Blog

  • Kapan Dana KJP Cair? Ini Jadwal dan Cara Ceknya



    Jakarta

    Dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) akan cair secara bertahap. Lantas, kapan dana KJP 2025 cair?

    MenurutInstagram Dinas Pendidikan Jakarta,KJP yang cair pada Agustus adalahKJP bulan Juni yang mulai dicairkan mulai 5 Agustus 2025. Sebanyak 707.622 siswa akan menerima danaKJP ini.

    Dana KJP termasuk dana personal per bulan dan tambahan SPP untuk peserta didik di sekolah swasta per bulan. Dana personal dapat digunakan secara tunai maksimal Rp 100.000 per bulan. Sisanya dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik secara nontunai.

    Besaran KJP Plus Tahap 1 2025

    Berdasarkan pengumuman UPT Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan DKI Jakarta, besaran dana KJP Plus dan jumlah penerimanya adalah sebagai berikut:

    Besaran KJP Plus SD, MI, SDLB

    Dana personal: Rp 250.000 per bulan

    Tambahan SPP untuk swasta: Rp 130.000 per bulan

    Penerima: 341.879 peserta didik

    Besaran KJP Plus SMP, MTs, SMPLB

    Dana personal: Rp 300.000 per bulan

    Tambahan SPP untuk swasta: Rp 170.000 per bulan

    Penerima: 189.437 peserta didik

    Besaran KJP Plus SMA, MA, SMALB

    Dana personal: Rp 420.000 per bulan

    Tambahan SPP untuk swasta: Rp 290.000 per bulan

    Penerima: 62.295 peserta didik

    Besaran KJP Plus SMK

    Dana personal: Rp 450.000 per bulan

    Tambahan SPP untuk swasta: Rp 240.000 per bulan

    Penerima: 111.315 peserta didik

    Besaran KJP Plus PKBM

    Dana personal: Rp 300.000 per bulan

    Tambahan SPP untuk swasta: –

    Penerima: 2.696 peserta didik

    Cara Cek Pencairan KJP Plus di ATM

    Untuk mengecek pencairan dana KJP, detikers bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

    Masukkan kartu ATM rekening KJP Plus ke ATM

    Masukkan PIN

    Pilih cek saldo

    Jika dana sudah cair, siswa bisa lanjut menarik dana maksimal Rp 100.000 atau tekan keluar/exit untuk menarik kartu dari ATM.

    Gunakan dana KJP secara tunai atau nontunai di toko mitra KJP Plus.

    Cara Cek Penerima KJP Pakai NIK

    Buka https://kjp.jakarta.go.id/public/cekStatusPenerima.php

    Isikan nomor induk kependudukan (NIK)

    Pilih tahun

    Pilih tahap penerimaan

    Klik Cek

    Muncul status penerimaan.

    Cara Pencairan Dana KJP Khusus Penerima Baru

    Khusus bagi penerima baru, cara mencairkan dana KJP adalah:

    Datangi Bank DKI terdekat

    Sampaikan keperluan membuka rekening untuk pencairan dana KJP Plus, cetak buku tabungan, dan cetak kartu ATM, lalu menuju antrian teller bank.

    Bank DKI akan membukakan rekening dan cetak buku tabungan beserta kartu ATM.

    Pihak bank akan memberitahu penerima untuk mengambil buku tabungan dan kartu ATM jika sudah selesai diproses

    Dana KJP Plus ditransfer ke rekening penerima baru.

    Informasi mengenai pencairan dana KJP 2025 bisa dipantau di akun Instagram @upt.p4op, @disdikdki, dan @jakonemobile. Semoga membantu!

    (nir/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • KIP Kuliah Dapat Berapa? Ini Komponen Bantuan dan Nominal yang Didapat


    Jakarta

    Pendaftaran KIP Kuliah tahun ini masih berlangsung hingga dua bulan lagi. Siswa yang masuk melalui seleksi mandiri perguruan tinggi negeri (PTN) dapat mendaftar hingga 30 September 2025. Sementara, siswa melalui jalur perguruan tinggi swasta (PTS) bisa mendaftar hingga 31 Oktober 2025.

    Berapa nominal KIP Kuliah yang akan didapat?

    Perlu diketahui, ada dua komponen dalam beasiswa KIP Kuliah, yakni biaya pendidikan per semester dan biaya hidup setiap bulan. Cek besarannya!


    KIP Kuliah Dapat Berapa?

    1. Biaya Pendidikan Per Semester

    Dijelaskan dalam panduan KIP Kuliah 2025, biaya pendidikan per semester ditetapkan berdasarkan akreditasi program studi (prodi) dengan ketentuan yaitu:

    • Prodi dengan akreditasi A atau Unggul atau internasional memperoleh maksimal Rp 8 juta. Khusus prodi kedokteran, beasiswa biaya kuliah per semester yang didapat maksimal Rp 12 juta.
    • Prodi terakreditasi B atau Baik Sekali mendapatkan maksimal Rp 4 juta.
    • Prodi terakreditasi C atau Baik memperoleh maksimal Rp 2,4 juta.

    2. Bantuan Biaya Hidup Per Bulan

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menetapkan besaran bantuan biaya hidup berdasarkan perhitungan besaran indeks harga lokal wilayah perguruan tinggi masing-masing. Terdapat lima klaster yang ditetapkan yakni:

    • Rp 800 ribu
    • Rp 950 ribu
    • Rp 1,1 juta
    • Rp 1,25 juta
    • Rp 1,4 juta.

    Bantuan biaya hidup KIP Kuliah diberikan satu kali setiap semester atau per enam bulan. Bantuan akan dikirim langsung ke rekening penerima.

    Mahasiswa juga dapat melihat besaran biaya hidup kota atau kabupaten perguruan tinggi yang bersangkutan melalui laman KIP Kuliah https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/.

    Kemdiktisaintek Akan Analisis Lagi Nominal KIP Kuliah

    Sebelumnya, Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengatakan akan menganalisis kembali apakah nilai bantuan KIP Kuliah dapat dinaikkan. Pernyataan ini merespons usulan Komisi X DPR RI dalam rapat bersama antara kedua pihak.

