secara resmi dan tercatat pada sistem akreditasi nasional perguruan tinggi
    3. Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus yang didukung bukti dokumen yang sah.

    Dokumen keterbatasan ekonomi calon penerima KIP Kuliah bisa dibuktikan dengan:

    1. Kepemilikan program bantuan pendidikan nasional atau Program Indonesia Pintar (PIP) Dikdasmen.
    2. Masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial, contohnya:
    3. Program Keluarga Harapan (PKH)
    4. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK)
    5. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
    6. Masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 di Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
    7. Berasal dari panti sosial/panti asuhan

    Jika tidak masuk dalam seluruh kriteria di atas, calon mahasiswa tetap bisa mendaftar KIP Kuliah asalkan memenuhi persyaratan tidak mampu secara ekonomi. Syaratnya termasuk:

    Jumlah pendapatan kotor gabungan orang tua/wali paling banyak sebesar Rp 4 juta setiap bulan.
    Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak Rp 750 ribu.
    Calon penerima yang menggunakan kriteria ini wajib mengunggah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

    (nir/faz)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Daftar Bantuan Pendidikan yang Bisa Diakses Anak Yatim dan Dhuafa



    Jakarta

    Setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak.Namun, realitas di lapangan menunjukkan banyak anak khususnya yang kehilangan orang tua atau hidup dalam kondisi ekonomi serba terbatas harus berjuang keras untuk mengakses pendidikan.

    Ketiadaan dukungan ekonomi dan terbatasnya fasilitas membuat mimpi mereka menempuh pendidikan kerap tertunda, bahkan terhenti.

    Menanggapi situasi tersebut, berbagai lembaga dan inisiatif sosial hadir menyalurkan bantuan dalam beragam bentuk, mulai dari beasiswa untuk jenjang pendidikan formal, penyediaan perlengkapan sekolah, tunjangan biaya hidup, hingga program bimbingan belajar dan pengembangan karakter.


    Bantuan Pendidikan untuk Anak Yatim dan Dhuafa

    1. Beasiswa dari Lembaga Amil Zakat

    Sejumlah lembaga amil zakat nasional seperti BAZNAS, Dompet Dhuafa, dan LAZISMU secara konsisten menghadirkan program beasiswa pendidikan yang menyasar anak-anak yatim, dhuafa, serta keluarga prasejahtera.

    Bantuan yang diberikan tidak hanya mencakup pembiayaan pendidikan formal, tetapi juga perlengkapan sekolah seperti seragam, tas, dan alat tulis. Selain itu, mereka juga menyediakan layanan bimbingan belajar gratis guna mendukung prestasi akademik para penerima manfaat.

    Program ini dirancang agar anak-anak dari kalangan kurang mampu memiliki akses yang setara terhadap pendidikan berkualitas, sekaligus membentuk karakter dan keterampilan masa depan mereka.

    Misalnya Program Beasiswa YES (Youth Ekselensia Scholarship) dari Dompet Dhuafa. Dikutip dari laman, GREAT Edunesiayang merupakan mitra pelaksana program Dompet Dhuaf, YES adalah beasiswa terpadu untuk yatim, dhuafa dan mualaf di tingkat SMA.

    Untuk Program YES, para awardee akan mendapatkan Program Campus Preparation,Quranic Mentorship,Leadership Booster,TalentHub Class,Uang Saku Rp 300.000/Bulan, Support Persiapan Masuk PTN, dan Support Pendaftaran UTBK. Adapun pendaftaran seleksi Program YES dibuka pada bulan Maret setiap tahun.

    Sementara itu, Baznas memiliki Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) merupakan sekolah unggulan berasrama dan bebas biaya yang ditujukan bagi anak yang berasal dari keluarga dhuafa. Baznas juga punya beasiswa cendekia untuk memberikan akses pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing bagi masyarakat kurang mampu/prasejahtera.

    2. Bansos Pemerintah

    Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sosial ATENSI YAPI kepada anak-anak yatim piatu di seluruh Indonesia.

    Program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar anak-anak yang kehilangan salah satu atau kedua orang tua.Bantuan yang diberikan sebesar Rp 200 ribu per bulan.

    Selain itu, sejumlah pemerintah daerah juga memberikan bantuan pendidikan bagi dhuafa seperti program Beasiswa Tangerang Gemilang.

    Untuk program tahun 2025, Pemkab Tangerang menggandeng sejumlah perguruan tinggi ternama seperti Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA), Swiss German University, dan juga Universitas Kairo Mesir.

    3. CSR Perusahaan

    Sejumlah perusahaan memberikan bantuan pendidikan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.

    (pal/pal)



    Sumber : www.detik.com