    “Kami akan coba analisis apakah ini bisa dinaikkan, kalau syukur-syukur bisa dinaikkan. Kami juga akan konsultasikan dengan Bappenas dan Kementerian Keuangan kemungkinan untuk dinaikkan nilai KIP-nya, termasuk penambahannya,” kata Mendiktisaintek dalam raker dengan Komisi X DPR RI di Komplek Gedung DPR/MPR/DPD RI, Jakarta, pada Rabu (2/7/2025).

    Usulan tersebut sebelumnya disampaikan anggota fraksi partai Nasdem, Furtasan Ali Yusuf. Ia menyebut jurusan teknik butuh biaya lebih besar karena mungkin ada tambahan perlengkapan lain dalam perkuliahan.

    “Kalau sekarang dilihat dari kebijakan KIP (Kuliah), mau prodi apa saja kira-kira ya segitu kalau akreditasinya segitu. Padahal kalau biaya unit cost-nya, ya tentu teknik lebih mahal lah kira-kira begitu karena mungkin ada yang lain-lainnya,” jelas Furtasan.

    “Apakah itu hanya UKT saja atau seperti apa, saya nggak paham, tetapi setidaknya di situ ada unit cost yang kita memang harus bisa membedakan antara yang sosial yang modal hanya whiteboard saja kira-kira gitu dengan yang sudah menggunakan alat,” lanjutnya.

    (nah/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Beasiswa ke Australia, Siap-siap Kuota Mahasiswa Ditambah!


    Jakarta

    Detikers berminat kuliah dengan beasiswa ke Australia? Kabar baik, Pemerintah Australia akan menambah jumlah penerimaan mahasiswa internasional di Australia tahun depan.

    Kuota mahasiswa internasional akan naik 9 persen menjadi 295.000 orang pada 2026. Sekitar dua pertiga mahasiswa akan dialokasikan untuk perguruan tinggi, sedangkan sepertiga lainnya untuk pelatihan dan sektor vokasi.

    Lebih lanjut, universitas di Australia mulai tahun depan juga wajib menyediakan akomodasi mahasiswa tambahan. Kebijakan ini bertujuan agar mahasiswa Australia maupun internasional dapat menghuni tempat tinggal yang aman dan terjamin.


    Berdasarkan catatan Kedubes Australia, rekor sebanyak 24.000 mahasiswa asal Indonesia belajar di negara kanguru pada 2025.

    “Kami menantikan untuk menyambut lebih banyak warga Indonesia belajar di Australia. Mahasiswa Indonesia menambah nilai bagi kampus-kampus kami dan membantu memperkuat hubungan antara kedua negara kita,” kata Duta Besar Australia Rod Brazier dalam laman Kedutaan Besar Australia di Indonesia, Jumat (8/8/2025).

    Sebagai bagian dari kebijakan ini, universitas negeri di Australia akan dibolehkan mengajukan permohonan untuk menambah alokasi mahasiswa internasional masing-masing pada 2026, khususnya untuk meningkatkan hubungan dengan Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lain. Caranya baik melalui penawaran pendidikan, kemitraan, kampus cabang, keterlibatan alumni, dan pemberian beasiswa.

    Sementara itu berdasarkan laman resmi Study Australia, saat ini, beasiswa pendidikan tinggi, hibah, dan bantuan keuangan untuk studi dan riset di negara kanguru ini antara lain disediakan oleh Pemerintah Australia, penyedia layanan pendidikan, organisasi publik, maupun institusi swasta.

    Sejumlah program bahkan merupakan beasiswa penuh, yang meliputi tiket pesawat PP, uang kuliah, biaya hidup, dan lain sebagainya. Jelang peningkatan kuota mahasiswa asal Indonesia dan Asia Tenggara di Australia, yuk, cek beberapa program beasiswa yang bisa dilamar di bawah ini!

    Beasiswa ke Australia

    1. Australia Awards Scholarships – Beasiswa AAS

    Berdasarkan penerimaan 2025, berikut syarat dan jadwal beasiswa tanpa syarat usia jenjang S2 dan S3 dari Pemerintah Australia ini:

    Syarat Beasiswa AAS

    • IPK pelamar S2: 3,0 untuk pegawai Pemerintah Indonesia/umum, 2,75 untuk kelompok sasaran ekuitas; harus sesuai dengan program prioritas
    • IPK pelamar S3: 2,9 untuk pegawai Pemerintah Indonesia/umum, 2,75 untuk kelompok sasaran ekuitas; harus sesuai dengan program prioritas

    Dokumen Beasiswa AAS

    • Ijazah sekolah menengah atau perguruan tinggi
    • Transkrip nilai sekolah menengah atau perguruan tinggi
    • Akta kelahiran
    • KTP
    • Riwayat hidup
    • Tes bahasa Inggris
    • Academic referee
    • Deklarasi badan nominasi
    • Surat keputusan pengangkatan PNS
    • Hasil IELTS, TOEFL, atau PTE
    • Laporan peninjauan akademis

    Jadwal Beasiswa AAS

    • Pendaftaran: Februari-April
    • Pengumuman hasil seleksi dan kandidat wawancara: Juni
    • Wawancara & tes IELTS: Juli
    • Pengumuman hasil akhir: Agustus

    Komponen Beasiswa AAS

    • Biaya kuliah penuh
    • Tiket pesawat PP
    • Tunjangan kedatangan
    • Biaya hidup
    • Program akademik pengantar, meliputi info kehidupan dan studi di Australia
    • Asuransi kesehatan mahasiswa luar negeri
    • Biaya les bahasa Inggris
    • Dukungan akademis tambahan jika perlu
    • Tiket pesawat kerja lapangan untuk program riset atau program kuliah yang memiliki komponen penelitian

    2. Australia for ASEAN Scholarship – Beasiswa Aus4ASEAN

    Berdasarkan penerimaan 2025, bidang studi prioritas beasiswa ini meliputi maritim, konektivitas, ekonomi, kerja sama pembangunan berkelanjutan. Pendaftar beasiswa AAS juga akan dipertimbangkan untuk menerima beasiswa Aus4ASEAN.

    Beasiswa ini dibuka untuk jenjang S2, baik program Master by coursework maupun Master by research. Penerima beasiswa juga akan berpartisipasi pada program ASEAN Emerging Leaders Program yang meliputi kesempatan belajar, berjejaring, dan mengembangkan diri.

    Beasiswa ini diutamakan bagi calon mahasiswa yang sudah mendaftar ke kampus yang turut mendanai program ini bersama Pemerintah Australia. Berikut daftar kampusnya:

    • Australian National University
    • Bond University
    • Deakin University
    • Griffith University
    • Monash University
    • Queensland University of Technology
    • RMIT University
    • Swinburne University of Technology
    • University of Adelaide
    • University of Melbourne
    • University of New South Wales
    • University of Queensland
    • University of Southern Queensland
    • University of Sydney
    • University of Tasmania

    Berdasarkan informasi beasiswa dari University of Southern Queensland (UniSQ), periode pendaftaran beasiswa Aus4ASEAN pada 2024 lalu berlangsung pada 13 Maret-30 April. Komponen beasiswanya meliputi:

    • Tiket pesawat PP
    • Tunjangan kedatangan
    • Uang kuliah penuh
    • Bantuan biaya hidup
    • Program pengenalan akademis
    • Asuransi mahasiswa
    • Dukungan akademis tambahan
    • Tunjangan lapangan untuk mahasiswa riset dan mahasiswa program Master by research
    • Mengikuti the Indo-Pacific Emerging Leaders Program.

    Sementara itu, syarat mendaftar di UniSQ dengan beasiswa Aus4ASEAN yaitu:

    • Skor bahasa Inggris minimal IELTS 6.5
    • Merampungkan kuliah 3 tahun di kampus Australia atau yang setara, dengan opsi:
      – IPK 5 dari 7 atau yang setara, pada bidang yang relevan
      – Merampungkan kuliah jenjang Master program coursework dengan IPK 5 dari 7 atau yang setara, pada bidang yang relevan
    • Penerimaan bergantung pada ketersediaan dan rekomendasi dari supervisor UniSQ.

    3. Beasiswa Short Courses

    Beasiswa pelatihan ini disediakan sebagai bagian Australia Awards in Indonesia. Kursus 2 pekan ini digelar di Australia dan 1-2 lokakarya di Indonesia. Berikut sejumlah contoh kursus yang dibuka:

    • At The Forefront of Film: Screenwriting and Directing, Griffith University, 2024
    • Momen-led MSMEs – Ready to Export, RMIT, 2024
    • Sustainable Finance in Indonesia: Transforming Challenges into Opportunities, University of Technology Sydney, 2024
    • Strengthening the Higher Education Systems in Indonesia, Australian National University, 2025
    • Advancing Indonesia’s Sports Industry: Opportunities and Strategies for Growth, Melbourne Business School, 2025

    Penerima beasiswa Short Course AAI akan mendapat:

    • Lokakarya di Indonesia, sebelum dan sesudah kursus, beserta tiket PP ke lokasi lokakarya di Indonesia
    • Biaya akomodasi
    • Uang saku di Australia dan Indonesia
    • Biaya pendidikan
    • Tiket PP ke lokasi kursus di Australia
    • Visa dan asuransi kesehatan Australia selama durasi short course.

    Jadwal pendaftaran short course Australia Awards in Indonesia berbeda-beda. Pantau berkala infonya di https://www.australiaawardsindonesia.org/.

    4. Beasiswa Research Training Program (RTP)

    Pemerintah Australia juga mendanai beasiswa RTP, yang terdiri dari program gelar research doctorate dan research masters. Sedangkan pendaftarannya dibuka di universitas tujuan masing-masing.

    Pendanaan RTP bersifat fleksibel. Pelajar dapat ditawarkan beasiswa dengan salah satu atau beberapa dari komponen berikut:

    • Pengurangan biaya kuliah
    • Tunjangan hidup
    • Tunjangan terkait biaya tambahan studi

    Sebagai contoh, beasiswa RTP di The University of Sydney terdiri dari RTP Stipend Scholarship dan RTP Fee Offset. Jenis yang pertama dibuka untuk mahasiswa domestik dan internasional, meliputi biaya hidup AUD 41.735 per tahun atau Rp per tahun, tunjangan relokasi, dan tunjangan tesis.

    Sedangkan RTP Fee Offset dibuka untuk mahasiswa internasional. Penerima RTP jenis pertama otomatis juga mendapat beasiswa jenis kedua ini. Komponen beasiswanya meliputi uang kuliah 100 persen hingga 14 periode riset dan asuransi kesehatan mahasiswa luar negeri.

    Jadwal pendaftaran beasiswa RTP di kampus ini terdiri dari beberapa periode riset. Cek infonya dengan klik di SINI.

    5. Beasiswa Kampus Australia Lainnya

    Beasiswa yang disediakan kampus-kampus Australia dapat dicari tahu melalui laman https://search.studyaustralia.gov.au/. Cek jenjang studi, komponen beasiswa, jadwal, dan kriteria penerima beasiswa yang dicari kampus Australia tujuan melalui laman ini.

    Nah, itu dia beberapa jenis beasiswa ke Australia yang bisa dicoba. Yuk, persiapkan diri!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Ingat! 18 Agustus 2025 Bukan Libur Nasional tapi Cuti Bersama, Cek Lagi Aturannya



    Jakarta

    Pemerintah dalam SKB 3 Menteri telah menetapkan 18 Agustus 2025 sebagai hari libur. Namun, bukan sebagai libur nasional tapi cuti bersama. Lantas, apa bedanya dengan libur nasional?

    Sebelumnya, keputusan cuti bersama telah dikeluarkan oleh pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama. Aturan ini menjadi acuan bagi para pekerja maupun pelajar di Indonesia.

    “Pelaksanaan Cuti Bersama sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU mengurangi hak cuti tahunan pegawai/karyawan/pekerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku pada setiap unit kerja/satuan organisasi/lembaga/perusahaan.” bunyi poin kelima Keputusan Menaker No. 3 Tahun 2022.

    Lalu, apa bedanya cuti bersama dengan libur nasional?

    Perbedaan Cuti Bersama dengan Libur Nasional

    Libur nasional adalah hari libur yang diakui secara resmi oleh pemerintah. Hari libur nasional berkaitan dengan peringatan tahun baru Masehi, hari raya atau hari suci keagamaan, peringatan nasional hingga hari kemerdekaan.

    Kemudian cuti bersama adalah hari cuti atau libur khusus yang ditetapkan oleh pemerintah bersamaan dengan hari libur nasional tertentu. Umumnya, cuti bersama jatuh pada sebelum atau sesudah hari libur nasional tertentu.

    Merangkum dari arsip detik.com, libur nasional merupakan hari libur wajib bagi instansi pemerintah maupun perusahaan swasta. Hal ini berbeda dengan cuti bersama yang pelaksanaannya bagi perusahaan swasta bersifat fakultatif atau pilihan.

    Artinya, aturan cuti bersama tidak wajib diikuti oleh pegawai maupun perusahaan swasta. Perusahaan yang tidak meliburkan pekerjanya di waktu-waktu cuti bersama tidak dikenai sanksi atau denda.

    Hal ini berbeda dengan instansi pemerintahan di mana pelaksanaan cuti bersama dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Saat cuti bersama, PNS/ASN juga libur mengikuti jadwal pemerintah.

    Cuti Bersama 18 Agustus Khusus Pekerja

    Khusus pekerja swasta, cuti bersama 18 Agustus bersifat fakultatif yaitu aturan cuti bersama tidak wajib diikuti oleh pegawai maupun perusahaan swasta. Perusahaan yang tidak meliburkan pekerjanya di waktu-waktu cuti juga tidak dikenai sanksi atau denda.

    Sementara bagi ASN, mereka akan mendapat cuti yang tidak memotong jatah cuti tahunan. Hal ini sesuai ketentuan dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2025 tentang Cuti Bersama Pegawai Aparatur Sipil Negara Tahun 2025.

    “Cuti bersama sebagaimana dimaksud pada diktum KESATU tidak mengurangi hak cuti tahunan Pegawai Aparatur Sipil Negara.” bunyi poin kedua Keppres Nomor 2 Tahun 2025.

    “Pegawai Aparatur Sipil Negara yang karena jabatannya tidak diberikan hak atas cuti bersama, hak cuti tahunannya ditambah sesuai dengan jumlah cuti bersama yang tidak diberikan.” demikian bunyi poin ketiga Keppres tersebut.

    Ketentuan Libur 18 Agustus Khusus Siswa

    Libur sekolah siswa akan mengacu pada kalender pendidikan di tiap provinsi. Misalnya dalam Kalender Pendidikan Jawa Tengah, ketentuan libur akan mengikuti arahan libur nasional atau cuti bersama dari pemerintah pusat.

    Artinya, siswa bisa masuk atau libur pada 18 Agustus sesuai dengan arahan sekolah yang didapat dari pemerintah pusat atau pemerintah provinsi. Oleh karena itu, siswa perlu memantau informasi lanjutan dari sekolah masing-masing.

    Demikian ketentuan cuti bersama 18 Agustus 2025. Ingat, bukan libur, tapi cuti bersama!

    (nir/faz)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Soal Jurusan LPDP Ditentukan Pemerintah, Menko PMK Bilang Begini



    Jakarta

    Skema Beasiswa LPDP 2026 akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun depan, jurusan LPDP dikabarkan akan ditentukan oleh pemerintah.

    Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) MohammadLukmanul saat ditemui di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (9/8/2025).

    Dalam penentuan bidang spesifik yang lebih jelas serta jurusan apa saja yang difokuskan, LPDP menyerahkannya kepada Kemendiktisaintek dan Kemenko PMK

    “Pak Brian (Mendiktisaintek) dan Pak Pratikno (Menko PMK) beliau akan menentukan sekolah mana yang akan menjadi destination dan bidang apa,” tutur Lukmanul.

    Termasuk juga penyediaan kuota dan penentuan perguruan tinggi. Daya tampung pun akan disesuaikan dengan kebutuhan bidang serta prodi. Pihaknya akan meminta hasil pemetaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dalam menyelaraskan kebutuhan beasiswa.

    “Jika Kemendiktisaintek melihat program beasiswa LPDP perlu difokuskan pada bidang tertentu yang perlu diakselerasi, kami mendukung. Penyesuaian mungkin dimulai tahun 2026,” kata Lukmanul Menurutnya, tahun ini belum bisa direalisasikan. Pasalnya, seleksi LPDP 2025 sudah berlangsung.

    “Tentu ini baru informasi yang kami dapat, mudah-mudahan ini akan bisa berjalan di tahun depan. Tidak di tahun ini, karena di tahun ini memang sudah berjalanseleksinya,” katanya.

    Adapun bidang STEM yang jadi fokus riset dan pengembangan antara lain pangan, energi, kesehatan, pertahanan, maritim, hilirisasi dan industrialisasi, digitalisasi (termasuk AI dan semikonduktor), serta material dan manufaktur maju.

    Mengikuti kabar tersebut, Pratikno selaku Menko PMK mengatakan hal itu akan ditentukan oleh Dewan Penyantun.

    “Oh nggak, itu Dewan Penyantun. Jadi kami rapat Dewan Penyantun, Dewan Penyantun itu memang, Ketua Dewan Penyantun itu Menko PMK, tetapi anggota Dewan Penyantun termasuk Menteri Kebudayaan dan lain-lain. Nanti memang pendidikan, apa yang menjadi prioritas itu nanti, terutama dari Kementerian Pendidikan,” tuturnya usai upacara Hari Pramuka ke-64 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, Kamis (14/8/2025).

    Saat ditanya mengenai bidang prioritas, Pratikno mengatakan hal tersebut yang dinilai mendukung program pemerintah.

    “Kalau sementara ini, memang mendukung program-program pemerintah, hilirisasi, dan lain-lain,” ujarnya.

    (nir/twu)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Santri BAZNAS 2025 Dibuka, Plus Pembinaan Masuk Kuliah


    Jakarta

    Beasiswa Santri BAZNAS 2025 dibuka Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mulai 27 Agustus 2025. Periode pendaftaran berlangsung hingga 9 September mendatang.

    Beasiswa Santri BAZNAS adalah beasiswa persiapan masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi favorit. Beasiswa pendidikan ini menyasar santri aktif berprestasi dan/atau dari kalangan dhuafa dan tercatat sedang menjalani pendidikan formal kelas 12 MA/sederajat, seperti dikutip dari laman resmi Baznas.

    Penerima Beasiswa Santri BAZNAS 2025 ini akan memperoleh dana beasiswa Rp 4 juta dan kegiatan pembinaan. Dana beasiswa disalurkan kepada pesantren masing-masing untuk dikelola pesantren. Sebanyak 10.000 penerima beasiswa ditargetkan pada program tahun ini.


    Syarat Beasiswa Santri BAZNAS 2025

    • Santri Warga Negara Indonesia
    • Berasal dari pesantren yang sudah terdaftar di Kementerian Agama (Kemenag), dibuktikan dengan Nomor Statistik Pesantren (NSP)
    • Merupakan siswa aktif kelas 12 MA/sederajat di sekolah formal, dibuktika dengan surat keterangan aktif
    • Memiliki akhlak terpuji, layak mengikuti seleksi program Beasiswa Santri BAZNAS, dan direkomendasikan oleh pimpinan pesantren
    • Memiliki wawasan dan komitmen implementasi nilai-nilai keislaman
    • Memiliki prestasi akademik dan nonakademik, dengan melampirkan rata-rata nilai rapor, sertifikat, atau piagam penghargaan
    • Merupakan santri berprestasi dari keluarga dhuafa, tetapi santri umum yang berkeinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan ke PTN/perguruan tinggi favorit boleh diajukan dalam pendaftaran
    • Santri sudah mendapatkan izin dan persetujuan dari orang tua/wali untuk melanjutkan pendidikan ke PTN/perguruan tinggi favorit
    • Santri tidak terikat kewajiban pengabdian di pesantren setelah lulus dari tingkat MA/sederajat
    • Santri bersedia mengikuti seluruh rangkaian program Beasiswa Santri BAZNAS 2025
    • Jika lulus sebagai peserta beasiswa, santri tidak boleh menerima beasiswa lain yang serupa

    Pesantren Prioritas

    Setiap pondok pesantren dapat mengajukan maksimal 30 santri untuk mengikuti program beasiswa ini. Berikut prioritasnya:

    1. Pondok pesantren yang sudah pernah melaksanakan beasiswa ini pada 2022, 2023, atau 2024, dengan tingkat kelulusan di PTN/PTKIN lebih dari 50 persen: kuota maksimal 30 santri untuk beasiswa 2025

    2. Pondok pesantren yang sudah pernah melaksanakan beasiswa ini pada 2022, 2023, atau 2024, dengan tingkat kelulusan di PTN/PTKIN kurang dari 50 persen: kuota maksimal 20 santri untuk beasiswa 2025

    3. Pondok pesantren calon penerima manfaat baru: dapat mengajukan kuota 20 santri pada periode tahun pertama.

    Jadwal Beasiswa Santri BAZNAS 2025

    • Pendaftaran beasiswa: 27 Agustus-9 September 2025
    • Seleksi tahap 1-administrasi: 10-19 September 2025
    • Seleksi tahap 2-substansi: 22-30 September 2025
    • Pengajuan SK kelulusan : 1-9 Oktober 2025
    • Pengumuman SK kelulusan : 10 Oktober 2025
    • Daftar ulang dan penandatanganan akad SPTJM : 11-15 Oktober 2025
    • Pencairan beasiswa : 20-21 Oktober 2025
    • Temu perdana : 22 Oktober 2025

    Pendaftaran dilakukan melalui proposal masing-masing pesantren. Cek informasi Beasiswa Santri BAZNAS 2025 selengkapnya di http://bazn.as/panduanBSB2025 dan laman resminya, klik DI SINI.

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Penuh di KAUST Arab Saudi, Ada Tunjangan Bulanan Capai Rp 35 Juta



    Jakarta

    King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) kembali membuka peluang bagi mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia, untuk mengejar gelar Master (S2) dan Doktoral (S3) melalui program beasiswa penuh KAUST Fellowship untuk tahun ajaran 2026.

    KAUST adalah universitas pascasarjana berbasis riset yang berlokasi di kawasan Thuwal, Provinsi Makkah, Arab Saudi, sekitar 90 km utara kota Jeddah. Didirikan pada tahun 2009 atas prakarsa Raja Abdullah bin Abdulaziz dengan fasilitas riset mutakhir dan pendekatan pendidikan berstandar internasional. Pendiriannya ditujukan sebagai pusat keunggulan global dalam sains dan teknologi.

    Kampus ini juga dikenal sebagai institusi pendidikan yang memiliki dana abadi terbesar di dunia dengan nilai sekitar USD 23,5 miliar. Kampus seluas lebih dari 36 kilometer persegi ini terletak di pesisir Laut Merah, mencakup suaka laut, museum, dan fasilitas penelitian kelas dunia.


    KAUST juga menjadi universitas pertama di Arab Saudi yang menerapkan sistem kampus campuran. Lingkungan akademik yang inklusif, dengan lebih dari 50% mahasiswanya berasal dari luar Arab Saudi, termasuk Eropa, Amerika, India, Filipina, dan China. Universitas ini tidak mensyaratkan kemampuan bahasa Arab, sehingga mahasiswa dapat fokus pada pengembangan bahasa Inggris.

    Mahasiswa KAUST umumnya tinggal di kawasan The Harbor, dengan unit hunian yang menyediakan kamar tidur pribadi serta ruang bersama dan dapur yang dapat digunakan bersama penghuni lain. Selain itu, KAUST juga menyediakan akomodasi keluarga bagi mahasiswa yang menikah atau membawa anak untuk tinggal bersama di lingkungan kampus.

    Beasiswa KAUST (KAUST Fellowship)

    Program KAUST Fellowship merupakan skema beasiswa penuh. Skema ini dirancang untuk memastikan mahasiswa dapat berkonsentrasi pada studi dan penelitian tanpa terbebani biaya kuliah maupun kebutuhan hidup sehari-hari. Semua mahasiswa yang diterima di KAUST otomatis memperoleh beasiswa ini, sehingga mereka tidak perlu khawatir mengenai pembiayaan pendidikan.

    Cakupan KAUST Fellowship mencakup:

    1. Biaya kuliah dan bench fee hingga USD 35.000 (Rp 560 juta) per tahun.

    2. Tunjangan hidup bulanan, sekitar USD 20.000 (Rp 320 juta) per tahun untuk mahasiswa S2, serta USD 25.000-30.000 (sekitar Rp 400 juta) per tahun bagi mahasiswa S3, menyesuaikan kualifikasi dan kemajuan akademik.

    3. Hunian di kampus senilai USD 7.000 (Rp 120 juta) per tahun, termasuk fasilitas listrik dan internet.

    4. Asuransi kesehatan dengan nilai pertanggungan USD 1.450 per tahun.

    5. Dukungan relokasi, meliputi pengurusan visa, biaya perjalanan, dan pemindahan tempat tinggal.

    Jika ditotal, nilai beasiswa ini mencapai USD 70.000-80.000 per tahun sehingga menjadi salah satu program pendanaan pendidikan pascasarjana paling komprehensif di dunia. Biaya akomodasi dan asuransi dapat meningkat bagi mahasiswa yang membawa pasangan atau keluarga. Sementara itu, bantuan relokasi hanya berlaku untuk keberangkatan awal ke KAUST dan kepulangan setelah lulus.

    Mahasiswa yang mendapat sponsor penuh dari universitas lain, perusahaan, atau lembaga pendanaan eksternal tidak akan menerima KAUST Fellowship secara bersamaan jika diterima di KAUST.

    Syarat Minimum Penerimaan Mahasiswa di KAUST

    KAUST menetapkan sejumlah persyaratan akademik dan bahasa bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi magister maupun doktoral.

    Persyaratan umum meliputi:

    1. Gelar sarjana pada bidang relevan dari perguruan tinggi terakreditasi untuk pendaftaran program magister.

    2. Gelar magister pada bidang relevan dari perguruan tinggi terakreditasi untuk pendaftaran program doktoral. KAUST tidak menyetarakan gelar Professional Master dengan gelar magister akademik; karenanya, pemohon dengan latar belakang ini wajib mencantumkan detail tersebut pada aplikasi.

    3. Usia minimal 18 tahun pada saat mulai studi. Untuk program magister, pelamar harus berusia tidak lebih dari 30 tahun, sementara untuk program doktoral usia maksimal yang diperbolehkan adalah 35 tahun.

    4. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) kompetitif. Umumnya, 90 persen mahasiswa yang diterima memiliki IPK di atas 3,3 dan 75 persen di atas 3,5 (skala 4,0). Batas minimum IPK yang diterima adalah 3,0.

    5. Bukti kemampuan bahasa Inggris. KAUST hanya menerima hasil tes resmi berikut:

    * IELTS: skor minimal 6,5 dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 5,5.

    * TOEFL iBT: skor keseluruhan minimal 81, dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 17. Kode penerimaan KAUST: 4107.

    * Pearson Test of English (PTE) Academic: skor minimal 62, dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 59.

    * Cambridge English: Advanced (CAE): skor minimal 176, dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 169.

    * Cambridge English: Linguaskill: skor minimal 176, dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 169.

    Seluruh skor tes bahasa Inggris hanya berlaku selama dua tahun sejak tanggal ujian.

    Program Studi di KAUST

    KAUST menawarkan program Magister (MS) dan Doktoral (PhD) di 17 disiplin ilmu STEM.

    1. Applied Mathematics and Computational Science
    2. Applied Physics
    3. Bioengineering
    4. Bioscience
    5. Chemical Engineering
    6. Chemistry
    7. Computer Science
    8. Earth Science and Engineering
    9. Electrical and Computer Engineering
    10. Energy Resources and Petroleum Engineering
    11. Environmental Science and Engineering
    12. Marine Science
    13. Material Science and Engineering
    14. Mechanical Engineering
    15. Plant Science
    16. Statistics
    17. Technology Innovation and Entrepreneurship

    Jadwal Penerimaan KAUST

    * PhD: tersedia untuk periode masuk musim semi (Spring) dan musim gugur (Fall).

    * MS: hanya ditawarkan untuk periode masuk musim gugur (Fall).

    * Sebagian besar prodi juga menyediakan jalur terpadu MS/PhD, dengan syarat masuk yang bervariasi sesuai ketentuan tiap program.

    Periode masuk musim gugur (Fall) 2026 untuk MS, MS/PhD, dan PhD:

    • Pembukaan pendaftaran: 15 Agustus 2025
    • Penutupan pendaftaran gelombang pertama: 1 Oktober 2025
    • Penutupan pendaftaran gelombang kedua: 17 Januari 2026
    • Awal perkuliahan semester Fall: 30 Agustus 2026

    Periode masuk musim semi (Spring) 2026 untuk MS/PhD dan PhD:

    • Pembukaan pendaftaran: 15 Agustus 2025
    • Penutupan pendaftaran (Gelombang 1): 1 Oktober 2025
    • Awal perkuliahan semester Spring: 25 Januari 2026

    (pal/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN-PTS Masih Dibuka, Cek Lagi Yuk!


    Jakarta

    Pendaftaran bantuan pendidikan tinggi Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) untuk jalur seleksi mandiri di perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) masih dibuka. Seleksi dilakukan pada laman resmi KIP-K pada tautan https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/.

    Diketahui, pendaftaran seleksi mandiri untuk PTN dibuka hingga 30 September 2025, sedangkan PTS sampai 31 Oktober 2025. Sebelum mendaftar, detikers perlu mengetahui apakah kampus dan program studi (prodi) milikmu masuk dalam daftar yang menerima KIP Kuliah.

    Dikutip dari laman resminya, Senin (1/9/2025), yuk ketahui lagi cara cek kampus yang menerima KIP Kuliah dan syarat hingga komponen pembiayaannya di sini. Cek ya!


    Cara Cek Kampus yang Menerima KIP Kuliah

    1. Kunjungi laman KIP Kuliah pada tautan https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/.

    2. Gulir ke bawah hingga bagian tabel “Cari Perguruan Tinggi/Program Studi Penerima KIP Kuliah”. Tabel ini berisi seluruh perguruan tinggi dan program studi yang menerima mahasiswa KIP Kuliah di seluruh Indonesia baik PTN atau pun PTS.

    Tabel ini memiliki data terkait nama perguruan tinggi, nama program studi, jenjang pendidikan (vokasi atau sarjana) dan akreditasi.

    3. Di kolom “Cari” ketikkan perguruan tinggi atau program studi kampus tujuanmu.

    4. Bila hasil ditemukan, maka kampus tersebut menerima mahasiswa KIP Kuliah dan begitu juga sebaliknya.

    5. Mahasiswa baru juga bisa klik tombol “Lihat Profil” yang akan memperlihatkan data lebih lengkap tentang perguruan tinggi. Dari data ini, kamu juga bisa melihat apakah kampus itu membuka pendaftaran pada seleksi mandiri atau tidak.

    Syarat Pendaftaran KIP Kuliah 2025

    1. Lulusan SMA, SMK, atau sederajat yang lulus tahun 2025, 2024, dan 2023
    2. Telah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui semua jalur masuk baik PTN atau PTS pada program studi yang telah terakreditasi secara resmi dan tercatat pada sistem akreditasi nasional perguruan tinggi
    3. Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus yang didukung bukti dokumen yang sah.

    Dokumen keterbatasan ekonomi calon penerima KIP Kuliah bisa dibuktikan dengan:

    • Kepemilikan program bantuan pendidikan nasional atau Program Indonesia Pintar (PIP) Dikdasmen.
    • Masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial, contohnya:
      • Program Keluarga Harapan (PKH)
      • Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK)
      • Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
      • Masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 di Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
      • Berasal dari panti sosial/panti asuhan

    Jika tidak masuk dalam seluruh kriteria di atas, calon mahasiswa tetap bisa mendaftar KIP Kuliah asalkan memenuhi persyaratan tidak mampu secara ekonomi. Syaratnya adalah:

    • Jumlah pendapatan kotor gabungan orang tua/wali paling banyak sebesar Rp 4 juta setiap bulan.
    • Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak Rp 750 ribu.
    • Calon penerima yang menggunakan kriteria ini wajib mengunggah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

    Komponen Pembiayaan KIP Kuliah 2025

    KIP Kuliah memuat dua komponen pembiayaan, yakni biaya pendidikan dan biaya hidup. Penjelasannya yakni:

    1. Biaya Pendidikan

    Biaya pendidikan akan ditransfer langsung ke perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Besaran dananya berdasarkan rataan biaya pendidikan mahasiswa nonKIP Kuliah di masing-masing program studi (prodi) pada tahun akademik berjalan. Adapun perkiraannya yakni:

    • Prodi akreditasi Unggul/A dan prodi internasional maksimal Rp 8 juta
    • Prodi kedokteran maksimal Rp 12 juta
    • Prodi dengan akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4 juta
    • Prodi dengan akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2,4 juta.

    2. Bantuan Biaya Hidup (BBH)

    BBH dihitung berdasarkan besaran indeks harga lokal masing-masing wilayah perguruan tinggi dan diberikan dalam 5 klaster. Jumlahnya adalah:

    • Klaster 1: Rp 800 ribu per bulan
    • Klaster 2: Rp 950 ribu per bulan
    • Klaster 3: Rp 1,1 juta per bulan
    • Klaster 4: Rp 1,250 juta per bulan
    • Klaster 5: Rp 1,4 juta per bulan

    BBH akan diberikan satu kali setiap semester atau per enam bulan.

    Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2025 yang Tersisa

    • Seleksi Mandiri PTN: hingga 30 September 2025
    • Seleksi Mandiri PTS: hingga 31 Oktober 2025

    Begitulah informasi tentang pendaftaran KIP Kuliah 2025 yang masih dibuka. Jangan lewatkan kesempatan ini dan langsung cek informasinya ke bagian kemahasiswaan di kampusmu ya detikers!

    (det/nwk)


    Devita Savitri


    Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom sejak 2023. Tertarik dan aktif meliput isu terkait pendidikan dasar dan menengah. Wartawan Terproduktif Kemendikdasmen 2025.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran BSI Scholarship Inspirasi 2025 Dibuka, Cek Syaratnya di Sini



    Jakarta

    BSI Maslahat dan Bank Syariah Indonesia kembali membuka pendaftaran BSI Scholarship Inspirasi 2025. Pendaftaran dibuka secara online melalui https://linktr.ee/BSI_Scholarship hingga 5 Oktober 2025.

    Berdasarkan Booklet PendaftaranBSI Scholarship Inspirasi 2025,BSI Scholarship Inspirasi adalah beasiswa yangditujukkan untuk pemerataan pendidikan bagi mahasiswa prasejahtera. Mahasiswa yang bisa mengikuti pendaftaran yaitu mereka yang berada di semester 3 perkuliahan.


    Adapun manfaat dari BSI Scholarship Inspirasi 2025 adalah mendaftar bantuan UKT sebesar Rp3 juta hingga selesai masa studi. Tertarik mendaftar? Berikut informasi lengkapnya.

    Manfaat BSI Scholarship Inspirasi 2025

    Bantuan UKT sebesar Rp3 juta selama 6 semester

    Pembinaan kepemimpinan diri dan pembangunan karakter

    Pelatihan keuangan ekonomi syariah

    Program social project

    Berpeluang magang di industri ekonomi syariah

    Syarat Pendaftaran BSI Scholarship Inspirasi 2025

    Termasuk kategori mahasiswa prasejahtera yang dibuktikan dengan SKTM

    IPK minimal 3,00

    Mahasiswa aktif tahun ke 2 dari kampus yang telah ditentukan

    Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari lembaga lainnya

    Follow @bsi_scholarship dan @bsimaslahat di Instagram

    Syarat Dokumen BSI Scholarship Inspirasi 2025

    Foto formal (menggunakan jas/ blazer berwarna hitam dan foto berlatar warna hijau tosca kode warna: 009B97)

    Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP)

    Scan transkrip IPK terakhir

    Scan SKTM terbaru dari kelurahan

    Scan sertifikat prestasi

    Scan bukti pembayaran listrik 3 bulan terakhir

    Scan bukti pembayaran UKT Semester terakhir

    Foto rumah (tampak depan & ruang tamu)

    Scan Sertifikat prestasi (Maksimal 3)

    Scan bukti pembayaran UKT semester terakhir

    Jadwal BSI Scholarship Inspirasi 2025

    Open recruitment: 1 September-5 Oktober 2025

    Seleksi tahap 1: 6-13 Oktober 2025

    Seleksi tahap 2: 18-19 Oktober 2025

    Pengumuman akhir: 3 November 2025

    Kampus MitraBSI Scholarship Inspirasi 2025

    Universitas Syiah Kuala
    Universitas Samudra Langsa
    IAIN LHokseumawe
    UIN Ar-Raniry Aceh
    Universitas Teuku Umar
    Universitas Malikussaleh
    IAIN Langsa
    Universitas Muhammadiyah Aceh
    Universitas Abulyatama Aceh
    UIN Sultan Syarif Kasiam Riau
    Univeritas Sumatera Utara
    Universitas Riau
    UIN Sumatera Utara
    UIN Syahada Padangsidimpuan
    Universitas Islam Riau
    Universitas Negeri Medan
    Universitas Pancabudi
    Univesitas Sriwijaya
    UIN Raden Intan Lampung
    Institut Teknologi Sumatera
    UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
    UIN Imam Bonjol Padang
    Universitas Jambi
    Universitas Lampung
    Universitas Andalas
    Universitas Bengkulu
    IAIN Metro Lampung
    Universitas Indo Global Mandiri
    UIN SMDD Bukittinggi
    UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
    Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
    Universitas Islam 45
    Universitas Esa Unggul
    Universitas Indonesia
    IPB University
    UPN Veteran Jakarta
    STEI SEBI
    UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
    Universitas Muhammadiyah Jakarta
    Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA
    Institut Tazkia
    Universital Al-Azhar
    Universitas Ary Ginanzar
    Institut Teknologi Bandung
    Universitas Padjadjaran
    Universitas Pendidikan Indonesia
    Universitas Islam Bandung
    Telkom University
    Universitas Muhammadiyah Cirebon
    Universitas Bakti Tunas Husada
    Universitas Aisyiyah Bandung
    Universitas Singaperbangsa
    Universitas Diponegoro
    Universitas Gadjah Mada
    Universitas Jenderal Soedirman
    UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan
    UIN Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto
    IAIN Kudus
    UPN Veteran Yogyakarta
    Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Universitas Muhammadiyah Semarang
    Universitas Sebelas Maret
    UIN Walisongo Semarang
    Universitas Negeri Yogyakarta

    UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
    UIN Raden Mas Said Surakarta
    Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara
    UIN Salatiga
    Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    Universitas Brawijaya
    Universitas Airlangga
    Universitas Islam Malang
    Universitas Mataram
    UIN Mataram
    Universitas Negeri Surabaya
    Universitas Muhammadiyah Malang
    Universitas Jember
    Universitas Negeri Malang
    UPN Veteran Jawa Timur
    UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
    Universitas Udayana
    UIN Khas Jember
    Universitas Mulawarman
    Universitas Muhammadiyah Pontianak
    UIN Antasari Banjarmasin
    IAIN Palangka Raya
    UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
    Universitas Lambung Mangkurat
    IAIN Pontianak
    Universitas Tanjungpura
    Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
    Universitas Balikpapan, Kaltim
    Universitas Hasanuddin
    Universitas Negeri Makassar
    UIN Alauddin Makassar
    Universitas Muhammadiyah Makassar
    Universitas Muslim Indonesia
    Universitas Tadulako
    Universitas Alkhairaat Palu
    Universitas Muhammadiyah Maluku

    Informasi lebih lanjut mengenai BSI Scholarship Inspirasi 2025 dapat dicek melalui https://linktr.ee/BSI_Scholarship. Tertarik mendaftar?

    (nir/twu)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Disdik Jakarta Akan Cabut KJP Plus-KJMU Jika Pelajar Anarkis Saat Demo



    Jakarta

    Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta, Nahdiana menyampaikan pesan kepada siswa penerima bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan mahasiswa penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Ia meminta siswa tetap tertib dalam melakukan aksi menyampaikan pendapat.

    “Penyampaian pendapat adalah hak konstitusional setiap warga negara, termasuk peserta didik. Tugas kita adalah membekali dan mendampingi mereka agar mampu menyampaikan aspirasi dengan cara yang tertib dan bertanggung jawab,” ujarnya dikutip dari laman Pemprov DKI Jakarta, Selasa (2/9/2025).


    Pencabutan KJP Plus-KJMU Jika Pelajar Anarkis

    Nahdiana menegaskan, jika pelajar dan mahasiswa penerima KJP Plus dan KJMU tersebut berbuat anarkis selama menyampaikan aspirasi atau demo, konsekuensinya adalah pencabutan bantuan.

    “Tentu saja, kami tidak akan gegabah. Kami akan menunggu sampai proses hukumnya berkekuatan tetap,” tegasnya.

    Adapun tindakan anarkis yang dimaksudnya seperti perusakan dan sejenisnya. Jika siswa terbukti melakukan kegaduhan tersebut, Nahdiana juga meminta pihak sekolah memberi pembekalan hingga pembinaan.

    Orang Tua Diimbau Awasi Anak

    Nahdiana juga berpesan kepada orang tua dari siswa maupun mahasiswa untuk selalu memantau aktivitas anak selama gelombang demonstrasi masih ada. Ia menyerukan komunikasi yang lebih intensif antara orang tua dan murid.
    Sembunyikan kutipan teks

    “Kami mengajak semua pihak, baik sekolah, orang tua, maupun masyarakat, untuk bersama-sama membimbing dan mendampingi anak-anak kita agar mereka bisa menyalurkan pendapat secara konstruktif,” katanya.

    Pihak Disdik DKI Jakarta pun telah memberlakukan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa dan mahasiswa. Hal ini dilakukan sebagai mitgasi dan menjamin hak mereka memperoleh pendidikan.

    “Keselamatan anak-anak kita menjadi prioritas. Karena itu, kami mengizinkan sekolah untuk menerapkan PJJ sesuai kondisi di lapangan,” ujar Nahdiana

    (cyu/twu)


    Cicin Yulianti


    Jurnalis detikcom. Lulusan Jurnalistik Unpad, di detikcom sejak 2022. Spesialis menulis topik pendidikan, kampus, sekolah, beasiswa, riset, dan kehidupan pelajar/mahasiswa.

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com